
Pintu diketuk dari luar,Daniel yg bersiap pergi mengernyit mendengar suara ketukan pintu.
" Mau ngapa lagi anak itu ?" Gumam Daniel pelan.
Pria itu masih memainkan ponselnya membahas masalah siang tadi dengan sang sahabat.
Tok tok....
Pintu kembali diketuk,konsentrasi Daniel mulai memudar.
Lelaki itu berdecak dan bangkit dari duduknya.
Ceklek....
Pintu terbuka,nampaklah seorang gadis berdiri dengan wajah datar.
" Hani !" pekik Daniel kaget.
Hani tersenyum kecil dan menunjukkan bawaannya.
" Maaf,aku kira tadi kamu orang asing " Kata Daniel merasa bersalah.
" Orang asing siapa ?" Tanya Hani tenang.
" Hm bukan siapa2 ayo masuk " Ajak Daniel membuka lebar pintu.
Gadis itu pun masuk kedalam rumah dan melihat sekeliling.
Tak ada yg mencurigakan,apartemen lelaki itu masih rapi dan bersih.
" Kakak sendirian ?" tanya Hani melihat tak ada tanda2 orang lain.
" Iya,Ridho bawa Ibu sama Sofia keluar " jawab Daniel.
" oh gitu " Balas Hani mengerti.
" Kakak udah makan ? aku beliin nasi goreng tadi " Kata Hani menunjuk bawaannya.
" Tadi Hani ketemu Angel gak ya ?" Batin Daniel.
" Kak " Panggil Hani melihat Daniel bengong.
" Ha iya kenapa ?" tanya Daniel.
" Kakak lagi mikirin apa ?" tanya Hani mengernyit.
" Em gak papa,kamu udah pulang kerja ?" Tanya Daniel mengalihkan.
Hani mengangguk kecil.
" Aku tadi ketemu Vero " Kata Hani memberitahu.
" Kenapa ?" Tanya Daniel.
" Hm gak papa sih cuma makan,Vero bilang aku harus hati2 " Jawab Hani.
" Maksud nya ?" tanya Daniel tak paham.
" Dia bilang mungkin ada yg ingin mencelakakan aku " Jawab Hani jujur.
Deg....
Daniel tersentak mendengar ucapan gadis itu.
" Tapi aku gak percaya Kak,Vero ngomongnya suka asal " Lanjut Hani lagi.
Daniel masih diam memperhatikan wajah gadis tersebut tersenyum kepadanya.
" Kak,kenapa kamu diam ?" tanya Hani heran.
" Han " Ucap Daniel mengambil tangan gadis itu.
" hm " Jawab Hani melihat Daniel.
" Aku tadi diserang sama Preman " Ucap Daniel hati2.
__ADS_1
" Apa !" pekik Hani terbelalak.
" Ya,siang tadi,mereka tiba2 datang mencari aku dan membuat kegaduhan " Balas Daniel.
" Kenapa bisa gitu ? siapa yg lakuin ?" tanya Hani begitu terkejut.
" Kakak baru cari tau sama temen,tapi kayaknya ucapan Vero itu ada benarnya " Jawab Daniel.
Deg..
Manik Hani membulat mendengar ucapan pria lembut tersebut.
" Maksud Kakak,emang ada orang yg mau celakain kita ?" tanya Hani.
" Iya " Jawab Daniel.
Hani terdiam seketika,sungguh ia tidak tau bahwa Daniel diserang.
" Jika tak ada teman aku tadi,mungkin aku gak duduk disini sama kamu " kata Daniel menghela nafas.
" Karna itu wajah kamu luka ?" tanya Hani meraba wajah Daniel.
" Iya,sedikit " Jawab Daniel tersenyum.
" Terus apa yg harus kita lakukan Kak ?" tanya Hani sedikit ngeri.
" Kakak bakal cari tau dulu siapa dalangnya,nanti baru kita proses " Jawab Daniel.
" Apa mungkin mereka itu suruhan....." Ucap Hani menggantung..
" Kakak gak tau,jika pun mereka orangnya mungkin mereka masih sakit hati sama Kakak " balas Daniel menghela nafas.
" Aku harus gimana Kak ?" tanya Hani nanar.
" Hm untuk saat ini,kita jaga jarak saja,Kakak yakin pasti ada yg membuntuti kita berdua " Jawab Daniel.
Hani kembali diam,gadis itu mencoba mengingat perjalanannya hari ini.
" Hari ini seperti biasanya Kak,gak ada perubahan " Ucap Hani mengingat.
Hani mengangguk paham,gadis itu pun menganjak Daniel makan untuk menghilangkan sejenak masalah mereka.
Dilantai dasar,seorang gadis berjalan dengan santainya menuju parkiran.
Angel merasa aneh,gadis itu pun berbalik badan.
" Seperti ada yg mengikuti ku ?" Gumam Angel pelan.
Gadis itu melihat kiri kanan dan tak melihat siapapun.
" Duh apa gedung ini ada hantunya kali ya ?" Gumam Angel merinding.
Gadis itu kembali berjalan,kali ini langkahnya sedikit cepat dari tadi.
Seseorang terus memperhatikan gerak gerik gadis itu dengan wajah sangar.
Ia bersembunyi dibalik mobil2 yg terparkir disana.
" Itu dia motor ku " Gumam Angel melihat motor temannya diparkiran.
Angel berlari cepat kearah motor tersebut dan mencari kunci.
Bunyi langkah terdengar,Angel melihat kiri kanan dan makin gemeteran.
" Tenang Jel tenang " ucap Angel menenangkan dirinya yg mulai panikan.
Kunci motor tanpa gantungan tersebut makin sulit dicari,Angel menaruh tasnya dilantai dan membongkar isi tas..
Saat akan mengambil hapenya tiba2 gadis itu dibekap dari belakang.
" Aaaaaaahmmpttt " pekik Angel terbelalak.
Sebuah tangan terus membekap gadis tersebut membuat Angel berontak.
" diam !" Ucap pria bermasker itu terus menahan tangannya.
__ADS_1
" aaaaaaa toloaaaaaangggg " teriak Angel punya kesempatan.
Sebuah mobil tiba2 datang dengan cepat dan membuat Angel makin ketakutan.
" Cepat masuk !" ucap pria itu memberi titah.
Angel berontak sekuat tenaganya dan...
Plakkkk....
Gadis itu mendapat tamparan keras hingga seketika pingsan..
" Astaga kenapa lo gampar nih cewek ?" Tanya rekan pria itu ikut terkejut.
" Dia berisik dan mau gigit tangan gue " Jawab pria bermasker itu kesal.
" Cari perkara lo !" Kata temannya gemas.
" Udah ayo cepat bawa nih cewek,berat " Kata pria bermasker kewalahan menahan tubuh Angel yg berat tulang dan dosa.
Pria itu pun menyeret Angel masuk kemobil dan melesat pergi.
Semua barang Angel berserakan dilantai.
Saat mobil itu akan turun,tiba2 seorang pria berlari ngos2 dan hampir tertabrak.
" Shitt mau mati apa nih orang !" ucap penculik itu kaget.
Daniel melihat kiri kanan dan selintas melihat Plat kendaraan yg akan menabrak dirinya.
" itu Daniel,tabrak !" Ucap pria yg menahan Angel pingsan.
Penculik itu mengangguk dan memasang aba2.
Daniel yg merasa mobil itu menatap nyalang dirinya merasa aneh.
" Kak Daniel awasssssss " Pekik Hani menyadari keadaan tersebut.
Seketika Daniel menghindar dan berlari.
Mobil itu mengejar dirinya,Hani ikut berlari melihat sekitar.
" Siapa mereka ?" Gumam Daniel terus berlari menghindar.
Beberapa detik main lari2an akhirnya ia berhasil lolos dan mobil itu hampir menabrak tembok pembatas.
" Foto Kakk " teriak Hani menunjuk Hape.
Daniel yg peka langsung mengeluarkan ponselnya dan memfoto mobil yg kini melaju kencang.
Setelah selesai,Hani menghela nafas panjang.
Gadis itu baru saja ingin duduk rebahan tapi tidak sampai karna maniknya melihat beberapa barang berserakan.
" Itu kan kantong yg...." Ucap Hani mengingat.
" Han kamu gak papa ?" tanya Daniel khawatir.
" Kak,kayaknya itu tas yg dibawa gadis yg keluar dari apartemen kamu tadi deh " Kata Hani menunjuk barang2 berserakan tersebut.
" Gadis ? gadis mana ?" Tanya Daniel tidak ngeh.
" tadi ada seorang perempuan Kak keluar dari pintu apartemen kamu " Jawab Hani.
Daniel diam sejenak mencoba berpikir.
" Astaga !" Pekik Daniel dan Hani bersamaan.
" Kunci kotor Kak " kata Hani memberi kode.
" Iya Han,astaga Angel diculik " kata Daniel terbelalak.
Daniel langsung panik baru menyadari bahwa barang2 berserakan itu milik anak sahabatnya.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.