Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Ngidam


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian,kondisi kehamilan Laura semakin membesar,wanita itu menjaga bayinya dengan sangat hati2.


Laura juga banyak mendapat petuah dari sang Mama dan Nenek yang khawatir dengan calon cucu mereka.


Seperti malam ini Cila dibuat sakit kepala dengan permintaan putrinya.


Bukan hanya Cila bahkan 1 rumah dibuat gemas oleh keinginan wanita hamil itu.


" Ma cepetan " Rengek Laura bergelayutan manja.


" Aduhh kamu adà2 aja deh,masa iya nyuruh Hani buat nangkap ayam malam2 " Gerutu Cila sambil menggaruk bokongnya.


" Kasihan Hani sayang,biar aku aja ya yang tangkap " Kata Justin memelas.


" Gak mau,anak kamu maunya Hani yang tangkap " Jawab Laura ingin merajuk.


" Aduhh mana udah tengah malam,Hani juga pasti dah tidur " Kata Cila tak tega.


" cepetan Mama " Rengek Laura hampir menangis.


" Iya2 " Jawab Cila pasrah.


Laura tersenyum cerah dan berjalan menuju ruang tamu.


Pasangan itu datang kerumah Cila malam2 hanya untuk meminta Hani menangkap Ayam untuk digoreng besok,Cila yang tadinya sudah tidur dibuat terbangun oleh keinginan aneh putrinya.


" Padahal besok kan bisa nangkapnya,kenapa harus malam ini sih " Gerutu Cila didepan pintu kamar Hani.


" Mama " Tegur Laura melihat Cila masih mendumel sendiri.


" huh demi cucu gak papa lah " kata Cila menghela nafas lelah.


Wanita itu pun mengetuk pintu kamar Hani,semua diam menunggu.


Justin menguap lebar dengan tangan di dagu.


Lelaki itu sangat kelelahan dan malam ini Laura malah menambah rasa lelahnya tapi lelaki itu tak bisa menolak karna itu keinginan sang anak.


" Haniii " panggil Cila seraya mengetuk pintu lagi.


" yang kenceng ma " Tegur Laura tak sabaran.


" Dia lagi tidur Laura " Jawab Cila mengembangkan hidung.


Laura kembali diam seraya mengusap perut buncitnya.


" Bes..


" Sekarang !" Potong Laura cepat saat Justin ingin bersuara.


Lelaki tampan itu menghela nafas dan memejamkan matanya kesal.


Laura bersedekap dada,dirinya juga bingung kenapa malam ini ia merasa sangat rusuh biasanya jam segini Laura sudah dialam mimpi jika tak dijahili Justin.


" Han...


Ceklek..


Pintu kamar sebelah terbuka,keluarlah Vero dengan wajah sembabnya ditambah mata sipit mengantuk.


" Kenapa Ma teriak2 ?" tanya Vero mengusap wajahnya.


" Ehh kok kamu yang bangun ?" tanya Cila kaget.


" Ck,suara cempreng Mama bikin telinga aku sakit " Jawab Vero kesal.


" Eh nih anak " kata Cila melotot.


Vero berjalan keluar dan kaget melihat Kakak dan iparnya duduk didepan memandang mereka.


" Kok ada disini ?" tanya Vero bingung.


Justin menunjuk Laura dengan mulutnya.


" Ada apa Kak ?" Tanya Vero heran.


" Mau nangkap ayam " jawab Laura santai.


" Hah nangkap ayam ?" tanya Vero kaget.


Laura mengangguk.


Ceklek....

__ADS_1


Pintu kamar Hani terbuka,keluar lah seorang gadis mengenakan mukena putih.


" Ehhhh " Semua orang kaget melihat gadis itu tertutupi kain putih.


" Ada apa Ma ?" tanya Hani kebingungan.


" Oh Hani kesini " Kata Laura melambaikan tangan.


Hani melihat Cila,wanita dewasa itu mengangguk.


Hani pun mendekati Laura yang duduk manis di sofa.


" Kenapa Kak ?" tanya Hani sopan.


" Em,anu Hani em " Kata Laura bingung.


Laura melirik Justin,terlihat lelaki itu memejamkan mata tanda tidak mau membantu karna tak enak hati..


" Laura minta kamu nangkap Ayam " Celetuk Cila gemas melihat Laura malah diam.


" Hah " Pekik Hani kaget.


" Hehe tolong dong Hani,Kakak lagi pengen makan ayam " Kata Laura menarik tangan gadis itu.


" Tapi Kak aku gak bisa nangkap ayam " Kata Hani syok.


" Bisa,kan ayamnya lagi tidur " Kata Laura memelas.


" Jangan bilang kalo nangkapnya malam ini ?" Tanya Hani merinding.


Laura mengangguk.


Hani melotot kaget dan melihat Vero,terlihat lelaki itu hanya diam dengan wajah pasrah.


" Yang bener aja Kak " Kata Hani menelan ludah kasar.


" Anak Kakak yang mau " Kata Laura sedih.


" Udah tangkap aja Hani ntar anak Abang ngambek kalo gak diturutin " Kata Justin dengan mata tertutup.


Hani melihat perut Laura,lalu menelan ludah kasar.


" Gimana ini Ma ? aku gak bisa nangkap ayam " Kata Hani minta tolong ke Cila.


" Mau ya,gak banyak kok cuma 1 " Kata Laura tersenyum malu.


" Cuma nangkap doang kan ?" Tanya Hani ngeri.


" Hm,abis itu kamu bisa lanjutin tidur " Jawab Laura tersenyum cerah.


Hani mengangguk setuju,mereka pun ramai2 mendekati kandang Ayam Cila.


Bau menyengat mulai tercium,Vero merinding melihat Hani dipasangkan Serter diatas kepala oleh Cila.


" Dah sana masuk " kata Cila ingin menjahili Hani.


" Ihh gak mau sendirian " kata Hani menarik baju Cila.


" Gak papa gak hantunya " kata Cila mengulum senyum.


" Gak mau Mama nanti aku dipatuk " kata Hani mengkrucut.


" Jangan aneh2 deh Ma " kata Vero gemas.


" Ck,iya takut banget sih " Kata Cila malas.


Vero mendekati Hani dan memegang bahu gadis itu.


" Semangat sayang,tangkap yang paling gede " Kata Vero terkekeh.


" Haist,kamu mah bukannya bantuin malah ledekin aku " Gerutu Hani kesal.


Vero terkikik dan mulai membuka gerbang kedunia lain.


" Ayo cepetan " Ajak Cila menarik tangan Hani.


Gadis itu menarik nafas melihat kearah Laura yang tersenyum manis kearahnya.


Hani pun masuk kedalam ditemani Cila,suara gaduh pun terdengar.


" Mama aaaaaaaaa " Pekik Hani ketakutan saat kakinya menginjak sesuatu.


" stt diem,nanti ayamnya kabur " Kata Cila menaruh telunjuk dibibir.

__ADS_1


" Ihhh bau banget " Kata Hani menutup hidung.


" Bau uang ini,udah diem aja " Sahut Cila gemas.


" Uang apanya,ini tai ayam Ma " Cicit Hani merinding.


Cila berjalan hati2 dan membuka salah satu pintu.


" Hm yang mana ya ?" gumam Cila bimbang.


Semua anak didiknya montok2,tapi Cila bingung karna sebagian dari mereka sedang bertelur.


" Ma cepetan " Kata Hani tak sabaran.


" Iya ini Mama lagi pilih2 " Jawab Cila.


Hani menunggu seraya mengangkat tinggi celananya,jika siang hari gadis itu tak takut masuk sendirian tapi beda hal jika hari sudah malam apalagi tak ada penerangan sama sekali.


" Ma itu putih2 apa ?" tanya Hani melihat keatas kandang melihat bayang putih.


" Karung " jawab Cila asal.


" Masa sih Ma,kenapa diatas genteng ?" tanya Hani bingung.


Cila tak menjawab,wanita itu terus menyelisik satu persatu.


" Hm mending si Black aja kali ya di sembelih " Gumam Cila melihat ayam hitam yang melihat kearah mereka.


" Terserah Ma,yang penting ayam " Jawab Hani gemas.


Cila mengangguk,wanita itu pun mendekati si ayam jago,saat wanita itu ingin menangkap sontak si Black menghambur tak ingin disentuh.


Kokokokookikkkk....


Suara Black melengking minta tolong.


" Mama " pekik Hani ketakutan.


" Tangkap Hani " Titah Cila tegas.


" Gimana nangkapnya dia lari " kata Hani meloncat2 takut black bersembunyi dikakinya.


" Aduhhh,itu udah deket langsung tangkap !" kata Cila kesal.


Hani mengulung lengan bajunya dan mengendap2 mendekati si Black yang seolah menantang.


" Sini ganteng,jangan takut aku gak makan kok " kata Hani membujuk.


Black menyelisik seolah mencari kebenaran disana.


" Aduh kelamaan " kata Cila gemas melihat Hani malah tawar menawar dengan Black.


Dengan sekali hap,Black pun langsung mendapat pelukan hangat dari Cila.


Seketika Black kembali berteriak ingin dilepaskan.


" cup cup sayang,jangan nangis cuma digoreng kok " kata Cila membujuk Black agar diam.


Black semakin panik mendengar wanita itu ingin menggorengnya.


Hani langsung berlari keluar diikuti Cila dengan senyum merekah.


" Waahh dapat " Pekik Laura meloncat kegirangan membuat Justin yang tadinya merem langsung melotot.


" Hehe sorry Kak,kebablasan " Kata Laura cengengesan kepada Justin.


Pria itu mendengus dan berjalan masuk kerumah.


Di ambang pintu David baru keluar,pria itu terlihat kebingungan melihat suasana ramai2 dirumahnya.


" Ada apa ini ?" tanya David menguap lebar.


" Udah Pa,live streamingnya udah habis,mending lanjutin mimpi " Kata Justin terkekeh.


" oh dah habis ya ?" tanya David polos.


Justin mengangguk,David pun kembali berjalan masuk seraya menggaruk2 punggungnya yang terasa gatal.


Pria itu tidak tau bahwa istrinya menjadi penangkap jitu malam ini.


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya

__ADS_1


__ADS_2