
Suara ketukan pintu terdengar nyaring,seorang gadis masih tertidur dengan lelapnya dibawah selimut.
" Angeeelll " Pekik seseorang dari luar.
Hening...
Tak ada jawaban.
" Angelllll " Pekikan terdengar lagi.
Gadis yg dipanggil tak bergerak sama sekali.
Ia terlihat begitu lelap tidur dan tak mau bangun.
Kretek...
Suara kunci terdengar,tak lama pintu itu pun terbuka.
Masuklah seorang lelaki dengan wajah kesalnya memasuki kamar.
" Astaga nih anak masih molor " Ucap Daniel tak percaya.
Pria itu mendekat dan melihat wajah yg tertutup selimut tersebut.
" Angel bangun " kata Daniel merapikan anak rambut Angel.
Wajah polos gadis itu tertampang nyata dengan bibir yg sedikit ditekut.
" Astagaa ini muka Prito semua " Gumam Daniel terkekeh.
" Emhhhhhh " Lenguh Angel mulai terganggu.
Daniel mundur selangkah dan membuka tabir.
Angel mengernyit silau dan perlahan membuka matanya.
" Ngel bangun " Kata Daniel berkacak pinggang.
Angel menoleh kesamping dan menatap Daniel nanar.
" Udah siang,lihat tuh matahari udah tinggi " Kata Daniel menunjuk keluar.
" Udah siang ya Om ?" tanya Angel serak.
" Iya,kamu gak pulang ?" tanya Daniel mendekat.
Angel mengusap wajahnya dan melihat kiri kanan.
" Gimana Om bisa masuk ?" tanya Angel melihat pintu terbuka.
" Pake kunci serep,ngarepin kamu buka pintu bisa tembus malam lagi " Jawab Daniel ketus.
Angel terkekeh pelan dan menguap lebar.
" Huh aku capek Om " rengek Angel manja.
" Cape apaan cuma tidur doang " Cibir Daniel.
" Kok Om judes ?" tanya Angel mengernyit.
Daniel terdiam,memang dari kemarin dan sejak ketemu gadis itu ia jadi pria banyak bicara bahkan kadang begitu ketus.
Daniel tak tau apa yg terjadi kepadanya,yg jelas pria itu begitu sensi..
" Udah,ayo bangun sarapan dulu " Kata Daniel melemah.
" Om masak ?" tanya Angel polos.
" Ngga,Adik Om pulang bawa sarapan " Jawab Daniel berjalan keluar.
Angel diam menatap punggung lelaki itu.
" Memangnya Om Daniel punya adik ? " Gumam Angel bingung
Gadis itu tak tau silsilah keluarga Daniel,yg ia tau Daniel sendirian.
Angel keluar dari kamar dan melihat kiri kanan.
Sepi tak ada siapapun.
" Om Daniel " Panggil Angel melangkah hati2.
Angel melirik kiri kanan mencari Daniel.
" Om Daniel dimana ?" Pekik Angel cukup keras.
__ADS_1
Tak ada jawaban.
Angel melihat sebuah pintu terbuka,bergegas gadis itu melangkah kesana dan masuk.
" Om Daniel " Panggil Angel lagi.
Dengan berani gadis itu masuk kedalam dan menatap kamar bernuansa hitam keabuan tersebut.
" Om Daniel mandi ya ?" Tanya Angel mendekat kearah pintu lain.
Tok tok...
Angel mengetuk pintu tersebut,Angel sedikit berani karna tau Ibu Daniel tak ada dirumah.
Gadis itu duduk diranjang dan melihat2 lagi.
Banyak sekali foto alam dan beberapa foto absurd yg tak jelas.
Cekrek...
Pintu kamar mandi terbuka,keluarlah seorang lelaki dengan handuk spinggang.
" Aaaaa " Pekik lelaki itu melonjak kaget.
Angel yg ingin berbaring pun tak jadi mendengar pekikan tersebut.
" eh siapa kamu ?" tanya lelaki dewasa didepannya bersimpit handuk hitam.
Angel melotot dan terdiam seketika.
" Woi siapa lo ?" tanya Pria itu mendekat dengan telunjuk menunjuk Angel.
Angel menaiki ranjang dan mundur takut.
" Astaga kenapa bisa ada seorang gadis ? Apa gue mimpi ?" tanya lelaki itu bingung.
" kamu siapa ?" tanya Angel balik.
" Eh lo yg siapa ? Kenapa bisa masuk kamar gue ?" tanya Ridho balik.
Angel kembali terdiam,lelaki itu mendekati dirinya dengan wajah was2.
" Turun dari kasur gue " Kata Ridho kesal.
Angel langsung turun dan ingin kabur.
Glek...
Angel menelan ludah kasar,ia tak kenal pria didepannya saat ini.
Dan membuat gadis itu tak berkutik,mata polos baru bangun tidurnya disuguhi otot2 perut Ridho dan tato dikelinci bertopi di bahu kanan.
" Eh liat apaan lo ?" tanya Ridho melotot.
" Aduh2 aku liat apaan sih " gumam Angel menggelengkan kepalanya.
" Astagaaaa lo masuk dari mana ? Mau nyuri ya ?" tanya Ridho heran.
" Ngga,aku gak nyuri " jawab Angel sewot.
" Terus lo siapa ? Kenapa bisa masuk kamar gue ?" tanya Ridho kesal.
Angel kembali diam,gadis itu bingung mau menjawab apa.
" Baaangggg " Teriak Ridho mencari kakaknya.
Angel langsung berlari keluar melihat kesempatan tersebut.
" Ehhh tungguuuu " Teriak Ridho kelabakan.
Handuk pria itu terlepas karna banyak gerak dan Ridho menjadi kelabakn sendiri.
" Baannngggg ada pencuriiiii " Teriak Ridho heboh.
Daniel yg berada didapur sontak kaget dan langsung keluar meninggalkan sesuatu diatas kompor.
" Om Danieeelll tolonggg " Pekik Angel melihat Daniel.
Gadis itu bersembunyi dipunggung Daniel dengan wajah takut.
" Kenapa Njel ?" tanya Daniel bingung.
" Banggg " teriak Ridho berlari sambil memegang erat handuknya.
Daniel melihat sang adik dan terbelalak.
__ADS_1
" Kamu kenapa ?" tanya Daniel heran.
" Bangg ada pencuriii " jawab Ridho.
" Aku gak nyuri " Sahut Angel.
Daniel makin bingung,Angel memeluk pinggangnya sangat erat sedangkan Ridho memasang wajah serius dengan ucapannya.
" Eh itu dia bang,tangkep bang " kata Ridho heboh.
" Gak aku gak nyuri " Kata Angel menggeleng cepat.
Daniel menarik tangan Angel kedepan membuat gadis itu melonjak ketakutan.
" Tunggu2 " kata Daniel melerai kedua bocah tersebut.
" Bang dia nyuri dikamar gue " kata Ridho kesal.
" Aku gak nyuri Om !" kata Angel tak kalah kesal.
" Tunggu bentarrr !" kata Daniel mengeluarkan suara besarnya.
Sontak kedua anak itu terdiam seketika.
" Ini kenapa ? ada apa ?" tanya Daniel mencoba tenang.
" Bang ini siapa ?" tanya Ridho.
" Ini Angel " Jawab Daniel.
" Siapa Bang ? Pacar lo ?" tanya Ridho kaget.
" Bukan " Jawab Daniel menghela nafas.
" Dia kurang ajar Bang,masuk kamar gue naik keranjang " kata Ridho geram
" Aku gak sengaja,aku pikir tadi itu Om Daniel " kata Angel mengkrucut.
" Kamu kenapa Njel ?" tanya Daniel tenang.
" Aku tadi cari2 Om,terus gak ada jawaban aku pikir Om dikamar itu " Jawab Angel jujur.
" Bohong,kamu emang sengaja kan mau nyuri !" Tuduh Ridho tajam
Angel menggeleng pelan.
" Sudah2,ini salah paham " kata Daniel melerai.
" Salah paham gimana,kita aja gak tau nih anak datangnya dari mana !" kata Ridho masih kesal.
" Ganti baju dulu Do,abang tunggu diruang makan " kata Daniel tegas.
Ridho melihat dirinya dan terbelalak.
Angel menutup wajahnya seketika.
" Telattt !!" Cibir Daniel menjitak kepala gadis itu.
Angel cengengesan dan mengikuti Daniel menuju dapur.
" Ck sialan tuh bocah,berani2nya dia liat aurat berharga gue !" Hujat Ridho kesal.
Pria malang itu pun berbalik badan menuju kamarnya.
Didapur,Daniel kembali mencetek kompor.
Pria itu melanjutkan lagi acara memanas lauk dari sang adik.
" Itu siapa Om ?" Tanya Angel penasaran.
" Adik saya " Jawab Daniel.
" Om punya adik ?" Tanya Angel kaget.
Daniel mengangguk pelan.
" Astagaa brutal bangett " Cibir Angel.
Daniel diam dengan senyum kecilnya.
" Kamu mau makan ?" tanya Daniel lagi.
" Mau Om,laper aku habis dimarahi Om itu tadi " Jawab Angel.
" Hahaha " Daniel tertawa geli mendengar jawab gadis sengklek tersebut.
__ADS_1
❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.