Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Lagi


__ADS_3

Saat Cila pulang krumah,perempuan itu mengernyit heran melihat motor sang suami sudah terparkir didepan teras..


" Wah suami ku dah pulang " Pekik Cila happy dan berlari masuk kedalam rumah.


" Suami kuuu " Pekik Cila heboh.


Perempuan itu celingak celinguk mencari pria yang dia cari,tapi tak ada tanda2 David ada dirumah.


" Mamas ku mana ya ?" Gumam Cila heran.


Perempuan itu menaruh sayur di kulkas dan berjalan keluar.


Saat Cila membuka pintu belakang,perempuan itu kaget melihat David dengan santai menyesap rokoknya disana.


" Eh kamu dah pulang " Kata David ikut terkejut.


Cila menatap tajam rokok ditangan suaminya,sudah lama sekali Cila tak melihat pria itu merokok tapi kali ini pemandangan itu kembali terulang.


" Cuma sebatang kok kembalian beli lauk tadi " Kata David cengengesan.


" Tumben nyesap itu lagi,ngak tertarik lagi sama aku ?" Tanya Cila penuh kode.


David langsung membuang putung rokok tinggal sedikit itu dengan cepat takut dengan kodean istrinya.


" Hehe udah,ngak ada lagi " Kata David cengengesan mengangkat tangannya.


Cila tersenyum penuh arti dan masuk kedalam rumah.


" Aku kira kamu ngak tertarik lagi " Kata Cila dengan wajah sengklek nya.


" Ya ngak dong Beb,aku masih tertarik banget sama kamu " Kata David manja.


" Kamu baru pulang ya ?" Tanya David merangkul Cila.


" Iya barusan,kamu kok pulang cepat ?" Tanya Cila heran.


" Iya,aku udah selesai kerjanya " Kata David tersenyum getir.


Pria itu bingung harus bagaimana memberitau Cila bahwa dirinya sudah tak bekerja lagi.


" Ya udah,aku mandi dulu ya " Kata Cila mencium gemas pipi David.


" Iya,barengan yuk " Ajak David tersenyum mesum.


" Pastii ada mau nya kan " Goda Cila.


David tersenyum malu dan mengangguk polos.


" Haha tenang aja,ntar malam aku kasih bonus " Kata Cila menepuk pelan pipi pria itu.


" Wah beneran nih ?" Tanya David semangat.


" Iya tapi sebelumnya kamu harus pijitin aku dulu "


" Oke Beb laksanakan " Kata David hormat.


Cila tertawa geli dan berjalan kekamar.


David tersenyum melihat istri nya yang sangat ceria meski masalah kian bertambah.


" Aku ngak yakin kamu masih mau melayani aku saat kamu tau aku ngak kerja lagi " Gumam David sedih.


Pria itu mengambil tas Cila dimeja dan menaruhnya di kamar.

__ADS_1


Malam pun tiba setelah selesai makan,Cila mulai berbaring seraya memainkan hpnya.


David terlihat gugup antara mau memberitahu atau tidak kepada perempuan itu.


" Kenapa Mas,sakit perut ?" Tanya Cila heran melihat David tak tenang.


" Ngak kok " Kata David tersenyum getir.


Cila kembali fokus ke hpnya,David masih memikirkan kata2 yang tepat untuk memberitau Cila.


Pria itu takut Cila kecewa dan tak mau menerimanya lagi.


Suara azan isya pun terdengar,mereka solat berjamaah seperti biasa.


" Ya TuhaƱ,mudahkan urusan ku,jika istriku tak bisa menerima kekurangan hamba,maka kuatkan lah hamba Tuhan untuk menerima semua takdir mu,amin " Batin David diakhir doanya.


" Mas ayo mulai " Ajak Cila semangat.


David tersenyum geli melihat Cila yang sudah sexy.


" Masih dini nih,maleman dikit lah " Kata David terkekeh pelan.


" Apaan sih kamu,pijitin aku Mas bukan main aye" Kata Cila kesal.


Tawa David seketika meledak melihat wajah absurd istrinya itu.


" Ya udah aku ganti sarung dulu " Kata David lembut.


" Jangan pake yang ada gambar spiderman ya aku ngak suka,batmen aja biar ada topengnya " Kata Cila tertawa.


David menggeleng pelan,istrinya itu sangatlah cerewet,padahal bukan dia yang beli melainkan mertuanya yang tak tanggung2 membeli banyak cd dan bokser untuk David,karna sekalian beli untuk Denis.


Kini Cila berbaring telentang dengan David yang mengurut tangannya.


" Beb " Panggil David pelan.


" Hmm " Gumam Cila memejamkan matanya.


" Jangan marah ya "


" Kenapa ?" Tanya Cila heran.


" Aku berenti kerja " Kata David jujur.


" Apa !!! " Pekik Cila kaget dan langsung bangung.


David menunduk takut melihat wajah Cila yang langsung berubah.


" Maksud kamu apa Mas ?"


" Aku dipecat,dan ini gaji terakhir " Kata David mengambil uang disaku celana yang dia pakai tadi.


Cila hanya diam saat David menyerahkan uang kepadanya.


" 300 ribu " Kata Cila pelan.


" Iya,itu dipotong karna kemarin aku cashbon " Kata Davif takut.


Cila menghela nafas berusaha tenang.


" Gimana bayar kontrakkan Mas,hutang,dan pengacara ?" Tanya Cila lesu.


" Aku bakal usaha,kamu tenang aja aku bakal cari kerja besok " Kata David cepat.

__ADS_1


Cila menatap suaminya berkaca kaca,dirinya sangat iba melihat pria itu.


" Maafkan aku Mas,aku belum bisa bantu kamu karna aku baru aja bayar gaji Siti beberapa hari " Kata Cila menunduk.


" Ngak papa Beb,kamu jangan sedih ini tanggung jawab aku,aku yang bakal usaha " Kata David menenangkan perempuan itu.


" Tapi besok ada Ayah dan Bunda kesini Mas "


" Iya aku tau,habis itu aku langsung cari kerja,jangan dipikirin lagi okey,ayo baring lagi biar aku pijitin " Kata David lembut.


Cila menggeleng,dan langsung menghambur memeluk pria itu.


" Aku sayang kamu Mas,jangan menyerah ya aku ngak bakalan tinggalin kamu " Kata Cila menangis memeluk erat suaminya.


" Terima kasih,aku akan berjuang untuk rumah tangga kita,aku bakal cari uang buat memanaskan dapur kita " Kata David tersenyum mengecup pelan kening Cila.


" Iya,aku juga akan usaha Mas "


Mereka berpelukan cukup lama dengan perasaan tak menentu.


David mencoba tenang agar istrinya tak khawatir,begitu pun dengan Cila yang berusaha ceria agar David tak merasa bersalah.


Mereka saling melengkapi dengan gaya masing2.


" Udah tidur yuk " Ajak David tersenyum.


" Ngak mau pemanasan dulu nih sebelum manasin dapur ?" Tanya Cila tersenyum mesum.


" Emang kamu mau ?" Tanya David kaget.


" Ya siapa yang mau menolak suami tampan ku ini " Gombal Cila mencolek dagu David.


Pria itu kembali bersemu dan sangat bersyukur Tuhan begitu baik kepadanya mempertemukan dia dengan perempuan se gesrek Cila.


" Ngak mau nih ?" Tanya Cila mengangkat alisnya.


" Ya mau lah,bikin adonan biar ngembang disini " Kata David menyentuh perut rata Cila.


Kini giliran Cila yang bersemu merah,dirinya pun sangat menantikan tangisan Bayi untuk meramaikan hidup mereka.


" Ya udah kuy mulai " Kata Cila tertawa.


David mengangguk.


" Em gimana ini ?" Tanya David bingung mau mulai dari mana.


" Ish,kamu mah kayak perjaka yang baru ketemu perawan aja " Kata Cila gemas.


David tertawa renyah dan menggeleng pelan dengan tingkah Cila yang sulit ditebak.


David mendekatkan kepalanya ke wajah perempuan itu,Cila tersenyum mengulum bibirnya kedalam.


" Buka dong Beb,gimana mau mulai coba kalo disembunyiin " Kata David kesal.


Cila tertawa terbahak melihat suaminya yang mulai tak tahan.


David bersemu merah karna malu,dan mendorong Cila berbaring.


Pria itu langsung menindih istrinya dan memulai semuanya dari nol.


" Awwh pelan2 Mas " Kata Cila mencengkram punggung David.


Pria itu masih menggempur istrinya dengan sabar,meski telinganya habis digigit Cila yang tak tahan jika sudah diambang batas.

__ADS_1


__ADS_2