
Sore pun tiba,Cila seperti biasa dirinya harus pulang lebih dulu dari sang suami,karna tak ingin David tau bahwa dirinya bekerja.
" Ante Lala pulang dulu ya " Pamit Laura mencium punggung tangan Nisa.
" Iya sayang,besok datang lagi ya " Kata Cila mengusap kepala anak itu.
Laura mengangguk tersenyum,gadis itu sangat suka bekerja bersama ibunya di tempat Cila.
" Kami pulang dulu ya Non,makasih untuk hari ini " Kata Siti tersenyum hangat.
" Iya Bu,hati2 dijalan ya " Kata Cila ramah.
Mereka pun berpisah didepan ruko,Cila menghela nafas melihat jam mahal pemberian Reno melingkar ditangannya.
" Huh harus cepat nih " Gumam Cila mencari angkot.
Tak lama angkot pun datang,perempuan itu dengan cepat masuk kedalam dan duduk tenang.
Beberapa menit kemudian,Cila turun dari angkot dan sedikit berlari masuk kedalam gang rumahnya.
" Astaga " Pekik Cila melotot melihat motor suaminya sudah terparkir disana.
Cila melihat jam lagi,masih jam 4 lewat.
" Aduh gawat gimana ini " Gumam Cila panik.
" Aku harus kasih alasan apa ya hmm duhhh kenapa Mas David pulang cepat sih " Kata Cila mondar mandir tak tenang.
" Kenapa Neng,kok mukanya kusut gitu " Tegur seorang wanita parubaya melintàsi Cila.
" Em ngak papa Bu,ada yang kelupaan " Bohong Cila.
Wanita itu mengangguk dan meninggalkan Cila yang panik sendiri.
Cila berjalan cepat kearah rumahnya,kaki nya sudah gemeteran membuka pintu yang sedikit tertutup itu.
" Assalamualaikum " Salam Cila pelan.
Tak ada sahutan dari dalam,hati Cila makin berdebar2,bukan karna jatuh cinta,melainkan takut melihat suaminya marah.
" Maaasss " Panggil Cila.
Masih tak ada jawaban,Cila masuk kekamar namun nihil tak ada David disana.
Cila menaruh tas dan membuka jam mahalnya dengan cepat,berjalan kedapur.
Ceklek...
Pintu kamar mandi terbuka,tampil lah David dengan wajah datar nya.
" Mas kok udah pulang ?" Tanya Cila berusaha tenang.
" Kamu dari mana ?" Tanya David dingin.
Glek...
Cila menelan ludahnya kasar mendengar suara dingin suaminya lagi.
" Em ak aku dari rumah temen " Kata Cila berbohong.
" Rumah temen ? emang kamu punya temen disini ?" Tanya David menyelisik.
" Iy ya,temen kuliah kebetulan dia pulang kampung " Kata Cila gugup.
" Oh " balas David singkat.
Pria itu berjalan kekamar tanpa melihat atau menggoda Cila seperti kemarin.
Cila makin deg degan dengan sikap suaminya.
__ADS_1
" Kamu udah makan ?" Tanya Cila mengikuti pria itu.
David duduk di lantai kamar menghela nafas lelah.
" Gimana mau makan,kamu masak aja ngak " Kata David datar.
Pria itu mengambil hp nya disaku dan menghidupkan nya.
" Biasanya kan kamu pulangnya hampir malam,jadi aku belum sempat masak " Kata Cila menunduk.
David diam saja memainkan ponsel nya.
" Em ya udah,ak u masak dulu kalo gitu " Kata Cila gugup.
David masih diam tanpa melihat perempuan itu berlalu.
Didapur,Cila memegang dadanya yang berdegub kencang.
" Duhhh gawat Mas David marah,gimana ini ?" Gumam Cila mondar mandir tak jelas.
" Masak apa ya,aku ngak bisa mikir ini " kata Cila kesal.
Perempuan itu mengambil minum menenangkan dirinya yang panik.
Setelah minum dan sedikit tenang,Cila menghampiri David yang masih bermain ponsel didalam kamar.
Cila membuka 2 kancing baju nya untuk menggoda lelaki itu,agar suaminya tak jadi marah.
" Gak papa lah berkorban dikit " Gumam Cila yakin.
" Mas " Panggil Cila pelan.
David menoleh,dan mengernyit melihat Cila berpose menggodanya.
David diam saja melihat perempuan itu beraksi.
" Kok ekpresi nya gitu ya,padahal semalam dia tergoda banget " Batin Cila merasa aneh.
Cila berjalan mendekat dan duduk di depan pria itu.
" Mas,aku ngak tau mau masak apa,kita beli makan diluar aja yuk " Kata Cila manja.
" Aku ngak ada uang,aku belum gajian " Kata David datar.
" Uang aku ada kok Mas " kata Cila tersenyum.
" Aku lagi males,pegi aja sendiri " Kata David bangkit dari duduknya.
Cila menganga lebar melihat pria itu meninggalkannya begitu saja.
" Fix dia marah " Gumam Cila kesal.
Perempuan itu mengacak acak rambutnya frustasi.
Malam hari pun tiba,David lebih banyak diam saat Cila menanyainya banyak hal.
" Mas,kok kamu cuekin aku sih ?" Tanya Cila kesal
David diam saja mencoba tenang.
" Kamu kenapa sih Mas " Kata Cila menarik tangan lelaki itu.
" Kamu yang kenapa !! " Sakas David keras.
Cila kaget bukan main,perempuan itu seketika mundur melihat wajah David merah padam.
" Mmas " panggil Cila lirih.
" Kenapa kamu bohongin aku Cila !! " Teriak David marah.
__ADS_1
" Booohong kekenapa ?" Tanya Cila ketakutan.
" Kemana saja kamu saat aku ngak ada dirumah Hah!!! " Bentak David mencengkram dagu perempuan itu.
Cila mendongak keatas memandang wajah David yang sedang emosi.
" Aa aku aakku " Kata Cila berkaca kaca.
" Apa !! kamu menemui pria lain begitu ?" Tanya David emosi.
Cila menggeleng pelan.
Plaaaaaaaakkkkkk...
Dengan kasar pria itu menampar wajah istrinya,hingga perempuan itu tersungkur ke lantai.
" Mas hiks hiks..." kata Cila langsung menangis memegang pipi nya.
" Aku kira kamu perempuan baik2,ternyata kamu sama saja,kaliaaan wanita murahaaan !!! " Teriak David melempar hp nya kedinding.
Hp yang baru diperbaiki itu pun kembali berhamburan kelantai.
" Masss huhuhuhu " Cila menangis tersedu sedu melihat kemarahan David.
Bughhh...
Pria itu menghantam tinjunya ke tembok hingga membuat darah bercucuran disana.
" Maassssssss " Teriak Cila merangkak mendekati lelaki itu.
" Jangan dekati aku...!!" Teriak David mendorong Cila dengan keras.
Cila kembali terjatuh kelantai masih dengan tangisan nya.
" Mas,itu ngak bener Mas,aku ngak selingkuh Mas huhuhu aku mencintai kamu Mas,aku setia sama kamu Mas" Kata Cila tersedu sedu.
David terduduk menyender ditembok dengan mengacak rambut nya kesal.
" Kalian hanya wanita murahan yang selalu memandang pria melalui harta bendanya,aku tak menyangka kamu tega berbuat seperti itu kepada ku Cila,padahal aku sudah berusaha menerima kamu,tapi apa yang kamu lakukan,kamu dengan terang terangan membodohi aku " Kata David menatap Cila dengan nanar.
" Aku memang pria kurang beruntung haha" Kata David tertawa sumbang.
Cila menggeleng lemah membantah semua tuduhan suami nya.
" Itu ngak bener Mas,aku ngak pernah menduakan kamu Mas hiks hiks,aku mencintai kamu Mas " Kata Cila menangis pilu.
" Cinta ? Cinta kamu bilang ? Apa wajar seorang perempuan yang sudah bersuami menunggu seorang pria asing di pinggir jalan,dan masuk kedalam mobil mewah melaju entah kemana ? Apa wajar seorang istri, pergi dari rumah tanpa pamit kepada suami nya,apa itu yang kamu bilang cinta dan kesetiaan ?? " Tanya David tajam.
Cila tersentak kaget,dan langsung terdiam mengerti kemana arah pembicaraan suaminya ini.
" Kamu salah paham Mas aku cuma ket..."
" Salah paham apa,kurang jelas apa aku melihat kamu dijalan tadi Hah,kurang jelas apalagi Cila " Bentak David.
Cila semakin terisak dalam bingung dan takut kepada pria itu.
" Lakukan apa pun yang kamu mau Cila,aku tak bisa melarang mu,aku akan membebaskan kamu secepatnya jika kamu tak bisa menerima aku yang hidup serba kekurangan ini " Kata David pelan langsung bangkit dari duduk nya.
Jedeeeerrrrr...
Perempuan itu merasa dirinya hancur lebur mendengar penuturan suami nya barusan.
" Masss,aku mohon Mas aku bisa jelasin semua nya Mas huhu Mas,dengerin aku Masss !!!! " Teriak Cila melihat David keluar dari rumah.
" Maassss kamu salah paham Masss " Kata Cila lirih menangis sesegukkan dilantai.
❤❤
Hay guysss jangan lupa terus dukung author yaaa..
__ADS_1
Bagi yang bingung harap bersabar menunggu kelanjutannya,tapi sebelum itu author mau lihat dulu nih siapa aja yang selalu setia ngasih Author VOTE,LIKE,COMENT.