Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Sarapan


__ADS_3

Kedua pria itu dikepung oleh anak buah Reno.


Pertarungan terlihat sengit dengan korban tetap berada diatas pohon.


Darah terus berjatuhan dari tubuhnya bekas tembakan yg cukup fatal.


" Cepat tolong Angel !" Ucap Reno tegas kepada anak buahnya yg diam saja.


" Maaf Bos,kita tidak bisa gegabah,nyawa Nona terancam jika kita salah langkah " Jawab kepala Bodyguard sedikit berbisik.


" Angel terluka,apa kalian buta ?" tanya Reno kesal.


" Tenang Pak,kita harus berhati2 mereka memegang senjata yg bisa kapan saja melukai Angel lagi " Kata Romi membujuk.


" **** !" Umpat Reno emosi.


Pria tua itu maju kedepan dan melihat kedua penculik cucunya.


" Apa yg kalian inginkan ?" tanya Reno bersikap tenang.


" Kami inginkan ?" Tanya penculik itu.


" Ya ! kenapa kalian menculik cucu ku ?" tanya Reno geram.


" Awalnya ini hanya perintah,tapi berhubung orang yg memerintah kami lepas tangan jadi kami lanjutkan " Jawab Penculik 1 tenang.


" Siapa yg suruh ?" Tanya Prito emosi.


" Tidak tau " jawab Penculik 1 melihat Prito.


" Sialan !" Umpat Prito emosi.


Pria itu terlihat tak tenang,Angel dalam bahaya sedangkan dirinya tak bisa berbuat apa2.


" Angel sayang,kamu gak papa Nak ?" Tanya Prito khwatir.


" Papa lihat aku baik apa Gak ?" Tanya Angel kesal.


Glek....


Prito menelan ludah kasar,semua orang yg berada disana juga terkejut dengan jwaban Angel yg ketus.


" Hehe iya kamu gak baik " Kata Prito mengkrucut.


" Tolongin napa Paa,sakit ini tangan aku berdarah terus " kata Angel ingin menangis.


" Iya sayang,kamu yg sabar ya " kata Prito melemah.


Daniel diam,pria itu cukup takjub dengan putri temannya tersebut yģ masih sempat2nya marah kepada Prito.


" Hehe Kak Angel lucu ya Kek " Kata Suci terkekeh geli.


" Shuuttt " Kata Romi memberi peringatan kepada cucunya yg masih sempat tertawa.


Suci langsung diam dan bersembunyi dibelakang Romi.


" Jadi apa yg kalian inginkan ?" tanya Prito.


" Ntah lah,banyak yg kami inginkan " Jawab penculik t3rkekeh.


" maksud kalian ?" tanya Prito mengernyit.


" Berapa banyak yg kalian butuhkan ?" tanya Reno menyela.


" Kami sudah menerima banyak Uang " Jawab penculik.


" Lalu kenapa kalian menculik lagi kalo duit sudah banyak ?" tanya Reno gemas.


" Kami disuruh menyiksa gadis ini " Jawab penculik 1 tersenyum.


" Apa !" Pekik Angel terbelalak.


" Eh Om,aku gak ada salah ya sama kalian,kenapa kalian mau siksa aku ?" Tanya Angel emosi.


Daniel kembali melongo dengan keberanian gadis itu.


Penculik 1 dan 2 tak menjawab.


" Dimana Aktam dan Bara ?" tanya Reno disela Cucunya marah2 kepada penculik.


" Mereka akan tiba sebentar lagi " Jawab Bodyguard.


" Baiklah " Jawab Reno mengerti.


" Om gak tau apa menculik itu Dosa Om,apalagi gadis cantik gak bersalah kayak aku " kata Angel emosi jiwa.


" Lihat gadis ini sangat berisik " kata Penculik kepada Prito.


Prito diam,pria itu sungguh tak menyangka anaknya masih sempat nyerocos panjang lebar dengan lengan terluka.

__ADS_1


" Lepaskan anak kami jika kalian ingin selamat " Ucap Reno tenang.


" Tidak semudah itu Tuan " Balas penculik.


" Kalian salah orang !" kata Daniel terlihat menahan emosi.


" Hahah ya,makanya kami tidak mau mati konyol " Kata penculik terkekeh.


" Maksud kalian ?" tanya Daniel mengernyit.


" Kalian masuk jebakan " Jawab penculik 2 terkekeh.


Deg...


Daniel seketika melotot sempurna,Prito dan Reno mengernyit bingung dengan apa yg diucapkan kedua pria tersebut.


" Korban sebenarnya kalian lepaskan " kata penculik 1 terkekeh.


" Hani " Ucap Daniel pelan.


" Gadis itu ?" tanya Prito terkejut.


" Iya,mereka menculik Hani dan mengelabui kita " Jawab Daniel mulai mengerti.


Dor....


Tembakan terdengar nyaring dan Greb....


Seekor jaguar hitam legam mendarat sempurna ditengah orang2 tersebut.


Semua orang melihat kearah suara dan terkejut melihat Aktam dan Bara muncul dari arah yg tak diketahui.


" Lepaskan senjata kalian !" Titah Aktam tegas dengan pistol mematikannya.


" **** !" Umpat penculik 1 terkepung.


" Kalian juga dijebak " Kata Reno maju kedepan dengan gaya estetiknya.


" Kenapa mereka ramai sekali ?" tanya Penculik 2 heran.


" Roaaaarrr.....


Jaguar kesayangan Reno mulai menampakkan taring2 emas yg berkilauan.


Hewan besar itu mulai mengendus dan menatap Penculik 1 & 2 dengan mata tajamnya.


" bukan Anjing " Celetuk Romi.


" Terus itu apa Kek ? lihat ototnya keren " Kata Suci takjub.


Romi menggeleng pelan,sejak ada Suci ia kini bicara banyak berbanding terbalik dengan dirinya yg dulu begitu irit bicara dan malas menjelaskan hal2 kecil.


Suci terus mengintip dan bersembunyi membuat tubuh Romi terombang ambing kesana kemari.


" Njel turun !" Titah Bara kepada sang ponaan.


" Gak bisa Paman,tangan aku ditembak " Jawab Angel sedih.


" Astaga " kata Bara terkejut.


Aktam melihat luka Angel dan terbelalak.


" Sialan ! beraninya kalian !" Bentak Aktam emosi.


Kedua penculik mulai pucat,mereka tak bisa lari kemana pun.


" Black !" Panggil Reno kepada hewan kesayangannya.


Anjing besar itu langsung berdiri dan seolah siap dengan perintah sang tuan.


Kedua penculik mulai mundur,Bara yg melihat pergerakan akan kabur langsung melayangkan tembakan.


Dorrr....


Sasaran pun tepat !


Kaki salah satu penculik ditembak oleh Pria bercucu tersebut.


" Aakhhhh " pekik penculik 1 kesakitan dan jatuh ke tanah.


" Hajar mereka Black !" Teriak Suci heboh.


" Ehhh " pekik Romi terkejut dengan suara cempreng cucunya yg memprovokasi.


" Suci !" tegur Romi melototkan matanya.


" Bawa Suci pergi " Titah Reno tegas kepada salah satu bodyguard.


" Siap Tuan " Balas Bodyguard mengerti.

__ADS_1


" Ayo Nona " Ajak bodyguard sopan.


" Mau kemana Om ? disini aja seru " Balas Suci.


" Nona tidak akan bisa tidur satu tahun jika berada disini " Jawab Bodyguard tenang.


" Kenapa ? tiap malam aku tidur nyenyak Om " Balas Suci.


Bodyguard terkekeh dan minta izin kepada Romi dengan kedipan mata.


Romi mengizinkan cucunya dibawa daripada nanti pulang kerumah dapat masalah.


Gadis itu pun dibawa paksa.


Suasana kembali mencekam,Angel masih berada diatas pohon karna hampir kehabisan darah.


" Ampun Pak " ucap penculik 2 ketakutan dengan aura membunuh orang2 didepannya.


" Siapa yg menyuruh kalian ?" Tanya Reno tenang.


Penculik 2 diam begitupun penculik 1 yg masih kesakitan.


" Siapa !!" Bentak Reno memaksa.


" I tu tu Pak " jawab penculik 2 gugup.


" Siapa ?" Tanya Aktam melototkan matanya.


" An nu Pak " Jawab penculik 2 gemeteran


" Gigit aja Black,kelamaan " kata Bara jengah.


" Ee eh jangan Pak " kata penculik 2 makin takut.


" Makanya jawab " Kata Reno tegas.


" An u Pak itu Pak,mereka mengincar gadis pria ini " kata Penculik 2 menunjuk Daniel.


" Kenapa ?" Tanya Daniel menahan emosi.


" I is t ri nya Bapak ini kemarin ddendam " Jawab penculik 2 begitu ketakutan.


Daniel tersentak dan memejamkan mata sejenak.


" Ka kami kira gadis diatas pohon itu gadis yg dimaksud karna dia keluar dari apartemen "


" Jadi salah tangkap begitu ?" tanya Aktam.


" I iya Pak " Jawab Penculik 2 menunduk.


Semua orang terdiam,Daniel begitu frustasi hingga mengambil pistol Prito.


" Ehh Niel " Kata Prito terkjut.


Dorrr.....


Tanpa babibu Daniel langsung menembak penculik 2 dan satu bergantian dan secara bersamaan juga Angel jatuh pingsan dari batang.


" Angelllllll " Teriak Prito terbelalak.


Daniel langsung berlari menjauh karna ada satu nyawa lagi yg sedang terancam saat ini.


" Dimana gadis itu ?" tanya Aktam menarik kerah baju penculik 1 yg masih sadar.


" Saya gak tau " Jawab penculik 1 lemah.


" Blackkk !" Panggil Aktam kepada hewannya.


" Ja janhan Pak,saya gak mau dimakan sama hewan itu " kata penculik 1 ketakutan.


" Cepat jawab ! ini sudah siang dan Blacky belum sarapan !" kata Aktam tajam.


" Di di tem p..." Kata penculik 1 tak fokus karna kakinya yg berdarah mulai dijilati oleh Jaguar yg kehausan.


" Cepat !" Kata Aktam ngeri2 sedap dengan Black yg mulai gemas.


" Rumah istrinya " Jawab Penculik 1 pasrah.


Aktam langsung melepas pria itu dan Bara menjauhkan Black yg tersenyum smirk melihat mangsanya.


" Jangan Black,kita beli nasi padang aja nanti " kaga Bara menyeret Jaguar hitam itu menjauh.


Penculik 2 langsung menarik kakinya merasa begitu trauma.


The Genk Reno langsung pergi dari lokasi.


❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2