
Malam harinya keluarga Reno pamit pulang,karna mereka juga punya kesibukan,mereka yang pulang terakhir, yang lainnya sudah pamit saat sore tadi,Nisa tak bisa berlama lama disana,karna anak2 nya harus sekolah.
" Daaah pengantin baruuuu,Abaaaang ganteeeng jangan nangis ya Ana tinggal " Kata Ana kepedean.
Cila mencebik kesal ingin menghajar bocah yang selalu menggoda suami nya itu.
David tersenyum geli dan mengangguk.
" Kalo ngak betah sama Kak Cila,Calling Ana aja no nya tertera dibawah ini " Kata Ana ala2 orang di tv.
" Ueeeekk " Nisa pura2 muntah melihat anak nya.
Reno,Beni dan Sintia tertawa renyah melihat aksi bocah itu.
" Dasar pelakor cilik " Gerutu Cila dan dengan berani menggandeng lengan David.
" Ngak perlu nelfon kamu,soal nya kamu sibuk tidur sambil jalan " kata Cila tertawa renyah.
Ana mengkrucut kesal Cila kembali membuka aib nya.
" Emang bener ya Bunda ?? tanya Ana polos.
Nisa mengangguk kecil dan langsung tertawa.
Wajah Ana langsung memerah karna malu,dengan kesal bocah itu menutup kaca mobil Reno.
David diam saja melihat tangan nya di gandeng mesra oleh Cila.
Keluarga kaya itu pun pulang krumah mereka.
Saat Beni,Sintia dan Denis masuk kedalam,David menarik tangannya dan meninggalkan Cila yang mematung di luar.
" Hehhe Ngak papa lah,yang penting tadi udah sempet pegangan hehe " kata Cila tanpa malu nya.
Gadis itu masuk kedalam rumah dengan wajah riang.
Clara sudah pulang bersama Rendi tadi,karna suami nya itu harus bekerja besok pagi,dan tak ada kamar untuk mereka tidur,karna kamar dirumah sederhana itu hanya 3.
Beberapa jam setelah makan malam,Semua orang sudah tidur kecuali pasangan baru itu.
Cila mulai panas dingin melihat David yang duduk diam di pojokan kamar.
Tak ada yang mereka bicarakan,Cila mulai gemeteran karna ini malam pertama mereka.
__ADS_1
Bahkan perempuan itu memakai pakaian yang tertutup takut David meminta hak nya,Cila belum siap untuk menyerahkan diri nya,rasa takut masih menyelimuti diri nya meski Clara sudah blak blakan menjelaskan kepada gadis itu tadi,dan yang dapat Cila simpul dari pembicaraan Clara hanyalah rasa nikmat,karna Clara tak menjelaskan awalnya.
Tapi jika benar David meminta,Cila akan menyerahkannya dengan suka rela.
" Em Mmas " Panggil Cila pelan.
David mendongak dan melihat gadis itu.
" Emm Mas ngak ngantuk ? Tanya Cila lirih.
David menghela nafas dan bangkit dari duduk nya.
" Cila " Panggil David kecil.
Deg...
Cila menegang karna baru kali ini David memanggil namanya.
David mendekati Cila dan duduk di pinggir ranjang bersama gadis itu.
Cila menunduk malu dan meremas baju tidur nya.
" Gue harap lo ngak usah banyak ngarepin gue ya " Kata David tegas.
Deg...
" Mmmaksud nya ?? Tanya Cila tak mengerti.
" Jujur,gue ngak ada rasa sama loe,gue masih bimbang dengan keputusan gue nikahin loe hari ini,jadi gue harap kita jalanin masing2 ya,kita jangan saling mencampuri urusan,gue janji gue bakal terus nafkahin loe secara materi semampu gue,tapi untuk nafkah batin gue belum bisa,dan mungkin ngak akan bisa,tapi gue bakal berusaha karna ini ikatan suci pernikahan.
Lo bisa berlaku apapun ke gue di depan orang tua lo dan gue pun akan bersikap baik didepan ayah dan ibu loe " Kata David panjang lebar.
Clara terkejut bukan main,dadanya terasa sangat sesak,ingin rasanya Cila menangis saat ini tapi gadis itu berusaha menahan agar dirinya tegar..
Cila menunduk sedih,bahkan tak ada lagi keberanian untuk menatap pria itu.
" Maafin gue,ini yang gue rasakan, gue ngak mau nanti lo terkejut melihat sifat asli gue yang ngak sesuai dengan apa yang lo bayangin,kita menikah secara terpaksa dan itu sangat membuat gue terpuruk ! " Jujur David.
Cila hanya diam dan diam.
" Besok kita pindah kerumah kontrakkan gue,karna gue harus bekerja cari duit buat nafkahin loe " Kata David bangkit dari duduk nya.
" Mmas " Panggil Cila menarik baju pria itu.
__ADS_1
David menoleh kebelakang melihat gadis itu.
" Aku akan berusaha ! " Kata Cila berkaca kaca.
David memejamkan mata nya merasa sesak juga.
" Jangan dipaksakan karna loe bakal terluka ! "
" Aku ngak perduli,aku sudah berjanji kepada mereka tadi,dan kepada orang tua ku juga,aku akan berusaha Mas " Kata Cila dengan suara bergetar.
" Tidurlah malam ini disini,hanya malam ini agar Ayah dan Bunda tidak curiga,dan Cila mohon ganti panggilan aku kamu biar Ayah tak marah " Kata Cila memelas.
David menghela nafas dan mengangguk setuju.
Cila tersenyum getir dan memberi tempat untuk David berbaring.
David langsung membelakangi Cila,gadis itu menatap nanar punggung suami nya.
Cila tak menyangka pernikahannya akan seperti ini,dan menyakitkan bagi nya adalah David blak blakan memberitahu Cila, bahwa pria itu sama sekali tak menyukai nya,jangan kan menyukai bersentuhan dengan nya saja David enggan.
" Aku akan berusaha Mas,membuat kamu menyukai ku dan hanya menjadi milikku,meski aku pun tak tau dengan perasaan ku yang sesungguhnya " Batin Cila menangis.
Ingin sekali gadis itu memeluk suami nya dari belakang,dan menumpahkan rasa tak suka nya dengan perkataan David barusan yang sangat menghancurkan hati nya,gadis mana yang tak sakit hati mendengar pria yang baru menikahinya itu berkata seperti itu dimalam pertama mereka.
Cila terus menatap punggung David,dan mencoba menenangkan hati dan pikirannya,hingga gadis malang itu tertidur dengan sendirinya,dengan air mata masih menempel dipipi nya,sejak tadi Cila menangis dalam diam.
David belum tertidur sama sekali,pikirannya melayau ntah kemana ?
Diri nya pun tak tau mengapa bisa berbicara seperti itu kepada istri nya.
Tapi David tak ingin menyakiti Cila terlalu dalam nanti,dia harus menjelaskan diawal agar Cila tak terkejut.
Kamar sederhana itu terasa sunyi tak ada suara desahan,jeritan, pria dan wanita yang biasa menghabiskan malam pertama mereka.
Kamar dengan lampu redup itu hanya menampilkan perasaan yang sama2 sedang kacau.
David menoleh kebelakang saat tak lagi mendengar suara tarikan nafas Cila atau pergerakan gadis itu.
" Maafin gue Cil,ini seharusnya tak usah terjadi agar loe tetap pada kebahagiaan loe.
Maafin gue yang akan menarik loe juga ke kehidupan yang pahit seperti yang gue rasain " Gumam David pelan melihat wajah sembab itu.
David cukup terkejut melihat Cila yang ternyata diam2 menangis dibelakang nya.
__ADS_1
Dengan hati2,David menarik selimut untuk menutupi tubuh mungil itu dan merapikan anak rambut Cila yang menutupi sebagian wajah nya.