
Kini David dan Cila sudah berada disebuah rumah sakit.
Cila tak melepas genggaman suaminya karna merasa takut.
" Ngak papa,aman kok " Kata David menepuk tangan istrinya.
Cila mengangguk lemah.
" Silahkan masuk Pak " Kata seorang perawat membuka pintu.
Mereka masuk kedalam ruangan berhadapan dengan seorang dokter.
" Silahkan duduk " Kata seorang dokter perempuan.
David membantu menarik kursi istrinya,Cila terus meremas bajunya merasa gugup.
" Ada kendala apa ?" Tanya Dokter itu ramah.
" Istri saya mual dan pusing Dok " Sahut David.
Dokter itu beroh ria,dan meminta Cila berbaring di brangkar.
" Saya periksa dulu ya " Kata Dokter itu hangat.
" Iya dokter " Kata Cila tersenyum.
Baju perempuan itu pun diangkat dan ditempeli sesuatu.
David tersenyum meski jantungnya berdegub kencang.
Beberapa menit kemudian pemeriksaan selesai,Cila dan David kembali duduk di kursi.
" Gimana istri saya Dok ?" Tanya David gugup.
Dokter itu menatap Cila,sedangkan yang ditatap terus menunduk.
" Selamat Pak,istri anda hamil " Kata Dokter itu tersenyum.
" Hah Ha hamil ?" Tanya David terbelalak kaget.
" Iya Pak,usia kandungannya jalan 1 bulan,makanya kondisi istri anda lemah " jelas Dokter itu hangat.
Cila mendongak menatap David.
" Yank,kamu hamil " Kata David gemetar.
" Iya Mas,ak aku hamil " Kata Cila berkaca kaca.
David bangkit dan langsung bersujud dilantai.
Cila dan dokter yang melihat pun kaget bukan main,bahkan Cila sampai menangis..
" Terima kasih Tuhan " Kata David bersujud.
" Mas hiks " Kata Cila menutup mulutnya tak percaya.
" Kita bakal punya anak Yank " Kata David tertawa girang.
Dokter dan Perawat itu tersenyum hangat melihat David yang sangat antusias.
" Kita berhasil Mas " kata Cila menangis.
David langsung menghambur memeluk istrinya.
" Terima kasih Dokter,ini kabar yang sangat mengagumkan " Kata David menyalami dokter itu.
" Iya Pak,sekali lagi selamat " Kata Dokter itu tersenyum.
Setelah basa basi akhirnya mereka pulang kerumah.
Selama dijalan Cila mengusap perutnya tak henti2,bahkan air mata nya kembali tumpah.
" Mas,kamu ngak bakal sendiri lagi " Kata Cila lirih.
David yang memegang tangan Cila pun semakin mengeratkan genggaman mereka.
__ADS_1
" Aku akan menjaga kalian dengan sepunuh jiwa dan raga ku,aku janji Cila " Kata David serius.
Cila mengangguk mengusap pipi suaminya.
" Aku mencintai kamu dan calon anak kita Mas " Kata Cila lirih.
" Aku juga mencintai kalian " Kata David mengusap perut datar Cila.
Hampir setengah jam perjalanan kini David dan Cila sudah tiba dirumah besar Reno.
Saat mereka datang terlihat Sintia dan Beni sedang bersenda gurau diayunan.
" Bunda " Panggil Cila girang.
Perempuan itu langsung berlari menemui orang tuanya,David yang melihat pun langsung kaget dan menyusul perempuan itu.
" Yank jangan lari2 dong,ntar anak ku loncat2 disana " Gerutu David.
Cila langsung berhenti dan cengengesan.
" Hehe maaf Mas,aku lupa " Kata Cila menggaruk kepalanya gatal.
" Kamu nih bikin aku jantungan aja,awas kalo gitu lagi aku kurungin kamu dikamar " Kata David kesal.
Glek...
" Gawat nih laki aku kok berubah posesif gini sih " Batin Cila ngeri.
" Iya Mas,ngak gitu lagi " Kata Cila nurut.
" Ya udah,jalan pelan2 aja " Titah David.
Cila mengangguk dan berjalan lambat.
David yang melihat Cila melangkah perlahan pun terkekeh dan menoyor kepala perempuan itu.
" Jalan nya ngak gitu juga Yank,kapan sampe nya coba " Kata David tertawa lucu.
" Lah tadi katanya jalan pelan2,sekarang udah pelan malah ditoyor " Gerutu Cila.
" Tau ah,males sama kamu jauhan sana " Usir Cila.
Deg..
David terdiam,dirinya lupa pesan dokter tadi bahwa David harus memaklumi hormon istrinya yang akan berubah2.
" Maaf Yank " Kata David menunduk.
" Ck,beliin aku es krim " Kata Cila bersedekap.
" Hah tapi ak.."
" Oh ngak mau !" Kata Cila kesal.
" Eh iya iya mau,tunggu disini aku cari es krim dulu " Kata David langsung melesat masuk kedalam rumah.
Cila yang melihat suaminya lari terbirit2 pun langsung tertawa.
" Liat tuh Papa kamu bucin banget kan sama Mama,apalagi sekarang kamu udah ada disini siap2 dah dia melas2 sama kita " kata Cila menganjak anaknya ngobrol.
Perempuan itu kembali berjalan dengan riang mendekati Sintia dan Beni yang sedang tertawa bercerita sesuatu.
" Bunda,Ayah " Panggil Cila mengambil duduk ditengah.
Sintia yang sedang bermanjaan dengan suaminya pun seketika mengalah.
" Ck ganggu orang pacaran aja " Gerutu Sintia.
" Biarin,Cila ada kabar nih buat Ayah dan Bunda " Kata Cila tersenyum.
" Kabar apa ?" Tanya Beni mengernyit.
" Hayo tebak ?"
Beni dan Sintia semakin bingung.
__ADS_1
" Ada apa sih ?" Tanya Sintia penasaran.
" Bentar lagi Zaiva dan adiknya ada saingan Bun " Kata Cila tertawa.
" Hah maksudnya ?" Tanya Beni belum paham.
" Aku hamil anak Mas David " kata Cila girang.
Beni dan Sintia langsung melotot kaget.
" Wah beneran ?" Pekik Beni heboh.
" Iya Yah,ini anak Mas David Yah " kata Cila semangat.
" Lah kamu pikir anak siapa lagi kalo bukan suami kamu " Kata Sintia menyentil kening Cila.
" Hehe iya juga ya,ngak mungkin kan anaknya si Boy " Kata Cila tertawa geli.
" Dasar anak edan " Kata Beni tertawa.
" Cieee bakal punya cucu lagi ni yee " Olok Cila.
Seketika Beni dan Sintia langsung bersemu malu.
" Mana bukti nya ?" Tantang Sintia tenang.
" Bentar " Kata Cila merogoh tasnya.
Setelah mencari akhirnya Cila menemukan foto anaknya.
" Nih Bun,masih kecil banget belum terlihat wajah bapaknya,tapi ini 100 persen anak nya Mas David " Kata Cila heboh.
Beni dan Sintia langsung berebut melihat foto calon cucunya.
" Waah gemes banget Yah,masih kecil ini mah umur 1 bulanan kali ya " Kata Sintia tersenyum haru.
" Iya Bun,kok Bunda tau ?" Tanya Cila polos.
" Lah kamu dan Denis kan juga gitu dulu " Kata Sintia terkekeh.
" Hehe iya juga sih " Kata Cila menggaruk kepalanya malu.
" Selamat ya Nak,akhirnya kamu bakal punya anak " Kata Beni mengusap kepala Cila.
" Makasih ya Yah,aku bahagia banget " Kata Cila berkaca kaca.
" Iya sayang,jaga baik2 ya anak kalian,kasih David kebahagiaan " Kata Beni lembut.
Cila langsung menghambur memeluk Beni.
" Aku janji bakal jadi istri dan ibu yang baik untuk Mas David dan anak aku Yah " Kata Cila menangis.
Beni tersenyum dan merengkuh putrinya.
" Ikutaaaan " Rengek Sintia ikut nimbrung.
Beni terkekeh pelan dan menarik istrinya mendekat.
David keluar dari rumah mencari istrinya dengan 2 buah es krim yang dia ambil di kulkas triplet.
" Ngak papa lah triplet marah,nanti aku ganti tapi kalo Cila yang marah bisa gawat anak aku taruhannya " Gumam David ngeri.
Pria itu berlari ketaman dan melihat anak serta mertuanya sedang berpelukan.
" Bundaaaaa aku mau dipeluk juga " Pekik David berlari kencang mendekati mereka.
Mereka terkekeh pelan melihat David berlari layaknya anak kecil yang merindukan ibunya.
" Ya ampun,kalo emak sama bapaknya manja dan gesrek gini,gimana anaknya ntar,bisa2 ngalahin Ana sama Zaiva nih heboh nya " Kata Sintia tertawa.
" Siap2 pusing kepala nih " Sahut Beni ikut tertawa.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya
__ADS_1