Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Pulang


__ADS_3

Malam hari Sofia datang bersama seorang pria.


Gadis itu terlihat takut masuk kedalam rumah karna ia melihat sandal ibu tirinya terparkir ditempat sepatu.


" Kenapa ?" Tanya Ridho mengernyit melihat gadis itu mundur tiba2.


" Aku takut Om " Jawab Sofia mendongak.


" Takut kenapa ?" tanya Ridho bingung.


" Sepertinya ada Tante didalam " jawab Sofia.


" Hani ?" Tebak Ridho.


Sofia mengangguk pelan.


" Memang nya kenapa kalo ada dia didalam ?" tanya Ridho lagi.


" Nanti tante marah " Jawab Sofia takut.


Ridho mengulum senyum,memang wajah putrinya begitu takut dan ragu untuk masuk kedalam rumah.


Ridho mencari tau semua tentang Hani kepada sang anak,tapi mendengar pengakuan Sofia,Hani memperlakukannya dengan baik hingga lelaki itu tak takut jika Sofia dirawat Hani kembali.


" Gak papa,kan ada Ayah " kata Ridho terkekeh.


" hehe iya Ayah ya sekarang " kata Sofia ikut terkekeh geli.


" iya,panggil Ayah aja gampang " kata Ridho sambil berharap.


" oke Yah " Jawab Sofia tersenyum.


Ridho mengusap kepala gadis itu dan mulai melangkah.


Pintu rumah Cila tertutup,maklum baru selesai magrib.


Tok tok...


Pintu mulai diketuk,Ridho memasang wajah tenang meski ada rasa tak enak hati didalamnya.


Tok tok...


" Kok gak dibuka ya Yah ?" tanya Sofia bingung.


" Masih solat mungkin " Jawab Ridho.


" biasanya udah selesai,nenek solatnya ngebut " Balas Sofia mengingat.


" Haha kamu bisa aja " kata Ridho tertawa.


Brum brumm...


Suara knalpot motor terdengar berisik,kedua anak manusia itu berbalik badan dan mengernyit.


" itu Kakek " pekik Sofia heboh.


Terlihat seorang pria dengan baju koko dan kain sarung serta peci berkendara mendekati rumah dengan motor yg layak ganti.


" Astaga ini beneran Bos Furniture ?" Gumam Ridho syok.


Penampilan David begitu beda kali ini,pria itu baru pertama kali melihat David dengan mode desonya.


" Assalamualaikum " Sapa David sopan.


" Waalaikumsalam "


" Waalaikumsalam "


Jawab Ridho dan Sofia bersamaan.


" Kakek " pekik Sofia heboh.


" Halo gadis nakal " balas David tersenyum.


Sofia berlari dan langsung memeluk kaki David.


" Maafin Sofia Kek " Ucap Sofia mendongak.


" Kamu bikin orang khwatir " kata David menjewer telinga gadis itu.


Sofia mengangguk dengan wajah mengkrucutnya.

__ADS_1


" Ayo masuk " Ajak David tenang.


" Gak papa Om,saya cuma anter Sofia aja " tolak Ridho tak enak.


" Jangan gitu,ayo masuk dulu kita ngobrol didalam " Balas David membuka pintu.


Ridho melihat Sofia,gadis kecil itu memberi kode dan menarik tangan Ridho masuk.


David melihat kedekatan keduanya hanya bisa tersenyum.


Lelaki itu tidak mau egois,ia membebaskan Ridho untuk bertemu Sofia kapan pun asal dengan niatan baik.


Ridho duduk disofa sambil melihat2.


Rumah Cila masih seperti dulu,tak banyak barang2 mewah khas ibu kota.


Lemari kaca terpajang dari sudut ke sudut memamerkan alat2 rumah tangga seperti tuperware dan kawan2 ada juga aksesoris lain hasil tangan David yg pernah lelaki itu jual sampai mendunia.


" Mereka sangay sederhana " Batin Ridho.


Tak lama seorang wanita keluar dari kamar,pria itu duduk tenang dan menunduk sedikit memberi hormat.


" Kalian datang " sapa Cila tenang.


" iya Bu " jawab Ridho sopan.


" Sofia " Panggil Cila.


Sofia menatap Cila dan mendapat pelototan dari wanita dewasa itu.


Gadis kecil tersebut menunduk takut dan bersembunyi di punggung Ridho.


" Sini kamu " Kata Cila memainkan jemarinya.


" Ampun Nek " kata Sofia takut.


" Sini dulu " Kata Cila tenang.


" Jangan dimarahin Ma " tegur David was2.


" siapa yg marah,orang cuma manggil " kata Cila memutar mata.


David mengangguk dan berlalu kedapur.


" Gak papa,emang nakal nih anak " Balas Cila.


Ridho tersenyum kecil sedangkan Sofia menunduk merasa bersalah dan takut di omel.


Sofia kembali dipanggil dan gadis itu mau tak mau mendekati Neneknya.


" Aaaakhh " pekik Sofia terkejut.


" Nakal ya kamu,bisa2nya kamu kabur dari rumah !" Kata Cila menjewer telinga gadis itu.


" aduh Nek,sakit Nek " Ringis Sofia memegang telinganya.


" jangan Bu " Kata Ridho sedikit panik.


" Diam kamu,anak ini harus diberi pelajaran !" Kata Cila mengedipkan matanya.


Ridho yg menerima kode mengangguk pelan,pria itu mengerti Cila ingin mengajar putrinya sopan santun.


" Ampun Nek " kata Sofia kesakitan.


" Minta maaf kamu !" kata Cila tegas.


" Huhu sakit Nek " kata Sofia hampir menangis.


" Minta maaf cepetan,kalo gak Nenek jewer telinga kamu ampe copot !" Kata Cila garang.


" Aaaa aayah tolong " Kata Sofia merengek.


Ridho angkat tangan tanda menyèrah membuat Sofia melotot kaget.


" Kakeeeekkkk " Teriak Sofia.


" Gak ada yg bisa nolong kamu " kata Cila garang.


" Huhuhu aku minta maaf Nekk huhu aku gak nakal2 lagi huhu " kata Sofia sambil menangis.


" Ulangin semua kesalahan kamu !" Pinta Cila.

__ADS_1


" Huhu yg mana Nek ?" tanya Sofia.


Pffttt...


Ridho hampir tertawa mendengar pertanyaan putrinya yg begitu kocak.


" Semuanya " Jawab Cila hampir terkecoh.


Sofia diam,gadis itu mulai mengingat semua kesalahan yg telah ia lakukan.


David kembali dengan 2 cangkir kopi panas.


Pria itu duduk didepan Ridho seraya menyerahkan 1 kopinya untuk lelaki tersebut.


" gak usah repot2 Pak " Kata Ridho tak enak.


" Gak papa,biar makin seru nonton nya " Kata David terkekeh.


Ridho ikut terkekeh,lelaki itu merasa David dan Cila sama kocaknya.


Wajah Cila masih serius,wanita itu terlihat menunggu permintaan maaf sang cucu.


" Sekarang ya Nek ?" Tanya Sofia menggaruk kepala.


" maunya kapan ? Nunggu besok apa tahun depan ?" Tanya Cila balik.


" Aku malu Nek " Jawab Sofia.


" Malu kenapa ? " tanya Cila mengernyit.


Sofia melirik Ridho yg kini mulai santai sambil menghirup kopinya bersama David.


" Terus tinggal sama orang berhari2 kamu gak malu ?" tanya Cila gemas.


" Ayah baik " Jawab Sofia menunduk.


Deg.


" Uhuk uhuk...


Cila dan David terkejut mendengar panggilan Sofia kepada Ridho.


" Ayah ?" Ulang Cila takut salah dengar.


" Iya,aku sama Ayah " Jawab Sofia menunjuk Ridho.


Cila dan David melihat lelaki itu,Ridho menggigit bibir bawahnya merasa canggung.


" Dia sudah tau ?" tanya David pelan.


" Maaf Om " Jawab Ridho.


Cila diam dengan wajah terkejutnya tapi wanita itu memaksa untuk tetap tenang.


" saya cuma minta dia jangan panggil Om,karna saya merasa itu kurang pantas Pak " Kata Ridho mengklarifikasi.


" Ya sudah " Kata David paham.


" Cepet Sofia,ulangi " kata Cila kembali fokus.


" Yang mana Nek ?" tanya Sofia lagi.


" Astagfirullah nih anak " Gumam Cila sakit kepala.


Sofia kembali menunduk takut,gadis itu tidak tau harus mengulang yg mana karna dirinya selalu merasa terancam dengan manik tajam sang Nenek.


" Kesalahan kamu,tanya sekali lagi kamu tidur diluar sama Ayam !" Ancam Cila.


Jedeerr...


Bagai gledek ditengah malam gadis itu terbelalak.


" Jangan Nek,ampun Nekk " kata Sofia langsung bersujud.


David menggeleng pelan sedangkan Cila menahan tawa mati2an.


Dibalik tembok,seorang wanita tertawa cekikikan menyaksikan drama terbaru itu.


Hani belum mau keluar karna tak ingin mengacaukan suasana,gadis itu memilih mengintip diam2 penyesalan anak sambungnya tersebut.


" Sofia aja sujud sama Mama,apalagi aku dan Vero " Gumam Hani takjub.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like Coment ya.


__ADS_2