Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Minggat


__ADS_3

Reka berbicara serius dengan suster yg menemani Laura tadi,dari sana lelaki itu tau bahwa Sofia mengaku sebagai cucu dari seorang wanita yg terlibat kecelakaan.


" Kami masih mencoba mencari orang tuanya Pak dan pihak rumah sakit membiarkan dia disini dulu " Ucap Suster seraya melihat Sofia bermain bunga.


" Saya kenal orang tuanya " Balas Reka.


" Apa dia masih kerabat kalian ?" Tanya suster serius.


" Hm gak juga,saya hanya kenal " Jawab Vero.


" Apa anda akan membawanya pulang ?" Tanya Suster lagi.


Reka diam,pria itu melihat Sofia dan menghela nafas panjang.


Rasa kasihan tumbuh dihati lelaki itu,Reka tak tau apa yg terjadi kepada keluarga kecil Vero tapi lelaki itu meyakini bahwa rumah tangga mantan temannya tersebut sedang tak baik2 saja.


" Huhh,ya aku akan memulangkannya kerumah " Ucap Reka.


" Saya rasa dia masih sedikit trauma Pak " Kata Suster kasihan.


" Ya " Balas Reka singkat.


Mereka menuju kerumah sakit,Reka menyelesaikan administrasi dan memberi berkas yg dibutuhkan atasannya.


Pria itu datang kesana karna tugas kantor,awalnya juga Reka tak mau tapi berkas tersebut sangatlah penting dan Justin butuh semuanya dalam waktu dekat.


Sofia mengekori lelaki itu dengan tenang,Reka melihat kesamping dan terkekeh pelan.


Sekilas,wajah Vero tercetak diwajah gadis dengam baju tidur princes tersebut.


" Kamu udah mandi belum ?" Tanya Reka membuka obrolan.


" Bau ya Om ?" tanya Sofia mengendus keteknya.


" Hm " Jawab Reka berbohong.


Sofia cengengesan dan berjalan duluan.


" Hehehe dia sangat lucu " Ucap Reka terkekeh.


Pria itu sedikit mengejar,setelah keluar dari rumah sakit Vero mengubungi seseorang.


" Beneran kamu lagi libur ?" Tanya Reka.


"......"


" Oke aku kesana sekarang " Ucap Reka semangat.


Tut.


Panggilan terputus,pria itu menaruh hapenya di saku dan melihat Sofia.


" Ayo Om " Ajak Sofia sudah menaiki motor Reka.


" Wah2 lancang ya " Kata Reka pura2 marah.


" Hehe,panas Om ayo cepetan " Kata Sofia memutar mata.


Reka mendengus,lelaki itu pun menaiki motor dan melaju kejalan raya..


Sofia duduk dibelakang sambil memeluk pinggang lelaki tersebut.


Tak ada percakapan,Sofia terlihat tenang dalam perjalanan.


" Sudah makan belum ?" Tanya Reka memecah keheningan.


" Mau es krim Om " Jawab Sofia semangat.


" Ck masih pagi " Kata Reka berdecak.


" Udah panas cuacanya " Balas Sofia malas.


Reka menggeleng pelan,tak urung lelaki itu berhenti di minimarket mencari eskrim dan membeli makanan.

__ADS_1


Motor depan Reka terlihat penuh,Reka juga membeli snack untuk gadis manis tersebut.


Hampir 25 menit perjalanan akhirnya mereka sampai.


Pria itu memarkirkan motornya didepan rumah yg tertutup rapat tersebut.


" Tok tok...


Pintu diketuk dari luar.


Tak lama seorang gadis muncul dibalik pintu dan terkejut melihat temannya tidak sendirian.


" Loh kamu bawa siapa ?" Tanya Hani syok.


Gadis kecil dengan masker tersebut melihat Hani dan tersenyum.


" Dia siapa Rek ?" Tanya Hani makin bingung.


" Anak Vero " Jawab Reka.


" Apa !" Pekik Hani terbelalak.


" Nanti aku ceritakan " Kata Reka buru2 masuk.


Sofia turun dan motor dan mendekati Hani dengan sejuta keterkejutan.


" Halo Tante " Sapa Sofia hangat.


Glek....


Hani menelan ludah kasar,sungguh ia tak percaya dengan apa yg ada didepannya saat ini.


" Te aku mau mandi " Kata Sofia tanpa ragu


" Hah " Kata Hani tersadar.


" Via belum mandi,kata Omm Via bau " Adu Sofia mengkrucut.


Hani melihat penampilan gadis itu dari ujung kaki hingga kepala..


" Huh ayo masuk " Kata Hani membuka pintu rumahnya lebih lebar.


Sofia mengangguk dan melongos masuk.


Reka duduk dikarpet sambil meminum minuman kaleng yg dibeli.


" Kamu gak kerja Rek ?" Tanya Hani melihat sahabatnya.


" Kerja,aku kesini buat nganterin ni bocah " Jawab Reka.


" maksud kamu ? kamu ketemu dia dimana ?" Tanya Hani bertubi.


Reka diam sejenak dan melihat Sofia yg duduk dikarpet menatap mereka.


" Katanya tadi mau mandi " kata Reka menegur Sofia.


" Gak punya baju ganti " Jawab Sofia santai.


" Baju kamu ada gak ?" tanya Reka melihat Hani.


" Ada tapi kegedean pake dia " Jawab Hani.


" Dah pake asal aja yg penting dia mandi " Kata Reka masa bodoh.


Hani melihat Sofia lagi,gadis itu terkekeh karna Sofia begitu lucu.


Keduanya pun menuju kamar mandi,Hani menyiapkan baju yg kira2 pas untuk dipakai anak Vero tersebut.


" Tante sendirian ya disini ?" Tanya Sofia saat Hani memberinya handuk.


" Hm " Jawab Hani tenang.


" Via juga bakal sendirian Te " Kata Sofia tenang.

__ADS_1


" Sendiri ? kan kamu punya Papa dan Mama " Kata Hani heran.


" Mereka gak sayang Via " Kata Sofia mengkrucut.


Deg....


Manik Hani membulat,gadis itu berhenti sejenak dari aktifitasnya.


" Udah belumm Han " Pekik Reka tak sabaran.


" Hah em udah Rek bentar " Pekik Hani balik.


" Ayo cepetan Om Reka mau kerja " Kata Hani buru2.


Sofia mengangguk,mereka pun bergegas menyelesaikan aktiftas mereka dan menemui Reka.


" Aku titip dia disni ya,biarin aja dulu Vero sama keluarganya kelabakan mencari Sofia " Kata Reka tegas.


" Rek kasihan mereka " kata Hani tak setuju.


" Aku gak mau ketemu Mama dan Papa !" Celetuk Sofia tegas.


Reka dan Hani menoleh dan melihat wajah Sofia berbubah marah.


" Mereka mencari kamu " Kata Hani lembut.


" Via gak mau,Papa dan Mama gak sayang Via " Kata Sofia kesal.


" Tapi kamu har....


" Ya udah,Via gak mau disini " Potong Sofia ingin berlari.


" Ehhhh " Pekik Reka menarik baju kebesaran gadis tersebut membuat Sofia jatuh terduduk.


" Reka !" Kata Hani kaget.


Sofia menoleh dan merapikan lewekan dibahunya dengan kesal.


Reka mengulum senyum,gadis kecil itu terlihat ingin marah kepadanya.


" Hm ya udah,kamu gak kemana mana " Kata Reka mencoba tenang.


" Rek " Tegur Hani.


" Hari ini aja Han,dia butuh waktu nanti aku pulang kerja bujuk lagi " Kata Reka tenang.


Hani menghela nafas,menahan Sofia dirumahnya sama saja bunuh diri massal lantaran jika Vero tau maka hubungan mereka masih tak bisa dikendalikan.


Reka pamit dan memberi uang jajan 5 ribu kepada gadis itu dan diterima Sofia dengan wajah kebingungan.


" Ck,5 ribu mana cukup Rek " Decak Hani gemas.


" Anak kecil gak boleh jajan banyak2 nanti boros pas gede " Balas Reka santai.


Sofia diam melihat uang kuning tersebut yg sangat jarang ada disaku bajunya.


Reka pergi,rumah seketika sepi lagi.


" Kamu mau sesuatu ?" tanya Hani sedikit canggung.


" Via mau susu " Ucap Sofia manja.


" Oh kamu masih nyusu ya ?" Tanya Hani


Sofia mengangguk,Hani berjalan kedapur dan diikuti oleh gadis tersebut.


" Hm susunya ada tapi cuma susu kaleng,kamu mau gak ?" tanya Hani ragu.


" Gimana minumnya ?" Tanya Sofia bingung.


" Ya tinggal diseduhin digelas doang taruh air hangat " Jawab Hani.


" Lama,beli aja lah Te ini uangnya " Kata Sofia memberi uang yg diberi Vero tadi kepadanya.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,coemnt ta.


__ADS_2