
Justin mentepati janji nya untuk datang kerumah Laura malam ini,didalam rumah Laura sangat ceria karna dapat telepon dari Justin bahwa pria itu sudah sampai.
" Gih jemput dulu Justin didepan " Suruh Cila terkekeh melihat anaknya malu2.
" Iya Ma,bedak aku ngak menor kan ?" Tanya Laura berkaca didepan wanita itu.
" Ngak,udah oke kok dah sana " Kata Cila terkekeh.
" Hehe oke oke,aduh Ma aku gugup " kata Laura salah tingkah.
" Hahahaha " Cila tertawa ngakak.
Baru kali ini Cila melihat putrinya malu2 bertemu dengan seorang pria,membuat Cila kembali balik ke masa lalu dimana dirinya juga mulai jatuh cinta kepada David.
" Sayang ada Justin " Tegur David masuk kedalam kamar.
" eh iya Pa " Kata Laura langsung berjalan keluar.
Cila menggeleng pelan dan menahan lengan suaminya yang ingin keluar juga.
" Kita yang tua disini aja " Goda Cila mengerjabkan sebelah matanya.
" Ih ngak mau nanti aku di perkodok sama kamu " Kata David ngeri.
" hahahah " Cila tertawa menampar gemas lengan pria itu.
David pun ikut tertawa dan mengandeng Cila keluar.
Didepan pintu seorang pria berdiri dengan sangat tampan dan mempesona.
Laura mendekati Justin dan tersenyum malu.
" Masuk Kak " Ucap Laura bersemu merah.
" Hm " Jawab Justin mengangguk kecil.
Mereka pun duduk disofa saling berhadapan.
" Nih buat kamu " Ucap Justin memberi bungkusan makanan.
" Kenapa repot2 ?" Tanya Laura sedikit terkejut.
" Kan aku ngapel,masa ngak bawa apa2 " Jawab Justin sedikit malu.
Laura sudah memerah menahan malu yang tidak terkira.
" Oh iya orang tua kamu mana ?" Tanya Justin tak melihat siapapun.
" Ada dikamar " Jawab Laura tersenyum.
" Ikut aku kedapur yuk " Ajak Laura.
" Mau ngapain ?" Tanya Justin kaget.
" Ayo sini " Ajak Laura mendekati Justin dan menarik tangan lelaki itu.
Justin menurut dan mengikuti Laura yang terus menarik tangannya.
Saat tiba didapur,Laura kaget melihat orang tuanya saling suap suapan.
Ternyata pasangan itu tidak dikamar melainkan didapur saling bermesraan.
" Astaga " Pekik David terkejut dan menepak tangan Cila yang menyuapinya ayam goreng.
" Yah jatuh " Kata Cila lesu melihat ayam goreng itu tergeletak tak berdaya di lantai.
Justin mengulum bibirnya menahan senyum lain hal dengan Laura yang sangat malu.
" Hehe maaf aduh jadi ngak enak " kata David berdiri karna malu terciyduk.
__ADS_1
Cila tak perduli,wanita itu sibuk menunduk dibawah meja mengambil ayam goreng yang belum lima menit.
" Duduk2 " Kata David berdehem kuat agar rasa malunya hilang.
" Hehe duduk Kak " Pinta Laura masih menahan malu.
Justin menurut dan duduk disamping gadis itu.
" Yank masih mau ngak ?" Tanya Cila semangat menunjukkan ayam goreng yang tinggal sebelah.
" Ngak udah2 " kata David cepat.
" Yah mubazir dong " Kata Cila sedih.
David mengambilnya dan langsung membuang ke tong sampah.
Lelaki itu juga membersihkan tangan Cila dengan tisu didepan mereka.
" Uhhh tottwiiit " Kata Cila malah baper.
Justin ingin tertawa ngakak melihat pasangan didepan mereka yang sangat kocak menurutnya.
" Maaf ya Kak " kata Laura tak enak.
" Ngak papa " Jawab Justin terkekeh.
Laura menunduk malu dan melototkan matanya melihat sang Mama yang keenakan.
Cila mengangkat bahu acuh seolah menganggap Laura dan Justin hanyalah patung tak berguna.
Setelah David selesai,lelaki itu mulai serius menghadap Justin.
" Ayo Justin dimakan,Laura udah masak banyak buat kamu " Ucap David ramah.
" Hah " Kata Justin kaget.
" Hm,Kakak pasti belum makan,sini aku siapin " Kata Laura tersenyum malu.
" Udah makan aja jangan malu2,anggap rumah sendiri " Potong Cila cepat.
" Iya,mumpung ada " Celetuk David.
Justin mengangguk dan menatap kekasihnya lembut.
" Mengapa Laura selalu mengerti tanpa aku ucapkan " Batin David haru dengan kepekaan Laura.
Gadis itu pun mengambil piring dan menyiapkan makanan untuk David.
" Ya udah kalo gitu kamu makan yang banyak ya,Om dan Tante ada urusan " Kata Cila tersenyum.
" Urusan apa Ma ?" Tanya David agak syok.
" Urusan dikamar Papa " Bisik Cila gemas.
" Oh hehe iya,hm dimakan ya Justin " kata David paham.
Laura memutar bola mata malas sudah tau gelagat aneh pasangan itu.
" Iya Om,Tante makasih " Kata Justin tulus.
Cila tersenyum dan langsung bangkit menarik tangan suaminya.
Pasangan sengklek itu pun saling cekikikan dan pergi ke kamar mereka.
" Ayo Kak dimakan " Ajak Laura lembut.
" Kamu ngak makan ?" Tanya Justin tidak melihat piring Laura.
" Aku dah kenyang liat Kakak " Jawab Laura malu.
__ADS_1
" Hah !! hahaha " Justin kaget dan langsung tertawa geli.
" Aku malah laper lihat kamu,pengen peluk " Balas Justin mencolek dagu Laura.
" Ih Kakak mesum " Kata Laura menampar pipi lelaki itu pelan.
Justin tertawa renyah dan mulai makan.
Laura menatap pria itu dengan tatapan dalam,Justin makan dengan tenang meski sesekali menghela nafas.
" Kakak lagi banyak pikiran ya ?" Tanya Laura merasa ada yang aneh.
" Ngak juga " Jawab Justin tenang.
" Ada apa Kak ?" Tanya Laura yakin ada sesuatu.
Justin berhenti makan dan mengambil tangan Laura dengan lembut.
" Kamu percaya sama aku kan ?" Tanya Justin nanar.
" Hm,aku akan berusaha " Jawab Laura lembut.
" Jangan dengarkan siapa pun jika ada orang yang mengatakan bahwa aku tidak serius sama kamu " Ucap Justin sungguh2.
" Ada apa ?" Tanya Laura memegang pipi pria itu.
Justin tersenyum dan ikut memegang pipi Laura.
" Orang tua aku menyuruh aku menikahi anak koleganya " Kata Justin lesu.
" Apa !" Pekik Laura kaget.
" Daddy terlilit hutang yang sangat banyak dan Mama melakukan kesalahan fatal karna investasi yang tidak jelas,hingga kerugian milyaran rupiah " Cerita Justin tenang.
" Mengapa bisa seperti itu ?" tanya Laura syok.
" Aku tidak tau,saat ini orang tua ku sangat pusing,sebagian harta kami sudah diserahkan kepada mu karna telah menolong ku dan sekarang aku disuruh menikahi anak kolega mereka dengan begitu perusahaan selamat dan kami tidak jatuh miskin " Kata Justin pelan.
" Aku tidak pernah meminta harta itu,aku tulus menolong mu " kata Laura menggenggam tangan Justin.
" Aku tau kamu tulus,tapi mereka berhutang budi pada mu,mereka melakukan semua itu agar kamu tidak masuk dalam hidup ku " Kata Justin jujur.
Deg....
Laura terdiam dan perlahan melepas tangan pria itu.
" Tapi aku tidak menerima hal bodoh itu Laura,aku mencintai mu,aku yang meminta kau hadir dalam hidup ku dan aku yang akan bertanggung jawab " kata Justin menahan tangan Laura dan menggenggam dengan erat.
" Bagaimana caranya ?" Tanya Laura menahan tangis.
" Aku tau ini tak akan mudah tapi aku mohon tetap lah bersama ku,aku akan berjuang untuk mu dan orang tua ku " Kata Justin yakin.
" Ambilah lagi harta orang tua mu,aku tidak membutuhkan nya " Kata Laura tegas.
Justin tersenyum dan mengusap rambut urai gadis itu.
" Itu milik mu,dan kami tidak akan mengambilnya lagi " kata Justin lembut.
" Lalu apa yang harus kamu lakukan ? aku tidak ingin kamu pergi lagi Kak " Rengek Laura menitikkan air mata.
" Jika aku jatuh miskin apa kau masih ingin menemani ku ?" Tanya Justin nanar.
Deg....
Laura terdiam dirinya merasa sangat terkejut dengan fakta menggilakan itu.
" Hanya kamu kekuatan ku saat ini Laura,aku akan melakukan apapun agar tetap bisa bersama mu " Ucap Justin sangat sedih.
❤❤❤❤❤❤
__ADS_1
Kalo kalian berada diposisi Laura sekarang,apa yang akan kalian lakukan ??? dijawab ya guyss
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.