Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Mencari


__ADS_3

Kini Vero tiba disebuah kota yang mempertemukan dirinya dengan gadis yang selalu berada dalam otaknya saat ini.


Vero menginap dihotel yang sama berharap dari sana ia bisa menemukan gadis itu.


" Aku harus mulai dari mana ?" Gumam Vero merebahkan tubuhnya diranjang.


Hari sudah sore menjelang malam,dirinya merasa lapar karna belum makan siang.


Vero pun memasankan layanan kamar,dirinya akan beristirahat sebentar mempersiapkan segala keperluan.


Malam harinya pria itu mulai bergerak,Vero mencari ke daerah2 dekat hotel dulu mengingat Hani pasti tidak berjalan jauh pikir Vero.


Dengan mengendarai sepeda motor ia sewa,Vero mulai mencari,rumah2 kecil,toko amperan semua hal yang berbau tempat kecil Vero telusuri berharap gadis itu ada disana.


" kamu dimana Hani ?" gumam Vero begitu khawatir.


Vero ingin sekali meminta bantuan aparat tapi dirinya tak punya apapun untuk membantunya menemukan gadis itu,hanya ingatan yang kuat Vero mengingat wajah gadis tersebut.


Hingga tengah malam,Vero juga tak menemukan titik terang,waktunya sangat mepet hanya 3 hari waktu untuk mencari Hani karna lebih dari itu makanya dirinya pun ikut menghilang dari kartu keluarga hehe.


Saat Vero sampai di Club malam,pria itu terlihat ragu untuk masuk.


" Duh kok gue deg degan ya " Gumam Vero meraba dadanya.


Meski ia nakal dulu tapi Vero tak terlalu berani masuk club karna banyak orang bilang tempat itu biasanya akan membuat si pelaku ketagihan..


" Huh gak papa lah,kan Mama gak tau juga aku disini " Gumam Vero terkekeh.


Lelaki itu pun merapikan rambut dan bajunya lalu masuk kedalam..


Saat masuk lebih dalam Vero langsung disambut dengan ramainya musik yang memekakkan telinga,orang berjoget ria serta gadis2 seksi yang melambai2 mencari mangsa.


" waw " Gumam Lelaki itu takjub.


Vero mendekati bar dan duduk disana.


" Mau pesan apa Tuan ?" Tanya bartender ramah.


" Es teh " jawab Vero.


" Hah " pekik bartender kaget.


Vero tersadar dan langsung kelabakn sendiri.


" Maaf Tuan disini gak ada jual es teh " Ucap pria bertato itu terkekeh.


" Maaf maksud saya soda " Balas Vero menggaruk kepala malu.


" Kami ada minuman varian baru mungkin anda ingin mencoba ?" tawar bartender.


" Ada alkoholnya ya ?" Tanya Vero pelan.


Lelaki itu mengangguk pelan.


" Waduh,jangan Bang,saya gak mau mabuk " Kata Vero menelan ludah kasar.


Pria bertato itu melihat penampilan Vero,tak ada yang mencurigakan lelaki itu terlihat seperti anak kota lainnya.


" Saya sedang mencari orang makanya ngak mau mabuk " kata Vero membaca pikiran lelaki tersebut.


" Oh iya baiklah " Kata Bartender paham.


Vero mengangguk tersenyum,lelaki itu mulai menajamkan matanya melihat satu persatu gadis yang hadir disana.


Baru beberapa menit duduk,tiba2 leher Vero dibelai dari belakang.


Pria itu kaget dan menoleh,seorang perempuan dengan lipstik merah menyala tersenyum kearahnya dan duduk didepan pria itu.


" Hay " Sapa si gadis bergaun merah tersenyum manis.

__ADS_1


" Hay " sapa Vero balik.


" Sendirian aja ?" tanya si merah tersebut.


" Ya " Jawab Vero tenang.


" Ini Tuan " ucap Bartender memberi botol soda kepada Vero.


Vero menerima dan membuka dengan cepat.


Tiba2 kerongkongan lelaki itu terasa tercekat melihat wanita didepannya yang sangat sexy.


Bahkan Vero bisa melihat aliran sungai tiberias disana.


" Gak minum ?" tanya si merah meraba paha Vero.


" ini minum " Jawab Vero polos.


" Haha " Si merah malah tertawa membuat Vero mengernyit.


" Ada yang salah ?" tanya Vero.


" Tidak,hanya saja jawaban mu sedikit menggelikan " Jawab si merah terkekeh.


Vero tersenyum canggung dan menyingkirkan tangan gadis itu yang hampir mendekati tempat rahasianya.


" Maaf saya harus pergi " Kata Vero sopan.


" Mau kemana ?" tanya Si merah terkejut.


" Cari jodoh " Jawab Vero tersenyum kecil.


Si merah terlihat kaget,Vero sudah melesat masuk ke keramain.


Pria itu celingak celinguk mencari gadis yang ia inginkan.


Lelaki itu mendekati segerombolan cewek2 yang sedang mengumpul.


Dengan berani Vero berjalan kesana berharap ia menemukan apa yang ia cari.


" Apa disini ada yang namanya Hani ?" Tanya Vero sopan.


Gadis2 cantik itu menatap Vero dari ujung hingga akhir.


Vero menelan ludah kasar melihat para betina tersebut.


" Heloo " Sapa Vero melambaikañ tangan.


" Ada perlu apa sama Hani ?" Tanya seorang perempuan berdiri menjulang didepan lelaki itu.


Vero kembali dihadapkan dengan godaan yang dahsyat.


" Em boleh saya bertemu dengan nya ?" tanya Vero tenang.


" Apa kau sudah membookingnya ?" Tanya gadis itu tenang.


Deg...


Vero terkejut mendengar ucapan perempuan tersebut.


" Maksudnya ? booking bagaimana ?" Tanya Vero bingung.


" Kau harus melakukan pemesanan lebih dulu jika ingin bertemu dengan gadis2 disini " Jawab perempuan itu bersedekap dada.


Vero menganga lebar tak percaya apa yang ia dengar saat ini.


" Dimana saya harus memesan ? apa Hani benar ada disini ?" Tanya Vero berusaha tenang.


" Ayo ikut saya " Ucap gadis itu menarik tangan Vero.

__ADS_1


Vero melepas tangannya dengan cepat dan mempersilahkan gadis itu masuk duluan.


Mereka berjalan memasuki sebuah ruangan.


Terlihat seorang wanita sedang merokok seraya membagi uang kepada seorang gadis.


" Disana,temui wanita itu dan beritau apa mau mu " Ucap perempuan tadi melihat Vero.


Pria itu mengangguk lemah dan mendekati wanita tersebut.


Melihat pria datang kepadanya wanita tersebut menyuruh anak buahnya menyingkir.


" Hay Boy,ada yang bisa saya bantu ?" Tanya wanita seumuran ibunya menatap Vero


" Saya ingin bertemu dengan Hani " Jawab Vero tenang.


" Hani ?" Tanya wanita itu terkejut.


" ya,apa dia ada ?" Tanya Vero menyelisik.


" Tentu,apa yang tidak ada disini " Jawab wanita itu tersenyum.


" Apakah Hani beneran ada disini ? apa dia benar2 tertangkap ?" Batin Vero mulai deg degan.


" Kau mau bermalam dengannya ?" Tanya Wanita itu tenang.


" Saya ingin membawanya pergi " jawab Vero.


" Wawww kau harus membayar mahal Boy jika membawa gadis ku pergi dari sini " Ucap wanita itu terkejut.


Vero terbelalak kaget.


" Sepertinya kau pengusaha muda " kata wanita itu menebak.


" Ya saya punya pabrik besar " Jawab Vero sombong.


" bagus,kita bisa berdiskusi tentang keinginan mu itu "


" Ya tapi sebelumnya saya ingin melihat Hani " Kata Vero bersedekap dada.


" Baiklah,tidak masalah tapi kau harus membayar uang muka terlebih dahulu " Ujar wanita itu dengan smirk liciknya.


" Apakah hanya melihat saya harus membayar juga ?" Tanya Vero kaget.


" Ya,kau bisa menyentuhnya jika mau " Jawab wanita itu tersenyum.


Vero tersentak.


" Gila,kayaknya gue sedang berhadapan dengan iblis " Batin Vero.


" Bagaimana apa kau setuju ?" tanya Wanita itu menunggu.


" Baiklah " Jawab Vero setuju.


Pria itu pun membayar sejumlah uang,Vero dibawa kesebuah ruangan.


Saat Vero membuka pintu seorang gadis terlihat sudah menunggu didalam dengan membelakangi dirinya.


" Hani " Gumam Vero pelan.


Pria itu masuk kedalam dan mendekati gadis yang sedang menunduk tersebut.


" Hani " Panggil Vero nanar.


Gadis itu berbalik badan dan deg....


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2