
Selesai makan,Reka mengantar Hani pulang.
Lelaki itu tidak bisa membiarkan sahabat sejatinya terjadi sesuatu yg tidak diinginka.
" Rek " Panggil Hani pelan
" Hm " Jawab Reka fokus menyetir motor.
" Kamu ga merasa bersalah sama Tania ?" tanya Hani.
" Bersalah kenapa ?" Tanya Reka mengernyit.
Mereka sampai dirumah,Hani turun perlahan setelah Reka mematikan mesin motor.
Tania terpaksa pulang sendirian ke kantor karna Reka kekeh ingin mengantar Hani pulang.
" Kamu ga usah mikirin orang lain,pikir diri sendiri aja dulu !" Ucap Reka tegas.
" Ya,tapi tadi aku gak enak sama Tania " Balas Hani mengkrucut.
" dia ga baper kayak kamu " Balas Reka.
" Haisst kamu mah,perempuan itu peelingnya sama Rek,mungkin aja tadi Tania sakit hati sama ucapan kamu " Jelas Hani.
" Udah,aku gak perduli itu,ya udah aku balik dulu " Kata Reka tak ambil pusing
" Huhhh iya,hati2 " Balas Hani kesal
Reka menaiki motornya dan pergi dari rumah tersebut.
Lelaki itu tak punya banyak waktu untuk mengobrol sekarang karna Reka harus bekerja lagi.
" Huh Reka masih aja gitu,ga peka apa si Tania suka sama dia " Gumam Hani heran.
" Mamaaaa " Teriak seseorang dari dalam rumah
Hani berbalik badan dan tersenyum melihat putrinya berdiri diambang pintu.
" Loh kamu ga kerumah nenek ?" tanya Hani mendekat.
" Ga Ma,tadi diantar supir Kakek " Jawab Sofia
" Nenek ga jemput ?" tanya Hani melotot
" Ga,Nenek sibuk arisan sama geng2 nya dirumah " Balas Sofia mengkrucut.
" astagaaa " Ucap Hani menggeleng tak percaya.
Arisan yg dimaksud Sofia pasti kumpulan ibu2 yg asik berkumpul memberikan info terbaru,apalagi rumah David kini dijadikan tempat tongkrongan emak2 kampung yg menjadi teman Cila.
" Ya udah,kamu udah makan ?" tanya Hani mengalihkan.
" sudah,tadi dibeliin paman es krim juga " Balas Sofia terkekeh.
" udah ucap makasih ?" tanya Hani.
" Hehe udah Ma,aman " Balas Sofia terkekeh.
Hani mengangguk paham keduanya pun masuk kerumah dengan berpegangan tangan.
Hani merasa menjadi ibu sambung tidaklah terlalu sulit,Sofia menerimanya dengan baik walaupun terkadang gadis itu juga bisa menjengkelkan apalagi jika Sofia ingin bertemu ibu kandungnya yg dimana Hani pun tak tau dimana keberadaan Nial sekarang.
Ditempat lain,sebuah mobil mendekat kearah pondok sebuah bangunan sederhana.
__ADS_1
Para emak2 yg sedang ngerumpi langsung melihat mobil mewah itu dengan wajah takjub.
" Apa itu kepala gengnya yg sekarang ?" Tanya salah satu ibu penasaran.
" kayaknya iya deh " Jawab Ibu lain sambil memporek kacang panjang.
" wah2 circle kita kayak orang2 kaya ya " Ucap Ibu lain terkekeh geli.
Cila keluar dari rumahnya membawa beberapa bakul dan telur ayam.
" Huh nyampe juga tuh anak " Gumam Cila melihat mobil tersebut.
Pintu terbuka,nampaklah seorang wanita dewasa berpakain cukup modis sambil menenteng beberapa plastik yg membuat para ibu2 penasaran akan isinya.
" Assalamualaikum " sapa wanita itu lantang.
" Waalaikumsalam " Jawab para bu ibu serempak.
" Wihhh dah rame aja nih,maaf ya telat " Ucap wanita itu malu.
" Heh selalu aja " Cibir Cila.
" wkwkw,iya Kak,biasalah urus kerjaan ama suami ku dulu " balas wanita itu yg merupakan anak Reno salders.
" Eh Na,suami mu itu dokter kan ?" tanya salah satu ibu mendekati Ana.
" Iya,kenapa ?" tanya Ana menaruh belanjaannya di lantai.
" Kemarin,Kucing anak ku hilang,pas pulang telinganya robek " jawab Ibu itu mulai mengeluh.
" Loh kok bisa ?" tanya Ana kaget.
" Ga tau,kasihan anak ku nangis2 mulu ngobatinnya " Jawab ibu itu sedih.
" ehhh " Pekik ibu2 itu kaget.
" Hahahaha " Ana langsung tertawa ngakak.
" Bocah edan,mana bisa kucing di Op " Ucap Cila menggeleng tak percaya
" Ana ada2 aja deh selalu ngelawak " Ucap salah satu Ibu suka dengan sikap receh Ana.
" hehe jadi malu " Kata Ana merapikan jilbabnya.
" Sudah2,cepatan masak bentar lagi suami2 kita bakal pulang " Kata Cila melerai.
" Mau masak apa nih? Aku ga bawa apa2 " Kata Ana kebingungan.
" Dah kami siapin segalanya Na,nanti kamu bawa masak aja " Balas Salah satu Ibu tersenyum.
" Beneran ?" tanya Ana girang.
Para ibu2 itu mengangguk serentak.
" Yeeiiiii,minjem wadah ya Kak " Kata Ana melihat Cila dengan senyum lebar.
" Balikin dulu yg kemarin " Kata Cila ketus.
" Hah " Kata Ana kaget.
Wanita itu diam sejenak mulai berpikir keras.
" Waduhhhh " Batin Ana teringat.
__ADS_1
" Ga hilang kan Na ?" Tanya Cila menyelisik.
" Hehehe,gak hilang sih Kak tapi....gleek.." Ucap Ana menelan ludah kasar.
" Apa ?" Tanya Cila melotot.
" Hehe,diluar kota Kak,dirumahnya bibi Prito " Jawab Ana cengengesan.
" Apa !! Jauh amat sampe luar kota Na " Pekik Cila terbelalak.
" Hehe iya Kak,kemarin lusa baru dia naik pesawat " Balas Ana menggaruk kepala gatal.
" Astagaaa Anaaaaa,itu mahaaalll " Kata Cila ingin mengamuk.
" Nanti aku ganti yg lebih mahal Kak " Kata Ana mengkrucut.
" Ishhh kebiasaan deh,,kamu ganti ya !" Kata Cila tegas.
" Heh,,,iyaaa nanti tuprwrere dirumah aku angkut semua kesini " Balas Ana ketus.
" Ga gaaaa,aku ga mau ya nanti Bunda nelfon aku minta barangnya pulang !" Tolak Cila.
" Hehe,Kakak sama Bunda sama aja,sama2 pelit " Cibir Ana.
" Makanya kamu modal dong,beli wadah sekarung kek biar ga minjem punya orang " Kata Cila kesal.
Ana diam saja memainkan kukunya,para ibu2 yg mendengar dan menyaksikan langsung pertarungan sengit tersebut menganga tak percaya.
" Emang orang kaya biasanya gini ya ?" tanya salah satu Ibu2 yg hidupnya sederhana.
" Kayaknya emang gini deh,tapi masa iya Ana ga mampu beli wadah ?" Tanya ibu lain.
" Eeeh malah gosipin aye depan muka " Tegur Ana melotot.
" Hahahahhaah " Ibu2 itu tertawa ngakak membuat Ana juga ikut tertawa.
" Ga jelas emang,udah nikah punya anak,masih aja kk bocah " Cibir Cila heran.
Ana membantu para ibu2 itu masak banyak meski dirinya sering dimarahi Cila habis2an.
Dirumah besar,Anak kesayangan Ana berdiri mematung saat maniknya melihat seorang pria besar tinggi duduk disofa bersama Papanya..
" Tumben pulang cepat ?" Tegur Prito mengernyit.
Angel masih diam dengan mulut sedikit menganga.
" Hay Njel apa kabar ?" Tanya Lelaki itu tersenyum hangat.
'" Apa aku ga salah lihar ?" Batin Angel tak percaya.
" Angell " Panggil sang Papa heran melihat anak gadisnya masih mematung.
" Ahh kayaknya aku lagi mimpi deh " Lanjut Angel menggeleng cepat.
Tanpa bicara,gadis itu langsung berlari menaiki anak tangga menuju kamarnya..
Angel pulang cepat hari ini karna dirinya merasa demam,bekerja pun menjadi tak karuan bahkan ssmpat ditegur atasan tanpa memandang gadis itu cucu Owner.
" Angel kenapa ?" Tanya lelaki tampan itu kepada sahabatnya.
" Biasalah " Balas Prito santai.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay Gusys jangan lupa Vote,LikeComent ya.