
Tak terasa jam makan siang sudah usai,Arshad keluar duluan disusul Angel yg mengendap2.
" Oh iya Njel " Ucap Arshad berbalik badan.
" Apa " Kata Angel melihat kiri kanan.
" Nanti kamu pulang sendiri apa nebeng ?" Tanya pria itu tenang.
" Sama Papa,nanti dia kesini " Jawab Angel.
Arshad mengangguk,lelaki itu kembali berjalan hingga hilang dibalik lift.
Angel mulai melangkah,gadis itu berhasil keluar dari ruangan kakeknya yg sangt besar.
" Hei apa yg kau lakukan ?" Ucap seseorang membuat gadis itu melonjak.
Angel berbalik badan dan kaget dengan kehadiran seorang pria berwajah mengernyit.
" Siang Pak " Sapa Angel menunduk sopan.
" Apa yg kau lakukan disini ?" Tanya pria tersebut mendekat.
" Hm saya habis bersihin ruangannya Pak Owner " Jawab Angel asal.
" Hah,ruangan Pak Reno ?" tanya lelaki itu kaget.
" Iya " Jawab Angel mengangguk.
Lelaki dewasa itu diam sejenak melihat wajah Angel.
" Semoga aja gak curiga nih Om2 " Ucap Angel dalam hati.
" Ya sudah,kalau sudah selesai ayo pergi,nanti kamu dimarahin staff nya " Ajak lelaki itu melihat kiri kanan.
Angel mengangguk,gadis itu pun berjalan bersama pria tersebut memasuki lift.
" Siapa yg berani marahin aku ? Dia bilang Staff ?? Staff kakek yg mana berani marahin cucu kesayangannya Pak Reno " Batin Angel terkekeh.
" Kenapa kamu tertawa ?" Tanya pria disampingnya kaget melihat Angel terkekeh sendiri.
" Hah ngak papa Pak,saya lagi seneng soalnya dikasih tips sama Pak Reno " Jawab Angel asal.
" Masa sih ?" tanya pria itu melotot.
" Iya " Jawab Angel mengangguk.
" dikasih berapa ?" tanya pria itu kepo.
" Hehe rahasia perusahaan Pak " Jawab Angel mengolok.
" Haisst kamu ini " Ujar lelaki itu memutar mata.
Angel kembali tertawa,padahal tak ada tips apapun yg Reno kasih,yg ada malah Angel mengambil sendiri uang kakeknya tanpa diminta.
Pintu lift terbuka,Angel pamitan duluan dengan alasan ingin bekerja lagi.
Keduanya pun berpisah.
Diruangan,terlihat 3 orang sedang duduk santai dengan hape mereka.
" Hay hay " Sapa Angel hangat.
Ketiganya menoleh dan mengernyit melihat gadis itu masuk tanpa dosa.
" Dari mana Njel ?" tanya seorang pria bernama Feri.
" Habis istirahat " Jawab Angel duduk bersama lesehan dikarpet tipis.
" Dimana ?" Tanya gadis seumuran dengannya.
Angel tk menjawab,gadis itu hanya tersenyum smrik membuat para temannya malas seketika.
" Habis ini kalian pada kemana ? Karoeke yuk " Ajak Angel semangat.
__ADS_1
" Ishh mau karoeke bulan tua ini Njel " Jawab Feri jengah.
" Hah bulan tua ?" Ulang Angel mengernyit.
" Iya,bulan tua duit menipis,cuma cukup buat makan " Jelas Feri.
Angel mengangguk2 ngerti.
" Kamu gak tau bulan tua ?" Tanya Gadis bernama Rani.
Angel menggeleng pelan.
" Mau bulan tua,atau muda,atau seumuran,kalo gak ada duit tetap gak ada " Jawab Angel terkekeh.
" Haha iya juga sih,tapi biasanya disebut bulan tua Njel " Kata Rani ikut tertawa.
" Ya udah,kalo gitu biar aku yg traktir,kalian nyanyi aja nnti " Kata Angel santai.
" Waahh banyak duit kamu Njel " Balas Feri menggoda.
" Ngga juga,cuma ada " Jawab Angel malu.
" Dapat tips ya kamu ?" Celetuk pria lagi bernama Santo.
" Masa Njel ?" Tanya Feri antusias
" Ngga kok,lebih tepatnya ngambil sendiri " Jawab Angel geli.
" Hah,ngambil sama siapa ?" Tanya Rani syok.
Angel diam lagi tak menjawab.
" Ya kali aku bilang malakin Owner perusahaan ini " Batin Angel ingin tertawa.
" Eh Njel,btw rumah kamu dimana sih ?" Tanya Feri penasaran.
" Rumah aku ?" Ulang Angel.
" iya,aku sering loh lewatin jalan yg kamu sebut itu tapi aku lihat itu tanah kosong " Jelas Feri.
" Rumah mu gaib ya Njel ?" tanya Santo ngeri.
" Hehhe,ngga kok,rumah aku ada didalamnya " Jawab Angel mencoba tenang.
" Hm aku penasaran Njel,gimana kalo nanti kita main kerumah mu,sekalian silahturahmi gitu " Kata Rani semangat.
" Waduh " Ucap Angel melotot.
" Kenapa Njel ?" Tanya Santo mengernyit.
" Rumah aku rame,terus Kakek aku galak banget " Jawab Angel.
" Masa sih,bukannya kamu bilang kamu cuma punya 1 adik ya " Kata Rani heran.
" Iya,tapi kakek nenek dan paman aku lagi dirumah semua sama anak2nya " Balas Angel tak enak.
" Yaahh rame banget itu Njel " Kata Feri membayangkan.
" Makanya " Kata Angel tersenyum tak enak.
Semua diam dengan isi pikiran masing2.
" Maaf ya teman2,aku gak mungkin bawa kalian kerumah,bisa copot nanti jantung kalian semua " Batin Angel ngeri.
Sampai detik ini para temannya tidak tau kalau Angel merupakan anak sultan,gadis itu selalu mengelak bahkan berbohong saat ditanyai tentang keluarga.
Mereka semua kembali bekerja,Angel terbilang gadis yg rajin dan aktif,dia pun tak canggung membantu temannya.
Setelah sore menjelang,Angel selesai bekerja.
Gadis itu bersiap untuk pulang,saat berjalan bersama para teman2nya keluar gedung,Angel bertemu dengan Jack dan Prito yg menunggu dilobi.
" Kakak " Pekik Jack heboh.
__ADS_1
Angel menoleh dan terbelalak.
" Kakkk " Pekik Jack melambaikan tangan.
" Syuuttt jangan dipanggil " Tegur Prito.
" Kenapa Pa ? Aku panggil Kak Angel " Kata Jack polos.
" Jangan,duh nih anak bisa ketahuan nanti Angel " kata Prito panik.
" Njel,kenapa diam,ayo pulang " Tegur Rani melihat Angel mematung.
" Aduhhh sakit perut " Kata Angel tiba2 meringis.
Prito melihat gerak gerik anaknya langsung berdiri.
" Angel kenapa ?" Gumam Prito bingung.
" Aku boker dulu ya,kalian duluan aja " Kata Angel pamit..
" Ehhh Njel " Pekik Feri tertahan.
Angel berlari kebelakang,gadis itu tak mau ketahuan apalagi ada Jack yg mulutnya pratetet.
" Kak Angel Pa " Ucap Jack menunjuk.
" Iya kamu diem aja " Tegur Prito.
Jack mengangguk meski masih bingung,bocah lelaki itu tidak tau apa yg terjadi karna Jack kini tak seperti jack dulu yg sangat kepo.
Para teman Angel melewati Prito dengan lewat pintu samping.
Prito hanya diam melihat para teman anaknya.
Dilihat dari penampilan saja sudah tau bahwa sang putri berteman dengan orang biasa.
Prito bangun dan mengejar Angel.
Ia tau anaknya pasti kesal saat ini.
" Njel " Panggil Prito melihat Angel didepan toilet umum.
Angel berbalik badan dan..
" Papa ken.....
" Bukan Papa,itu Jack yg panggil " Potong Prito sudah menebak anaknya pasti marah.
" Ishhh kan udah aku bilang tunggu aja dimobil,kenapa masuk kedalam sih " Kata Angel emosi.
" Hehe Papa mau lihat kamu kerja Njel " Kata Prito terkekeh.
" Ck,mau lihat anaknya ngebabu disini " Kata Angel ketus.
" Itu kan pilihan kamu " Kata Prito ingin tertawa.
Angel mengkrucut,Jack sampai dan melihat Angel dari ujung kaki hingga kepala.
" Kaka kerja jadi apa sih ?" tanya Jack penasaran.
" Gak jadi apa2 ayo pulang " Jawab Angel
" Seragamnya aneh,kek power ranger " Kata Jack terkekeh.
Prito langsung membuang muka meliht Angel kepanasan jenggot dengan ucapan adiknya
" Ck,lain kali gak usah dijemput2 sampe sini ah,nanti kalo ketahuan gimana,aku gk enak sama temen2 aku Pa " Rengek Angel manja
" Iya sayang,maaf ya lain kali gak gini " Kata Prito melemah.
Angel berlalu duluan dengan menenteng tas punggung yg ntah apa isi didalamnya
" Huh si Angel,dikasih kekuasaan bukannya dinikmati malah pengen jadi orang biasa,jiwa sederhananya bikin aku pengen punya anak lagi,atu yg kayak gini,kira2 Ana mau gak ya nurutin keinginan aku " Batin Prito gemas
__ADS_1
❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya