
Arshad datang dan syok melihat Angel asik mencium cium buah mangga didepannya.
" Astagfirullah " Ucap Feri kaget melihat salah satu atasan penting tersebut.
Pria itu langsung mundur seraya memberi hormat segan kepada Arshad.
Arshad maju dan menatap sepupunya dengan wajah melongo.
" Njel,ini perusahaan " Ucap Arshad berdesis membelakangi Feri.
" Aku tau,tapi gak nyangka aja ada pohon mangga tumbuh disini " Jawab Angel santai.
" Ma maaf Pak,ini semua salah saya,saya yg bawa Angel kesini " Ucap Feri dengan nada gemetar.
Arshad menoleh melihat lelaki dibelakangnya.
" Maaf Pak,ini bukan salah Angel,ini salah saya " kata Feri deg degan.
Arshad melihat Angel lagi dan naas gadis itu malah cengengesan tak berdosa.
" kamu boleh pergi " Ucap Arshad dingin.
" Sekali lagi maafin saya Pak,dan jangan pecat Angel,dia baru sehari disini dan butuh kerjaan buat pengobatan ibunya " Kata Feri memohon.
Deg...
Manik Arshad membulat seketika,Angel juga melongo tak percaya dengan apa yg ia dengar barusan.
" Kamuuu " Ucap Arshad menggantung.
" Hadeehh " Kata Angel pelan.
Feri kembali memberi hormat dan pamit undur diri.
" Maaf Njel,aku duluan " Kata Feri masih sempat melihat teman barunya tersebut.
Angel mengangguk polos.
Setelah Feri menghilang,Arshad menarik nafas pa njang.
" Jangan marah2 Syad,aku anak baru disini " Kata Angel santai.
Gadis itu mendekati sofa dan duduk tanpa beban.
" Aku gak marah " Jawab Arshad ikut duduk.
" Terus kalo gak marah kenapa sampe bikin Abang itu keringetan ?" tanya Angel heran.
" Mana aku tau,aku gak ngapa ngapain " Jawab Arshad heran.
Angel terkekeh geli,gadis itu tak tau kelakuannya bisa membunuh orang lain.
" Mangga nya udah mateng ?" tanya Arshad.
" Kamu mau ?" tanya Angel balik
" kalo gak asem ya aku mau " jawab Arshad terkekeh.
Angel ikut terkekeh,gadis itu merogoh saku celananya dan mengambil kater.
" Astaga Njel,hati2 dilarang bawa senjata tajam " Kata Arshad syok.
" Aman,aku bawa cuma buat kocekin mangga ini aja " Jawab Angel mulai mengupas mangga hasil panenannya.
Arshad mangut2 meski rada ngeri dengan gadis absurd tersebut.
Keduanya sama sama diam,sesekali Angel melihat kiri kanan takut ada yg tak sengaja melihat kedekatan mereka.
Jujur Angel tak ingin dikenali,gadis memilih untuk tak terlibat dengan anak perusahaan Reno sampai dia benar2 sudah memahami segalanya.
" Ihhh asemmm " kata Angel mencoba satu.
" Masa sih ?" tanya Arshad merinding.
" iya Syad,gak cocok buat kamu nih " Jawab Angel.
Arshad diam sejenak,gadis itu lagi2 memotong buah tersebut lalu memakannya dengan wjaah berbeda.
Angel menahan tawa,gadis itu sengaja menjahili Arshad agar sang sepupu tak jadi minta.
__ADS_1
" Aku mau coba lah " kata Arshad tak tahan.
" Asem " jawab Angel
" Gak papa " balas Arshad.
Angel mau tak mau memotong satu dan menyerahkannya.
Arshad mulai mencicipi dan....
" Kamu curang !" Pekik Arshad kesal.
" Hahahaa " Angel langsung tertawa ngakak.
" Ini gak asem Njel,manisss " Kata Arshad geram
" Kamu gak boleh makan beginian,nanti sakit perut gak higenis " kata Angel beralibi.
" minta lagi !" kata Arshad tak perduli.
Angel mengkrucut dan memotong lagi untuk lelaki tersebut.
Keduanya makan dengan tenang meski sesekali becekcok.
Arshad terlihat menikmati meski pria itu tau yg mereka lakukan sangatlah nyeleneh.
Setelah habis buah tersebut Arshad bangkit dari duduknya dan berjalan keluar.
Angel melongo melihat lelaki itu tak mengucapkan sedikit kata pun.
" Syaaaddd " Panggil Angel heran.
" Aku harus kerja lagi " Balas Arshad tanpa menoleh.
" Jangan sampe setres " Kata Angel ngeri.
Arshad mengacung jempolnya dan menghilang dibalik tembok.
Angel terkekeh pelan melihat kecuekan lelaki itu.
" Moga aja Arshad panjang umur,lihat dia kerja gini bikin aku ngeri " Ucap Angel merinding.
Angel berjalan santai sambil mengelap mulutny dan alangkah kaget gadis itu saat berpapasan dengan seseorang.
" Ehh " Ucap Angel syok.
Seorang wanita menatap Angel sama terkejutnya apalagi Angel mengelap mulut menggunakan baju yg ia pakai.
" Kamu kenapa ada disini ?" tanya seorang wanita yg seumuran dengan Ibunya.
Angel diam menelan ludah kasar,gadis itu menyembunyikan tangannya yg lumayan kotor.
" Kamu habis ngapain ?" tanya wanita itu curiga.
Angel menggeleng pelan tanpa menjawab.
" Tadi Pak Arshad lewat,apa kalian ?" Ucap wanita itu menggantung.
" Apa ?" tanya Angel polos.
Tanpa bicara wanita dewasa itu mendekat dan menarik tangan Angel.
" Iuhhh apa ini ?" tanya wanita bernama Risa itu syojk.
" Maaf Bu " kata Angel deg degan.
" Cuci tangan mu dan ikut saya !" Kata wanita itu tegas.
" Mau kemana Bu ?" tanya Angel penasaran.
" Tidak usah bertanya,cepat lakukan !" Jawab Risa geram.
Angel menelan ludah kasar dan mengangguk pelan.
Gadis itu pun keluar dari ruangan dan bergegas mencari toilet.
" Duh aku mau diapain nih ?" Gumam Angel penasaran.
Wanita dewasa tadi masih menunggu dan memperhatikan sekitar.
__ADS_1
Tak ada yg mencurigakan semua terlihat rapi dan tertata cantik.
Angel datang lagi dengan wajah menunduk,gadis itu masih deg degan dengan apa yg akan terjadi kepadanya.
" Ikut saya " Ucap Risa tenang.
Angel mengangguk,dan mulai mengikuti langkah wanita tersebut..
Mereka menaiki lift,Angel tak banyak bicara.
Saat Lift terbuka gadis itu dikagetkan dengan kehadiran 2 temannya yg berada disana.
" Njel " Ucap Feri melotot.
" Loh Njel,kamu...." Kata Tika ikut melotot.
Angel memejamkan matanya sejenak memberi kode.
2 Ob tersebut keluar memberi tempat untuk Angel dan Risa masuk.
Pintu Lift tertutup,keduanya pun dibawa kelantai atas.
Tak lama pintu terbuka lagi,Angel terus mengikuti langkah kaki wanita itu..
Tok tok...
Pintu diketuk,tanpa sahutan Risa masuk duluan disusul Angel.
Terlihat seorang lelaki duduk dikursi kebesarannya dengan laptop diatas meja.
" Ada apa ?" tanya lelaki itu tenang.
" Maaf Pak,anak ini membuat masalah " Jawab Risa.
" Masalah apa ?" tanya Lelaki tersebut.
" Dia berada diruangan dengan tangan kotor dan..." Ucap wanita itu menggantung.
" Dan apa ?" tanya lelaki tersebut mengernyit.
" Pak Arshad juga keluar dari sana " Jawab wanita itu hati2.
Lelaki bernama Winto itu kaget dan mencoba bersikap tenang.
" Apa yg kalian lakukan ?" tanya Winto melihat Angel.
" Gak ngapa ngapain Pak " Jawab Angel.
" Serius ?" Ulang lelaki itu tajam
" Iya Pak,serius " Jawab Angel yakin.
" Jangan bohong kamu ! ini perusahaan bukan tempat bermain " Kata Risa tajam.
Angel diam dengan hati yg mulai kesal dengan wanita didepannya.
" Emang aku ngapain ? Cuma makan mangga doang " Batin Angel heran.
" Kamu anak baru kan ?" tanya Winto.
" Iya Pak " Jawab Angel.
" Kalo baru,jangan membuat ulah,disini peraturannya sangat ketat " Kata Winto tegas.
" Iya Pak " Jawab Angel.
" Nanti kita cek cctv " Kata Winto kepada Risa.
Risa mengangguk pelan,wanita itu pun undur diri bersama Angel yg masih kebingungan.
" Emang metik mangga dilarang ya ? Kalo bukan karyawan yg metik lalu siapa lagi ? apa mau dijual ?" Gumam gadis itu pelan.
" Kamu ngomong apa ?!" Kata Risa menoleh.
Angel menggeleng cepat dan memilih diam.
" aku harus tanya sama Om Aktam nih " Batin Angel yakin.
❤❤❤
__ADS_1
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.