Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
David Milik Cila


__ADS_3

Mereka berkumpul diruang tamu Cila membahas masalah David.


" Jadi gimana ceritanya Bang ?" Tanya Reno kepada Beni.


" Kamu mungkin udah tau masalah ini dari dulu kan ?" Tanya balik Beni.


Reno mengangguk,David mengernyit bingung melihat Reno dan Beni.


" Maksud nya gimana ?" Tanya David.


" Reno sudah tau semua masalah kamu tentang hutang dan hak warisan kamu itu " Kata Beni tenang.


Deg..


David melotot kaget.


" Jadi Abang udah tau semuanya ?" Tanya David kepada Reno.


" Iya,Abang udah tau tapi Abang ngak bisa maksain kamu buat rebut hak kamu lagi,karna kamu pun ngak pernah nyinggung hal itu " Kata Reno tenang.


" Kok bisa Bang ?" Tanya David polos.


" Ya Abang sebelum menikahkan kamu sama Cila,Abang udah cari semua tentang kamu,masa lalu kamu,orang tua kamu,pekerjaan kamu,semua tentang kamu udah abang cari sedetail2 nya ".


Deg..


David melotot kaget,begitu pun Cila dan Sintia yang tak percaya,Reno sampai senekat itu.


" Biasalah,Mas Reno emang gitu " Kata Nisa tersenyum.


" Tapi kenapa Abang sampai melakukan itu ?" Tanya David masih dengan perasaan syoknya.


" Abang ngak mau lah nikahin Cila sama lelaki yang ngak tau asal usulnya " Kata Reno santai.


Beni mengangguk setuju.


" Tapi kan Abang tau aku bukan pria mapan " Kata David menunduk.


" Karna kamu banyak hambatan,dan kamu tak berjuang untuk merebut hak kamu atas harta orang tua kamu "


" Aku ngak punya tenaga sebanyak itu Bang,mereka bukan orang biasa,belum melangkah pun aku pasti sudah kalah " Kata David sedih.


Reno mengangguk mengerti,dia paham selama ini David sebatang kara menghidupi dirinya yang serba kekurangan,ditambah banyak orang kaya yang menghambat pria itu mencari pekerjaan,karna David pernah berhubungan denga anak mereka.


" Iya Abang mengerti,tapi kini saat nya kamu bangkit,melangkah lagi,karna ada Abang,Mertua dan istri yang selalu mendukung kamu "


" Iya Bang,aku mau melangkah lagi,aku mau mengambil hak orang tua aku lagi " Kata David tersenyum.


" Jadi kemarin dia nyewa pembela Ren,tapi menurut aku mereka itu memeras David,mentang2 David tak punya uang untuk membayar,mereka seenak hati mengisi tarif yang tinggi " Kata Beni mulai membuka masalah.


" Itu biasa Bang,mereka sangat pintar bermain2 dengan klain nya " Kata Reno santai.


" Iya,tapi ini kan masalah nya David ngak ada apapun Ren,buat makan aja udah syukur,kalo dia menang ya syukur,kalo ngak dari mana mereka bayar jasa nya ?"


" Iya Bang,itu udah konsekuensinya,menang atau kalah David harus tetap bayar."


" Abang kasihan aja Ren,hutangnya dibank pun itu disebabkan paman dan bibinya sekarang ditambah lagi ini,David bisa masuk penjara Ren " Kata Beni takut.

__ADS_1


David hanya diam menunduk,Cila mengambil tangan suaminya meyakinkan lelaki itu.


" Aku akan selalu ada buat kamu Mas,semangat " Bisik Cila lirih.


David menatap istrinya dengan nanar seraya mengeratkan genggaman mereka.


Nisa tersenyum haru,dan tak menyangka Cila dan Clara hampir sama,mereka wanita kuat tak pantang menyerah.


" Aku perlu bukti yang kuat Bang,apa semua sudah disiapkan ?"


" Sudah,semua sudah disiapkan,kami membatalkan kerja sama dengan pembela itu kemarin "


" Ini Kak " Kata Cila memberi map kepada Reno.


Pria itu mulai melihat satu persatu data David.


" Yang penting kartu keluarga nya ada " Kata Reno tersenyum..


" Sudah semua Bang,dulu aku sempat bawa berkas2 buat lanjutin sekolah " Sahut David.


" Oke,Abang bawa dulu buat di pelajari,nanti Abang kabari "


" Iya,kalian yang sabar ya,biar Kak Reno kamu yang urus " Kata Nisa mengusap lembut kepala adiknya.


" Makasih Kak " Kata Cila memeluk perempuan itu.


" Sama2,kamu harus tegar ya kuat kan suami mu " Nasehat Nisa.


" Iya Kak " Kata Cila tersenyum hangat.


" Em Bang,aku mau tanya ada buka lowongan kerja ngak ?" Tanya David tak enak.


" Iya Ren,dia udah berenti kerja di tempat kemarin " Kata Beni menyahuti.


" Kenapa ?" Tanya Reno heran.


" Aku dipecat Bang,karna sering izin dan teman2 disana ngak suka sama aku " Kata David jujur.


Reno menghela nafas,ternyata bukan hanya satu masalah adik angkatnya ini.


" Kok bisa gitu ?" Tanya Nisa lembut.


" Ngak tau Kak,Bos aku ngak mau mereka iri2an karna aku sering izin keluar buat ngurus ini " Kata David malu.


Nisa menghela nafas kasihan.


" Em saat ini sih belum ada buat yang diruangan,cuma kalo kamu mau ada bagian cleaning service tapi " Kata Reno tak enak.


Deg..


Mereka semua terkejut kecuali David.


" Ngak ada yang lain Mas ?" Tanya Nisa.


" Ngak ada Yank,semua full aku belum bisa nambah lagi karna mereka udah pas sama pekerjaan masing2 "


" Hhhhufft ya udah,gimana Vid mau ngak ?" Tanya Nisa tak enak.

__ADS_1


Beni dan Sintia diam saja melihat menantu mereka.


" Ngak papa Kak,yang penting aku bisa kerja nafkahi Cila " Kata David tersenyum hangat.


Deg..


Mereka semua terkejut begitu pun Cila yang langsung berkaca kaca menatap suaminya.


" Kamu ngak papa kan punya suami kerja cleaning service ?" Tanya David kepada Cila.


Cila menangis haru dan mengangguk semangat.


" Ngak papa Mas,aku ngak malu punya suami kerja cleaning service asal suami ku itu kamu " Kata Cila bersemu merah.


Mereka langsung tertawa melihat wajah malu2 kucing Cila dan David.


" Ya sudah,nanti Abang kabari kapan kamu bisa masuk " Kata Reno tersenyum.


" Makasih Bang " Kata David mengangguk.


" Untuk masalah tempat tinggal gimana,ngak mungkin kan kamu bolak balik kesini?" Tanya Nisa.


" Kami mungkin bakal ngontrak disana Kak " Kata David semangat.


" Ngak mau tinggal bersama kami ?" Tanya Reno.


" Ngak,ngak usah Kak " Kata Cila cepat.


" Kenapa ?" Tanya Nisa bingung.


" Alasannya takut David di rebut Ana " Kata Sintia tertawa.


Reno dan Nisa langsung tertawa renyah,mereka pun sudah menduga pasti itu alasan Cila.


" Huh bisa darah tinggi aku ngadepin bocah itu tiap hari " Gerutu Cila.


" Jangan kan kamu,Mas Reno aja dibully sama Ana " Kata Nisa tertawa renyah.


Reno mengkrucut kesal mengingat kejadian saat Ana menjahili nya tadi.


David tersenyum malu,bukan nya David tak tau Ana begitu ngefans dengan nya,tapi David santai saja karna tau tingkah bocah itu.


Bahkan saat bersama David pun Ana sering menggoda lelaki tampan lainnya,meski dirinya berkata akan setia.


" Kalo udah berurusan sama Ana,bisa terjun ke kolam kamu tiap hari " Kata Reno tertawa.


" Makanya aku ngak mau,Ana kan jahil,hoby melakor lagi kan aku ngeri jadinya kalo ninggalin Mas David sendirian " Kata Cila kesal.


Mereka kembali tertawa,Cila begitu menunjukkan kecemburuan nya bahkan kepada Ana yang masih ingusan pun dicemburuinya.


" Tuh Vid,jangan macam2 kamu sama Cila,bisa rontok gigi kamu dihajar dia nanti " Kata Nisa tertawa.


" Iya Kak,jangankan mau macam2,ngak sengaja lihat cewek lain pun,mata aku mau dicolok sama dia " Kata David menimpali.


Merek tertawa terbahak,sedangkan Cila menutup wajahnya malu dengan tingkahnya yang over posesif.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment yaa


__ADS_2