
Pagi ini suasana sedikit runyam,mereka sarapan dengan aura mencengkam,David menunduk takut menatap Reno yang terlihat sangat berbeda,aura tegas kepemimpinan pria itu terlihat jelas,bahkan Ana dan Zaiva makan sayur yang banyak agar Reno tak marah.
" Aku sudah selesai,aku pamit dulu " Kata Reno mengusap mulutnya dengan tisu dan langsung bangkit.
" Kalian lanjutkan ya,Kakak juga udah selesai " Kata Nisa tersenyum hangat.
Mereka semua mengangguk,Bara dan Triplet sudah siap dengan seragam sekolahnya.
Nisa mengejar sang suami yang berjalan menjauh.
" Kak Reno kenapa ?" Tanya Cila bingung.
" Bang Reno hampir bunuh orang semalam " Kata Rendi pelan.
" Apa !! " Pekik Cila,David dan Clara kaget.
Bara menunduk takut dan dengan cepat menyelesaikan makannya.
" Ayo Dek,kita harus sekolah " Kata Bara kepada ketiga adiknya.
Triplet mengangguk dan makan dengan cepat.
4 bersaudara itu meninggalkan ruang makan,kini hanya sisa kakak2 nya saja disana.
" Beneran Bang ??" Tanya Cila heboh.
" Iya,aku denger kalo ngak ditahan Abang Ben,Bang Reno bisa masuk penjara hari ini " Kata Rendi pelan.
David sangat terkejut tak menyangka pria itu sangat mengerikan.
" Kok aku ngak tau ya ??" Gumam Clara bingung.
" Gimana mau tau kamu aja tidurnya pulas banget " Kata Rendi menggeleng.
" Heheh " Kata Clara cengengesan.
" Kalian jadi pulang hari ini ?" Tanya Rendi kepada David.
" Iya,aku harus bekerja siang ini " Kata David menunduk.
" Iya,kami juga harus balik "
" Aku dengar untuk 2 hari kedepan Triplet akan di asingkan dulu kerumah Kakeknya " Kata Clara.
" Iya,Kak Nisa udah cerita sama aku agar triplet ngak kaget lihat Kak Reno kayak gitu. "
Mereka bercakap cakap sebentar,lalu langsung berpencar.
Saat Cila dan David akan pamit,Reno dan Nisa turun dari anak tangga menghampiri mereka.
" Mau pulang sekarang ?" Tanya Reno tenang.
" Iya Bang,aku harus kerja " Kata David menunduk.
" Iya,ngak papa kamu harus cari nafkah buat istri mu " Kata Reno maklum.
David mengangguk tersenyum.
" Kakak sudah siapkan tiket pesawat buat kalian,supaya ngak capek2 naik angkutan umum gonta ganti " Kata Reno tersenyum.
David dan Cila kaget dan saling bertatapan.
" Udah,pake aja nanti bodyguard Kakak yang akan mengantar kalian kebandara "
" Beneran Kak ?" Tanya Cila girang.
" Iya "
" Makasih ya Kak,jadi ongkos kami bisa irit " Kata Cila tersenyum senang.
Reno ikut tersenyum dan mengusap lembut kepala Cila.
__ADS_1
David hanya diam merasa tak enak hati.
" Ngak papa,biasa aja Vid " Kata Nisa paham.
" Maafkan David Kak " Kata David menunduk.
Cila langsung diam melihat wajah bersalah suaminya.
" Iya gak papa,kalo kamu butuh kerja lain,kasih tau Abang biar Abang bantuin cari " Kata Reno menepuk pundak pria itu.
David mengangguk kecil dan memberikan senyumannya.
Mereka pun pamit pulang dari rumah besar itu.
Beberapa jam perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah sederhana yang menjadi tempat tinggal mereka selama ini.
" Welcome home " Pekik Cila tersenyum lebar.
David ikut tersenyum seraya memasukkan koper mereka kedalam rumah.
" Mau makan ngak Mas ?"
" Ngak usah aku langsung berangkat aja " Kata David membuka baju nya.
Pria itu berlalu kekamar mandi dengan cepat karna pria itu harus bekerja..
Cila berkutat di kamar membersihkan tempat tidur mereka.
" Huh capeknya " Gumam Cila merentangkan tubuhnya di kasur.
Tring tring tring...
Suara hp sang suami berbunyi,Cila bangkit dari tiduran mengambil hp sang suami diatas lemari kecil mereka.
" Ini siapa ya ?" Gumam Cila bingung karna disana tak ada nama.
" Ya udah angkat aja " Kata Cila penasaran.
" David ini tante,kamu dimana ?" Tanya seseorang wanita diseberang.
Cila mengernyit bingung,bahkan dirinya pun tak selesai mengucap salam.
" Halo Vid,kamu disana kan,kamu dimana sekarang,tanah punya orang tua kamu itu bermasalah,masak udah dijual mau dibalikin lagi " Kata wanita itu nyerocos.
Cila menutup mulutnya yang menganga lebar.
" Halo Vid,kamu datang kerumah Tante ya,uang nya udah habis Vid buat sekolah sepupu kamu,Tante dapat uang dari mana kalo tanah itu minta dibalikin lagi,itu masih nama orang tua kamu loh,kamu urus ya " Kata perempuan itu dengan santainya.
Deg..
Cila kaget bukan main,perempuan itu masih dengan keterkejutannya.
" Halo David kamu dengar Tante kan ??"
" Halo " Kata Cila bersuara bergetar.
" Kamu siapa ? mana David ?" Tanya Wanita itu heran.
" Aa aku iistrinya " Kata Cila kecil.
" Oh sekarang David sudah menikah,bagus lah jadi kalian berdua bisa urus masalah ini,kirim alamat kalian ya biar nanti orang2 itu nagih ke kalian saja,karna itu kan masih milik orang tua suami kamu "
Cila hanya diam dengan hati meledak2,mendengarnya saja perempuan itu sudah sangat emosi.
" Itu kan udah Tante jual,seharusnya Tante dong yang tanggung jawab,suami saya ngak tau menau Te,kalian yang memakan semua harta suami saya " Kata Cila dengan beraninya.
" Ehehh berani2 nya kamu bilang gitu sama saya,eh asal kamu tau ya,kalo bukan saya yang mengurus David dulu mungkin sekarang suami kamu itu sudah melarat hidup nya " Kata wanita itu tak terima.
Dada Cila naik turun menahan emosi,David yang baru masuk kamar pun dibuat bingung dengan raut wajah Cila yang terlihat sangar.
" Kamu kenapa ?" Tanya David mengusap handuk dikepala nya.
__ADS_1
Cila dengan cepat mematikan panggilan itu dan melempar hp David kekasur.
" Ada apa sih ?" Tanya David bingung.
Cila masih diam meredakan emosinya.
David mendekat dan memegang pundak perempuan itu.
" Ada apa sayang hmm ?" Tanya David lembut.
" Mas " Panggil Cila lirih.
Manik perempuan itu sudah berkaca kaca melihat tampang suaminya yang lemah lembut.
" Ada apa ?" Tanya David mengusap pipi istrinya.
Cila langsung menghambur memeluk pria bertelanjang dada itu,bahkan David hanya di tutupi handuk pink Cila sepinggang..
" Kenapa sedih hm ?" Pria itu mengusap pelan punggung bergetar Cila.
" Kita harus rebut hak kamu Mas " Kata Cila melonggarkan pelukan mereka dan menatap intens pria itu.
David mengernyit bingung.
" Hak apa yang harus direbut ??" Tanya David heran.
" Hak kamu,hak orang tua kamu " kata Cila tajam.
" Hah,kok tiba2 ngomongin hak sih ?"
" Tadi Tante kamu nelfon,dia bilang tanah yang sudah dijual itu bermasalah,dan dia minta kamu yang urus karna itu masih nama orang tua kamu " Kata Cila kembali kesal.
David melotot kaget.
" Aku ngak punya apa2 lagi Cila,semua harta orang tua aku udah habis buat aku bertahan hidup selama ini,dan aku jualnya sama orang yang mengerti tentang hal2 seperti itu " Jelas David.
" Bukan yang milik kamu Mas,tapi milik Tante kamu itu,dia mungkin ambil paksa tanah itu terus dijualnya,tapi bermasalah,orang itu minta dibalikin lagi duit nya,tapi dia ngak mau,makanya dia minta kamu yang urus karna itu masih nama orang tua kamu " Jelas Cila kesal.
" Lah enakan di dia dong,dia jual kok aku yang dipusingin,dapat uang nya aja ngak " Kata David tak terima.
" Makanya kita harus urus,itu bahaya loh Mas,karna kamu yang jadi ahli waris nya bisa2 kamu dituntut " Kata Cila ngeri.
David terdiam,dirinya pun ikut kesal mendengar penuturan istrinya ini.
" Ya udah,nanti aku pikiran caranya,sekarang aku mau berangkat kerja dulu " Kata David tenang.
" Pokok nya aku ngak mau kamu terlibat lagi,hutang kita aja belum lunas Mas,aku takut kamu dipenjara nantinya " Kata Cila menangis.
David menghela nafas dan memegang bahu perempuan itu.
" Kan kamu punya Kakak yang hebat,kita minta tolong sama Bang Reno aja nanti,gimana ???" Kata David mencoba menggoda perempuan itu.
Plakkk...
Pria itu mendapat tamparan dikepalanya oleh sang istri.
" Enak aja kalo ngomong,kamu ngak liat Kak Reno juga pusing sama masalah Bara " Kata Cila berubah garang.
David terkekeh pelan,sudah menduga respon Cila akan seperti itu.
" Ya udah,kamu tenang aja kalo gitu,dari pada kamu pusing2,mending kamu ke kamar mandi gih cuci baju kita " Kata David tertawa renyah.
Cila melihat kesamping dan menghela nafas frustasi melihat baju mereka sudah menumpuk didekat pintu.
" Ya udah deh,aku nyuci dulu " Pamit Cila mencium tangan pria itu.
David tertawa terpingkal pingkal melihat tingkah absurd istri konyol nya itu.
" Seperti nya aku harus kembali berjuang " Kata David lirih melihat Cila berjalan gontai menggendong baju kotor mereka kedapur.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guysss jangan lupa terus dukung author dengan cara Vote,Like,Coment ya