Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Curhatan


__ADS_3

Saat sampai disana David terkejut bukan main melihat Cila dengan kesusahan mengangkut kasur yang sudah di jemur,masuk kerumah seorang diri.


Dengan cepat David turun dan membatu Cila memasukkan kasur itu dan menaruhnya di kamar.


" Eh Mas udah pulang ya " Kata Cila tersenyum ingin menyalami punggung tangan suami nya.


Tapi David langsung berlalu begitu saja tanpa mengulurkan tangan nya.


Cila terdiam dan menarik tangannya kebelakang,Gadis itu menggigit bibir nya menahan malu dan sesak bersamaan.


" Huh sabar Cila,kamu harus kuat " Kata Cila menyemangati diri nya.


Perempuan itu mengelap wajahnya yang berkeringat meski dirinya baru selesai mandi.


David masuk lagi kerumah dengan membawa bungkusan makanan dan pemberian bos nya tadi kedapur.


Cila hanya diam saja melihat David yang tak menggangap nya ada.


" Mas mau mandi biar aku siapkan baju nya " Kata Cila menunduk.


" Tak usah " Kata David dingin dan masuk kedalam kamar mengambil handuk nya yang sudah digantung Cila.


David mengernyit bingung melihat rumahnya sudah rapi dan bersih beda dengan sebelum nya.


Cila hanya diam menunduk di ambang pintu.


David mengela nafas lelah dan keluar ke kamar mandi.


Setelah bunyi kamar mandi tertutup,Cila mengusap dadanya pelan dan berusaha tenang.


Perasaannya kembali tersakiti,meski David sudah memberitau sebelum nya,dirinya tak boleh berharap lebih.


Cila memejamkan mata nya sejenak menenangkan hatinya.


Malam pun tiba,Cila berkutat didapur,bingung sendiri melihat tak ada bahan apapun disana.


David masih didalam kamar ntah apa yang dilakukan pria itu,Cila tak berani mengintip takut David semakin membenci nya.


Cila merogeh celananya dan menemukan uang 5000 disana.


" Untung beras ada " Gumam Cila mengusap dadanya lega.


Gadis itu memasak beras dengan rice cooker dan keluar rumah mencari warung membeli telur.


Cila tau ada 2 bungkusan hitam di meja,tapi Cila tak berani membukanya tanpa seizin Davit,meski pria itu menjadi suami nya.


Dengan hati riang,Cila membawa pulang 2 butir telur dan penyedap rasa.


Karna dirinya belum makan apapun siang tadi,dan lagi2 Cila memikirkan perut suami nya yang sudah makan atau belum Cila pun tak tau.


Dengan bahan yang ada gadis itu memasak telur dadar sederhana dengan nasi panas.


" Mas,ayo makan " Kata Cila mengintip David yang di dalam kamar.


David yang sedang menghitung uang untuk membayar hutang pun menjadi kelagapan dan menaruh uang itu kembali dompet nya.


Cila kembali menunduk melihat keterkejutan David melihat nya.


Pria itu bangkit dan menuju Dapur tanpa menghiraukan Cila.


" Ini Mas,silahkan dimakan,aku ngak masak banyak soalnya bahan2 kita ngak ada " Kata Cila tersenyum getir.


Deg..

__ADS_1


David terkejut melihat telur goreng Cila itu.


Brakkkk...


David menggebrak meja dengan nafas memburu.


Deg...


Cila terkejut dan langsung ketakutan.


" Kekenapa Mas ? Tanya Cila takut.


" Kamu ngak liat ini apa !! aku udah rela beliin kamu ini kamu malah masak telur dadar !." Bentak David mengambil bungkusan di meja.


Deg..


Cila terkejut dan langsung menangis.


" Mmafin aku Mas,akku ngak tau itu untuk aku,kamu ngak bilang tadi " Kata Cila terisak.


David menghela nafas dan mengusap wajahnya,ntah mengapa melihat wajah Cila saja membuatnya emosi.


" Udah lah jangan nangis,lain kali liat dulu apa yang aku bawa pulang kerumah ini " Kata David sabar.


Cila masih terisak ketakutan dengan bentakan pria itu.


David menyadar kesalahannya karna tak menjelaskan kepada Cila tadi bahwa dia sudah membeli lauk.


" Ayo dimakan,mubazir " Kata David pelan membuka bungkusan itu dan memberinya kepada Cila.


Cila masih menangis takut.


" Sudah maaf aku ngak sengaja tadi " Kata David merasa bersalah.


Isakan masih terdengar meski Cila sudah berhenti menangis.


" Ini Mas " Kata Cila menyerahkan soto hangat itu di depan David.


" Makanlah " Kata David menggeser mangkuk itu ditengah2 mereka.


Cila mengangguk dan duduk tenang sambil menyuapi nasi kemulut nya.


David merasa iba melihat Cila makan dengan lahap.


" Apa siang tadi kamu sudah makan ? Tanya David pelan disela makannya.


Cila menggeleng jujur.


" Ya Tuhan " Pekik David merasa bersalah.


" Nanti aku beri uang belanja " Kata David tegas.


Cila tersenyum lembut.


" Itu apa Mas.? Tanya Cila menunjuk plastik besar hitam.


" Diberi Bos aku tadi,katanya hadiah pernikahan " Kata David bangkit dari duduk nya,sambil membawa piring bekas makan.


" Biar aku aja " Kata Cila merebut piring itu dari suami nya.


David mengangguk dan berlalu dari sana.


" Buka saja dan lihat isinya " Pekik David dari ruang tamu.

__ADS_1


Cila tersenyum girang dan makan dengan lahap.


David sengaja membeli sate banyak agar Cila makan lahap.


Cila yang juga menyukai sate itu pun tanpa ragu memakannya hingga habis,karna sudah diancam David jangan mubazir.


Setelah makan Cila membuka plastik besar yang dibawa suami nya tadi.


" Wah " Pekik Cila girang melihat banyak kebutuhan pokok disana..


Ada gula,susu,kopi,bahan2 kue,coklat batangan,dan kotak persegi.


" Ini apa ya ?? Gumam Cila heran.


Perempuan itu mengintip sang suami,terlihat David duduk di depan teras dengan menyesap rokok nya.


" Buka aja ah dari pada penasaran " Gumam Cila membuka kotak itu perlahan.


Deg..


" Apa ini ?? Gumam Cila terkejut melihat kain yang sangat tipis seperti jaring2 kecil.


" Wah ada kartu namanya " Pekik Cila lagi dan membuka kartu itu.


"Satisfy your husband with this lingerie 💪"


( Puaskan suami mu dengan lingerie ini 💪 )


" Oh my Godd " Pekik Cila kaget dan langsung menyembunyikan kotak itu.


" Astaga yang benar saja " Kata Cila tak percaya.


Gadis itu masuk kekamar dan menyembunyikan kotak itu di kopernya.


" Untung ngak diliat Mas David tadi " Kata Cila mengusap dadanya aman.


Gadis itu kembali lagi kedapur menyimpan semua pemberian bos suami nya itu agar tak dikeremuni semut.


David diam menatap langit yang gelap,ntah apa yang dipikirkan pria itu.


" Oh Tuhan aku tak bisa terus seperti ini,kenapa susah sekali menerima kehadiran gadis itu " Gumam David lirih mengusap wajah nya.


" Kenapa setiap kali aku melihat Cila bawaan nya selalu malas dan marah,padahal Cila tak melakukan kesalahan apapun " Lanjut David lagi


Sudah 2 batang rokok habis di sesapnya,itu artinya David memang sedikit setres.


Tanpa David sadari Cila mendengar gumaman pria itu saat dirinya ingin menutup tabir jendela.


Cila mematung bersembunyi disana dengan memegang dadanya sesak.


Baru saja dirinya senang,David menyahuti pertanyaannya tadi dan meminta maaf sudah membentak nya,kin hati gadis itu kembali terluka mendengar curhatan isi hati suami nya.


" Maafkan aku Mas,maafkan kehadiran ku yang membuatmu semakin terpuruk " Gumam Cila lirih menatap nanar punggung suaminya.


Gadis itu memukul dadanya kuat,supaya rasa sesak itu hilang dari tubuhnya,tapi semakin Cila berusaha melupakan rasa sakit itu kian menerjang nya semakin dalam.


" Apa aku sangat buruk ? Tanya Cila kepada dirinya sendiri.


Gadis itu berjalan menunduk ke kamar menenangkan hatiya.


Selamat malam guysss....


Jangan lupa VOTE,LIKE,COMENT YA

__ADS_1


__ADS_2