Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kehebohan


__ADS_3

Dimobil,Daniel melihat gadis yg duduk disebelahnya dengan senyum kecil.


Hari ini bertepatan juga dengan Daniel harus pulang kekampung untuk menemui orangtuanya.


" Aku turun dulu ya " Kata Hani pamit.


" Han " tahan Daniel.


" iya Kak " Jawab Hani menoleh.


" Boleh Kakak peluk ?" Tanya Daniel tenang.


Hani diam mengernyit.


" Ini sangat sulit bagi Kakak Han " Ucap Daniel sedih.


Hani memegang tangan Daniel dengan genggaman yg erat.


" Kakak bisa,aku gak mau banyak berharap Kak,Kakak terlalu buat aku dan aku gak bisa lupain semuanya begitu saja " Balas Hani lembut.


" Kakak sayang kamu " Ucap Daniel serius.


Hani mengangguk kecil,keduany saling berpelukan dengan hangat.


Kali ini pelukan Daniel sangat erat seolah tak mau melepaskan gadis yg ia sukai tersebut.


" Sudah nanti diliatin orang " Kata Hani menjauhkan pria itu darinya.


" Kakak bakal rindu sskali sama kamu sayang " Ucap Daniel ingin menangis.


Hani tersenyum,gadis itu juga ingin menangis.


Hani tak menyangka hari ini perpisahan bagi mereka.


Tapi gadis itu tak bisa melakukan apapun karna Daniel juga milik orang lain.


Didepan sudah ramai,pria itu mengantar Hani sedikit jauh dari lokasi karna tak mau ada yg mengenali mereka.


" Kamu baik2 ya,nanti Kakak hubungi " Ucap Daniel lembut.


" Iya Kak " Jawab Hani.


Daniel mendekat dan mengecup lama kening gadis tersebut.


Hani kembali memeluk Daniel,ia tau pilihan yg ia ambil saat ini begitu salah.


Tapi tak ada yg bisa menebak perasaan,Hani benar2 dibuat jatuh cinta oleh sosok malaikat tersebut..


Wajah Hani mendongak,keduanya saling bertatapan.


Daniel menggigit bibirnya mencoba menahan sesuatu yg ingin ia lakukan.


Hani tersenyum,gadis itu merasa lucu dan tertarik juga dengan mental baja Daniel.


" Mau ?" Tanya Hani menggoda.


" Dah sana,nanti Kakak gak jadi pergi " Jawab Daniel menoyor kepala gadis tersebut.


" Hahahaha " Hani langsung tertawa ngakak.


Hani merasa takjub dengan iman Daniel yg begitu kuat,pria itu benar2 langka.

__ADS_1


Setelah puas bercanda gurau,Hani pun turun dari mobil dan bersikap biasa.


Gadis itu terus melangkah hingga ia tiba didepan gerbang.


Dengan mata berkaca kaca Hani berbalik dan melambaikan tanganny tanda perpisahan yg nyata.


Dari dalam mobil,Daniel tak bisa membendung tangis.


Pria itu ikut melambaikan tangan dengan air mata berderai.


" Selamat tinggal malaikat baik,semoga selalu dilindungi Tuhan " Ucap Hani berharap.


Gadis itu berbalik badan dan masuk lebih dalam.


" Hani hiks " Daniel tak bisa lagi membendungnya pria itu menangis sedih didalam mobil.


Banyak yg ia sesali dalam hidupnya,pria itu tak menyangka ia mengorban kan cintanya demi balas budi.


" Jika bisa mengulang,aku ingin menjadi orang biasa Hani agar tidak merasa seperti ini " Ucap Daniel meratapi hidupnya yg mengenaskan.


Tak ada lagi pilihan,lelaki itu harus segera menikahi Nial untuk menyambung silahturahmi keluarga besar.


Pria itu pun pergi meninggalkan kota yg memberinya banyak warna.


Didalam,Hani mulai serius.


Gadis itu berdiri sama jajar dengan anggota yg lain.


Meski sedikit gugup tapi Hani berusaha untuk tenang.


Hari terus berlalu dengan cepat.


Hani tak terlalu merasa sepi karna ia berada dikeramain dan tak diizinkan untuk menyendiri.


Ia ingin membuktikan kepada semua orang bahwa anak yatim piatu sepertinya bisa berhasil.


Tak terasa sudah 3 bulan berjalan,keseharian Hani tak jauh dari olahraga dan tugas.


Ia pulang kerumah hanya untuk tidur saja dan rencananya Hani akan pindah tugas keluar kota meski belum tau akan berada dimana.


Selama itu juga Daniel tak pernah memberi kabar lagi,sejak berpisah dulu merupakan hari terakhir mereka bertemu.


Hani tak ingin bersusah hati,ia menerima dengan lapang dada dan mungkin akan menunggu pria itu menghubunginya lagi.


Dirumah Cila,suasana sangat ramai karna hari ini Cila merayakan syukuran anak Vero.


Semua kerabat diundang termasuk keluarga besar Reno.


Suasana heboh pun tak bisa terelakkan jikala Ana dan Cila bertemu.


Masih sama ssperti dulu,Ana masih suka menjahili Cila bahkan membuat wanita itu emosi.


Suara tangis saut2an terdengar.


Jack dan Boy terlihat akur meski keduanya jarang bertemu.


Disana juga keluarga besar Romi berkumpul bahkan kedua cucu legendnya juga hadir meramaikan.


" Wah2,ini sungguh pesta besar " Ucap Bentley takjub.


" Iya semuanya kumpul buat robohin rumah David " Celetuk Reno.

__ADS_1


David yg sedang duduk merokok hampir terselak dengan asap rokonya sendiri mendengar gurauan lelaki itu.


" Iya,liat tuh si Anak Vero sampe kewalahan ladenin cucu2 kita " Kata Ben terkekeh.


Reno dan David tertawa,ketiga pria itu asik dipojokan menikmati masa tua mereka sambil menghisap batang rokok.


Bara dan sskawan berada dipojokan lain dengan aktifitas yg sama.


Sedangkan para istri kesayangan berkaroeke diatas panggung bersama biduan.


Cila sungguh merayakan hari lahir cucunya dengan meriah apalagi berbarengan dengan hari ulang tahun Boy.


Tak tanggung2,Cila dan David menyewa orgen tunggal terkenal untuk memeriahkan acara.


Reno dan Ben yg tak pernah nnton orgen pun dibuat aneh karna selama ini kedua konglemerat tersebut selalu memakai artis ibu kota untuk menghibur penonton.


Para bocil2 terlihat bergoyang diteras rumah menikmati musik dangdut dj tersebut.


Suci yg terkenal heboh langsung menunjukkan bakat terpendamnya membuat Salsa dan Alexi memasang muka tebal.


Pasangan itu tak bisa berbuat banyak karna sudah tau watak putri mereka.


Histi yg sedang hamil besar juga sesekali menggoyangkan kepalanya karna tak bisa bergerak lantaran Serkan stay disamping.


Wanita itu juga menjadi korban bulyying para kerabat karna biasanya Histi juga heboh.


" Mau kemana ?" tanya Serkan melihat Histi mengangkat bokong dari kursi.


" Pipis Yank,mau ikut ?" tanya Histi gemas.


" Oh ya udah,gak usah naik panggung " Jawab Serkan tegas.


Histi memutar mata malas,wanita itu pun bangun dan berjalan kedapur dengan mulut nyerocos.


" Liat tuh si Histi udah gatel banget kakinya pengen naik karoeke " Ucap Lulu terkekeh geli.


" Iya Ma,kasihan banget Kak Histi gak bisa mengexpresikan diri " Sahut Azura ingin tertawa.


Zaiva yg berada ditengah mereka hanya menggeleng pelan.


Baru kali ini ia melihat Histi tak banyak tingkah,Serkan benar2 pria yg sangat posesif.


" Ayo bapak2 terhormat,naik panggung dulu untuk menyuarakan suara emasnya " Kata Angel dengan mic biduan.


" Tuh dipanggilin anak gadis mu " Kata Aktam menegur Prito.


" Ogah,jangan bikin malu " Kata Prito merinding.


" Hahaha ya gak papa sesekali " Kata Bryan tertawa ngakak.


Prito tetap menggeleng tidak mau,cukup anak dan istrinya saja yg gila,pria itu tidak mau mendaftar lagi.


Musik dangdut koplo makin menggelegar,Suci makin meliuk2 bersama anak gadis Clara yg gatal ingin bergoyang juga.


" Hadeehhhh,Ukhti gak usah ikut2 " Kata Romeo menarik telinga adik kecilnya.


" Aaaaa Kakak adek mau joget sama Suci " Rengek gadis berhijab itu kesal.


Romeo menggeleng tak percaya dengn anak jaman now.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment.ya


__ADS_2