Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Koin


__ADS_3

Hingga tengah malam Hani masih mengerjakan pr nya,suasana sudah sepi Cila dan David sudah masuk kedalam kamar mereka.


Vero yang katanya ingin menemani gadis itu hingga akhir malah mengingkari janji,pria itu ketiduran dimeja karna kelelahan.


Jam sudah mununjukkan pukul 10 malam,sebenarnya Hani juga sudah mengantuk dan lelah,tapi gadis itu bertekad akan menyelesaikan pekerjaan rumahnya tersebut karna besok harus dikumpul.


Gadis itu merenggangkan otot tangannya yang terasa keram,gadis itu menoleh ke Vero dan tersenyum kecil.


Wajah tampan lelaki itu terlihat sangat menggemaskan.


Hani menyentuh hidung mancung Vero dan terkekeh sendiri.


" Ucul banget sih " Gumam Hani menyentil pelan hidung lelaki itu membuat Vero terkaget.


" Ehh " Kata Hani terkejut melihat Vero terbangun.


" Kamu masih ngerjain pr ?" Tanya Vero mengantuk.


" Iya masih 2 soal lagi " Jawab Hani pelan.


" aku ngantuk " Rengek Vero.


" Ya udah sana tidur dikamar " Kata Hani mengusap kepala pria itu.


Vero menggeleng,lelaki itu mendekat dan berbaring dipaha Hani.


" Ehh " kata Hani kaget.


" Em mau gini,sambil elus ya " kata Vero mendongak menatap wajah terkejut gadis itu.


" Tapi aku..


" Gak mau,pokoknya elusin " Rengek Vero manja.


" Hm,ya udah " kata Hani terkekeh.


Pria itu tersenyum lalu memejamkan matanya yang sudah sangat berat.


Hani menepuk pelan bahu lelaki itu seraya mengusap rambut tebal Vero.


Vero terlihat sangat manja diusianya yang sudah mendekati kepala 3,tapi gadis itu tak keberatan karna Vero juga sering memanjakan dirinya bahkan lebih.


" Gak usah peluk nanti dimarahin Tante " Tegur Hani menepak tangan Vero yang ingin melingkar dipinggangnya.


" Mama udah tidur " Jawab Vero cengengesan.


" Ck,modus aja " Cibir Hani menjewer telinga pria itu.


Vero meringis dan kembali memejamkan matanya seraya mengusap perut datar gadis itu.


Hening...


Tak ada suara,Vero mulai terlelap lagi.


Melihat lelaki itu tak banyak tingkah,Hani melanjutkan lagi mengerjakan pr nya yang tinggal sedikit.


Tak lama kemudian,gadis itu pun selesai,paha Hani terasa keram menahan kepala berat lelaki itu.


Dengan hati2 Hani menaruh kepala Vero dilantai dan berjalan menutup pintu rumah yang masih terbuka.


Gadis itu memutuskan akan tidur dirumah calon mertuanya lagi karna tak mungkin meminta Vero mengantarnya pulang sedangkan lelaki itu sudah kelelahan.


" Om " Panggil Hani menggoyangkan lengan Vero.


" Om bangun,tidur kamar yuk " Ajak Hani lembut.


Vero melenguh membuka matanya.


" Kenapa ?" tanya lelaki itu serak.


" Tidur dikamar " Jawab Hani.


" Udah selesai ?" tanya Vero.


Hani mengangguk.

__ADS_1


" Ya udah ayok " kata Vero bangun.


Hani menaruh tasnya dikursi dan berjalan beriringan.


" Om mau kemana ?" tanya Hani bingung.


" Tidur " Jawab Vero polos.


" Tangannya lepas dong,kan kamar aku disebelah " Ujar Hani mengulum senyum.


" Hah bukannya kita udah sah ?" Tanya Vero bingung.


" Kapan sahnya ?" tanya Hani mengernyit.


" Barusan " jawab Vero polos.


" Hahaa mimpi " Kata Hani melepas tangannya.


" Hah beneran Han,tadi aku nikahin kamu loh " kata Vero serius.


" Dah tidur lagi sana lanjutin acara pernikahannya sekalian malam pertama " Kata Hani sambil tertawa.


" Hah kamu gak mau nik...


Brak..


Pintu kamar gadis itu tertutup rapat,Vero langsung terdiam.


" Terus kalo bukan kamu yang aku nikahin tadi,jadi siapa dong ?" Gumam Vero menggaruk kepalanya bingung.


Ceklek...


Pintu kamar kembali terbuka,Vero melonjak kaget melihat gadis itu kembali muncul.


" Selamat malam Om,muachh " Ucap Hani meloncat mencium kening lelaki itu.


Vero masih memasang wajah bodohnya didepan perempuan itu,Hani terkekeh dan mengunci pintu kamar dengan rapat.


" Gue dicium ?" Gumam lelaki itu meraba keningnya yang terasa hangat.


" Bakal gak cuci muka seminggu nih " kata Vero terkekeh geli.


Pria itu pun meloncat keranjangnya dengan wajah bahagia.


Dikamar Laura dulu,Hani terlihat senyum2 sendiri.


Gadis itu sangat malu dengan tindakannya yang akan membuat Vero besar kepala,tapi Hani juga merasa bahagia dengan respon Vero yang seperti anak kecil.


" Aaaaah kalo gini caranya bisa2 aku bucin sama Om Vero " Gumam Hani menggelengkan kepalanya.


Semakin hari hubungan mereka semakin dekat,Hani juga sudah mulai bisa memahami lelaki itu meski ada juga ketidaksepahaman mereka berdua.


Ditempat lain,seorang pria terlihat pucat setelah memuntahkan semua makanan yang ia makan hari ini.


Justin jatuh sakit saat pulang mengurus perusahaan Daddynya.


Pria itu mengaduh masuk angin karna satu minggu ini sibuk dengan urusan kantor tapi Justin tidak mau kerumah sakit,lelaki itu hanya ingin bertemu istrinya dirumah.


Dengan susah payah,Justin pun sampai dan benar saja didepan Laura lelaki itu kembali muntah.


" Keluarin semuanya " Kata Laura mengusap punggung sang suami.


Justin menggeleng lemah seraya memegang dinding kamar mandi.


" Ini minum dulu " Kata Abraham diluar kamar mandi membawakan air hangat.


Justin mengangguk,,dengan terseret lelaki itu melangkah keluar dibantu Laura.


" Kan apa aku bilang,kamu harus istirahat jangan kecapean kayak gini " Kata Laura kesal kepada suaminya.


Justin diam meminum setengah air yang diberi Daddynya.


" Besok kerumah sakit ya " kata Laura.


" Ngak mau " Rengek Justin layaknya anak kecil.

__ADS_1


" Kamu udah dari tadi lo gini Kak,nanti makin parah siapa yang repot " kata Laura gemas.


Abraham yang melihat wajah kesal menantunya ikut takut,wanita lembut itu jika marah sangat mirip dengan sang besan yang memang meledak2.


" Daddy istirahat lah,kalian berdua sama aja,giliran sakit aku yang disusahin,dikasih tau gak denger " Gerutu Laura.


" Iya,tapi Daddy gak sakit Laura,Daddy masih kuat " kata Abraham mengkrucut.


" Iya sekarang belum tau besok " Sahut Laura.


Glek..


Abraham menelan ludah kasar,lelaki itu pamit sebelum sang menantu menyemprot hingga ke akar2nya.


Kedua lelaki itu memang sangat sibuk,bukan hanya sering pulang malam tapi keduanya juga sering kedapatan telat makan membuat Laura sangat murka mengingat ayah mertuanya itu punya penyakit lambung.


Kini tinggallah Justin yang menciut menghadap istrinya yang masih memasang 2 tanduk.


" Ck,cepetan buka bajunya biar aku kerokin " Kata Laura berdiri membuka laci.


" Hah kerok ? apa itu ?" Tanya Justin melotot.


" Ini,cepetan " kata Laura menunjuk koin dan minyak urut.


Glekk...


Justin menelan ludah kasar,seumur2 pria itu belum pernah yang namanya kerokan.


" Cepet buka nunggu apalagi " Kata Laura bersedekap dada.


" Gak sakit kan Yank ?" tanya Justin ragu.


" gak,aman " jawab Laura tenang seraya melemaskan otot2 tangannya.


Justin menatap wajah wanita itu penuh selidik takut2 Laura hanya menjahilinya.


" Cepetan,mau tidur nih cape aku " Kata Laura gemas.


" I iy ya " Jawab Justin langsung membuka bajunya.


" Hadap belakang " Titah Laura.


" Gak mau main dulu ?" tanya Justin polos.


" Main apaan,kagak ada,lagi sakit juga masih sempet mikir main !" Hujat perempuan itu.


" Kamu kok makin judes sih Yank " kata Justin mengkrucut.


" Haisttt cepetan,bacot mulu " Kata Laura membalik tubuh lelaki itu.


" Siap ya " kata Laura mengapit kakinya di pinggang Justin.


" Kok kayak gini ?" tanya Justin kaget.


" Biar gak kabur " jawab Laura mengolesi minyak dipunggung kekar suaminya.


Justin lagi2 menelan ludah kasar,firasat lelaki itu mulai tak tenang dengan gerak gerik istrinya.


Saat koin mendarat,Justin melotot kaget,Laura menggesek koin itu dengan penuh semangat.


" Aaaaaaaaaaaa ngak mauu sakittt " Teriak Justin menggelegar.


Laura menahan tubuh suaminya dengan kencang,Justin meliukkan badannya menolak untuk dikerok.


" Aaaakkhhh sakitt,,Dadddy tolonggg " Teriak Justin ingin kabur tapi naas,Laura menarik punggung pria itu dan mengeluarkan tenaga extra.


" Diemmm,,,biar angin nya minggat ini Kak !" kata Laura menarik rambut Justin agar tak kabur.


" Tidaaaaakkkkkkkk " Teriak Justin ketakutan.


Di ruang tamu,Abraham menggeleng pelan mendengar teriakan demi teriakan anak dan menantunya.


Bukannya membantu,Abraham malah kabur masuk kamar menghindari keganasan menantu tersayang nya itu.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2