
Makin malam suasana makin ramai.
Para pemuda pemudi berkumpul disana menikmati malam mingguan.
Daniel masih duduk sendirian dengan beberapa botol bir.
Pria itu tak memesan kopi lagi karna sudah beda jalur.
" Jadi ini yg sering mereka lakukan ?" Gumam Daniel melihat sekitar.
Lelaki itu tak pernah bermain ke club jadi Daniel tidak tau situasi diluar sana.
ini pertama kalinya ia datang ke tempat remang2 karna memang Daniel bukan tipe pria yg suka hiburan.
Beberapa orang keluar dari ruangan yg dari tadi Daniel perhatikan.
Terlihat seorang gadis berjalan sempoyongan bersama teman pria nya.
Keduanya menuju tengah ball room yg ramai.
" Apa yg mereka lakukan ?" Gumam Daniel pelan.
Lelaki itu bangkit dari duduknya dan melihat lebih jelas.
Dibawah sinar lampu kerlap kerlip dan musik Dj yg memekakkan telinga,pria polos itu mendapati pasangan tadi asik berdansa disana.
" Astaga,ini tidak benar " Gumam Daniel pelan.
Daniel diam lagi,dimeja2 lain beberapa orang merokok dengan santai dan menghembuskan asapnya ke atap mereka bahkan ke lawan jenis.
Daniel mundur dan kembali ke mejanya,lelaki itu masih sangat sadar meski sudah beberapa teguk meminum bir.
Daniel melihat jam sudah menunjukkan pukul 11.30 malam.
" Apa Angel tidak pulang ?" Gumam Daniel pelan.
Lelaki itu sedikit khawatir,bagaimana tidak Angel merupakan anak teman sekaligus rekan kerjanya.
" Apa aku samperin aja ya ?" Gumam Daniel ragu.
Suasana makin hiruk pikuk teriakan kegirangan pun terdengar seolah terhipnotis oleh keadaan sekitar.
" Ini gak bisa dibiarin " Gumam Daniel tak tenang.
Pria itu bangkit dari duduknya dan mendekati ruangan.
Daniel mengintip sedikit dan alangkah terkejutnya pria itu melihat sekumpulan anak muda sedang pesta didalam ruangan tersebut.
" Astaga Angel " Ucap Daniel terbelalak.
Tanpa tunggu lama Daniel langsung membuka pintu dan membuat terkejut para penghuninya.
" Siapa lo ?" Tanya seorang pria langsung bangun.
Daniel diam memperhatikan para pemuda pemudi tersebut hingga maniknya menangkap satu gadis yg sedang asik sendiri memasukkan kue kedalam gelas minum.
" Ya ampun Angel " Gumam Daniel menggeleng pelan.
" eh lo siapa ?" tanya pria tadi belum menerima jawaban.
" Angel " Panggil Daniel.
Angel yg dipanggil pun mendongak dan mengernyit.
" Om Daniel " ucap Angel pelan.
" Lo kenal Ngel ?" tanya teman wanita Angel terkejut.
Angel tersenyum kecil dan kembali memasukkan kue tar tersebut kedalam gelasnya.
Daniel mendekat dan menarik tangan gadis itu.
" Eehhh " ucap Angel kaget.
" Ayo pulang !" kata Daniel tegas.
" Hah pulang ? Gak ah " kata Angel menarik tangannya.
__ADS_1
" Pulang Ngel,Papa mu telfon " kata Daniel asal.
" Hehee Om bohong yaa " Kata Angel terkekeh.
Daniel diam,pria itu memang sedang berbohong untuk membuat Angel takut.
" Papa sama Mama lagi honeymoon,jadi gak mungkin telfon hehe " Kata Angel sedikt oleng.
" What ?" Pekik Daniel kaget.
" Hahaha beneran Ngel ? Wah2 bakal punya adik lagi lo " Celetuk teman Angel langsung ngakak.
Angel diam memutar mata.
" Kamu mabuk ya ?" tanya Daniel menyelisik.
" Nggak " jawab Angel menegakkan tubuhnya.
" Kalian kasih apa sama Angel ?" tanya Daniel tajam.
" Gak ada kasih apa2 " Jawab Mereka serempak.
Daniel mendekati Angel dan menaruh telunjuknya di hidung gadis itu.
Benar saja deru nafas Angel sedikit cepat dari normalnya.
" Ini sudah mabuk " Batin Daniel tak percaya.
" Om kenapa disini ? Gak urusin kucing ?" tanya Angel polos.
Daniel diam tak menjawab.
" Sana Om urusin kucing aja,kasihan mereka belum dikasih makan hehe " Kata Angel makin ngelantur.
Daniel melihat sekitar dan maniknya tertuju pada gelas didepan Angel.
Pria itu mengangkatnya dan memperhatikan isi dalam.
Terlihat serbuk2 yg belum menyatu dengan air disana.
" Apa ?" tanya pria disamping Angel terkejut.
" Siapa yg menaruh serbuk ini ke minuman Angel ?" Tanya Daniel lagi.
" Om apaan sih " kata Angel menarik gelasnya.
Daniel mengibas tangan Angel dan Praaaanggggg....
Gelas itu langsung pecah menghantam lantai.
Beberapa orang langsung berdiri,wanita dengan selempang bertulis bride terlihat kesal dengan pria tersebut.
" Eh kalo Om gak ada urusan,jangan ganggu kita !" kata gadis itu emosi.
" Kamu yg punya acara ?" tanya Daniel menatap gadis itu tajam.
" Iya,ini acara bride aku " Jawab gadis itu emosi.
Daniel melihat Angel,gadis itu hanya diam menatap dirinya dengan kosong.
" Angel pulang !" kata Daniel tegas.
Angel diam membatu.
Daniel mengambil hapenya dan menelfon Prito.
Berdering...
Lelaki itu menunggu jawaban tapi belum diangkat.
" ck mana dia ?" Gumam Daniel kesal.
Tutttt.....
Panggilan terus terhubung tapi belum ada tanda2 akan diangkat.
Pintu ruangan tiba2 terbuka,nampaklah 2 orang yg Daniel lihat tadi berjalan sempoyongan dengan keringat membasahi badan mereka.
__ADS_1
Lelaki itu menjatuhkan diri disamping Angel dan mengendus pundak gadis tersebut.
Sontak Daniel terkejut begitupun Angel yg mendorong lelaki itu.
" Lo apaan sih " kata Angel tak suka.
" Sok jual mahal lo Ngel " ucap lelaki itu menegakkan dirinya.
Pria itu bangun dan berdiri dengan sempoyongan.
Daniel masih diam memperhatikan.
" Aku mau pulang " ucap Angel ikut bangun dari duduknya.
" Yahhh Njel,nanti lah acaranya belum selesai " Kata seorang gadis terkejut.
" Kepala aku udah pusing " Jawab Angel mengambil tasnya dimeja.
" Lo kan tidur dirumah gue,masa mau pulang sekarang sih " Kata teman Angel kesal.
Angel tak perduli,gadis itu mendekati Daniel dan mengalungkan tangannya dilengan pria itu.
" Ayo Om pulang " Ucap Angel pelan.
Daniel mengangguk,pria itu memapah Angel keluar dari ruangan.
Dentuman musik semakin menjadi,beberapa orang sudah teler dan terbaring disofa panjang bersama dengan warga lainnya.
" Ck kamu kesini bahaya tau Njel " ucap Daniel menutup gadis itu sebisa mungkin.
Angel diam tak menjawab.
" Awas hati2 " ucap Daniel saat beberapa pria ingin menerobos mereka.
Angel mengalungkan tangannya dipinggang lelaki itu membuat Daniel terbelalak.
" Tolong Om,aku takut " Ucap Angel menatap Daniel nanar..
" Huh kamu ini " Cibir Daniel.
Pria itu memegang pundak Angel dan membawa gadis itu keluar.
Setelah tiba didepan,Daniel bisa menghela nafas lega.
Keringat bercucuran didahinya menerjang berbagai anak manusia tadi.
Pria itu melihat jam dan menghela nafas panjang..
" Pulang kemana kamu ?" tanya Daniel melepas gadis tersebut.
" Em aku gak mau pulang kerumah Om " Jawab Angel meremas kepalanya yg mulai sakit.
" Kamu mabuk Jel " kata Daniel kesal.
Angel mengangguk,kewarasannya masih ada tapi gadis itu sulit mengontrol diri.
" Terus mau kemana ? Hotel ?" tanya Daniel lagi.
" Aku takut tidur sendiri " Jawab Angel mengkrucut.
" Biasanya tidur sama siapa ?" tanya Daniel gemas.
" Sama Jack " Jawab Angel polos.
" Adik kamu yg laki itu ?" tanya Daniel mengingat.
Angel mengangguk pelan.
" Astaga,badan aja gede nyalinya ternyta ciutt " Cibir Daniel.
" Aku sama Om aja " Kata Angel merapikan rambutnya.
" Hah " Pekik Daniel terbelalak.
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1