Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Permulaan


__ADS_3

Pagi ini keluarga Reno dan Nisa pamit pulang,Bara sudah mau diajak bicara saat Nisa sudah sadarkan diri.


" Kakak pulang dulu ya,makasih udah menyelamatkan Bara " Kata Nisa memeluk Cila.


" Iya Kak,Bara juga adik aku jadi aku harus melindungi dia " Kata Cila tersenyum.


Bara menunduk merasa bersalah,triplet mendekati pria itu dan memeluk pinggang Bara.


" Ayo Bang,kita pulang Ana kangen main bola sama Abang " Kata Ana ceria menggandeng lengan Bara.


Bara kembali menitikkan air mata dan memeluk gadis itu.


" Maafkan Abang Dek hiks hiks "


" Iya,Ana maafkan tapi ini yang terakhir ya Bang,Ana ngak mau Abang lari2 lagi,Ana capek ngejer nya nanti lemak Ana bergetar " Kata Ana mencoba melawak.


Bara tersenyum kecil dan mencium pipi gadis itu.


" Iya,Abang ngak lari lagi mungkin langsung loncat " Kata Bara pura2.


Reno langsung melototkan matanya kepada pria itu,dipikiran Reno perkataan Bara adalah ancaman.


" Ya sudah,ayo kita pulang " Ajak Reno membuka pintu mobil.


Triplet mendekati David dan mencium punggung tangan pria itu.


" Ngak usah ganjeng " Kata Cila tajam menatap Ana yang sudah merapikan anak rambut nya.


" Ihhh Kak Cila curigaan banget sih " Gerutu Ana kesal mengacak acak lagi rambutnya.


" Ya siapa tau kamu modusin suami aku "


" Huh,aku ngak main lagi sama suami orang,aku hanya mau sama brondong tampan " Kata Ana.


" Heleh,emang ada yang mau sama cewek gatel kayak kamu " Hujat Cila bersedekap dada.


" Banyaaaakkk,iya kan Bang,tanyain tuh sama Bang Bara bahkan nih ya temen2 Bang Bara sering godain aku,iya kan Bang " Kata Ana meminta Bara menolongnya.


" Hmmm " Kata Bara malas.


" Huh,siapa dulu dong Ana gitu loh anak siapa Bang ?? " Tanya Ana meminta pendapat 2 kembarnya.


" Anak Papa dong " Jawab Andrew dan Aktam menepuk dadanya bangga.


" Hahahhahaha " Triplet tertawa terpingkal pingkal sedangkan sang Bunda memasang wajah kesal.


" Hehe bukan aku loh yang ngomong " Kata Reno menggaruk kepalanya gatal melihat Nisa sudah bertanduk.


" Oh gitu ya,cuma anak Papa nih ? Ya udah Bunda pingsan lagi biar kalian nangis sepuasnya " Ancam Nisa meninggikan suaranya.


Triplet langsung kaget dan menelan ludahnya kasar melihat Nisa merajuk.


" Gawat Bang,singa betina ngamuk,ayo kita bujuk." Kata Ana ketakutan.


Ketiga bocah itu langsung berlari kearah Nisa yang melangkah duluan kemobil.


David dan Cila tertawa terpingkal pingkal melihat ketiga bocah ingusan itu.


Mereka pun pamit pulang dengan triplet yang mati matin membujuk Nisa didalam mobil.


Bara diam tidak mau ikut campur,begitu pun dengan Reno yang tak berani menyahut apapun saat triplet meminta bantuannya untuk membujuk Nisa.


" Sorry anak2 ku tercinta,untuk sekarang Papa ngak bisa bantu kalian,karna Papa masih butuh Bunda kalian untuk membantu Papa membujuk adik kecil Papa nanti malam " Batin Reno takut melihat istrinya.


Dirumah David,pria itu merangkul istrinya masuk kedalam rumah,Cila melingkarkan tangannya di pinggang David dengan mesra..

__ADS_1


" Sepi ya Mas " Kata Cila mendongak melihat David.


" Iya,tinggal kita berdua " Kata David menatap Cila dengan intens.


" Hm " Balas Cila melepaskan tangannya dan ingin melangkah kedapur.


" Cil...." Panggil David menahan tangan Cila.


Cila menoleh.


" Kenapa Mas ?" Tanya Cila melihat tangannya dicekal David.


David diam melihat wajah Cila dengan nanar.


" Kenapa ?" Tanya Cila melepas tangannya.


David kembali menarik Cila hingga gadis itu membentur dada bidang suaminya.


" Kekenapa ?" Tanya Cila gugup.


David masih diam mendekatkan wajahnya ke wajah Cila.


Cila menelan ludahnya kasar saat kepala David semakin menunduk kearahnya.


" Mmaas " Panggil Cila terbata.


David menahan tengkuk Cila dan mengusap bibir Cila lembut dengan jempolnya.


Cila memejamkan matanya saat kepala David semakin dekat dan dekat sekali hingga deru nafas pria itu menyapu pipinya


Cup...


David mencium bibir Cila dengan lembut.


Cila melotot terkejut,David masih mencium Cila memberi kecupan kecupan kecil disana.


" Cila " Panggil David serak.


" Hm " Jawab Cila menunduk..


David mengangkat dagu Cila dan menabrakkan bibirnya di bibir gadis itu.


Pria itu mencium istrinya dengan lembut,awalnya hanya kecupan,David merengkuh Cila dengan menahan pinggang gadis itu.


Cila membuka tutup matanya melihat David yang menutup mata dengan bibir mereka terus berpangutan.


" Hmmmpttt "


Kaki Cila lemas seketika,dirinya tak bisa berbuat apapun,Cila tak tau apa yang dilakukan David kepadanya sekarang,pikiran Cila blank.


" Hmm " Lenguh David


David meĺepas pangutannya dan beralih ketelinga Cila,seketika bulu roma Cila berdiri merasakan gelayar yang aneh pada tubuhnya.


Pria itu dengan lihay menggoda Cila.


" Maashh " Desah Cila mencengkram baju pria itu.


David kembali turun kebawah menyibak rambut Cila dan mencium leher istrinya dengan lembut.


" Maasss,mass pintunya terbuka " Kata Cila menunjuk pintu luar yang belum dikunci.


David yang tadinya terpejam kini langsung membuka lebar matanya dan melihat kearah telunjuk Cila.


" Shitt " David mengumpat kesal dan seketika melepas gadis itu.

__ADS_1


David mengusap wajahnya kasar dan berjalan cepat kearah pintu yang terbuka dan langsung menutupnya dengan kaki.


Cila menelan ludahnya kasar melihat aura David yang sangat berbeda dari biasanya.


Cila masih bingung apa yang terjadi kepada Pria itu,kenapa tiba2 dia bersikap agresif.


Pria itu mengusap bibir Cila yang basah dan langsung menarik Cila kepelukannya.


" Maafkan aku,apa kamu kesakitan ?" Tanya David seraya mengusap telinga Cila yang masih basah ulah nya.


" Aku sulit bernafas " Lirih Cila merengkuh suaminya.


" Itu namanya ciuman " Kata David lembut mengusap punggung Cila.


" Rasanya sedikit aneh,aku dulu tak pernah mencium mu seperti itu " Kata Cila polos.


" Kapan ?" Tanya David bingung.


" Saat kamu tidur " Kata Cila keceplosan.


" Hah " Kata David terkejut dan melepas pelukan mereka.


Cila menepuk bibirnya yang asal ceplos.


" Terciduk dah " Batin Cila.


Gadis itu menunduk,takut David marah.


" Sejak kapan ?" Tanya David terheran heran.


" Hehe udah lama " Kata Cila cengengesan.


" Kok aku ngak tau ?"


" Kamu kan tidur,jadi mana tau "


" Kamu menodai aku saat tidur ?"


" Ya habisnya kamu menggoda aku " Kata Cila malu.


David menggeleng tak percaya.


" Ternyata gadis ini licik juga " Batin David tertawa geli.


" Em mau lanjut ?" Tanya David menggaruk tengkuknya.


Cila kaget dan langsung menunduk malu.


" Ya sudah,aku tunggu jawaban kamu nanti malam " Kata David ambigu.


Cila menelan ludahnya kasar dan langsung mengangguk setuju.


Pria itu masuk kekamar mengambil kunci motor dan langsung berangkat kerja.


Cila menutup wajahnya yang sudah memerah menahan malu.


" Untung ngak ada yang liat " Gumam Cila mengusap dadanya lega.


❤❤❤


Mana nih dukungan buat authorrr...


kok ngak ada yang kasih Vote😭


Mau lanjut atau berenti disini aja ???

__ADS_1


__ADS_2