Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Pulang


__ADS_3

Setelah membayar semua administrasi,ibu yg dikira David merupakan istrinya langsung dibawa ambulan menuju rumah sakit.


Cila diam saja tak banyak bicara,David membayar semua biaya tanggungan wanita yg Cila anggap teman tersebut.


" Bibi mau kemana ?" Tanya gadis kecil yg berapa hari ini bersamanya.


" Bibi mau pulang " Jawab Cila pelan.


" Pulang ?" ulang Gadis itu lagi.


Cila mengangguk kecil,sebenarnya Cila tak tega meninggalkan 2 anak kecil itu luntang luntang seperti sekarang tapi ia juga tak bisa menetap lebih lama karna Cila juga punya keluarga dan ia tak mungkin menyianyiakan David.


" Bibi sudah punya rumah ya ?" Tanya gadis seumuran Sofia tersebut.


Hati Cila terenyuh,pertanyaan gadis itu sungguh menyayat hati kecilnya.


" iya sayang,tapi tenang aja nanti Bibi balik lagi ke kalian " kata Cila mengusap kepala gadis itu.


" Dek " Panggil Rizky selaku sang kakak.


Terlihat bocah lelaki itu sudah diam menunggu disamping mobil fortuner putih milik anak buah David.


" Dah sana kamu pergi sama Abang,inget harus jadi anak baik dan nurut ya " kata Cila memberi petuah


" Bibi gak boleh bohong ya,Bibi harus kembali " Ucap Gadis itu serius.


Cila mengangguk tersenyum,David meliht kedua bocah itu bergantian.


Terlihat manik Cila berair yg menandakan bahwa istrinya sedang tak baik2 saja saat ini.


Gadis bernama Suri tersebut berlari mendekati kakaknya.


David masuk kemobil disusul Cila dengan menyeka air mata.


Kedua mobil itu pun pergi,dimobil bodyguard Rizky dan Suri saling melihat dan pegangan tangan.


Kedua bocah itu terlihat takut bagaimana tidak,mereka diawasi oleh 2 pria dengan badan Kekar yg duduk dikursi depan.


" kita mau kemana Om ?" tanya Rizky memberanikan diri.


" Menyusul ibu kalian " jawab salah satu bodyguard tenang.


" Gak diculik kan Om ?" tanya Rizky lagi.


" Siapa yg mau nyulik ?" tanya lelaki itu balik.


" Soalnya kita sering digituin Om sama orang " Jawab Rizky ngeri.


Deg...


Kedua lelaki itu terkejut dan saling melihat.


" Sering ?" ulang Supir menoleh kebelakang.


" Iya,makanya kita gak boleh pisah sama Emak " jawab Rizky.


Kedua lelaki itu menghela nafas panjang,memang dari tampilan,Kedua bocah tersebut terlihat begitu kumal dan tak terurus.


Apalagi Suri dengan rambut sebahu dan kusut.


" Kita bawa mereka kemana ?" tanya salah satu Bodyguard.


" Langsung kerumah sakit " jawab Supir tenang.


" Ya sudah " balas lelaki disampingnya.


Mobil putih itu makin melaju kencang dijalanan.

__ADS_1


Hampir 1 jam akhirnya mereka sampai disalah satu rumah sakit ternama.


Kedua bocah itu disuruh turun dan dituntun kearah ruangan ibunya.


Dirumah Cila dan David baru sampai.


Cila berjalan duluan dengan wajah judes yg jarang David lihat.


" Yank " Panggil David menegur.


Cila semakin cepat melangkah membuat David hanya bisa menghela nafas panjang.


" Masih marah dia " Gumam David menggeleng pelan.


Lelaki itu menyusul istrinya dengan langkah tak kalah cepat.


Braakk....


Pintu kamar tertutup rapat.


David yg mengejar langsung berhenti mendadak dan mundur beberapa langkah.


" Yankkkk " Panggil David seraya mengedor.


Heninggg tak ada jawaban.


" Yank aku bisa jelasin semuanya " kata David membujuk.


Cila masih diam tak menyahut.


Lelaki itu diam sejenak mencari akal.


" Ya udah,kalo mau lanjut marah gak papa,aku tungguin " kata David tenang.


Lelaki itu mundur dan menuju ruang tamu.


Sungguh wanita itu sangat murka dan kecewa saat ini,Cila ingin mengamuk tapi kalah malu dengan tetangganya yg pasti akan sangat kepo.


" Uh kalian pikir aku bakal lunak Cihh jangan harap !" Kata Cila ketus.


Wanita itu melihat sekeliling,tak ada yg berubah.


Lemari pakaian dan alat make upnya masih bertengger ditempat dulu.


" Ini lantai disapu gak sih,gersang banget " Omel Cila sambil menggeser2 kakinya kelantai.


Wanita itu mengangkat telapak kakinya dan seketika melotot.


" Astagaaa kotor bangett,ini rumah apa jalan arang bisa item kayak gini " kata Cila emosi.


Wanita itu mengangkat kakinya keranjang seolah tak mau menyentuh lantai kotor itu lagi.


" apa selama aku tinggal Mas David gak pernah nyapu ?" Gumam Cila heran.


" Apa dia udah kehabisan duit buat bayar orang nyapu rumah ?" Lanjut Cila.


Wanita itu melihat2 lagi dan mendapati handuk David ditaruh sembarangan.


Rasa kesalnya makin memuncah,baru ia tinggal berapa hari rumah yg biasanya bersih kinclong kini kotor dan tak terawat.


" Bener2 ya,kalo aku mati nanti siapa yg bakal urus dia ! Mana udah aki2 lagi " Omel Cila.


Cila diam lagi mencoba mereda emosinya yg meledak2.


Diluar,David menghidupkan rokok dan menyesap benda tersebut dengan santai.


Wajah tenangnya memberitahu semua bahwa akan baik2 saja..

__ADS_1


" Uh stidaknya dia sudah pulang " Gumam David tersenyum kecil.


Satu beban David terlihat lepas dari pundaknya,lelaki itu sudah mulai bisa menghela nafas lega setelah beberapa hari kemarin sesak luar biasa.


Kepulan asap terus berterbangan,terlihat Lelaki tua itu sedang berfikir dengan gaya anggunnya.


Malam hari,Cila keluar dari kamar.


Wanita itu sudah hampir 5 jam berada dikamar tanpa makan dan minum.


" semoga aja Pak Tua itu pergi " Gumam Cila berharap.


Pintu kamar terbuka,kepala Cila keluar sedikit mengintip situasi.


Hening....


Tak ada tanda2 orang berada disekitar ruang tamu.


" Sepertinya Mas David emang pergi " Ucap Cila pelan.


Pintu rumah tertutup,biasanya kalau ada David dirumah pintu depan selalu terbuka karna David biasa nongkrong diterang dengan secangkir kopinya.


Cila berjalan mengendap melihat2 situasi,wanita itu ingin menuju dapur karna Cila butuh makan dan minum.


Cila melangkah makin cepat dan perlahan melemah saat dirinya sudah didepan batas antara dapur dan ruang keluarga.


Cila mengintip sedikit dan Deg....


Maniknya seketika melotot melihat seorang pria asik makan dengan kaki satu mengangkat ke kursi.


" mas David " Ucap Cila tertahan.


Yap,David ketahuan dengn makan sendirian dimeja tanpa terganggu.


" Kenapa dia makan gak ajak aku ?" Gumam Cila heran.


Wanita itu terus mengintip,David seperti tak mengetahui bahwa ada orang lain yg akan menelannya bulat2.


" Emang gak sayang nih aki2 sama aku,dia gak tau apa aku hampir mati kelaparan dikamar !" Gerutu Cila kesal.


" Dasar pria gak peka,gak berperasaan !"


David yg mendengar desas desus seseorang berbalik badan dan kaget melihat istrinya sedang membuntal tabir dengan mulut komat kamit.


" Kamu ngapain ?" tanya David lanjut mengunyah.


Cila tersentak dan melotot melihat David menatapnya aneh.


" Huh " Kata Cila membuang muka.


" Laper ?" Tanya David tenang.


" Gak !" Jawab Cila ketus.


" Ya udah " jawab David santai dan kembali makan.


Cila terbelalak dan makin kesal dengan sikap suaminya.


" Alhamdulillah kenyang,emang baik banget anak itu ngasih aku makan gini,mana cantik,pinter masak,uhh idaman " Ucap David sedikit membesarkan suaranya.


" Apa !" Teriak Cila terbelalak mendengar gumaman tak berpaedah suaminya.


David mengulum senyum dan dengan cepat meminum air dalam gelasnya.


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2