Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Tingkah Anak Tetangga


__ADS_3

Malam harinya setelah solat isya Cila memandang David yang sangat khusuk membaca doa.


Cila terpesona dengan lelaki itu,tak ada bosan2 nya Cila memadang wajah suaminya yang sangat tampan,kulit putih,mata sipit rambut tebal,kumis tipis, ditambah kini mulai tumbuh bulu2 halus diwajah pria itu menambah kesan maskulin.


" Hmm " Dehem David tak fokus karna Cila bertopang dagu melihatnya.


" Sana dulu napa,aku mau berdoa nih " Kata David kesal.


Cila terkekeh pelan dan berpindah sedikit menjauh dari pria itu.


David kembali berdoa mengangkat tangannya dan menutup mata sejenak..


" Suami ku doa apaan ya,semoga aja dia doa agar aku semakin cantik " Gumam Cila cekikikan.


" Amin " Kata David selesai berdoa.


Pria itu berbalik dan menatap Cila aneh.


" Kamu kenapa sih,hoby bener mandangin aku,ngak malu apa sama Tuhan yang lagi liatin kita " Kata David membuka sarungnya.


" Lah apa salahnya coba,kita kan udah halal,aku denger2 nih ya kalo suami istri sering kasih cinta itu,Tuhan seneng,siapa tau Tuhan kasihan sama kita terus ngasih kita rejeki yang banyak " Kata Cila semangat.


" Sama anak yang banyak juga " Kata David menimpali.


" Aduh Mas,rahim ku anget kamu ngomong gitu " Kata Cila meraba perutnya.


David menggeleng pelan,Cila selalu punya banyak cara membuat suasana hidup.


" Sini aku lipetin kain surga nya "


" Nih " Kata David melempar kain itu tepat berada di kepala perempuan itu.


Pria itu berjalan keluar.


" Beb,masih ada lauk ngak aku laper " Kata David nongol dipintu.


" Yah habis Mas,terakhir petenya di bungkusin Kak Reno tadi " Kata Cila lesu.


" Goreng telur ya " Pinta David.


" Iya,beliin dulu gih nih uangnya " Kata Cila mengambil dompet memberi uang 5000.


" Oke,kamu mau ngak ?"


" Ngak,aku kenyang tapi beli 2 biji ya buat besok " Kata Cila tersenyum.


David mengangguk dan berjalan keluar.


Cila menghela nafas dan membuka lagi dompetnya,terlihat uang didalam sana masih tersisa 165 ribu rupiah.


" Semoga cukup buat beberapa hari kedepan menunggu uang aku cair " Gumam Cila tersenyum.


Perempuan itu menaruh lagi dompetnya didalam tas dan berbaring menunggu sang suami.


Tak lama David kembali lagi dengan 2 butir telur.


" Beb,nih telur nya " Kata David tersenyum cerah.


Cila mengangguk dan merentangkan tangannya minta digendong.


" Ngak bisa Beb,nanti telur nya pecah " Kata David menunjukkan 2 telur ditangannya.


" Telur kamu kan ada,itu aja buat gantinya " Kata Cila tersenyum mesum.


David yang tak konek pun mengenyit bingung.


Cila tertawa dan bangkit mencubit gemas pipi suaminya.


" Kamu polos banget sih Mas,jadi pengen cium "


Deg..


David baru konek dan langsung menutup senjatanya.


" Jangan dong ini tuh telur keramat tau,ngak boleh disentuh " Kata David sewot.


Cila tertawa terbahak,melihat suaminya berubah kesal.


" Sini telurnya biar aku pecahin " Kata Cila menadahkan tangannya.


" Aduh ngilu " Kata David ngeri.


"Ck,telur ayam Mas " Kata Cila gemas dan merebut 2 butir telur itu dari tangan suami.


David langsung cengengesan menggaruk kepalanya gatal.

__ADS_1


" Kamu sih bikit otak aku traveling aja " Kata David mengelek leher perempuan itu.


Cila terkekeh pelan dan menyikut suaminya.


" Dah sana siapin nasinya " Titah Cila mulai fokus membuat dadar telur.


" Siap Komandan " Kata David hormat.


Tak lama menu pun jadi,meski hanya dadar telur dihiasi kecap manis,pria itu makan dengan lahap.


Cila tersenyum getir melihat suaminya.


" Ya Tuhan sederhana sekali suami ku ini,terima kasih engkau mempertemukan aku dengan pria seperti ini,aku sangat bersyukur akan nikmat yang selalu engkau curahkan kepada kami,bahagia kan suami ku Tuhan " Batin Cila menatap lembut David yang sedang makan.


" Ini minumnya " Kata Cila memberi gelas berisi air putih.


David mengangguk dan kembali makan.


Selesai makan,mereka duduk di teras rumah bermain ayunan kain yang Cila bawa dari rukonya.


Mereka berbaring berdua dengan tangan David menjadi bantalan.


Cila sangat manja,perempuan itu memeluk David begitu erat.


" Kamu wangi banget sih " Kata David berulang kali mencium pucuk kepala Cila.


" Wangi cinta ini " Kata Cila memejamkan matanya meraba lembut dada suaminya.


" Mas,apa kita bener mau pindah ?" Tanya Cila mendongak.


" Menurut kamu gimana ? kalo kita pindah aku langsung punya pekerjaan,kalo masih disini nanti kamu harus nunggu lama aku dapat kerja baru."


" Tapi usaha aku disini gimana ?" Tanya Cila bingung.


" Em gimana kalo ruko itu kamu jual atau sewa,terus kita bikin baru di kota " Ide David.


" Jual ruko ngak mudah loh Mas "


" Iya aku tau,maksud nya coba pasang iklan dulu,atau kamu mau ldran sama aku ?"


" Ngak ah,ntar siapa yang meluk aku malam2,ngak mau ldran." Kata Cila menolak tegas.


" Ciee takut suami miskin kamu ini diambil orang ya " Goda David mencolek dagu perempuan itu.


" Iya,dan pelakornya deket banget,ngak mau lah aku " Kata Cila kesal.


" Ck Ana sama Zaiva ditambah Hanin uh ngak deh aku nanti rebutan sama mereka " Kata Cila sewot.


Seketika David tertawa keras.


" Emang kamu kira aku pedofil apa suka sama anak kecil,apalagi tu si Zaiva astaga jangan ngaco deh " Kata David tak percaya.


" Kamu ngak tau aja Zaiva udah terkena virusnya Ana sama Hanin,Bang Rendi aja ngak dikasih kendor sama mereka "


David lagi2 tertawa keras.


" Uhhh pencemburu banget sih istri ku ini " Goda David gemas.


" Pokoknya kalo kamu pindah kesana aku harus ikut juga " Kata Cila tegas.


" Iya nanti aku tanyain dulu sama Kak Reno minta tolong cariin kontrakan murah,terus usaha kamu pindah kesana "


" Mas,kapan ya kita bisa beli rumah sendiri biar ngak kucing2an gini " Gumam Cila sedih.


David menghela nafas dan mengusap lembut pipi istrinya.


" Kamu yang sabar ya,aku lagi usaha buat kehidupan kita lebih baik " Kata David iba.


" Iya Mas,maaf ya aku ngeluh lagi " Kata Cila menyesal.


" Ngak papa kok Beb,kamu jangan pusing2 ya biar aku yang pikirkan masa depan kita " Kata David lembut.


" Makasih Mas,aku sayang banget sama kamu,cinta juga " Kata Cila tersenyum.


Muaachh...


Perempuan itu mengecup bibir David dengan gemas.


" Ini diluar rumah loh " Kata David sedikit kaget.


" Biarin lah mumpung sepi,Bela pasti udah tidur " Kata Cila cuek dan mengusel wajahnya didada lelaki itu.


" Kamu ini bisa aja " Kata David membalas mengecup bibir Cila.


" Uh tapi nyosor juga " Kata Cila tertawa.

__ADS_1


Mereka saling tertawa lalu berciuman mesra di ayunan kain itu.


Suasana memang sudah gelap dan sepi,orang lewat pun tak ada,membuat kedua anak manusia itu saling mencumbu.


" Mas jangan buka2 " Gerutu Cila saat tangan David mulai nakal.


" Gemes Beb " Kata David tersenyum mesum.


" Om " Panggil seseorang tiba2.


David dan Cila yang sedang bercumbu pun kaget bukan main mendengar suara perempuan itu.


Mereka berdua langsung beringas bangun hingga ayunan bergerak gerak.


Jeleduuuugggg...


Cila terjatuh kebawah dengan posisi tengkurap, sedangkan David kepala menghantam dinding teras.


Gadis yang berdiri didepan mereka kaget dan langsung mundur.


" Aduuhhh " Gaduh Cila mengusap lengannya sakit.


" Om sama Tante lagi mesum ya " Tuduh gadis itu lantang.


David dengan cepat menutup mulut gadis seukuran Ana itu dengan tangannya.


" Jangan berisik " Kata David pelan.


Gadis itu mengangguk polos dan bersedekap dada.


Cila merangkak ke dekat pintu mengusap sikunya.


" Kamu ngak papa ?" Tanya David khawatir.


" Kamu sih gerak2,sakit nih tangan aku " Gerutu Cila kesal.


" Aku kaget Beb " Kata David menunduk.


" Huh,kenapa kamu tiba2 nongol disini ?" Tanya Cila kesal.


Bocah itu mendesah dan duduk diayunan.


" Aku ngak dibolehin Ibu masuk Tante " Kata Bocah itu kesal.


Karna sudah terbiasa bermain dirumah Cila gadis itu tak canggung lagi kepada sepasang suami gesrek itu.


" Kenapa ?" Tanya David dan Cila barengan.


" Gara2 temen aku ngadu sama Ibu kalo aku pacaran di taman tadi " Kata gadis itu kesal.


" Apa !!! " Pekik Cila dan David kaget.


" Huh,aku numpang tidur disini ya Te,nanti subuh aku pulang kok kalo ibu udah berangkat jualan " Kata gadis itu santai.


" Apa !! " Pekik David tak terima.


Cila tertawa terbahak melihat wajah suaminya berubah kesal.


" Yaahhh ngak jadi dong Mas wkwkw " Kata Cila puas tertawa.


" Tenang aja Te aku bawa makanan dari pacar aku tadi " Kata bocah itu menunjuk plastik berisi makanan.


" Apa !! " Pekik Cila dan David lagi.


Mereka sangat terkejut melihat anak itu pulang tidak dengan tangan kosong.


Gadis bernama Riska itu menatap datar 2 pasangan beda aura itu.


" Astaga siap2 sakit kepala nih " Gumam David pasrah.


Cila semakin keras tertawa hingga ditegur tetangga samping.


" Diam anak gue mau tidurrr " Teriak tetangga nya membuka jendela.


Cila langsung terdiam,detik kemudian mereka bertiga pun lari terbirit2 masuk kedalam rumah.


" Omm bungkusannya " Teriak Riska teringat akan oleh2 yang diberi pacarnya tadi.


" Iya " Kata David mengintai pelan tetangga samping dan langsung mengambil bungkusan yang teronggok di teras.


" Oeeekkkk " Suara bayi pun terdengar nyaring,David yang kaget pun kembali berlari masuk kedalam rumah,langsung mengunci pintu dan mematikan lampu luar.


Cila dan gadis itu menghela nafas lega melihat David selamat dari amukan tetangga.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guysss jangan lupa terus dukung author dengan cara Vote,Like,Coment ya


__ADS_2