
Didalam ruangan suasana sedikit ramai dengan tangisan David yang berderu deru,para perawat dan dokter disana antara ingin tertawa dan terharu diulah pria itu.
" Udah dong Mas jangan nangis terus " Kata Cila mengusap air mata suaminya.
David masih terisak seraya terus menggenggam tangan sang istri.
Cila diberi jeda sedikit sebelum benar2 berjuang,jika tak ada kendala apapun perempuan itu akan melahirkan secara normal.
" Hiks gimana aku ngak nangis coba liat kamu gini" Kata David tersedu sedu.
Cila menghela nafas berusaha tenang,dirinya tak bisa melakukan apapun selain menenangkan sang suami.
Biasa nya sang istri yang akan menangis kesakitan,tapi kali ini berbeda sang suami yang malah seperti anak kecil menangis tak henti2.
Seorang Dokter tersenyum melihat David dan Cila,baru kali ini Dokter itu melihat drama yang sangat mengharukan sekaligus menggelikan bagi mereka semua,tapi sang Dokter paham David benar2 takut kehilangan keduanya,karna pria itu sudah melihat simulasi melahirkan di yutub.
" Sudah Pak,Bapak harus kuat biar bisa menenangkan istrinya nanti " Kata Dokter perempuan itu menepuk pundak David.
" Istri dan anak saya akan selamat kan Dok ?" Tanya David khawatir.
" Iya semoga saja kami akan berusaha semampu kami " Kata Dokter itu tersenyum.
Perawat mulai melihat keadaan Cila,terlihat perempuan itu mulai bersemangat tak lesu seperti tadi.
" Aaaww Dokterrr " Pekik Cila merasakan kontraksi lagi.
" Baiklah ayo kita mulai " Kata Dokter sudah paham.
David menelan ludahnya kasar melihat Cila kesakitan.
Semua Dokter bersiap di keliling Cila,David pun diarahkan untuk berada disamping perempuan itu untuk memberi semangat.
" Ayo Yank kamu bisa " kata David mulai tenang.
Cila mengangguk dan mengambil tangan suaminya.
" Mas ternyata melahirkan itu ngak seenak bikin nya " Bisik Cila pelan.
David kaget begitupun seorang perawat yang tak sengaja mendengar nya.
Perempuan berbaju putih itu mengulum senyum geli mendengar perkataan Cila barusan.
" Ck,kamu mah mau berjuang gini malah ngelawak " Kata David mencubit pelan pipi perempuan itu.
Cila mengembangkan senyum kecil nya berhasil membuat pria yang ia cintai itu tersenyum.
" Kalo aku ngak selamat,kamu jagain buah hati kita ya,aku bikinnya capek loh " Kata Cila pelan.
Deg...
David melotot kaget langsung menggeleng tegas.
" Jangan ngada2 dong,bikin nya bareng rawat nya juga harus bareng " Kata David marah.
" Hehe " Kata Cila cengengesan.
Hati Cila terenyuh,jujur saja perempuan itu sangat takut jika dia tak berhasil kali ini.
Cila takut tak bisa melihat anaknya lahir kedunia dengan selamat,apalagi meninggalkan lelaki yang sudah menangis seharian kepadanya.
" Ayo Bu dimulai,tarik nafas perlahan " Titah Dokter.
" Aku tau kamu bisa,ayo lakukan demi aku dan anak kita " Kata David menggenggam tangan perempuan itu.
Cila mengangguk dan mulai melakukan arahan.
__ADS_1
Acara persalinan pun dimulai,suasana sedikit ramai saat Cila mengedan berusaha mengeluarkan kepala anaknya.
" Ayo Cila semangat kamu bisa hayo hayoo " Pekik David heboh sendiri.
Cila mengangguk dan kembali berjuang,David layaknya menonton bola teriak2 tak jelas hingga sudah 2 kali di tegur Dokter agar tenang.
Hampir 1 jam berjuang dengan penuh keringat,air mata,bahkan baju David kembali sobek,tangan terluka,akhirnya yang ditunggu2 pun akhirnya menampakkan batang hidung.
" Sedikit lagi Bu " Kata Dokter semangat saat kepala bayi sudah keluar.
" Okey " Kata Cila semangat dan kembali mengedan dengan metode yang diberikan.
Akhirnya sang bayi keluar dengan sempurna,Cila tersentak saat merasakan bayinya terlepas dari rahim.
" Oeeeeeeeeeekkkk oeeekkkkk " Bayi pun langsung menangis saat berada di dunia nyata.
" Bayi nya selamat " Kata Dokter girang.
" Alhamdulillah " Pekik David langsung memeluk istrinya.
" Aku berhasil Mas hiks " Kata Cila menangis haru.
" Iya sayang,kamu berhasil sekarang kamu jadi Ibu " Kata David heboh.
Dokter dan perawat mulai membersihkan bayi itu dengan lembut dan penuh kehati hatian.
Saat Bayi itu diletakkan didada Cila untuk pengenalan pertama,David dan Cila menangis haru,apalagi bayi itu terlihat aktif mencari put*ng Cila untuk menyusu.
" Terima kasih Cila,kamu benar2 wanita tangguh " Kata David tak henti2 mencium pucuk kepala Cila.
" Iyaa " Kata Cila lemas menerima ciuman kasih sayang suaminya.
" Ssstttt " Desis Cila saat bayi itu mulai menyedot asinya.
Setelah selesai,David menghampiri para Dokter yang sibuk membersihkan anaknya.
" Anak saya gimana ?" Tanya David girang.
" Sedang dibersihkan dan dia laki2 " Kata Perawat itu tersenyum.
" Alhamdulillah " Kata David mengucap syukur.
" Terima kasih suster " Kata David terharu.
Pria itu melihat dengan tangisan berderai saat tubuh anaknya bergerak pelan,dirinya masih tak menyangka bisa mendapatkan seorang anak yang tampan.
" Mari azankan dulu Pak " Titah seorang Dokter menyodorkan bayi yang sudah di bungkus bedongan.
David menelan ludah kasar menatap bayi itu menelisik.
" Aku benar2 sudah menjadi orang tua " Batin David terharu.
Dengan tangan bergetar pria itu mengambil alih anaknya,saat berada digendongan David malah menangis lagi,melihat tubuh kecil dan lemah itu terlihat tak berdaya.
" Mas aku mau lihat " Kata Cila serak.
Rupa nya Cila masih menangis melihat pertemuan David dan bayi kecilnya.
Pria itu berjalan mendekati Cila..
" Dia sangat tampan Mas " Kata Cila pelan.
" Azani dia Mas " Pinta Cila bergetar.
David mengangguk lemah dan menetralkan suara.
__ADS_1
Dengan bismillah David mulai mengazankan putra kecilnya dengan suara bergetar,semua dokter dan perawat terdiam mendengar lantunan ayat Tuhan yang dibaca David.
Cila kembali menangis tak kuasa melihat moment terindah dalam hidupnya saat ini.
Setelah selesai mengazankan Dokter meminta lagi bayi itu dan David disuruh keluar dari sana karna Cila akan dibersihkan juga.
David keluar dengan langkah gembira,saat pintu terbuka tampaklah disana,Nisa,Reno dan Denis terlihat gelisah.
" Gimana Vid ?" Tanya Reno langsung berdiri menghampiri pria itu.
Senyum David mengembang tanda mereka suskes kali ini.
" Aman Bang,bayi nya laki2,lengkap sehat " Kata David semangat.
" Alhamdulillah " Kata mereka semua bersamaan.
" Cila gimana ?" Tanya Nisa mengintip.
" Sedang di bersihkan " Kata David tenang.
" Kenapa penampilan kamu dan Denis acak2an gini ?" Tanya Reno kaget.
Denis dan David saling melihat lalu melempar senyum.
" Saksi bisu salah satu usaha Bang " Kata David malu.
" Pasti kamu dan Denis diacak2 sama Cila ya ?" Tebak Nisa tersenyum geli.
" Iya Kak,lihat nih Pipi aku ada cap tangan Kak Cila " Kata Denis menunjuk pipinya yang masih terlihat memerah meski tak separah tadi.
Reno langsung tertawa renyah dan merangkul pundak pria itu.
" Kasihannya,niat hati mau nolong eh malah kena tampol " Olok Reno.
" Mas ih " Tegur Nisa mencubit pinggang pria itu.
" Iya Kak,udah baju sobek kena tampol pula,lengkap dah " Kata Denis mengkrucut.
" Lah masih mending,kamu ngak lihat baju aku udah kayak orang gila gini " Kata David menunjuk dirinya.
David lebih acak2an lagi dengan wajah terluka,baju sobek serta tangan dan punggung bekas cakaran.
" Nasib punya istri adik singa betina ya emang gitu " Kata Reno kecoplosan.
" Maksud mu apa !" Kata Nisa merasa tersindir.
" Eh ngak anu maksud nya " Kata Reno kelabakan sendiri.
Plakkkkkkk....
Pria itu mendapat tamparan keras dikepalanya dari tangan mulus sang istri.
" Huhu ampuuunn Nyonya " Kata Reno langsung menciut.
David dan Denis langsung mundur sedikit melihat kegarangan Nisa.
" Apes dah,punya bini galak ya gini " Kata Reno menghela nafas.
" Wahahahaha " Tawa Denis dan David pecah melihat wajah terluka pria kaya itu.
Nisa bersedekap dada melihat sang suami yang selalu mencari gara2 kepadanya.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa terus dukung author ya dengan cara VOTE,LIKE,COMENT biar author semangat Up..
__ADS_1