
Sebulan berlalu hubungan David dan Cila masih sama seperti biasanya,kini Cila banyak diam hanya saat saat tertentu saja gadis itu mengeluarkan suara nya.
" Mas makan dulu,udah aku siapin " Kata Cila menyengolkan wajahnya di pintu kamar.
David mengangguk dan membereskan buku nya,pria itu sedang belajar karna sebentar lagi ujian.
David mengikuti Cila ke dapur,Cila menyiapkan semua alat makan untuk David,mengambilkan makanan untuk suami nya.
" Mau kopi ? " Tanya Cila tenang.
" Boleh " Jawab David tersenyum kecil.
Cila mengangguk dan mengambil gelas membuat kopi hitam.
David memperhatikan setiap gerak gerik istrinya,Cila pelan2 berubah dan David sedikit terkejut dengan perubahan nya.
Sejak David tak sengaja mendorong Cila waktu itu,kebesokan paginya Cila langsung sedikit cuek,saat ditanya Cila hanya tersenyum dan memberikan pelukan hangat nya,David tak tau ada masalah apa pada istrinya itu.
" Makan yang banyak ya " Kata Cila mengusap punggung suami nya.
" Kamu mau kemana ? Tanya David pelan.
" Aku ada urusan bentar " Kata Cila tersenyum.
" Urusan apa sih,setiap ditanya selalu jawab gitu " Kata David mulai kesal.
" Ngak papa kok Mas " Kata Cila memeluk David dari belakang.
" Makan dulu baru keluar " Titah David menepuk tangan Cila.
" Iya " Kata Cila tersenyum dan duduk di samping pria itu.
Mereka memulai acara sarapan nya.
" Mas,hutang kamu biasa dibayar tanggal berapa ? Tanya Cila disela makan nya.
" Tgl 15 " Jawab David cuek.
Cila diam dan kembali melanjutkan makan nya.
Setelah selesai,David bersiap siap untuk berangkat bekerja.
" Hati2 dirumah " Kata David menaiki motor nya.
" Iya sayang " Goda Cila manja.
David memasang muka malas dan melajukan motornya.
Cila tersenyum kecil dan berlari masuk kedalam.
" Saat nya kita berangkat " Pekik Cila semangat.
Gadis itu pun mengambil tas kecil,hp dan laptop nya,Cila pergi keluar rumah menunggu angkot dijalan raya.
Tanpa sepengetahuan David,Cila membuka usaha sendiri toko online nya.
Berkat bantuan dana dari Reno,kini Cila sudah membuka kedainya sendiri,Cila juga banyak bertanya kepada Rendi yang sudah berpengalaman.
__ADS_1
Reno tak tanggung tanggung meminjamkan Cila uang sebesar 50 juta untuk memulai usaha itu,Reno juga membantu Cila mencari ruko yang pas untuk Cila berjualan,dan hasil nya pun cukup mengejutkan,dibantu 1 karyawannya yang sudah berumur,Cila memulai semuanya dari nol..
10 menit kemudian Cila sampai di ruko ny,terlihat ada seorang wanita parubaya yang sedang menunggu diluar bersama anak kecil nya yang masih balita.
" Assalamualaikum Bu " Sapa Cila hangat.
" Waalaikum salam Non " Jawab wanita itu ramah.
" Maaf ya Bu lama datang,ngurus suami dulu tadi " Kata Cila tersenyum malu.
" Ngak papa Non,saya juga baru datang " Kata wanita itu ramah.
" Ya udah,masuk yuk " Ajak Cila membuka rolling dor.
Wanita bernama Siti dan anaknya pun masuk kedalam ruko.
" Seperti biasa ya Bu,hari ini kita ada orderan cukup banyak " Kata Cila memberi tugas.
" Alhamdulillah,siap Non laksanakan " Kata Siti ramah.
Cila tersenyum hangat dan duduk dikursinya membuka laptop.
Anak Siti yang bernama Laura itu tersenyum manis kepada Cila,Cila membantu Siti karna tak sengaja melihat wanita itu mengamen di jalan bersama anaknya yang baru berumur 2 tahun,Cila yang saat itu sedang ke pasar bersama David pun menjadi tak tega,apalagi melihat Laura yang menangis kelaparan.
Usut demi usut ternyata Siti hidup sebatang kara,suami nya meninggal dunia saat Laura umur 6 bulan,Cila kembali mengingat masa lalu kecil nya dulu,bagaimana sang Bunda membesarkan dirinya seorang diri,tak jarang Cila kecil juga sering menangis saat tak ada yang bisa dimakan,dan tak ada susu yang bisa di minum.
Tapi sejak bertemu sang Ayah,hidup mereka berubah,Cila kecil tak pernah lagi menderita,Cila kecil tak pernah lagi menangis saat anak2 lain dengan manja digendong Ayahnya membeli apapun yang dia inginkan.
" Hay Laura,udah makan belum Nak ? Tanya Cila ikut tersenyum.
" Udah Ante " Kata Laura malu.
" Awa ante,ada di ibu " Kata Laura malu malu kucing.
" Alhamdulillah,jadi anak baik ya " Kata Cila lembut.
Gadis itu mengangguk dan berlari kearah ibunya.
" Maaf ya Non,saya bawa Laura " Kata Siti tak enak.
" Ngak papa Bu,biarin Laura main asal jangan ngerusakin barang " Kata Cila lembut.
Siti mengangguk patuh,Laura hanya diam memainkan plastik kosong.
Cila kembali berkutat dengan laptopnya,Cila sudah membagi waktu jika siang,dirinya bekerja dan saat sore jam 4 Cila harus pulang untuk masak,karna setengah 6 David pulang.
Siang pun tiba,Cila yang sudah keroncongan pun keluar dari ruko mencari makanan.
Saat Cila menyusuri jalan,tak sengaja maniknya melihat David mengantar pesanan orang yang tak jauh dari lokasinya saat ini.
Cila mematung melihat suaminya bolak balik mengangkat karung besar dipundaknya.
" Ya Allah Mas " Gumam Cila menutup mulutnya kaget melihat David.
Pria itu tak melihat keberadaan Cila, karna toko itu sedikit ramai,dan ada banyak pohon pinggir jalan yang menghadang.
Manik Cila berkaca kaca melihat suaminya bekerja keras,hingga David berlalu meninggalkan toko itu dengan baju penuh tepung,bahkan wajah tampannya pun ikut terkena tepung itu.
__ADS_1
" Sakit Mas liat kamu begitu " Gumam Cila menepuk dadanya sesak.
Baru kali ini Cila melihat jelas bagaimana suami nya bekerja,Cila bukan menangis saat sang suami ketahuan bersama wanita lain dibelakang nya, melainkan melihat sang suami berjuang untuk menghidupi keluarga nya.
Setelah David berlalu dari sana,Cila kembali melangkahkan kaki nya memasuki warung nasi padang yang tak jauh dari sana.
" Bu Nasi padang 2 ya,yang 1 ngak pedes " Kata Cila kepada pelayan warung.
" Iya Neng " Kata Wanita itu patuh.
Cila melihat hp nya sambil menunggu.
" Mas David udah makan belum ya ? Uang 100 ribu kemarin masih ada ngak " Gumam Cila tak tenang.
Kemarin lusa Cila memberikan uang 100 ribu kepada David untuk jaga2 jika suami nya mau berbelanja kebutuhan sendiri.
Kini setiap bulan David memberikan seluruh gajinya kepada Cila,uang untuk bayar hutang pun Cila yang pegang,karna David percaya Cila mampu mengendalikan pengeluaran.
Jadi setiap David butuh uang,pria itu akan meminta dulu kepada istrinya,itu pun hanya uang bensin dan paket hp.
" Ini Neng " Kata wanita itu menegur Cila yang mematung.
" Oh,berapa Bu ? " Tanya Cila.
" 30 ribu Neng "
Cila memberikan uang pas dan mengambil bungkusan.
" Makasih Bu " Kata Cila sopan.
Gadis itu kembali pulang keruko,terlihat Laura sudah merengek lapar kepada ibu nya.
" Sabar Nak,bentar lagi Non Cila datang " Kata Siti menenangkan Laura.
" Ala lapal Bu huhu " Kata Laura menangis.
" Loh Laura kenapa nangis ?" Tanya Cila mendekati bocah itu.
" Ala lapal Ante " Kata Laura sesegukkan.
" Maaf ya Tante lama,nih makanan buat Laura sama Ibu jangan nangis lagi ya " Kata Cila mengusap kepala gadis itu.
" Hiks hiks maacih Ante " Kata Laura tersenyum kecil.
Gadis itu mengambil satu bungkus dan memberikan kepada ibu nya.
" Dimakan dulu Bu " Kata Cila ramah.
" Makasih Non " Kata Siti berkaca kaca.
Anak dan Ibu itu pun makan dengan lahap,Cila menghela nafas kasihan melihat Laura yang kembali semangat bermain sambil disuapi ibu nya.
❤❤❤❤❤
Selamat pagiii semuaaaa....
Author balik lagi nihhh,terus dukung author ya dengan cara VOTE,LIKE,COMENT yang banyaaaakkk..
__ADS_1
Jangan lupa juga masukin karya author ke Favorit kalian.
Happy Reading