
Arshad kali ini ditemanu Angel pergi kesuatu tempat.
Lelaki itu kembali diminta untuk menemui gadis yg Kakek mereka inginkan untuk menjadi menantu.
Arshad tak ingin pergi sendiri,pria itu menggandeng Angel yg tak tau menau kemana akan dibawa saudaranya.
" Kita mau kemana sih Syad,ntar aku dicariin loh sama Bos " kata Angel ngeri.
" Udah ikut aja " Balas Arshad.
" Iya tapi kemana ?masih jam kerja nih,ntar gaji aku dipotong " kata Angel masih dengan ketakutannya.
" Ck,kita ini cucu punya punya perusahaan,ga ada yg berani motong gaji kamu " kata Arshad menoleh.
" Cih ga apanya,bulan kemaren aja dipotong 120.000 gara2 telat " Balas Angel bersedekap dada.
" Hah beneran ? Karna apa ?" tanya Arshad kaget.
" Telat,sama ngebon dikantin " Jawab Angel.
Arshad menganga tak percaya dengan apa yg ia dengar.
Sungguh,sang pemilik perusahaan ngebon makan dikantin padahal kakeknya seorang milyader.
" Kamu malu2in deh Njel,udah bayar belum ?" tanya Arshad kesal.
" Udah,kan dipotong " Balas Angel ketus.
" Lain kali jangan gitu Njel,apa kata dunia ntar " Kata Arshad ngeri.
" Ya gimana,aku laper ga ada duit lagi,ya stau aku ngutang dulu hehe " Balas Angel cengengesan
" Kenapa gak telfon atau minta sama aku ?" tanya Arshad heran.
" Mau nya gitu,tapi kamu aku lihat sibuk terus,mana ketemu orang lagi,malu lah " Jawab Angel.
Arshad menggeleng pelan dan pasrah dengan tingkah sepupunya itu.
Sambil bercengkrama,tak terasa mereka sampai disebuah rumah makan berlantai 2.
Angel melihat gedung itu dari kaca mobil Arshad dan menelan ludah.
" Ngapain kesini ?" tanya Angel menoleh.
" Kamu bersikap sopan ya,dan jangan bikin malu " Jawab Arshad.
" Hah,emangnya mau ngapain ?" tanya Angel kaget.
" Ketemu sama calonnya Kakek " jawab Arshad sambil membuka sabuk pengaman.
" Whattt ! Kakek mau nikah lagi ?" Tanya Angel terbelalak.
" Hah,bukan lah,maksudnya orang yg mau Kakek jodohin ke aku " Jawab Arshad.
" Ohhh kirainnn,kamu bkin aku spot jantung " Kata Angel menghela nafas lega.
Arshad tersenyum tipis,keduanya pun keluar dari mobil.
" Kamu ga ada bawa ganti ?" tanya Arshad melihat penampilan Angel.
" Mana sempet,baru ngepel aja udah diseret " Jawab Angel sambil menyindir.
Arshad menggaruk kepala dan mulai berjalan.
Keduanya masih kegedung besar dan mewah tersebut.
Meski Keduanya sudah sering ketempat2 mahal,tapi jiwa udiknya masih membara apalagi Angel yg celingak celinguk melihat sekeliling.
" Dengan Pak Arshad ?" Ucap pelayan menyambut depan pintu.
" Iya " Jawab Arshad tenang.
Angel diam sambil melirik penjaga pintu yg kebetulan perempuan cantik.
Arshad kembali melangkan diikuti Angel yg seperti kehilangan induknya.
__ADS_1
Mereka diarahkan menuju lantai dua.
" Syad,mau ketemu siapa sih ?" Tanya Angel heran.
" Udah diam aja " Jawab Arshad.
Angel mencebik,kaki keduanya terus melangkah hingga tiba dilantai 2 gedung tersebut.
" Itu siapa ?" tanya Angel melihat seorang gadis dari kejauhan.
Arshad terus melangkah mendekati gadis yg sedang bermin hp sambil diawasi oleh seorang pria berkacamata hitam besar tinggi dibelakangnya.
" Waww " Gumam Angel takjub.
" Selamat siang " Sapa Arshad kepada gadis itu.
Sang gadis menoleh dan menatap Arshad beberapa saat.
" Hay " Ucap gadis itu memberi senyum hangat.
" Sudah lama menunggu ?" tanya Arshad lagi sambil menarik kursi.
" Belum " Jawab gadis itu ceria.
Angel diam memperhatikan gadis cantik didepannya.
" Apa ini cwe yg Kakek bilang " Batin Angel menebak.
semuanya diam,Arshad duduk dengan tenang.
" Ehm " Dehem Angel cukup kuat.
Arshad menoleh dan mengernyit.
Angel melirik matanya seolah memberi kode.
" Apa " ucap Arshad pelan.
" Hei,apa kau tidak mempersilahkan aku duduk ?" Batin Angel berontak.
" Hah oh dia,Njel duduk sini " Kata Arshad baru ngeh.
" huhhh " Desus Angel kesal.
Gadis itu pun mendekati Arshad yg sedang menarik kursi untuknya.
Kedua gadis itu saling melihat,Angel dengan wajah judesnya sedangkan si gadis dengan mata bingung.
" Mau pesen apa Njel ?" Tanya Arshad memberikan menu.
" Aku mau makan nasi,laper " Jawab Angel ketus.
Arshad mengangguk sambil menahan tak enak hati kepada gadis didepannya.
Angel duduk tenang dengan tangan diatas meja.
" Kamu siapa ?" tanya gadis cantik itu bernama Jelita.
" Aku Angel " Jawab Angel menyodorkan tangannya.
Jelita melihat tangan Angel dan diam.
Angel melirik Arshad,lelaki itu menelan ludah kasar.
Angel yg merasa tidak ada feed back,menarik lagi tangannya dan berdehem pelan.
" Oh iya Kak,Kakek aku bilang malam ini kita kebutik buat cari baju " ucap Jelita dengan wajah malu.
" Hah " kata Arshad kaget.
" Baju apa ?" tanya Angel ikut kaget.
" kakka ga tau ?" tanya Jelita mengernyit.
Arshad menggeleng pelan.
__ADS_1
" Mama tiri aku bakal pulang dari LA,jadi kita makan bersama nanti " Ucap Jelita.
" Waduhh " Sahut Angel melihat Arshad.
Kedua saudara itu saling melihat dengan wajah terkejut.
" oh ini siapa Kakka ?" Tanya Jelita menunjuk Angel.
" Aku sa....
" Pacar aku " Jawab Arshad cepat
" Hah !" Pekik Angel terbelalak.
" Pacar ?" ulang Jelita syok.
" Ya,dia pacar aku namanya Siren " Jawab Arshad asal..
Jeddeer.....
Angel merasa tersambar mendengar ucapan lelaki itu.
Jelita melihat Angel dengan mata elangnya yg penuh dengan slidikan.
" Astaga nih orangg,yg bener aja Syadd " Batin Angel ingin berontak.
Arshad mengambil tangan Angel dan menggenggamnya.
" Aku mencintai Siren,jadi aku tidak bisa menikah dengan mu " Kata Arshad penuh keseriusan.
Angel kembali melotot dan berusaha menarik tangannya tapi tangan Arshad begitu kuat menahan.
" Benarkah ?" Tanya Jelita tak percaya.
" Ya,aku sudah lama menyukainya dan aku juga berencana menikah,kami saling mencintai " Balas Arshad.
" Oh my Goddd,apa ini " Batin Angel tak tau lagi harus bagaimana.
" Kau benar pacarnya Kak Arshad ?" Tanya Jelita mulai emosi.
Glek...
Angel menelan ludah kasar.
Jelita menatapnya dengan sangat sadis.
" Jawab Ren " Ucap Arshad menyepak pelan kaki Angel.
" A a aku aku mau jawab apa ?" Tanya Angel bingung.
Tangan Arshad terus menggenggam tangan Angel membuat gadis sengklek itu kebingungan.
" tapi Syad kita sau..."
" Aku sudah lama menahan ini Ren,aku beneran cinta sama kamu,hanya kamu yg berhak milikin cinta aku " Potong Arshad dengan expresi sungguh2.
Angel kembali menganga dan detik berikutanya menutup mulut tak percaya.
Tanpa babibu,Jelita bangkit dari duduknya dan pergi dengan amarah yg membuncak.
" Ada apa ?" Tanya Bodyguard Jelita bingung.
Gadis cantik itu tak menjawab dan keluar dari ruangan.
" Kau apakan putri kami hah ?" Bentak Bodyguard kepada Arshad.
" Eh ehhyh " Tahan Angel melotot melihat leher baju Arshad ditarik.
" Lepas gak ! aku telfon polisi nih !" Ancam Angel.
Bodyguard melihat Angel nyalang dan melepas tangannya dengan kasar.
Lelaki berbadan besar itu pun berjalan menjauh mengejar putri mereka.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya