Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Sebuah Kabar


__ADS_3

Kini David dan Cila sudah berada disebuah rumah sakit.


Cila tak melepas genggaman suaminya karna merasa takut.


" Ngak papa,aman kok " Kata David menepuk tangan istrinya.


Cila mengangguk lemah.


" Silahkan masuk Pak " Kata seorang perawat membuka pintu.


Mereka masuk kedalam ruangan berhadapan dengan seorang dokter.


" Silahkan duduk " Kata seorang dokter perempuan.


David membantu menarik kursi istrinya,Cila terus meremas bajunya merasa gugup.


" Ada kendala apa ?" Tanya Dokter itu ramah.


" Istri saya mual dan pusing Dok " Sahut David.


Dokter itu beroh ria,dan meminta Cila berbaring di brangkar.


" Saya periksa dulu ya " Kata Dokter itu hangat.


" Iya dokter " Kata Cila tersenyum.


Baju perempuan itu pun diangkat dan ditempeli sesuatu.


David tersenyum meski jantungnya berdegub kencang.


Beberapa menit kemudian pemeriksaan selesai,Cila dan David kembali duduk di kursi.


" Gimana istri saya Dok ?" Tanya David gugup.


Dokter itu menatap Cila,sedangkan yang ditatap terus menunduk.


" Selamat Pak,istri anda hamil " Kata Dokter itu tersenyum.


" Hah Ha hamil ?" Tanya David terbelalak kaget.


" Iya Pak,usia kandungannya jalan 1 bulan,makanya kondisi istri anda lemah " jelas Dokter itu hangat.


Cila mendongak menatap David.


" Yank,kamu hamil " Kata David gemetar.


" Iya Mas,ak aku hamil " Kata Cila berkaca kaca.


David bangkit dan langsung bersujud dilantai.


Cila dan dokter yang melihat pun kaget bukan main,bahkan Cila sampai menangis..


" Terima kasih Tuhan " Kata David bersujud.


" Mas hiks " Kata Cila menutup mulutnya tak percaya.


" Kita bakal punya anak Yank " Kata David tertawa girang.


Dokter dan Perawat itu tersenyum hangat melihat David yang sangat antusias.


" Kita berhasil Mas " kata Cila menangis.


David langsung menghambur memeluk istrinya.


" Terima kasih Dokter,ini kabar yang sangat mengagumkan " Kata David menyalami dokter itu.


" Iya Pak,sekali lagi selamat " Kata Dokter itu tersenyum.


Setelah basa basi akhirnya mereka pulang kerumah.


Selama dijalan Cila mengusap perutnya tak henti2,bahkan air mata nya kembali tumpah.


" Mas,kamu ngak bakal sendiri lagi " Kata Cila lirih.


David yang memegang tangan Cila pun semakin mengeratkan genggaman mereka.

__ADS_1


" Aku akan menjaga kalian dengan sepunuh jiwa dan raga ku,aku janji Cila " Kata David serius.


Cila mengangguk mengusap pipi suaminya.


" Aku mencintai kamu dan calon anak kita Mas " Kata Cila lirih.


" Aku juga mencintai kalian " Kata David mengusap perut datar Cila.


Hampir setengah jam perjalanan kini David dan Cila sudah tiba dirumah besar Reno.


Saat mereka datang terlihat Sintia dan Beni sedang bersenda gurau diayunan.


" Bunda " Panggil Cila girang.


Perempuan itu langsung berlari menemui orang tuanya,David yang melihat pun langsung kaget dan menyusul perempuan itu.


" Yank jangan lari2 dong,ntar anak ku loncat2 disana " Gerutu David.


Cila langsung berhenti dan cengengesan.


" Hehe maaf Mas,aku lupa " Kata Cila menggaruk kepalanya gatal.


" Kamu nih bikin aku jantungan aja,awas kalo gitu lagi aku kurungin kamu dikamar " Kata David kesal.


Glek...


" Gawat nih laki aku kok berubah posesif gini sih " Batin Cila ngeri.


" Iya Mas,ngak gitu lagi " Kata Cila nurut.


" Ya udah,jalan pelan2 aja " Titah David.


Cila mengangguk dan berjalan lambat.


David yang melihat Cila melangkah perlahan pun terkekeh dan menoyor kepala perempuan itu.


" Jalan nya ngak gitu juga Yank,kapan sampe nya coba " Kata David tertawa lucu.


" Lah tadi katanya jalan pelan2,sekarang udah pelan malah ditoyor " Gerutu Cila.


" Tau ah,males sama kamu jauhan sana " Usir Cila.


Deg..


David terdiam,dirinya lupa pesan dokter tadi bahwa David harus memaklumi hormon istrinya yang akan berubah2.


" Maaf Yank " Kata David menunduk.


" Ck,beliin aku es krim " Kata Cila bersedekap.


" Hah tapi ak.."


" Oh ngak mau !" Kata Cila kesal.


" Eh iya iya mau,tunggu disini aku cari es krim dulu " Kata David langsung melesat masuk kedalam rumah.


Cila yang melihat suaminya lari terbirit2 pun langsung tertawa.


" Liat tuh Papa kamu bucin banget kan sama Mama,apalagi sekarang kamu udah ada disini siap2 dah dia melas2 sama kita " kata Cila menganjak anaknya ngobrol.


Perempuan itu kembali berjalan dengan riang mendekati Sintia dan Beni yang sedang tertawa bercerita sesuatu.


" Bunda,Ayah " Panggil Cila mengambil duduk ditengah.


Sintia yang sedang bermanjaan dengan suaminya pun seketika mengalah.


" Ck ganggu orang pacaran aja " Gerutu Sintia.


" Biarin,Cila ada kabar nih buat Ayah dan Bunda " Kata Cila tersenyum.


" Kabar apa ?" Tanya Beni mengernyit.


" Hayo tebak ?"


Beni dan Sintia semakin bingung.

__ADS_1


" Ada apa sih ?" Tanya Sintia penasaran.


" Bentar lagi Zaiva dan adiknya ada saingan Bun " Kata Cila tertawa.


" Hah maksudnya ?" Tanya Beni belum paham.


" Aku hamil anak Mas David " kata Cila girang.


Beni dan Sintia langsung melotot kaget.


" Wah beneran ?" Pekik Beni heboh.


" Iya Yah,ini anak Mas David Yah " kata Cila semangat.


" Lah kamu pikir anak siapa lagi kalo bukan suami kamu " Kata Sintia menyentil kening Cila.


" Hehe iya juga ya,ngak mungkin kan anaknya si Boy " Kata Cila tertawa geli.


" Dasar anak edan " Kata Beni tertawa.


" Cieee bakal punya cucu lagi ni yee " Olok Cila.


Seketika Beni dan Sintia langsung bersemu malu.


" Mana bukti nya ?" Tantang Sintia tenang.


" Bentar " Kata Cila merogoh tasnya.


Setelah mencari akhirnya Cila menemukan foto anaknya.


" Nih Bun,masih kecil banget belum terlihat wajah bapaknya,tapi ini 100 persen anak nya Mas David " Kata Cila heboh.


Beni dan Sintia langsung berebut melihat foto calon cucunya.


" Waah gemes banget Yah,masih kecil ini mah umur 1 bulanan kali ya " Kata Sintia tersenyum haru.


" Iya Bun,kok Bunda tau ?" Tanya Cila polos.


" Lah kamu dan Denis kan juga gitu dulu " Kata Sintia terkekeh.


" Hehe iya juga sih " Kata Cila menggaruk kepalanya malu.


" Selamat ya Nak,akhirnya kamu bakal punya anak " Kata Beni mengusap kepala Cila.


" Makasih ya Yah,aku bahagia banget " Kata Cila berkaca kaca.


" Iya sayang,jaga baik2 ya anak kalian,kasih David kebahagiaan " Kata Beni lembut.


Cila langsung menghambur memeluk Beni.


" Aku janji bakal jadi istri dan ibu yang baik untuk Mas David dan anak aku Yah " Kata Cila menangis.


Beni tersenyum dan merengkuh putrinya.


" Ikutaaaan " Rengek Sintia ikut nimbrung.


Beni terkekeh pelan dan menarik istrinya mendekat.


David keluar dari rumah mencari istrinya dengan 2 buah es krim yang dia ambil di kulkas triplet.


" Ngak papa lah triplet marah,nanti aku ganti tapi kalo Cila yang marah bisa gawat anak aku taruhannya " Gumam David ngeri.


Pria itu berlari ketaman dan melihat anak serta mertuanya sedang berpelukan.


" Bundaaaaa aku mau dipeluk juga " Pekik David berlari kencang mendekati mereka.


Mereka terkekeh pelan melihat David berlari layaknya anak kecil yang merindukan ibunya.


" Ya ampun,kalo emak sama bapaknya manja dan gesrek gini,gimana anaknya ntar,bisa2 ngalahin Ana sama Zaiva nih heboh nya " Kata Sintia tertawa.


" Siap2 pusing kepala nih " Sahut Beni ikut tertawa.


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya

__ADS_1


__ADS_2