Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Rezeki


__ADS_3

Pagi harinya mereka sudah bersiap siap untuk berangkat tempat David tinggal,Beni tak bisa memaksa anak dan menantu nya karna kini David yang menjadi kepala keluarga putri nya itu.


" Kalian hati2 ya,sering2 main kesini " Kata Sintia tak rela melepaskan putri nya pergi.


" Iya Bunda,udah dong nangis ya " Kata Cila menghapus air mata ibunda tercinta nya.


" Ayah titip Cila ya Nak,kalian harus akur ya " Kata Beni menepuk pundak pria itu.


" Iya Ayah " Kata David tersenyum dan menyalami mertua nya.


" Kak,nanti aku boleh main ngak kerumah Kakak ?? Tanya Denis kepada David.


David tersenyum dan mengangguk mantap.


" Boleh kok,tinggal dirumah Kakak juga boleh " Kata David mengusap kepala remaja itu.


" Wah makasih ya Kak,nanti kalo Denis libur Denis bakal kesana " Girang Denis.


Mereka tersenyum manis melihat antusias pria itu.


" Jaga Ayah dan Bunda ya,harus nurut dan jangan bikin Bunda nangis okey " Kata Cila menasehati adik satu2 nya.


Denis mengangguk dan memeluk sang kakak dengan erat.


Mereka pun pergi dari rumah itu berjalan kaki sampai di dekat jalan raya.


Beni menatap sedih putri nya yang berjalan beriringan bersama David mencari angkutan umum,karna David kemarin tak membawa motor nya kesana.


Cila tersenyum lembut melihat David mendorong koper milik nya sendiri,sedangkan barang milik David hanya ada di badannya saja,David benar2 tak membawa apapun kemarin karna tergesa2 dan berniat tak datang.


" Maaf ya kita harus naik angkot " Kata David malu.


Cila mengangguk kecil dan memberikan senyum termanis nya.


Ntah mengapa dengan kesederhanaan David membuat Cila banyak bersyukur dan semakin ingin mengarungi rumah tangga yang sakinah bersama pria itu.


Meskipun selama ini Cila terbiasa di manjakan dengan fasilitas mewah selama tinggal dirumah Reno.


Sama seperti Clara,2 gadis itu tak lupa akan kulitnya,mereka menyadari bahwa kehidupan mereka sesungguhnya adalah anak orang sederhana bukan anak orang kaya yang bisa melakukan apapun dengan sekali jentikan jari.


Dari Clara juga Cila banyak belajar meski saat ini pelajaran itu harus dia terapkan.


Kini mereka berada di dalam angkot penuh desakkan,Cila yang belum terbiasa cukup risih dan mendempetkan dirinya ke sang suami.


David yang paham pun menarik pundak Cila,agar dekat dengan nya.


Cila tersenyum manis mendongak melihat David yang menatap jalan dengan datar.


Hampir 1 jam perjalanan dengan 2 kali naik angkutan umum,akhirnya mereka sampai dirumah kontrakkan David.


Cila mematung di tempat melihat rumah sederhana dan terkesan kotor itu.

__ADS_1


David hanya menghela nafas melihat keterkejutan Cila melihat tempat berteduh nya itu..


" Ayo masuk " Titah David membuka pintu rumah itu.


Cila mengangguk dan masuk kedalam.


Kepala gadis itu celingak celinguk melihat isi dalam rumah yang hampir tak ada barang sama sekali,bahkan rumah itu terkesan kotor.


Cila memaklumi karna dia tau David tinggal sendiri selama ini dan fokus nya pun hanya bekerja dan bekerja.


" Ini kamar nya,masih berantakan " Kata David menunjuk kamar yang isinya hanya 1 kasur lantai dan 1 lemari kecil.


" Wah " Gumam Clara takjub melihat banyak medali yang bergantungan di dinding kamar itu.


" Ternyata suami ku memang jago basket " Gumam Cila cekikikan.


David hanya diam saja dan menaruh koper Cila di pojokan kamar.


" Dapur dan kamar mandinya ada di belakang,aku harus berangkat bekerja " Kata David mengambil baju nya di lemari dan tanpa malu membuka kemeja nya di depan Cila.


Deg...


Cila melotot sempurna melihat perut dan lengan berotot David,bahkan Cila bisa melihat bulu2 halus itu naik kearah perut pria itu.


" Oh Tuhan " Gumam Cila gemeteran melihat pemandangan 18+ itu.


David cuek saja dengan gesit mengganti baju nya.


Cila mengangguk kecil dan mengintip di kusen pintu melihat David mengeluarkan motor nya dari dalam rumah.


Pria itu dengan cepat mengendarai motor nya mengerjar waktu.


Cila memegan dada nya yang berdebar kencang,bayangan tadi masih berputar2 di kepalanya.


" Astaga Cilaaaa jangan mesum dongg " Kata Cila memukul kepala berulang ulang.


" Aduh kenapa aku deg degan yaaa aaaaaaaaa Maaasss Daviidddd aku padamuuuu " Pekik Cila kegirangan sendiri.


Cila celingak celinguk memperhatikan rumah itu,bahkan dia bisa merasakan debu tebal di telapak kaki nya.


" Oh my God berapa hari rumah ini ngak disapu " Gumam Cila tak percaya.


Gadis itu mengambil kuncir rambutnya dan mengganti baju nya dengan pakaian rumahan.


" Uh semangat Cilaaaa,,,mari kita mulai dengan hal2 kecil " Pekik Cila mengangkat sapu tinggi2.


Dengan semangat 45 Cila membersihkan rumah itu dengan senyum mengembang.


Bahkan gadis itu membawa keluar kasur dan bantal David yang menurut nya banyak debu.


Tetangga rumah itu terkejut melihat Cila yang tiba2 berada dirumah itu dan mengeluarkan kursi plastik David untuk menjemur kasur.

__ADS_1


" Mba siapa nya David ?? Tanya tetangga itu kepo melihat Cila mengobrak abrik rumah.


" Saya istrinya Mba " kata Cila lantang sambil memukul2 kasur dengan kayu sapu nya.


" Ohhh David udah nikah toh ? Gumam perempuan itu bingung.


" Iya,kita menikah kemarin " Kata Cila semakin semangat.


Wanita itu bergidik ngeri melihat Cila memukul kasur dengan kasar,hingga debu2 takut dan berterbangan diulah perempuan yang baru menjadi istri itu.


Cila mengernyit bingung melihat wanita itu membawa masuk anak nya dengan tergesa gesa.


" Emang aku kenapa ya ? Gumam Cila heran.


Karna tak mau ambil pusing Cila kembali menggempur kasur dan Bantal itu dengan semangat.


Tak sampai disitu Cila mencuci baju suami nya yang ada beberapa helai belum tercuci dikamar mandi,dan membersihkan rumah itu hingga kinclong dan layak di huni.


Ditempat lain,David sedang di goda habis habisan oleh teman2 nya,tapi pria itu cuek saja kembali melanjutkan pekerjaannya.


Hingga sore hari,saat dirinya akan pulang seseorang memanggil nya dari arah belakang.


" David "


" Iya Bu " Jawab David turun dari motor nya.


" Ini buat kamu,sebagai kado pernikahan " Kata bos wanita itu memberi amplop dan plastik hitam.


" Apa ini Bu,ngak usah repot2 " Kata David terkejut dan malu.


" Udah ambil aja,ibu cuma bisa kasih itu ibu harap pernikahan kamu langgeng ya " Kata Wanita itu menepuk pundak David.


" Makasih Bu " Kata David tersenyum dan memasukkan amplop itu ke saku celananya.


" Ya udah pulang sana,istrimu pasti sudah menunggu ini juga mau malam "


" Iya Bu " Kata David mengangguk dan menjalankan motor butut nya.


" Pasti istri mu gadis yang baik dan tulus David " Gumam wanita itu menatap nanar punggung pekerja nya yang kian menjauh.


David mengucap syukur karna mendapat rejeki lebih.


Saat melewati jalan raya,pria itu tiba2 berhenti dan turun dari motor.


" Pak sate ya 20 tusuk,sama soto nya 1 aja " Kata David tersenyum.


Penjual itu tersenyum dan membuatkan pesanan untuk David.


David mengeluarkan uang disaku celananya, sebanyak 50 ribu yang dia bawa tadi saat berangkat.


" Nih Pak,makasih ya " Kata David memberi uang dan menerima pesanan.

__ADS_1


Setelah transaksi selesai,David kembali lagi berkendara menuju rumah sederhananya.


__ADS_2