
Dimobil keduanya sama sama diam,Angel merasa aura lelaki disampingnya saat ini begitu berbeda.
" Ehm " Dehem Angel pelan.
Daniel diam tak menoleh.
Glek...
Angel menelan ludah kasar.
" Duhh Om Daniel kenapa diem sih,bikin suasana gak enak aja " Batin Angel heran.
" Kita mau kemana Om ?" tanya Angel membuka suara.
" Pulang " Jawab Daniel singkat.
" Oke " Jawab Angel tersenyum.
Gadis itu melihat lagi kejendela dan memasang wajah masam.
Daniel begitu menjengkelkan membuat Angel mati kutu.
Jalanan terlihat macet,Daniel mengurut kepalanya yg terasa sakit.
Mendapat telfon ibunya tadi sungguh membuat lelaki itu tak percaya apalagi mengingat gadis disampingnya masih begitu polos dan ngasal.
" Bisa2 nya dia malah tidur " Gumam Daniel menghela nafas.
Angel sudah tertidur,gadis itu terlihat kelelahan menempuh perjalanan yg cukup panjang.
" Aku akan menelfon Prito nanti,orang tuanya pasti khwatir " Gumam Daniel pelan.
Jalanan mulai lenggang,lelaki itu kembali tancap gas menuju kediamannya.
Suasana sudah gelap,Angel terbangun dari tidurnya dan kaget sendiri.
" Ih Om " ucap Angel mengusap dadanya yg langsung berdebar.
" Kamu tidur mangap,saya khwatir ada nyamuk yg masuk " Balas Daniel terkekeh.
" Masa sih ?" Tanya Angel melotot.
" iya saya punya fotonya " Jawab Daniel mengulum senyum.
" Apa ! Aduh Om hapus dong " kata Angel panik.
Daniel tak menghirau lelaki itu melepas sabuk pengaman dan bergegas turun.
" tunggu Om " Pekik Angel ikut bergegas.
Keduanya turun dari mobil,Daniel membuka bagasi dan mengambil koper Angel disana.
" ini rumah Om ?" Tanya Angel melihat kedepan.
" Bukan,saya ngontrak " Jawab Daniel.
" Hm " Jawab Angel mangut2.
" Kamu tidur disini sementara,besok saya carikan hotel atau penginapan " Balas Daniel.
" aku mau kerumah sakit Om,mau lihat Zini " kata Angel tenang.
" Jam besuk sudah habis " Ucap Daniel seraya membawa koper masuk kerumah.
" Masa gak bisa ketemu ? Bukannya bebas ya ?" tanya Angel mengernyit.
" Gak,sama kayak di ibukota " jawab Daniel.
Angel beroh ria dan mengikuti langkah kaki lelaki itu.
Aroma parfum Daniel masih sama,Angel memejamkan mata mengendus sisa minyak tersebut.
" Ya ampunn aroma Om Daniel bikin candu " Gumam Angel tak percaya.
__ADS_1
Daniel sudah masuk kedalam,Angel masih diluar dengan fantasi liarnya.
" Eh eh kenapa aku jadi ***** gini " gumam Angel menggelengkan kepalanya.
Sudah lama tak melihat Daniel membuat gadis itu melamun dan tak menyangka akan mudah bertemu.
" Njelll " Panggil Daniel.
" Iya Om,bentar " Teriak Angel langsung berlari masuk.
Daniel sudah menunggu disofa,rumah kontrakan itu terlihat istimewa dan bisa dikatakan megah karna mempunyai hiasan dinding dan ornamen yg cantik.
" Kamu pake kamar Ibu aja ya,disana " Ucap Daniel sambil menunjuk.
" Kamar Om dimana ?" tanya Angel.
" Kamar saya disana " Jawab Daniel menunjuk arah lain.
" kenapa gak dempetan ?" tanya Angel.
" hah maksudnya ?" tanya Daniel balik.
" Em bukan apa2 " Jawab Angel sambil cengengesan.
" Oh iya kamu sudah makan ?" tanya Daniel teringat.
" Udah Om tadi " Jawab Angel.
" Saya lapar,mau masak dulu kamu kalo mau kekamar langsung aja " Kata Daniel tenang.
" Om bisa masak ?" tanya Angel kaget.
" Sedikit " Jawab Daniel.
Lelaki itu terus melangkah hingga hilang dibalik tembok.
" Oh Tuhann,kenapa lelaki ini menggoda iman ku yg setebal daun singkong ini ?" Gumam Angel mendongak keatas.
Tak ada rasa takutnya sama sekali,Angel begitu percaya kepada Daniel meski tak bisa dipungkiri sebaik apapun Daniel ia masih lah seorang lelaki muda yg punya hasrat.
Didapur,Daniel mulai sibuk dengan berbagai sayur.
Tak banyak yg bisa ia lakukan lantaran mereka jarang makan dirumah apalagi ibunya stay dirumah sakit bersama Zini.
Daniel sebisa mungkin makan makanan sehat agar tubuhnya tetap bugar.
" Angel mau gak ya ? Tapi dia sudah makan sore,mana makannya lahap lagi,semua dimakan tanpa sisa " Gumam Daniel mengingat tingkah Angel sore tadi.
" Tapi nanti kalo dia mau juga gimana ? Gadis itu tak bisa diprediksi " Gumam Daniel lagi.
Tak mau ambil resiko,Daniel mematahkan 2 lembar sayur putih lagi dan beberapa bahan yg lainnya.
Lelaki itu mulai masak ala kadar dan sesuai porsi.
Hampir 15 menit,akhirnya sup ayam dengan tumis sayur dan tempe goreng pun tersaji didepan meja.
Angel datang dengan handuk diatas kepala.
" Udah selesai ?" tanya Daniel menoleh.
" Udah Om,gak ada air hangat ya ?" tanya Angel.
" Kamu pikir ini hotel ?" tanya Daniel.
" hehe rumah sebagus ini masa gak ada air hangatnya,sayang banget " Jawab Angel.
" Tuh rebus pake panci " Balas Daniel tenang.
" Wahahahahahaha " Angel langsung tertawa ngakak mendengar intruksi pria itu.
" Ketawa mulu,nih makan " Cibir Daniel.
" Aku kenyang Om,mau lihat Om aja habisin semuanya " Kata Angel terkekeh.
__ADS_1
" Njel,ini Om bikin banyak biar bisa bagi kamu " kata Daniel mulai gemas.
" Kan tadi aku bilang aku udah makan " Balas Angel aneh.
" ya siapa tau kamu laper lagi " Kata Daniel mencoba sabar.
" Ck,aku dah kenyang Om,gak muat usus ku menerima semua ini " Kata Angel penuh drama.
" Haissst nih anak " Desis Daniel sakit kepala.
Angel terkekeh,gadis itu mulai duduk dikursi sambil bertopang dagu.
Daniel ikut duduk dengan wajah cemberutnya.
" Om kenapa gak cari bini aja ?" tanya Angel asal.
" Gak butuh " Jawab Daniel.
" Beneran gak butuh ?" Goda Angel.
" Dah ah kamu kasih kecil udah bahas gituan,gak baik " Jawab Daniel ketus.
" Siapa bilang aku kecil,nih gede " Kata Angel menggoyangkan sedikit dadanya.
" Astagfirullahhh Angelll !! " pekik Daniel tertahan.
" Habisnya selalu bilang aku anak kecil,aku tuh dah gede Om,dah punya ktp " Kata Angel ketus.
" Ya ktpnya dipersalahgunakan,bukannya lamar kerja malah kesini " Cibir Daniel.
" Namanya juga liburan " Cicit Angel pelan.
" Oh Btw Papa kamu tau kan kamu kesini ?" Tanya Daniel mulai makan.
" Ngga " jawab Angel polos.
Byurrrrr......
Semua nasi yg sempat dikunyah Daniel seketika terbang dari mulut lelaki itu.
" Iiuuhhh Om jorokk !" Pekik Angel geli.
" APA KAMU BILANG ? PAPA KAMU GAK TAU ?" ulang Daniel dengan mata melototnya.
Angel terdiam dengan wajah menunduk.
" Njel " Panggil Daniel serius.
" Gak tau,aku kesini gak bilang mereka " Jawab Angel jujur.
" Apa ?" Kata Daniel syok akut.
" Jadi Om juga gak usah bilang sama Papa dan Mama biar aku gak dimarahin " Kata Angel kesal.
Daniel melemas seketika,siapa tak kaget mendengar pengakuan gadis sengklek didepannya.
" Kenapa kamu nekad gini Jel ?" tanya Daniel tak percaya.
Angel diam seperti enggan menjawab.
" Njel,ini tuh bukan dari jkt ke Bali loh,ini tuh luar negeri Njel " Kata Daniel begitu terkejut.
" Ck aku tau Om,aku tuh bisa baca tulisan !" Kata Angel kesal.
Daniel terdiam,tiba2 lelaki itu merasa kenyang seketika dengan apa yg ia dengar barusan.
" Aku cuma seminggu disini,jadi tolong kerja samanya " Kata Angel berharap.
" Kerja sama palak mu !" Kata Daniel setres.
❤❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1