
David mendorong Cila dengan kuat sehingga gadis itu terjungkal kebelakang.
" Aduuhhhh " Ringis Cila melihat siku nya tergores lantain semen.
David langsung bangkit dan berlalu meninggalkan Cila yang kesakitan.
Cila menyebu sikunya yang mengeluarkan darah segar disana meski hanya sedikit.
" Mas mau kemana ?? Tanya Cila langsung bangkit dari duduk nya saat melihat David berjalan keluar dengan topi hitam dikepala nya.
David hanya diam saja melirih awan yang masih gelap dengan guyuran hujan yang lumayan deras.
" Jangan pergi Mas,ini masih hujan " Kata Cila menahan tangan pria itu.
David menghentakkan tangannnya kasar hingga cekalan Cila pun terlepas.
" Mas,aku mohon Mas jangan pergi dulu nanti kamu sakit " Kata Cila hampir menangis.
David menatap tajam gadis itu dan berlalu begitu saja mendekati motor nya dan pergi menjauh dari rumah.
" Maaaasss !!! " Teriak Cila menangis tersedu sedu.
" Jangan pergi Mas,nanti kamu sakit " Kata Cila lirih dengan sisa air matanya.
" Maafkan aku Mas,aku ngak sengaja tadi hiks hiks " Gumam Cila menatap punggung David yang sudah menjauh.
Gadis itu kembali lagi kedalam rumah dan melihat semua baju2 yang mereka selamatkan tadi.
Dengan wajah sedih,Cila melipat semua baju2 itu dengan rapi..
Di jalan David tak berpikir tenang,bayang2 Cila mencium nya barusan membuat dirinya tak bisa mengontrol diri.
Ntah mengapa David sangat marah,bukan marah kepada Cila tapi marah kepada dirinya sendiri yang selalu bersikap kasar kepada istrinya itu.
" Maafkan aku Tuhan,aku belum bisa menjadi suami yang baik,ini terlalu sulit untukku menerima semuanya,gadis itu merengut kebebasan ku,gadis itu mempersulit jalan hidup ku " Gumam David lirih dibawah guyuran air hujan.
Pria itu pun kembali ketempatnya bekerja meski sudah basah basahan,tapi David teringat dia masih punya baju ganti disana.
Malam harinya mereka berdua masih berdiam diaman,meski Cila bersikap biasa tapi David tidak,pria itu seperti menjauhi Cila karna perasaan nya yang sering kacau jika bersampingan dengan gadis itu.
" Mas,ada yang mau Cila omongin " Kata Cila menunduk takut di depan David yang duduk di karpet ruang tamu.
David hanya diam saja menatap gadis itu tajam.
" Mas,em aku boleh minta nomor hp kamu ngak ?? Tanya Cila takut.
David mengernyit aneh.
" Hp aku rusak " Kata David dingin.
" Em aku em aku mau lanjutin kuliah aku boleh ? Tanya Cila lagi.
Deg..
David terkejut dan melihat Cila menelesik.
" Emang kamu kuliah ?? Tanya David heran.
__ADS_1
Cila mengangguk kecil.
" Semester brapa ?
" Bentar lagi selesai,sekarang ini aku lagi ambil cuti karna masalah kemarin,tapi mulai lusa aku masuk lagi " Jujur Cila.
David menghela nafas,dan bangkit dari duduk nya.
" Gimana Mas ? Tanya Cila bingung.
" Aku ngak punya uang lebih untuk biaya kuliah kamu " Jujur David berdiri menjulang menghadap keluar.
" Aku udah dibiayain Kak Reno,jadi Mas ngak perlu ngeluarin uang buat aku " Kata Cila tersenyum.
" Terserah kamu aja " Kata David dingin dan masuk kedalam kamar.
Cila menghela nafas lelah dan mengikuti pria itu masuk kedalam kamar mereka.
Masih dengan kondisi malam tadi,mereka tidur terpisah.
" Kalo aku punya rezeki lebih,aku mau beli kasur tebel ah buat Mas David,kasian banget suami aku tidur dengan alas karpet gitu " Batin Cila menatap nanar David yang membelakanginya.
Karna hari semakin larut,dan Cila juga takut David marah lagi, akhirnya gadis itu tertidur dengan sejuta pikiran dikepala nya.
2 hari pun berlalu,pagi ini Cila sudah bersiap siap untuk pergi kerumah Reno.
David hanya diam saja memperhatikan gerak gerik Cila yang mengeluarkan kopernya dari dalam kamar.
" Mas,kamu hati2 dirumah ya " Kata Cila tersenyum.
" Hm " Jawab David cuek dengan bersedekap dada.
" Maaf ya Mas,aku mungkin 1 mingguan disana " Kata Cila ingin mengobrol sebelum dirinya keluar dari rumah itu.
Tapi respon David membuat gadis itu mengurungkan niatnya.
Ďavid hanya mengangguk,bahkan niat untuk basa basi mengantar Cila pun tak ada.
Gadis itu sedikit kecewa tapi Cila masih bisa memaklumi nya,mungkin benar David butuh waktu sendiri.
" Aku harap dengan kepergian ku ini,kita bisa sama2 intropeksi diri Mas,agar aku bisa memantaskan diri ku lanjut berjuang untuk mu atau tidak " Batin Cila menatap nanar pria itu.
" Aku akan berangkat kerja sekarang,jangan lupa kunci pintunya nanti " Kata David langsung melongos pergi.
Cila mengangguk kecil dan tersenyum getir.
Pria itu pun mengendarai motor butut nya melaju pergi,sedangkan Cila masih disana menunggu jemputan bodyguard Reno.
Hampir 3 jam perjalanan menggunakan pesawat akhirnya Cila sampai di rumah besar Nisa dan Reno.
Terlihat disana seorang gadis kecil yang sangat di kenali Cila sedang mengendarai sepeda nya bersama sang kembar..
" Kakak......... " Pekik Ana heboh saat melihat Cila turun dari mobil.
Cila tersenyum dan merengtangkan tangannya agar mendapat pelukan dari gadis itu.
Ana turun dari sepeda nya mendekati Cila,bocah itu celingak celinguk mencari sesuatu.
__ADS_1
" Kamu kenapa ? Tanya Cila aneh.
" Kok gak ada sih " Gumam Ana kecil dan berlari kearah pagar rumah.
Cila mengernyit bingung melihat adik kecilnya itu.
" Kamu ngak kangen sama Kakak ya,Kakak baru dateng loh " Kata Cila bersedekap dada.
Ana menghela nafas kecewa dan mendekati Cila yang menatap nya tajam.
" Abang ganteng ngak ikut ya Kak ? Tanya Ana sedih.
Deg..
Cila terkejut dan langsung melotot melihat gadis itu.
" Padahal aku udah ngarep loh Kak,Abang ganteng itu ikut kesini,biar Ana ada temen nya hehe " Kata Ana cengengesan.
" Heleh, kalo pun dia ikut kesini aku pasti sembunyiin dari kamu " Kata Cila tajam.
" Kenapa ? " Tanya Ana polos.
" Karena kalo kamu udah ketemu dia,nanti kamu bawa kabur suami aku,aku ngak mau nanti suami aku ternodai sama kelakuan gesrek kamu " Kata Cila berapi api.
Ana menggaruk kepala nya bingung.
" Jadi maksud Kakak ,Ana kotoran gitu ?? " Tanya Ana mulai mengeluarkan tanduk nya.
" Wahahhahaha " Cila langsung tertawa terbahak bahak melihat wajah anak itu.
" Iya,kek kotoran Ayam bauuuu " Kata Cila menutup hidungnya dan langsung berlalu dari sana.
Ana terkejut dan mengendus endus ketek nya.
" Hmm harum kok ngak bau " Kata Ana polos dan mengipasi ketek nya dengan tangan dan menghirup aroma keringat dirinya sendiri...
Gadis itu menggeleng pelan melihat Cila kabur terbirit birit masuk kedalam rumah.
Dengan santai gadis itu mendekati 2 saudaranya yang sedang melihat sesuatu.
" Bang lagi ngapain ?? Tanya Ana penasaran dan ikut mengintip.
" Tuh,lagi liat tutorial kucing boker " Sahut Aktam menunjuk kucing mahalnya menggaruk tanah.
" Hah ikuttt " Kata Ana heboh dan ikut berjongkok ditengah2 merek.
Ke3 bocah itu pun menikmati live streaming kucing boker berjamaah.
" Yah putus2 " Kata Aktam kecewa.
Ke3 kembar itu pun langsung tertawa melihat adegan menjijikkan itu,sedangkan sang kucing sudah kabur, karna terkejut auratnya terlihat oleh ke3 bocah gembul itu.
❤❤❤❤❤
**Hayyy guyyssss ayo mana nih suara nya,jangan lupa terus dukung author ya dengan cara VOTE,LIKE,COMENT...
Maaf ya baru Up sekarang soalnya author ada kerjaan,tapi author usahain untuk tetep Up kok😊
__ADS_1
Makanya terus dukung author ya,biar author semangat buat lanjutin cerita.
Jangan lupa masukin karya author kedalam Favorit kalian ya,dan jangan lupa jaga kesehatan**.