
Siang ini David bekerja dengan semangat setelah mendapat vitamin dari istrinya.
Perlahan pria itu mulai membuka hati untuk Cila,gadis itu sedikit demi sedikit selalu mencuri hati David dengan semua tingkah lakunya,ketulusan Cila membuat David sadar bahwa dirinya tak boleh mengecewakan lagi perempuan yang sudah beberapa bulan ini hidup sederhana bersama nya.
Apalagi David selalu di suguhkan dengan kepolosan,kepintaran gadis itu dalam menggodanya.
" Cerah banget lo hari ini,lagi seneng ya " Tegur Rehan menepuk pundak David.
" Eh ahaha biasa aja " Kata David tak mengaku.
" Kenapa ? abis dapat jatah ya lo pagi ini ?" Goda Rehan.
" Apaain sih lo ya ngak lah,mana sempet " Kata David mengelak.
" Kalo ngak kenapa lo megang bibir terus senyum2 ngak karuan,pasti lo abis ngisep permen kan " Tebak Rehan langsung tertawa terbahak.
" Lebih dari permen Bro,manis banget bikin gue nagih " Timbal David tertawa.
" Sialan lo,pagi2 bikin dosa aja " Kata Rehan berubah kesal.
" Sorry,gue dah halal " Kata David bangga.
" Jadi lo bigituan sama bini cilik Lo ?" Tanya Rehan kaget.
" Emang lo pikir gue begituan sama siapa ? Bini orang ! " Kesal David menabok lengan pria itu.
" Lah bukannya lo gak cinta sama dia ?" Tanya Rehan kepo.
David terdiam dan memikirkan lagi perkataan Rehan barusan.
" Seperti nya gue udah mulai suka sama dia Han " Desah David.
" Hm syukurlah,itu seharusnya memang terjadi Bro,kasihan Cila dia gadis baik2 " Kata Rehan menepuk pundak David.
" Iya,gue terlalu menutup hati sama dia selama ini,padahal hanya dia yang bisa terima semua kelebihan dan kekurangan gue "
" Ya lo beruntung sadarnya sekarang,kalo ngak gue pastiin lo bakan nyesel seumur hidup "
" Iya,gue akan berusaha menumbuhkan perasaan gue sama bini gue,gue ngak mau lagi hidup dalam bayang2 masa lalu " Kata David yakin.
" Gue doain supaya lo berhasil dan pernikahan kalian bahagia "
" Oh iya,udah hiya hiya belum ?" Tanya Rehan nakal.
" Kampret lo,pertanyaan lo ngak berbobot amat " Kata David mendorong pria itu.
" Hahaha ya siapa tau lo butuh bantuan gue " Kata Rehan tertawa terbahak.
" Ya ngak lah,dia cuma milik gue dan adik kecil gue " Kata David langsung tertawa terbahak.
" Huh siap2 bucin dah lo "
__ADS_1
" Ck,bayang2 Cila selalu bergentayangan di otak gue,kadang sampe pusing gue mikirin nya " Gumam David mengacak acak rambutnya.
" Belum masuk aja udah gini,gimana kalo udah bisa sangean lo tiap hari " Kata Rehan tertawa miris melihat lelaki itu.
David menghela nafas dan bangkit dari duduknya.
" Udah yuk kerja,gue mau beli lemari baru buat Cila " Kata David kembali semangat.
" Hayuk,gue juga mau cari duit buat halalin ayank Beb " Kata Rehan cengengesan.
2 sahabat itu saling merangkul dan mulai bekerja keras seperti biasa.
Ditempat lain,Cila bekerja tak fokus pikirannya melayang buana mengingat kejadian pagi tadi.
" Ante kenapa ?" Tanya Laura bingung melihat Cila sering mengacak acak rambutnya.
" Hah,em ngak papa kok sayang,rambut Tante gatal " Kata Cila kaget.
" Ante ndak pake campo ya ?" Tanya Laura polos.
" Hehe iya,Tante lupa keramas " Bohong Cila.
Laura ber Oh ria dan kembali membantu ibunya menyusun barang.
" Non ini sudah saya bungkus semuanya,total ada 50 " Kata Siti memberi laporan.
" Iya Bu,nanti ada kurir yang ambil,sekalian ada barang baru bakal masuk " Kata Cila tersenyum hangat.
Drt drt...
Hp Cila bergetar tanda ada panggilan masuk.
" Kak Reno " Gumam Cila lirih dan langsung mengangkatnya.
" Assalamualaikum Kak " Sapa Cila hangat.
" Waalaikum salam Cila,Kakak mau tanya Bara ada cerita apa saja sama kalian ?" Tanya Reno diseberang.
Cila langsung menceritakan semuanya ditempat lain agar karyawannya tak mendengar karna ini masalah keluarga.
Hampir 1 jam memberi laporan kepada Reno,gadis itu memutuskan panggilan.
" Semoga semua bisa terselesaikan " Gumam Cila pelan.
Dirumah Reno,mereka semua berkumpul termasuk kakek Bara dari pihak Siska.
Reno ingin meluruskan permasalahan yang baru dialami putranya,Reno tak mau Bara menganggap diri nya anak yang tak dianggap.
Nisa terus memeluk Bara memberi ketenangan kepada putra nya itu.
" Apapun yang terjadi kamu tetap anak Bunda,inget itu Bara " Kata Nisa tegas.
__ADS_1
" Hiks hiks,Bunda " Kata Bara terisak memeluk Nisa dengan erat.
" Bunda menyayangi kamu Nak " Kata Nisa mencium kening Bara.
Bara mengangguk dan mengeratkan lagi pelukannya,saat ini triplet sedang bersekolah jadi mereka bisa mengobrol santai tanpa gangguan ketiga bocah itu.
" Yah,maafkan Reno sebelumnya Reno akan menjelaskan apa yang baru2 ini terjadi sama Bara " Kata Reno berbicara serius dengan Tomo ayah Alm.Siska.
" Iya Ren,ayah akan dengarkan penjelaskan kamu,tolong beritahu Ayah ada apa sebenarnya ?" Tanya Tomo serius.
Antoni menghela nafas,pria itu sebenarnya tak mau lagi Reno mengungkit masa lalu,tapi apa boleh buat, seseorang memaksa mereka harus memberitahu yang sebenarnya terjadi beberapa tahun silam.
" Sebelum aku dan Siska punya Bara,Siska pernah berselingkuh dibelakang aku " Kata Reno pelan.
Jeddeeerrrr....
Tomo kaget bukan main,begitu pun Nisa dan Bara yang langsung melotot tak percaya.
" Maksud kamu ?" Tanya Tomo nyalang..
" Dulu Siska pernah bermain dengan pria lain dibelakang aku,saat aku sibuk membangun perusahaan,tapi aku cepat mengetahui nya dan hampir bercerai saat itu dengan Siska " Jujur Reno.
" Mas " Gumam Nisa lirih.
Reno menghela nafas melihat istrinya berkaca kaca,Bara sudah menangis semakin mendekap tubuh Nisa meminta perlindungan.
" Ya Tuhan " Gumam Tomi mengusap wajahnya kasar.
" Lalu bagaimana ? " Tanya Tomi lagi.
" Siska berselingkuh dengan teman nya sesama model,lalu aku mengetahui semua keburukan nya dan sempat meminta pisah tapi dia menolak keras dan meminta maaf kepada aku dan keluarga ku agar diberi kesempatan sekali lagi.
Dan saat itu Siska keluar dari dunia permodelan nya dan menjadi istri yang patùh sama aku " Jelas Reno panjang lebar.
Tomi menggeleng tak percaya dengan apa yang dia dengar saat ini,Tomi tak tau tentang masalah rumah tangga putrinya karna Siska tak pernah bercerita apapun.
Tomi menyangka putri nya istri yang patuh kepada Reno,karna Reno tak pernah berlaku kasar kepada anak satu2nya itu.
" Maafkan Reno Yah,Reno harus mengungkit ini lagi meski Siska tak ada lagi bersama kita " Kata Reno menunduk.
" Tidak apa2 Nak,maafkan Ayah yang tak tau apapun masalah kalian,maafkan anak ayah telah membuat kamu kecewa " Kata Tomo menitikkan air matanya.
" Kakek hiks hiks " Kata Bara menangis melihat Tomo menangis menyesali perbuatan putri nya.
Reno menghela nafas,Nisa dengan lembut mengusap punggung bergetar suami nya.
Terlihat sekali,Reno kembali sakit mengenang masa lalu nya dulu,dikhianati istri yang sangat dia percayai.
❤❤❤
Hay guyyssss....
__ADS_1
jangan lupa terus dukung author dengan VOTE,LIKE,COMENT KALIAN YAAA.