Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kabar


__ADS_3

Perkelahian terus terjadi,Vero terlihat babak belur dihajar oleh ayah Hani tapi Vero tak putus asa ia akan mati2an melindungi Hani meski harus bertaruh nyawa.


" Ayah jangan sakiti Om Vero ayah " kata Hani merangkak memegang kaki lelaki itu.


" Akkhhhhh bajingan !" Teriak lelaki itu menendang Hani hingga Hani kembali jatuh.


Vero yang melihat kekasihnya sudah tak berdaya terlihat sangat emosi.


Ayah Hani mendekati gadis itu menarik rambut Hani hingga membuat gadis itu terbangun dengan susah payah.


" Ayahhh ampuni Hani Ayah " kata Hani terisak isak.


Vero memegang dadanya yang terasa sangat sakit akibat pukulan lelaki itu.


" Jika kau tak bisa memberi aku kekayaan,kau tak berhak hidup !" Bentak lelaki itu keras.


" Ayah hiks hiks " Hani terus menangis merasa sangat kesakitan.


Plakkk...


Gadis itu kembali ditampar membuat Hani tersungkur dan jatuh pingsan.


" Hani " gumam Vero terbelalak melihat kekasihnya sudah tak bergerak.


Dengan sekuat tenaga Vero bangun melihat kiri kanan.


" Oh iya " gumam Vero teringat sesuatu.


Lelaki itu berjalan terseret kearah jaketnya,Vero dengan cepat mengambil pistol yang sudah ia siapkan dari rumah.


Sejak bertemu Hani,lelaki itu berteman akrab dengan senjata tersebut untuk perlindungan karna tau gadis itu dalam bahaya.


Ayah Hani mendekati anak gadisnya,hati nurani lelaki itu sudah lenyap dimakan usia,sejak meninggal sang istri,lelaki itu sangat membenci gadis malang tersebut,menurut lelaki itu Hani lah penyebab istrinya pergi.


" Mati kau anak sialan !" Teriak lelaki itu ingin menginjak kepala Hani.


" Tidaaaakkkk " Teriak Vero dan seorang wanita yang berlari bersama suaminya.


Doooorrr...


Vero melepas tembakan dan tepat mengenai kepala lelaki itu.


Seketika Ayah Hani tergeletak di samping putrinya.


" Verooo "


" Aaaaaaa "


Pekik David dan Cila bersamaan.


Vero melepas senjatanya dan terdiam dengan tangan bergetar.


" Verooo " Pekik Cila memeluk anaknya.


" Mama,Hani Ma " Kata Vero nanar dengan tubuh bergetar.


David langsung mendekati Hani dan ayah gadis itu.


Cila menggeleng,wanita itu sangat syok melihat putranya membunuh orang didepan mata kepalanya sendiri.


Suara mobil polisi terdengar,Cila dan David saling melihat.


" Ya Tuhan bagaimana ini Mas " Kata Cila berubah panik.


David diam menatap putranya yang tak berkedip melihat Hani terbaring ditanah.


" Jangan bergerak !" Teriak seorang polisi membawa rombongan.


Vero merangkak kearah gadis itu dan menggendong Hani.


" sayang bangun,kamu selamat ini aku Vero " ucap Vero menggoyangkan lengan Hani.


" Meninggal Pak " Ucap Polisi memeriksa ayah Hani.


" Tangkap dia !" Ucap ketua polisi itu menunjuk Vero.


" Apa !" pekik Cila terbelakak.


2 orang polisi mendekati Vero yang masih memeluk Hani di tanah.

__ADS_1


" Jangan,dia anak saya !" kata Cila melarang polisi mendekati Vero.


" Kami akan membawa anak ibu untuk diperiksa " Ùcap polisi tegas.


" Tidak,kalian tidak boleh membawa anak saya " kata Cila menggeleng.


Wanita itu menjadi tameng sang anak yang sedang menangisi kekasihnya.


Para medis datang,Hani langsung diambil alih oleh para perawat itu.


" Bawa dia sekarang " Ucap pemimpin polisi tersebut meninggalkan lokasi.


Vero diam menatap David yang juga terdiam.


" Pa " Panggil Vero mendekat.


David langsung memeluk anak tunggalnya dengan erat.


Vero menangis untuk pertama kalinya menumpahkan rasa sakit yang ia rasakan.


" Papa tau kamu gak bersalah Nak,Papa tau kamu hanya ingin melindungi Hani " Kata David menitikan air mata mendekap putranya.


Vero mengangguk,2 orang polisi langsung menyeret Vero dari pelukan David.


" jangan aku mohon jangan bawa anak ku " kata Cila menggeleng menarik baju aparat tersebut.


" Ma " Panggil David menahan Cila.


" Vero gak salah Pa " Teriak Cila emosi


" Iya aku tau Vero gak salah,biarkan dulu Vero dibawa kekantor polisi memberikan keterangan " kata David berusaha tenang.


" Ngak ! aku gak mau,Vero gak boleh masuk kesana !" Bentak Cila geram.


Wanita itu mengibas tangannya dan berlari mendekati Vero yang terus berjalan menjauh.


David menghela nafas lelah,salah dirinya yang menghubungi polisi tadi karna David takut Vero dan Hani terluka.


Berkat Gps yang terpasang dimobil David membuat lelaki itu tau dimana putranya berada.


Vero menatap kosong mobil ambulan yang membawa Hani kerumah sakit.


Lelaki itu merasa tak menyesal telah menembaki kepala lelaki berengsek tsb.


Saat mobil polisi akan berjalan,tiba2 pintu mobil terbuka.


Cila masuk kedalam membuat semua orang kaget.


" Mama " Gumam Vero terkejut.


" Mama tidak akan meninggalkan kamu " kata Cila tegas menatap wajah putranya.


" Ma " Ucap Vero berkaca kaca.


" Kamu anak Mama Vero,Mama melahirkan kamu dengan susah payah,Mama tidak akan meninggalkan kamu sendirian " kata Cila tegas.


Vero langsung menghambur memeluk wanita itu meski tangannya terborgol.


Cila menangis memeluk putranya apalagi tau tangan Vero dikunci.


" Mama akan berada disamping kamu Nak,Mama yang akan melindungi kamu " ucap Cila tenang.


Vero terus menangis,meski mereka sering cekcok tapi keduanya saling menyayangi.


Cila benar2 menunjukkan dirinya sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab.


" Jalan Pak,atau saya ledakkan mobil ini " Kata Cila kesal melihat polisi malah menatap mereka.


" i iya " Jawab polisi tersadar dan langsung menghidupkan mobil.


Melihat wajah garang Cila membuat para polisi itu sdikit ngeri apalagi wanita itu sangat nekad.


Dari luar mobil,David menatap anak dan istrinya nanar.


Lelaki itu melihat sosok wonder women yang sesungguhnya didalam diri Cila,David sangat bangga kepada istri bohaynya itu,meski dalam keadaan genting sekalipun Cila tak pernah meninggalkan anak2 mereka.


David masuk kedalam mobilnya dan mengikuti mobil polisi tersebut.


Dirumah sakit,Hani langsung dibawa ke UGD.

__ADS_1


Melihat luka serius gadis itu membuat para Dokter khawatir Hani tak akan selamat.


Para perawat dan Dokter mulai aktif bergerak,satu persatu mengobati luka Hani yang cukup parah apalagi dibagian wajah.


" Siapkan oksigen " Ucap Dokter kepada perawat.


" Siap Dok " jawab perawat mengangguk.


Mereka semua terlihat sangat sibuk menolong gadis malang itu.


Praaaangggggg....


Dirumah Laura,tiba2 gadis itu memecahkan piring makan yang baru selesai ia bawa ke wastafel.


Justin yang sedang mengopi pun terkaget dan langsung mendekati istrinya.


" Kenapa Sayang ?" tanya Justin berjongkok melihat wajah istrinya.


Laura terlihat diam dan buru2 mengambil pecahan piring membuat piring yang hanya menyentil diatas kembali jatuh dan menghantam perempuan itu.


" Auuu " Ringis Laura mengusap kepalanya.


Piring pun kembali pecah,Abraham yang sedang menonton tv langsung berlari kedapur karna sudah 2 kali mendengar pecahan.


" Jangan disent...


" Auuu " pekik Laura kembali terdengar saat tangannya terkena pecahan beling.


" Laura " Pekik Abraham panik.


" Ya Tuhan,tangan kamu berdarah sayang " Kata Justin langsung menghisap jari manis istrinya.


Laura terduduk dengan jantung berdebar,perasaan nya merasakan ada sesuatu yang buruk terjadi.


" Laura,kamu kenapa ?" tanya Justin setelah membuang darah ke wastafel.


" Aku gak tau " jawab Laura berkaca kaca


" Laura tenang Nak " kata Abraham melihat aneh menantunya.


Laura memejamkan mata,berusaha tenang hingga suara telfon rumah terdengar.


Perempuan itu langsung berlari keluar mengangkat telefon.


" Halo " sapa Laura cepat.


" Laura " Panggil seorang lelaki.


" Papa,kenapa Pa ?" Tanya Laura mengenali suara tersebut.


" Vero membunuh orang " Jawab David.


Jedddeeerrrrrrr.....


Laura terbelalak kaget mendengar jawaban lelaki itu.


" Membunuh ?" tanya Laura bergetar.


" Siapa yang membunuh ?" tanya Justin kaget.


Laura langsung jatuh kelantai dengan tatapan kosong.


" Justin " Panggil David.


" Iya Pa,kenapa Pa ?" tanya Justin bingung.


" Datanglah ke kantor polisi sekarang " Titah David pelan.


" Iya aku kesana sekarang " Jawab Justin cepat.


Tut.


Panggilan terputus,Laura menatap lelaki itu detik kemudian Laura jatuh pingsan.


" Lauraaaaa !" pekik Abraham syok.


" Ya Tuhan,istri ku " Kata Justin langsung menahan tubuh perempuan itu.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2