
Seorang lelaki makan bersama dengan para bocil yg duduk lesehan dilantai.
Seorang gadis yg baru keluar dari dapur terdiam sejenak melihat adegan tersebut.
" Wah2 ini beneran keren " Gumam Byanca menggeleng pelan.
" Kakk " Panggil seorang dari belakang.
Byanca menoleh dan melihat ibunya berjalan mendekat..
" Sekalian bawa ini pulang ya " kata Yuni menyerahkan rantang.
" Aduhh Bu,malu " kata Byanca menolak.
" Bunda kamu yg suruh,buruan bawa pulang Alexi mau makan " kata Yuni memaksa.
" Astaga emang gak ada makanan apa dirumah !" kata Byanca malu.
" Ck,banyak komentar,dah sana pulang " Kata Yuni malas.
Byanca melongo melihat wanita tua itu berjalan lagi kedapur.
" Aduh si Ibu mah malu2in,masa iya bawa sisa makanan hajatan sih " Gerutu Byanca.
Gadis itu merasa malu apalagi Reno keluarga terhormat.
Mau tak mau,Byanca pun berjalan sambil menutup rantang pemberian ibunya.
" Accuuu " Teriak Suci berada di kerumunan.
" Duh " Ucap Byanca lesu.
" Acuu sini " Teriak Suci lagi.
Gadis itu menoleh dan terdiam saat semua mata mengarah kepadanya.
" Sini Cu,makan dulu " kata Suci tersenyum cerah.
" Gak,makasih " Jawab Byanca.
Satria bangun dari duduknya dan berjalan kedapur.
" Nih cowok mau kemana ?" gumam Byanca pelan.
Belum jauh Satria melangkah,pria itu berpapasan dengan seorang gadis yg baru keluar dari lift.
Keduanya saling melihat dengan expresi masing2.
Tanpa bicara Satria berlalu meninggalkan Angel dengan wajah anehnya.
" Ck dia siapa sih !" Gumam Angel heran.
Gadis itu berjalan lagi dan mendekati Byanca yg diam mematung menatapnya.
" udah mau pulang ?" Tanya Angel melihat rantang Byanca.
" Eh iya Kak " jawab Byanca.
" Nanti aja,Ibu kamu belum pulang " balas Angel.
" Aku ada Pr Kak,tadi disuruh isi sama Kak Serkan " Kata Byanca kesal.
" Hahaha,di teror ya kamu sama suaminya Kak Histi " Kata Angel tertawa.
__ADS_1
" Huh,untung dia kakak aku,kalo gak udah aku hajar " kata Byanca gemas.
" hahaha,hanya Kak Histi yg jadi pawangnya,Sutar aja mingkem " kata Angel mengingat.
Byanca mengangguk setuju,memang orang yg berani menentang Serkan hanya Histy seorang,Romi yg dulunya garang dan kuat saja kini tak berani lagi dengan kegigihan Serkan yg keras bahkan Sutar serta Suci juga dibuat taat kepada lelaki tersebut.
Tapi meski begitu,Serkan tetap diancungi jempol karna dengan peraturannya yg tegas membuat para member keluarga menjadi terarah apalagi kini Alexi juga belajar dari sang kakak.
Obrolan keduanya terhenti takkala Satria keluar dapur dan menuju ruang utama.
" Aku pulang dulu Kak,bye " kata Byanca buru2.
" Ck,tuh anak pasti mau modusin si Bule asing " Tebak Angel.
Gadis beranjak dewasa itu berjalan lagi mendekati para bocil yg asik dengan dunia sendiri.
" Uh kenapa aku tiba2 kangen Zini ya ?" Gumam Angel pelan.
Melihat anak Aktam yg kecil mengingatkan gadis itu kepada Anak Daniel yg saat ini sedang berjuang melawan sakit.
Sudah hampir 1 bulan mereka tidak bertemu.
" Apa aku susul aja ya kesana ? Tapi gimana caranya ?" Gumam Angel pelan
" Kalo aku bilang mau liburan ? Dapet uang dari mana ? Aku gak kerja,kalo minta sama Mama yg ada malah kena omel,kalo minta sama Papa,malah double omelnya,duhh bingung " Gumam Angel sedih.
Meski terlahir Kaya,para cucu Reno tak bisa terlalu bebas seperti anak yg lain.
Reno memberikan peraturan ketat kepada setiap anggota karna lelaki itu tak mau anak cucunya terlalu mengikuti perkembangan jaman yg kurang baik.
" Apa aku kerja aja ya diperusahaan Kakek ? Tapi sebagai apa ?" Gumam Angel mulai menerka.
" Masa iya aku langsung jadi manager atau General manager,duh duh kayaknya gak mungkin deh,mana otak pas2an lagi " kata Angel menghayal.
Gadis itu tau kapasitas otaknya terbilang rendah,dan Reno pun tak mungkin mau untuk mengangkat gadis itu ke level yg tinggi langsung.
Tak mau sakit kepala berlanjut Angel memilih menuju dapur untuk mengisi lagi perutnya yg tiba2 kosong.
Didepan rumah Satria berpamitan pulang kepada Bara.
Kedua lelaki itu terlihat akur bercengkrama.
" nanti malam kerumah Eyang " Kata Bara menepuk bahu lelaki itu.
" I'll be home tomorrow " jawab Satria.
" No,nanti pulangnya,kamu kan mau kerja disini " kata Bara mengernyit.
" i miss my mom " Jawab Satria mengkrucut.
" Heii Boy,,kau baru 2 hari disini,masa iya sudah rindu mama " Kata Bara terkekeh.
" I'm not used to it, every day Mama always prepares breakfast and wakes me up (aku belum terbiasa,setiap hari Mama selalu menyiapkan sarapan dan membangunkan aku tidur )
" spoiled child " Cibir Bara menjitak kepala pria itu.
Satria terkekeh dan mengusap keningnya ngilu.
" Kau tidak usah kembali,biar Ibu mu kesini " kata Bara tenang.
" Apa ? Bagaimana caranya ?" tanya Satria kaget.
" Eyang yg biaya " Jawab Bara.
__ADS_1
" What ? Eyang tiketnya sangat mahal " Kata Satria syok.
" kau pikir eyang mu ini miskin ?" tanya Bara lagi.
" Yaya eyank very rich " jawab Satria jengah.
" Hahah,ibu mu juga butuh liburan,kasihan dia menemani Daddy mu terus disana " kata Bara menghela nafas.
" Mommy is the Best eyang,makanya aku mau bekerja membantu mereka dan biaya sekolah adik " Balas Satria.
Yap,lelaki itu adalah anak sulungnya Helen yg merupakan anak angkat Bara dulu.
Meski mereka sangat jauh tapi Bara tak pernah melepaskan mereka begitu saja,lelaki itu selalu memantau keadaan.
Seperti saat ini,Helen dan suaminya sedang susah perekonomian karna kebutuhan disana cukup mahal apalagi Satria juga sedang kuliah.
Bara tak mau menutup mata,pria itu berusaha membantu tapi tidak secara cuma2 karna Reno meminta anaknya untuk selektif dan tegas.
Bukan karna pelit,tapi Reno mau Helend dan suaminya juga berjuang dalam bertahan hidup.
Bara meminta Satria untuk bekerja bersama dengannya diperusahaan.
Helen awalnya kurang setuju mengingat putranya tersebut masih polos,tapi karna terdesak akhirnya wanita itu menyerahkan juga anaknya untuk dirawat sementara oleh Bara dan Zaiva.
Dan beruntung,Histy dan Juna bisa menerima pria itu karna diluar negeri,Helen juga sudah memjaga adik kembarnya dalam menuntut ilmu.
Lama mengobrol kedua lelaki itu tak sadar Byanca mendengar percakapan mereka.
" Udah mau pulang ?" tanya Bara sedikit terkejut.
" Hem iya Om " Jawab Byanca tak enak.
" oh,sama siapa ?" Tanya Bara lagi.
" Naik motor Om " Jawab Byanca terkekeh.
" Naik motor ?" Ulang Bara syok.
" Iya,kemarin motornya dibawa Bang Alexi kesini,tapi dianya pulang naik mobil sama Kak Serkan " Curhat Byanca.
" Yaah terus yg bawa balik motornya jadi kamu ?" tanya Bara ingin tertawa.
" Iya Om " Jawab Byanca mengangguk.
" Ya udah,sekalian nih Om mau nitipin cowok ini sama kamu " Kata Bara melirik Satria.
" Hah bawa pulang juga ?" tanya Byanca syok.
" haha ia,biar kamu ada temennya " Jawab Bara terkekeh.
" Boleh boleh " Balas Byanca dengan suka hati.
" Ehhh " Pekik Bara dan Satria sama2 terkejut.
Byanca langsung tertawa ngakak dengan respon kedua lelaki tersebut.
" Ayo Bang,kita pulang " Ajak Byanca malu2.
" No " Jawab Satria menggeleng takut.
Bara tertawa ngakak dengan penolakan sang cucu angkat.
❤❤❤
__ADS_1
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Comentya.
Oh iya Guys,mau info nih author bakal bikin novel terbaru loh,kira2 ada yg mau baca gak ya ???