Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Pantai


__ADS_3

Pertumbuhan Vero semakin meningkat,dan kewaspadaan Cila pun juga tak kalah meningkatnya.


Seperti hari ini keluarga kecil Cila pergi liburan ke pantai bersama Siti dan juga Laura.


Laura kini sudah sekolah SD berkat kerja keras ibunya yang tak pernah patah semangat untuk menyekolahkan Luara.


Karna kini sang bos besar sudah dialihkan ke pesantren,Laura beralih profesi menjadi pengasuh Vero saat dibutuhkan.


Ya waktu lama berlalu,kemarin Cila melepaskan keponakan gesreknya itu untuk menuntut ilmu.


Meski awalnya sedih tak bisa bercanda lagi,tapi ujung2 nya Cila tetap dibuat kesal dengan bocah itu,bagaimana tidak,saat2 terakhir pun Ana masih sempat menggoda David agar menunggu nya pulang.


Cila habis ditertawai keluarganya karna selalu mengambil hati jika Ana menjahilinya.


Terlihat Vero sedang asik bermain pasir bersama Laura dan David,Cila yang melihat pun menjadi gatal jika tak mengambil foto mereka bertiga.


Cekrek cekrek cekrek...


Bunyi hp Cila terdengar nyaring memotret mereka bertiga,Siti yang melihat kecerian mereka pun ikut tersenyum bahagia.


Siti sangat bersyukur Tuhan mempertemukan dirinya dengan orang sebaik Cila dan David,yang bisa menerima dirinya dan Laura apa adanya tanpa memamdang status.


" Ibu hadap sini biar Cila fotoin." Kata Cila mengarahkan kamera hpnya ke Siti.


" Ah Non,saya malu " Kata Siti menutup wajahnya.


" Haha ngak papa,ibu cantik ko mirip Ashanti " Kata Cila menggoda.


" Hahah kalo saya Ashanti bearti Laura Aurel dong." Kata Siti tertawa.


" Wahahahahahah iyaa,Aurel versi lokal " Kata Cila tertawa renyah.


2 perempuan itu tertawa bersama.


" Jagung manis jagung manis.." Kata seorang penjual mendekati mereka.


Cila yang mendengar pun langsung melihat kearah putranya,terlihat Vero masih sibuk bermain.


" Waduh Non,kalo Vero tau bisa gawat ini." Kata Siti paham.


" Iya Bu,tau kan Vero gimana,tiap orang jualan dia mau semuanya,ujung2 aku yang bengek buat ngabisin " Gerutu Cila.


" Hahaha iyaaa " kata Siti tertawa.


Perempuan itu sudah hafal dengan Vero yang mudah tergiur dengan sesuatu,tapi jika sudah tercoba,bocah itu meninggalkannya dengan cepat dan ujung2 Cila yang menjadi korban keserakahan sang anak.


" Mas " Panggil Cila kepada David.


David terlihat sibuk mencetak tanah dengan baskom yang mereka bawa,begitu pun Laura yang lebih sibuk menitikkan air laut ke istananya.


" Mas David " Panggil Cila sekali lagi.


David menoleh dan mengernyit melihat istrinya.


" Vero dah lapar belum ?" Tanya Cila.


" Kamu dah lapar belum ?" tanya David ke anaknya.


Cila.tertawa melihat tingkah polos sang suami yang tak mau ambil pusing.


Vero tak menjawab masih sibuk mengubur kakinya di tanah.


" Ngak mau kata dia " Lapor David asal.


Cila dengan polos mengangguk meski tak tau yang sebenarnya.


Tak lama,datang 1 mobil mendekati lapak mereka.

__ADS_1


Saat penumpang itu turun,Vero dan David berhenti terdiam melihat kearah seorang wanita yang sedang menggendong anak perempuan seumuran Vero.


Laura yang melihat wajah melongo 2 pria itu pun mengernyit heran.


" Om sama Vero kenapa ?" Gumam Laura heran.


Gadis itu meninjau kemana arah pandangan mereka.


Saat anak perempuan itu diturunkan ke tanah,Vero tiba2 ingin langsung bangun.


" Eh mau kemana ?" Pekik David kaget.


" Mamammam.." Kata Vero minta dilepaskan.


Anak perempuan itu berlari kearah ibunya takut melihat Vero menatapnya aneh.


" Jangan kamu masih kecil,jangan genit " Larang David.


Vero berontak masih mau mengejar anak perempuan itu.


Laura tertawa terpingkal pingkal melihat Vero layaknya buaya darat yang ingin menangkap mangsanya.


" Papapapa noooo " Pekik Vero minta dilepaskan.


" Jangan,nanti kamu dimarah emaknya " kata David ngeri.


Vero terdiam,dirinya melihat kiri kanan,dan senyum bocah itu pun terbit.


David menatap aneh anaknya.


Vero tersenyum kepada David dan melepaskan tangan pria itu agar tak menahan tubuhnya.


Perlahan tapi pasti Vero merangkak kearah Cila yang sedang tertawa.


David dan Laura masih diam menatap Vero yang bekerja keras menemui mamanya.


" Iya kenapa sayang ?" tanya Cila menoleh kaget.


Vero menunjuk kearah seorang gadis yang sedang bermain ayunan di hammock.


" Kenapa ?" Tanya Cila tak paham.


Vero menunjuk David dan gadis itu bergantian.


David merasa sang anak menunjuk nya pun kaget,apalagi Cila mulai menatapnya menelisik.


" Papa liatin cewek itu ?" Tanya Cila mulai paham.


David melotot dan menggeleng tegas.


Vero mengangguk dan tangan mungil itu masih menunjuk kearah sana.


" Kamu liatin cewek itu Mas ?" Tanya Cila seketika garang.


" Ngak,mana ada tanya nih sama Laura " Kata David kelabakan.


" Aku ngak tau Tante,aku dari tadi bikin istana " Kata Laura mencari aman.


David melotot tajam kearah Laura,tapi gadis itu memilih tak ingin ikut campur.


" Ibu,aku mau makan " Kata Laura langsung berlari kearah Siti.


Siti mengulum senyum melihat David menciut.


" Kamu nih ya masih ganjen ternyata,suka liat cewek2 bening gitu,ngak tau apa anak udah mau bujang " Marah Cila berjalan mendekati David.


" Sumpah aku ngak gitu,Vero fitnah aku Cil " Kata David menghindar.

__ADS_1


" Sini kamu biar ku sentil ginjal mu itu " Ancam Cila sambil menggendong Vero.


Bocah lelaki itu tertawa girang melihat Papa nya dimarahi Cila.


" Kamu jangan fitnah Papa dong,kamu juga liat tadi anak perempuan itu " Kata David memarahi Vero.


Cila kaget dan melihat Vero,tapi naas bocah itu memasang wajah terlukanya hingga Cila kembali baran kepada sang suami.


" Dia acting Cil,sumpah tadi aku liat " Kata David berlari kecil.


Saat Cila menoleh kearah Vero bocah itu memasang wajah minta dikasihani,tapi saat Cila menengok ke David bocah itu tersenyum bahagia.


" Ya Tuhaann,,, punya anak kok gak ada akhlak gini ya" Gumam David gemas.


" Apa kamu bilanggggggg!!!! " Teriak Cila emosi.


Terjadi lah aksi kejar kejaran antara pasangan itu.


Vero yang sudah dilepaskan Cila pun mendekati Siti.


" Kenapa ?" Tanya Siti lembut.


" Mamamam..." Kata Vero menunjuk anak perempuan yang sedang disuapi Mamanya.


" Mau kesana ?" Tanya Siti paham.


Vero mengangguk semangat.


" Tapi sambil makan ya,biar samaan sama cewek cantik itu " Rayu Siti.


Vero mengangguk setuju.


Siti terkekeh pelan mencubit gemas pipi bocah itu.


Dengan cepat Siti menyiapkan makanan Vero dan mendekati gadis cantik yang sedang disuapi Mamanya.


" Permisi Mba " Kata Siti sopan seraya menggendong Vero.


" Hah iya " Jawab wanita itu sopan.


" Hehe ini,anak saya mau kenalan sama Nona cantik ini " Kata Siti tersenyum.


" Oh iya,silahkan dia sedang makan " Kata wanita itu tersenyum ramah.


Siti ikut tersenyum dan menurunkan Vero duduk bersama gadis mungil itu.


Terlihat bocah itu sangat bahagia,Vero malu2 mencolek dagu sang gadis.


Siti yang melihat pun kaget dengan aksi bar2 Vero.


Gadis kecil itu bersemu merah dan mencolek balik dagu Vero.


Siti dan Ibu sang gadis tertawa melihat kedua bocah kasmaran itu.


Vero pun ikut makan disuapi Siti seraya melihat aksi kejar kejaran orang tuanya didepan mereka.


Di tempat asal,Laura menggeleng tak percaya melihat David dan Cila masih berlarian layaknya anak kecil.


Gadis itu mengambil hape Cila dan mengarahkan kamera kedepan.


Cekrek cekrek cekrek...


Laura mengambil foto David yang sedang di unboxing oleh Cila dipinggir pantai.


Tak sedikit orang yang tertawa melihat aksi kedua anak manusia terkenal absurd itu.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2