
Setelah mereka semua sarapan,David izin bekerja kepada mertua nya.
" Hati2 ya " Kata Sintia lembut.
" Iya Bunda,em maaf ya David ngak bisa nemenin disini " Kata David tak enak.
" Ngak papa,Bunda nanti sama Ayah mau keluar " Kata Sintia tersenyum.
David mengangguk dan menjalankan motor butut nya,Cila tak mengantar suami nya saat ini karna perempuan itu sibuk mencuci piring bekas mereka makan.
" Kasihan ya Yah sama menantu kita itu " Kata Sintia iba melihat David sudah jauh.
" Iya,tapi meskipun begitu dia ngak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai suami " Kata Beni tersenyum.
" Iya,liat aja rumah dan pakaian nya Yah,aku sampe ngak tega lihat nya " Kata Sintia sedih.
" Em aku boleh beliin dia bokser baru ngak ?" Tanya Sintia minta izin.
" Boleh,sekalian beli punya aku ya " Kata Beni cengengesan.
Sintia tertawa dan mengangguk kecil sepasang suami istri itu masuk kerumah melihat Cila.
" Ayah sama Bunda mau kemana ?" Tanya Cila heran melihat Beni dan Sintia siap2.
" Bunda mau ke rumah teman Ayah dulu ngambil uang " Kata Sintia sibuk memoles wajahnya dengan bedak.
Beni mengangguk,karna memang banyak tujuan mereka kesana.
" Denis kok ngak ikut aku kangen sama dia " Desah Cila lesu.
" Denis lagi sibuk sama sekolahnya,dia juga ngak mau ninggalin olahraga nya,kamu kan tau sendiri anak itu kekeh mau jadi polisi " Kata Beni tersenyum.
" Semoga aja ya Yah,Denis dapat tahun ini " Kata Cila mendoakan adiknya.
Mereka mengangguk tersenyum.
" Ya udah,Bunda sama Ayah pergi dulu ya " Kata Sintia mengambil tas nya.
" Iya,hati2 ya,Cila juga mau berangkat kerja "
" Ya sudah,kamu juga hati2,terus itu merah2 tutupin pake bedak." Titah Sintia.
Cila tersenyum dan mengangguk lemah.
" Jangan pulang lebih lama dari suami mu " Nasehat Beni.
" Iya Yah,Cila selalu pulang cepat dari Mas David " Kata Cila patuh.
Beni mengangguk dan keluar dari rumah kecil itu.
Cila bersiap siap saat Ayah dan Bundanya pergi,Cila mencari baju kerah tinggi meski saat ini cuaca panas.
" Huh ngak papa lah,dari pada ketahuan Laura " Gumam Cila meninggikan lagi kerah leher nya.
David benar2 brutal,leher wanita itu sudah seperti digebukin orang sekampung,merah dimana mana.
" Ya ampun Mas,segitu nafsunya kamu sama aku sampe dagu aku aja kamu **** " Kata Cila gemas dengan suami nya itu.
Wanita itu menebalkan bedaknya di dagu yang juga kemerahan.
" Huh selesai "
__ADS_1
" Saat nya kita berangkat " Pekik Cila semangat.
Perempuan itu dengan riang keluar dari rumah mencari angkot.
Ditempat David bekerja pria itu habis dibuli Rehan sahabatnya.
" Gila Vid,bini lo ganas banget " Kata Rehan menggeleng lemah.
David meninggikan kerah baju nya agar leher merahnya tak terlihat.
" Ck,aduh gimana ilangin nya ini ?" Gumam David kesal.
" Haha lo ngak sadar ?" tanya Rehan tak percaya.
David menggeleng dan mendesah lesu.
" Gue juga keciduk sama mertua gue pagi ini,apes banget dah " Kata David lesu.
" Wahahahaha gila lo,untung halal kalo ngak bisa mati lo dikelek bapaknya " Kata Rehan bergidik ngeri.
" Iya,yang parahnya lagi Cila mengakui dengan polos nya,gue rasanya pengen terjun aja dari ketinggian saking malunya "
" Wahahahaha lo sama istri lo sama aja,ngak bener semua " Kata Rehan sangat girang.
" Bisa tuker tambah ngak ya ?"" Gumam David.
Plaaakkkk....
" Parah lo,lo kira Cila barang apa mau lo tuker tambah " Kata Rehan gemas memukul kepala sahabatnya itu.
" Hahah abis nya gue gemes banget tau sama tu anak,bisa2 nya dia polos banget sampe kadang ngak tega gue buat apa apain,tapi kalo ngak disentuh,dia ngegoda gue terus "
" Ya elah,dikasih enak malah protes,ntar gak dikasih lagi bisa sakit kepala lo,uler lo dikandang trus "
" Kalo lo ngak mau lagi,boleh lah Cila buat gue aja,gue janji bakal bikin tu anak bahagia " Kata Rehan menggoda David.
Pria itu kaget dan langsung meninju lengan sahabat nya.
" Gila aja lo dia bini gue,ngak ikhlas gue ngasih dia sama lo ! " Kata David marah.
Rehan langsung tertawa terbahak melihat David emosi.
" Lo cinta banget kayak nya sama tuh anak " Kata Rehan yakin.
David menghela nafas.
" Kayak nya gue emang udah kelepek2 ama tuh bocah,apalagi Cila pasrah banget kalo gue ajakin main kuda lumping " Kata David terkekeh pelan.
Ntah kenapa otak nya kini sering mesum setelah mereka sering melakukannya.
2 sahabat itu tertawa terpingkal pingkal.
" Haaaaaaccvchiiiiimmmm " Cila tiba2 bersin.
" Aduuhhh siapa nih ngomongin aku " Kata Cila mengusap hidung nya.
" Bukan Lala Ante,Lala diem dali tadi " Kata Laura merasa tersinggung.
" Ehh hehe Tante bukan nuduh kamu sayang " Kata Cila cengengesan.
" Suel Ante,Lala ngak ngomongin Ante "
__ADS_1
" Iya iya,Tante tau kok Laura kan sibuk masukin tas dalam plastik " Kata Cila tak enak.
Gadis kecil itu mengangguk dan kembali memasukkan tas kedalam plastik yang sudah di sediakan.
Siti tersenyum lembut melihat Cila yang baik kepada anak nya..
Drt drt drt...
Hp Cila bergetar,perempuan itu dengan cepat melihat dilayar.
" Clara ?" Gumam Cila pelan.
" Iya Hallo La ?"
"........"
" Aku ditempat kerja,ada apa ?"
" ......"
" Apa Bara sama Ade dikantor polisi ?" Pekik Cila kaget.
" ........ "
" Oke oke,aku nanti kesana,Kak Nisa apa kabar nya ?"
"....... "
" Ya Tuhan,ya udah nanti aku kesana " Kata Cila cepat.
Tut
Panggilan terputus,Cila menghela nafas.
" Ya Tuhan,belum selesai masalah kemarin,ini udah masalah baru lagi,aku harus kesana nih,kasihan Kak Nisa " Gumam Cila pelan.
" Kenapa Non ??" Tanya Siti heran.
" Oh,ini Bu,adik saya dikota lagi ada masalah jadi saya harus kesana em aku bisa minta tolong sama ibu ngak ?" Tanya Cila takut2.
" Kenapa ?" Tanya Siti .
" Aku nanti serahin kunci ke Ibu,aku minta ibu yang handle dulu selama aku pergi,em aku percayain semua sama Ibu,nanti barang2 kita ada pihak pengiriman yang ambil,jadi tolong ibu yang pantau "
" Non percaya sama saya ?" Tanya Siti pelan.
Cila tersenyum dan mendekati wanita itu.
" Aku ini bukan orang kaya Bu,aku dan Ibu sama,kita2 sama kerja cari duit buat makan,hidup.
Aku percaya sama Ibu,karna aku yakin ibu orang yang amanah " Kata Cila lembut.
" Maafkan saya Non,saya akan berusaha memegang teguh amanah yang Non berikan ke saya " Kata Siti menitikkan air mata.
" Iya,kita pegang kunci 1 1 jadi kalo aku telat datang,ibu bisa buka duluan "
" Siap Non " Kata Siti patuh.
Cila tersenyum dan kembali membereskan pekerjaan nya.
" Mas David mau ikut ngak yah ?" Gumam Cila pelan.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay guys selamat pagi,jangan lupa terus dukung author dengan cara VOTE,LIKE,COMENT YAAA