Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Nasib Ditinggal Suami


__ADS_3

Malam harinya mereka semua berkumpul diruang makan rumah Beni.


3 bocah itu menginap dirumah Beni karna tanggung jika harus pulang.


" Ayo dimakan " Kata Denis menegur Ana.


" Hm iya Bang " Kata Ana lembut.


Cila dan Clara menatap malas bocah itu.


Beni tersenyum lembut kepada mereka,dan memulai acara makan nya.


" Iva mau ikan Nek " Kata Zaiva tak mau Sintia suapi ayam goreng.


" Ya udah,makan yang banyak ya " Kata Sintia lembut.


Zaiva mengangguk kecil.


Rendi tersenyum melihat anak nya makan dengan lahap.


Setelah makan malam Ana duduk di depan teras bersama 2 saudara nya,ketiga bocah itu terlihat sangat lesu menatap jalan yang sepi.


" Kok mukanya lemes ?" Tanya Rendi duduk disamping mereka.


" Iya Bang,sepi " Kata Aktam mendesah.


" Hm gimana kalo kita ke pasar malam aja,banyak mainan disana " Ajak Rendi.


" Pasar malam ? " Tanya Andrew bingung.


" Emang malam2 ada pasar ya Bang ? Tanya Aktam polos.


" Iya,banyak mainan mau ngak ? "


" Mau Bang,aku mau gulali " Kata Ana semangat.


" Ya udah,Abang siapin mobil dulu " Kata Rendi tersenyum.


" Yeeee asikk " Meraka ber3 bersorak girang.


Saat Rendi berbalik badan alangkah kaget nya pria itu melihat Zaiva berdiri bersedekap dada di depannya.


" Papa !! " Teriak Zaiva marah.


" iiya Nak " Jawab Rendi tiba2 gugup.


" Papa mau kmana ajak Abang ? Tanya Zaiva garang.


Rendi terkekeh pelan dan menggendong putri kecil nya itu.


" Papa mau ajak Abang jalan2,Iva mau ikut ? Tanya Rendi gemas..


" Ya mau lah,masak Iva udah cantik gini ngak diajakin jalan " Kata Zaiva kesal.


Rendi melihat penampilan anaknya,gadis itu menggunakan baju tidur yang baru Clara beli,tak ketinggalan jilbab panjang nya yang selalu betah Zaiva kenakan.


" Waaahhh cantik nya baju balu Zaiva " Goda Rendi menciumi pipi gadis itu.


" Iya dong Va,ini kan Mama yang beli pake duit Papa tapi hehe " Kata Zaiva cengengesan.


" Uhhh kalian selalu porotin Papa " Kata Rendi pura2 kesal.


Zaiva mengeratkan lagi pelukannya di leher pria itu.


Mereka masuk kedalam rumah,untuk siap2.


10 menit kemudian,mereka sudah rapi semua anggota keluarga ikut.


Beni sangat antusias untuk ikut bergabung,karna mereka sangat jarang keluar rumah untuk jalan2.


Cila sebenarnya sangat malas untuk pergi,gadis itu berencana akan menghabiskan waktu di dalam kamar dengan bertelponan dengan sang suami,tapi berkali kali Cila menelpon,David masih tak mengangkat panggilan.


" Udah lah Kak,ntar aja telepon bebeb nya mending kita cari bebeb baru " Kata Ana malas melihat Cila yang murung.


" Kakak khawatir,nanti Mas David kecantolan sama cewek kota " Kata Cila lesu.


" Ckckck segitu cinte nye ente seme deye " Ejek Ana.


Cila melempar bantal kearah gadis yang sedang bersisir itu.


Jeduggg....


Sasaran pun kena,Ana yang tak bisa menghindar pun terkena hantaman bantal kepala Cila.


" Aduuh Kakak ih,aku udah susah2 buat nyisir " Gerutu Ana merapikan lagi rambut pirang nya.


Ceklek...


Pintu terbuka,masuk lah Clara dengan penampilan cantiknya.


" Astagaaaa belum selesai juga ?? " Tanya Clara tak percaya melihat mereka berdua.


" Kak Cila nih yang gangguin aku dandan " Kata Ana kesal.


" Kamu yang bikin aku kesel " Kata Cila tak terima.

__ADS_1


Clara memegang kepala nya pusing melihat mereka ber2.


" Cepetan,Ayah udah jalan kesini " Kata Clara menutup pintu dengan cepat.


Cila dan Ana langsung kalang kabut mendengar nama Beni,ntah mengapa mereka sangat takut jika di tegur pria itu.


" Lipstik aku mana Ana ?? Tanya Cila membongkar alat make up nya.


" Ngak tau " Kata Ana menarik celana nya mengganti dengan celana baru.


Tok tok tok...


" Cila,Ana udah siap belum ? " Tanya Beni dari luar.


" Aduh gawat " Kata Cila panik.


" Bentar Paman,Kak Cila lagi boker " Teriak Ana dalam kamar.


" Apaaaa !! " Pekik Cila terkejut.


" Cepetan ya,udah malam ini nanti Zaiva tidur " Kata Beni dari luar.


" Iya Paman,Kak Cila nih yang lama " Teriak Ana lagi.


Cila menatap nyalang gadis itu,Ana cengengesan saja memasangkan celana nya.


" Cepetan Kak,udah ditungguin tuh " Kata Ana tanpa dosa.


" Awas kamu ya,aku benyek kamu ntar " Ancam Cila menggunakan lipstik nya.


" Ueeekkk " Ana menjulurkan lidahnya dan langsung kabur dari sana..


" Heh bikin aku gedeg tuh bocah " Gerutu Cila.


" Kak Cilaaaa cepetaaaaaannnnn " Teriak Aktam membuka pintu kamar.


" Iyaaaa sabaaar " Balas Cila ikut teriak.


" Huh,lama banget sih dandan nya kayak emak2 " Hujat Aktam bersedekap dada.


Cila mengelus dada melihat bocah itu.


Gadis itu pun dengan cepat mengambil tas nya dan keluar dari kamar.


Mereka langsung masuk kdalam mobil,karna anggotanya banyak,mereka menggunakan 2 mobil.


Cila kembali kesal karna harus 1 mobil dengan Ana yang selalu menjahili nya.


2 orang itu selalu berkelahi di dalam mobil,Aktam dan Andrew sampai kesal melihat mereka.


Kini mereka sudah sampai di pasar malam,Triplet langsung kegirangan melihat banyak permainan disana.


" Dasar bocah " Hujat Cila berdecih melihat ketiga anak itu.


Triplet langsung menoleh dan menatap Cila dengan tatapan maut nya.


" Apa " Tantang Cila.


Aktam menunjuk jemarinya dari mata ke mata Cila,memberi peringatan.


Ana mengibas rambut pirang nya di depan Cila dengan angkuh,sedangkan Andrew menatap malas perempuan itu.


Sintia dan Beni tertawa begitu pun Rendi dan Denis yang sudah cekikikan melihat Cila selalu kalah telak oleh tiga bocah itu.


" Ayo Om,tinggalin aja perempuan yang ditinggal suami nya itu " Ejek Ana,menarik tangan Rendi.


Cila menghentakkan kaki nya kesal terus dibully bocah seperti Ana.


" Sabar ya Neng,ujian " Kata Clara menegur Cila.


" Huh,tau gini mending aku dirumah aja mageran dari pada terus di jahili " Gerutu Cila kesal.


Clara tertawa jalan duluan,Zaiva menghampiri Cila.


" Apa " Kata Cila garang.


" Hehe kacian jomblo " Kata Zaiva ikut mengejek Cila


" Ihhhhh ngeselin banget sih " Kata Cila semakin kesal.


Bocah itu langsung berlari kearah Beni,Cila tak jadi menangkap anak itu karna Zaiva sudah bersembunyi di kaki ayah nya.


" Sudah2,di ejek gitu aja ngambek " Tegur Sintia mengulum senyum.


" Mereka bikin aku kesel Bunda " Kata Cila ingin menangis.


Mereka semua langsung tertawa antara kasihan dan iba melihat gadis itu.


***


Ditempat lain sang suami bekerja sangat keras,sudah bolak balik David mengantar pesanan orang2.


Bahkan pria itu belum sempat makan malam,tapi David bersyukur semakin banyak orang yang memakai jasa nya,semakin banyak pula pundi2 uang yang dia dapatkan.


" Dek,tolong angketin yang itu ya " Kata seorang lelaki parubaya menegur David yang baru saja ingin duduk.

__ADS_1


" Iya Pak " Kata David sopan dan mengikuti lelaki itu.


Hingga hampir tengah malam,pria itu baru berhenti bekerja karna Mall sudah agak sepi meski di buka 24 jam.


" Uh capek nya " Gumam David mengipasi wajah nya dengan baju kaos yang dia pakai.


" Makan dulu Bro " Tegur teman tim nya.


" Iya,bentar lagi " Kata David tersenyum.


Pria itu mengambil hp nya di dalam tas,dan David mengenyit bingung saat melihat banyak pesan masuk dari Wa yang bertuliskan nama "Istriku cantik" disana.


" Siapa ini ?" Gumam David bingung.


Pria itu melihat foto Dp yang terpasang di profil pengirim.


David tersenyum kecil melihat foto absurd itu.


" Cila " Gumam David lirih.


Pria itu membuka pesan yang dikirim istrinya..


" Astaga " Gumam David tak percaya melihat banyak pesan disana.


" Mas "


" P "


" P "


" Mas ku,yuhuuuuu😘 "


" Kamu dimana sayang❤ ? "


" Aku kangen Mas🤧 "


" Mas,jangan ganjen ya,inget loh udah ada istri😡"


" P "


" Mas "


" I love you 💝"


" Hello Beb🥰 "


" Kok ngak dibales 🥺"


" Kamu dimana sih 😠?"


" Oh iya kamu kerja hehe😅 "


" Mas,aku dijahili triplet😔 "


" Marahin mereka dong Mas,mereka membuli istri cantik mu Mas☹ "


" Mas,udah makan belum ☺?"


" Mas "


"P "


" Jangan lupa magrib ya suami ku💋 "


" Mas aku makan dulu ya "


" Mas "


" My love🙈 "


" Mas,aku mau kepasar malem dulu "


Ngirim gambar


" Mas,aku suntuk 🥴"


Gambar Ana penuh es cream "


" Bocah licik ini ngambilin es krim aku Mas huhu😭 "


" Astaga " Gumam David menganga lebar.


" Serasa aku menikahi bocah seperti adiknya " Kata David terkekeh pelan.


Pria itu melihat lagi riwayat telepon.


David kembali terkejut melihat panggilan tak terjawab dari orang yang sama.


" 25 panggilan suara dan 50 panggilan Vidio " Kata David membaca hp nya.


" Gadis ini tak pantang menyerah " Gumam David menggeleng lemah.


❤❤❤❤


Guyssss minta VOTE,LIKE,COMENT nya dongggg😭😭

__ADS_1


Author lemes nih,kurang semangattt buat Up


__ADS_2