Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Gerebek


__ADS_3

Pagi ini David bangun duluan,Cila subuh tadi mengaduh sakit kepala dan lemas.


Pria itu mengambil alih pekerjaan istrinya dengan menyapu rumah,mencuci pakain dan menjemurnya,hanya masak saja yang tidak pria itu lakukan karna Cila takut keracunan,sebab David pernah masak dan membuat Cila 2 hari diare.


" Beb mau makan " Rengek Cila kepada David yang sedang mengepel kamar.


Perempuan itu berleha leha bermain hp dikasur seraya menatap sang pria yang sibuk membersihkan rumah.


" Bentar ya tinggal dikit lagi " Kata David tersenyum.


" Mau mie ayam " Kata Cila memelas.


" Ngak boleh mie,bubur aja ya " Bujuk David.


" Ngak mau bubur,mau nya mie " Kata Cila bantah.


" Kan sama2 ada ayam nya jadi bubur ayam aja,kamu kan lagi sakit nanti mie itu muter diperut kamu mau " Kata David menakuti Cila.


" Emang bisa gitu ya Beb ?" Tanya Cila polos.


" Iya,nanti tubuh kamu bingung mana usus mana mie " Kata David asal.


" ihh ngeri ngak mau lah mie,bubur aja " Kata Cila tak konek.


David mengulum senyum dan mengangguk.


Pria itu kembali mengepel seluruh ruang rumahnya,hari ini Cila kembali tak bekerja karna tak enak badan ditambah Beni akan mengunjungi mereka lagi.


" Untung kunci udah aku kasih ke Ibu Siti " Gumam Cila kembali berbaring.


Kepala nya masih sakit ntah apa yang terjadi kepadanya semalam.


Setelah membereskan rumah David meminta uang kepada istrinya untuk membeli bubur.


" Kamu ngak mau ?" Tanya Cila.


" Ngak usah,punya kamu pasti ngak habis jangan mubazir uang kita pas2an " kata David memasukkan uang 10 ribu ke saku celananya.


" Ya udah " Kata Cila pasrah.


David keluar rumah berjalan ke depan menemui tukang bubur yang sering mangkal didepan jalan raya.


Saat David mulai memasan seorang gadis cilik terlihat celingak celinguk di depan gang.


" Woi " Panggil David duduk dikursi plastik.


Gadis itu menoleh dan mengembangkan senyumnya.


" Om ngapain disini ?" Tanya Riska mendekat.


" Lagi tidur " Kata David asal.


Gadis itu tertawa dan menampar lengan berotot David.


" Apa kabar kamu,masih hidup toh kirain udah digoreng ibu kamu kemarin " Kata David tertawa renyak.


" ih Om mah nyumpahin aku,ibu ngak mungkin lakuin itu Om karna aku anak kesayangannya " Kata Riska meneluk dadanya bangga.


" Heleh,gayaan ujung2 nya kena sapu lidi juga tuh pantat " Kata David tertawa keras.


Tukang bubur itu pun ikut tertawa.


Riska dengan polos memeriksa pantatnya,gadis itu sedikit meringis bekas lidi ibunya kemarin memang masih ada disana.

__ADS_1


David lagi2 tertawa.


" Dah lah males temanan sama Om ngak asik " Kata Riska sombong.


" Awas aja kamu kalo kabur larinya kerumah aku " Kata David angkuh.


" Hehe jangan dong Om " Kata Riska berubah manis.


" Huh,kamu kan yang mutusin ayunan dirumah " Tuduh David berubah tajam.


" Bukan aku Om,dia putus sendiri saat aku naik " Kata Riska mengelak.


" Mana ada gitu,kamu sama Bela pasti yang bikin ulah "


Riska cengengesan dan langsung kabur dari sana melihat wajah David berubah kesal.


" Huh sabar Vid,dia masih bocah " Gumam David menghela nafas kasar.


" Ini Bang " Kata tukang bubur itu memberi plastik.


" Makasih ya Bang,nih duit nya "


Pria itu pun langsung berjalan lagi kerumahnya,saat David hendak masuk rumah pria itu merasa ada seseorang yang mengikutinya dari belakang.


David berusaha tenang dan menutup pintu rumah.


" Kamu kenapa Mas,kok muka nya kesel gitu ?" Tanya Cila heran melihat David.


" Ada yang ngintai rumah kita kayak nya " Kata David pelan.


" Apa !! " Pekik Cila terkejut.


" Ayo ikut aku " Kata David menarik tangan Cila keluar kamar.


Terlihat diluar sana 2 orang pria melihat sekeliling,yang satu memoto rumah dari jauh,yang satu lagi melihat sekitar.


" Astaga " Gumam Cila menutup mulutnya menganga.


" Mereka siapa Mas ?" Tanya Cila takut.


" Aku ngak tau,tapi aku yakin pasti mereka yang menaruh kotak dirumah kita " Kata David serius.


Cila mulai ketakutan,dan benar saja pria berbaju dongker itu mengambil kotak di kantong plastik dan menaruh didepan pintu rumah..


David langsung bergegas membuka pintu.


Saat pria itu tengah menaruh kotak disana,alangkah terkejutnya pria itu saat pintu terbuka lebar.


" Woi mau kemana lo !" Teriak David mengejar lelaki yang langsung kabur itu.


" Woi sinì lo,kurang aja lo ya " Teriak David terus berlari mengejar 2 pria yang berlari ketakutan ke jalan raya.


Cila berdiri diambang pintu dengan kaki gemetar.


" Kenapa Cila ?" Tanya Tetangga Cila heboh mendengar David berteriak.


" Ada orang yang mau jahati kami Mba " Kata Cila takut.


" Astaga " Gumam wanita menyusui anaknya itu terkejut.


" Itu apa ?" Tanya suami nya.


" Ngak tau Bang,kami sudah 2 kali dapat kotak gini "

__ADS_1


" Coba dibuka " Kata wanita itu penasaran.


Pria itu pun berjalan mendekati kotak hitam itu.


Saat dibuka,mereka semua terkejut melihat kepala Babi disana penuh dengan darah dan belatung.


" Astagfirullahalazim " Pekik Wanita itu langsung mendekap anaknya.


" Ya Tuhan " Pekik Cila menganga lebar.


Pria itu langsung membungkus kotak itu dengan plastik dan melempar ke luar rumah..


" Ada suratnya nya Bang " Kata Cila menunjuk kertas yang sempat terjatuh.


Pria itu pun membukanya dan kembali terkejut melihat isinya.


" Ini foto kamu Cila " Kata pria itu menunjukkan foto Cila yang tersenyum manis duduk diayunan rumahnya.


Cila menutup mulutnya yang menganga lebar,difoto itu penuh darah dan tanda silang.


Kaki Cila melemas,wanita itu terduduk dilantai dan langsung menangis.


" Ya Tuhan,bawa masuk Yank " Kata wanita tetangga Cila panik.


" David mana ?" Tanya pria itu heran.


" David mengejar pria tadi " Kata Cila lirih.


Pria itu membantu Cila bangun dan membawa nya masuk kedalam rumah.


" Mba hiks hiks aku takut Mba " Kata Cila menangis sesegukkan.


" Kamu yang sabar ya,mereka hanya menakuti kalian saja " Kata wanita itu iba.


" Cila " Pekik David kaget melihat Cila menangis tersedu sedu diruang tamu.


" Kamu kenapa ?" Tanya David panik.


" Mereka mau bunuh aku Mas " Kata Cila pelan.


David melotot kaget dan semakin emosi.


" Vid,tenang lo harus tenang,ada apa sebenarnya ?" Tanya Pria itu menarik David agar duduk.


" Ambilin minum Yank " Pinta pria itu kepada istrinya.


Wanita itu mengangguk dan mengambil minum dirumah Cila.


" Kami diteror Bang,dan yang meneror kami 2 pria tadi tapi sial aku tak mendapatkan mereka !" Kata David kesal.


" Mereka menaruh kotak drumah kamu,dan isinya banyak darah tadi,dan juga ada foto Cila disana,sepertinya mereka memang sudah mengintai kalian " Kata pria itu yakin.


David hanya diam,dirinya tau Cila menjadi target mereka saat ini.


" Kalian harus pindah Vid,bahaya untuk kalian kalo terus disini " Kata pria itu iba.


" Iya Bang,rencana nya kami memang mau pindah " Kata David menunduk.


Cila masih menangis mengingat nasib buruk menimpa dirinya dan sang suami.


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya

__ADS_1


__ADS_2