
"Tenang saja, tenang saja, nafsu tidak akan pernah bisa menghentikan diriku dalam soal penaklukkan dalam budaya Serpentine." Skales langsung meminta seluruh betina Vipers untuk enyah secepat mungkin.
"Sebelum itu, mari kita menikmati pemandian racun ini selagi mendengar berita apa yang akan leluhur bicarakan." Skales menepuk tapaknya sampai memanggil para pelayan yang memberi mereka secangkir minuman.
Brimgard dan Zeindall menerima fasilitas di dalam piramida itu lalu mereka masuk ke dalam pemandian racun itu sampai tubuh mereka menerima banyak sekali kepanasan yang cocok.
"Leluhur, apakah kau ingin membahas tentang hal yang sebelumnya kau bahas...?"
"Apakah kau sudah melapor semuanya kepada seluruh Serpentine?" Tanya Brimgard.
"Tentu saja, lagi pula kami Serpentine bergerak dan bekerja lebih cepat dari biasanya untuk mengikuti perintah leluhur yang memberikan kami tempat cocok seperti Serpengard dalam Domain of Varka."
"Serpentine memiliki lima suku, setiap suku dianugerahi dengan kemampuan berbeda yang dapat membantu mereka untuk tetap bertahan dalam segi peperangan apapun."
"Tetapi untuk suku yang memuncak lebih tinggi dari yang lainnya, kami menerima banyak sekali sihir dan kemampuan yang lebih tangguh dibandingkan suku lainnya."
"Itulah kenapa aku sudah menjadi seorang Jendral Snake yang memimpin segala Serpentine." Skales memfokuskan pandangannya ke arah tongkat yang berbentuk seperti ular kobra.
Brimgard menatap tongkat kobra yang konon katanya dapat membangkitkan langsung seluruh Anacondrai untuk bisa menaklukkan apa yang para Serpentine inginkan.
Di mulai dari Anacondrai kecil yang bisa dibilang sebagai peringatan bahwa leluhurnya akan datang untuk menghancurkan semuanya sebelum terlambat.
"Kelima suku dari Serpentine... jelaskan padaku ketangguhan itu tanpa menunjukkan kelemahan yang sebenarnya." Perintah Brimgard yang menghabiskan minuman beracun itu lalu menghancurkannya dengan menggunakan kepalanya sendiri.
"Dan Skales... ketenangan dan bersantai terlalu berlebih-lebihan hanya untuk yang lemah, kau harus siap dalam situasi apapun ketika mencoba untuk menghadapi peperangan."
"Tenang saja, leluhur Brimgard. Lagi pula memang seperti ini diriku yang sebenarnya, kau tidak perlu khawatir soal diriku bersamaan dengan bangsa Serpentine."
"Mereka aman terjaga karena tradisi yang selalu dilakukan oleh Zerdians sudah menjadi kebiasaan untuk para Serpentine yang bahkan memaksakan Domain di luar Dountry untuk mengikutinya."
"Sayang sekali, mereka tidak memperlihatkan apapun selain kelezatan dari daging dan tulang busuk mereka ketika menerima sebuah kekalahan."
"Kita mulai saja dari [Hypnotine], suku Serpentine yang dianugerahkan mata pencuci otak dan pandangan, mereka dapat memberikan banyak halusinasi dan imajinasi untuk seseorang..."
"...sekali saja mereka menatap mata para Hypnotine maka apa yang akan mereka lihat hanya sekedar hasrat halu yang mengiri mereka berhasil mengalahkan kita semua."
"Tetapi yang sebenarnya terjadi adalah tubuh mereka telah dihisap menjadi tulang-tulang menggunakan taring mereka, Hypnotine juga memiliki Jenderalnya sendiri yang memimpin pasukannya."
"Mungkin akan sangat membantu untuk mengubah musuh kita menjadi rekan yang dapat dijadikan sebagai tumbal untuk melawan rekan mereka sendiri bukan?"
"Kemudian kita memiliki suku [Stonetine], mereka bisa dibilang memiliki daya tahan yang cukup kuat bahkan cocok untuk berada di garis paling depan dengan Anacondrai yang berjenis Stonetine."
"Tubuh mereka dapat menyesuaikan kekuatan dan sihir seseorang berdasarkan kekuatan serta potensinya, serangan penghancur juga masih bisa mereka tahan karena daya tahan yang mengerikan."
__ADS_1
"Menarik... semuanya memang tangguh."
"Kemudian kita memiliki [Fangtine], taring ular mereka bisa dibilang sangat kuat bahkan cocok untuk memakan dan merobek apapun hanya menggunakan taring mereka."
"Fangtine juga dapat melepaskan pasukan ular kecil termasuk dengan cacing yang akan membesar ketika menyentuh tubuhnya musuhnya."
"Menghisap darah secara instan bahkan memakan seluruh serangan berjenis apapun menggunakan taring mereka sampai cocok sekali berada di belakang pasukan suku Stonetine."
Brimgard terus mendengarnya dengan ekspresi serius karena ia tidak salah menilai bangsa Serpentine yang sangat cocok dalam kesatuan satu ras untuk menguasai barisan depan juga bersama para Zerdians serta Gems.
"Selanjutnya kita memiliki suku [Ventomtine], mereka bisa dibilang kekuatan berdasarkan racun yang terdapat di dalam mulut, taring, serta sisik mereka."
"Jika racun itu mengenai mata musuhnya maka racun itu hanya akan memberikan pandangan kematian mereka sendiri sampai menyebabkan kelengahan yang besar."
"Racun mereka juga dikatakan dapat melelehkan benda apapun termasuk sihir jika mereka bisa melepaskannya dalam waktu yang tepat." Skales bangkit untuk melangkah keluar.
Brimgard dan Zeindall langsung mengikuti dirinya dari belakang karena pembahasan terakhir adalah suku Viper yang menguasai segala Serpentine berkat gabungan dari seluruh kekuasaan serta kemampuan sukunya.
"Sedangkan untuk Viper, kita telah menguasai segala kemampuan yang diperoleh oleh para suku Serpentine." Skales mengulurkan lengannya ke arah piramida untuk menarik tongkat kobra tersebut.
"Leluhur, jangan kau khawatirkan lagi tentang serangan Touriverse berdasarkan ukuran mereka yang beserta seperti makhluk sihir serta Beast Neko Legenda karena..."
"...semuanya dapat aku urus dengan melepaskan semua Anacondrai termasuk yang terkuat seperti patung di hadapan Piramida ini." Skales mengangkat tongkatnya lalu ia menepuknya di atas daratan.
Tepukan itu menyebabkan daratan berguncang sangat dahsyat sehingga menyebabkan patung Anacondrai di hadapan mereka mulai retak sedikit demi sedikit sampai mengeluarkan sebuah ular raksasa.
"Ini adalah ketangguhan yang sebenarnya, ketangguhan dalam segi ukuran dan pertahanan untuk melawan makhluk sihir dan Beast Neko Legenda yang dimiliki oleh Touriverse."
"Serpentine memang tidak akan pernah mengecewakan diriku karena kalian memang tidak menunjukkan kelemahan apapun." Brimgard melompat menuju arah Anacondrai tersebut.
Sedikit tes mungkin tidak akan menyakitkan karena ia langsung memegang kepala ular tersebut lalu bergulat dengannya sampai ia membanting tubuh Anacondrai tersebut di atas tanah.
Brimgard berdiri di atas kepala Anacondrai tersebut lalu ia memasang tatapan tajam kepada Skales, "Sekali lagi, kau perlu memberikan Anacondrai ini sebuah perlindungan."
"Tenang---"
"Aku tidak menerima jawaban yang mengaitkan sesuatu kepada kelemahan, Skales!"
"Jika kau terlalu tenang dan bersantai dalam situasi seperti ini maka kau hanya akan membawa kelemahan itu menuju kita semua yang akan membuat kita meraih kembali dengan yang dinamakan sebagai kekalahan!"
"Aku akan menunggu dirimu pada saat rapat nanti untuk membahas Serpentine serta Anacondrai ini..." Brimgard melompat menuju arah Skales lalu mendarat di hadapannya.
"Yang perlu kau ketahui adalah ketangguhan... satu pun sikap atau perbuatan yang menunjukkan kelemahan seseorang hanya akan membuat semua orang yang sudah memperlihatkan ketangguhan mereka menjadi jatuh!"
__ADS_1
"Ingat itu, Skales!" Brimgard menepuk punggung Skales cukup keras karena ia bangga akan Anacondrai yang dapat melawan balik musuh ukuran besar di Touriverse.
"Kalau begitu, kami akan bekerja keras sebisa mungkin untuk memperlihatkan ketangguhan itu."
"Bagus... kalau begitu kami akan pergi menuju planet selanjutnya yaitu [Karmacogard]." Brimgard melayang ke atas langit bersama Zeindall yang memperhatikan Anacondrai itu.
"Mungkin dengan bantuan dari bangsa Gems, mereka bisa memberikan Anacondrai itu permata yang dapat membalikkan serangan sihir sampai berkemungkinan untuk mengambil alih."
"Gems ya... kalau begitu aku tidak sabar untuk berurusan dengan Grace nanti." Jawab Skales yang terlihat bersemangat untuk melakukan penaklukkan dalam Ragnarok.
Tidak perlu menjelaskan Ragnarok lebih jauh kepada bangsa Serpentine karena mereka tidak akan pernah takut yang dinamakan sebagai penaklukkan karena Ragnarok adalah salah satunya yang membuat mereka tertarik.
"Mungkin Ragnarok kali ini akan berjalan lebih menarik, hahaha." Skales tertawa selagi menutup mata kanannya lalu ia menjulur lidahnya yang panjang.
"Aku menantikannya..."
***
"Karmacoma, ras berbentuk Humanoid yang memiliki beberapa macam fitur unik yang terdapat pada tubuhnya yaitu..."
"...ekor hewan maupun monster, mata heterochromia alami, telinga runcing seperti Elf, tangan kiri merupakan mutasi dari jelmaan monster seperti naga, dan memiliki tinggi badan yang lebih tinggi dari iblis biasa."
"Ras Karmacoma mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan suhu yang sangat ekstrem, kemampuan bertarung yang sama kuatnya dengan Legenda."
"Mereka juga sangat ahli dalam bidang sihir dan persenjataan, dan mampu bertahan dari serangan yang mampu membunuh mereka sebanyak 3 kali."
"Ras Karmacoma juga mampu bernafas di luar angkasa tanpa sihir ataupun energi sihir dan mereka sangat lincah di banyak medan..." Ucap Zeindall.
"Abang memilih mereka karena ras ini sangat cocok untuk diajak bertarung dengan bangsa Legenda bukan?" Tanya Zeindall.
"Begitulah, setidaknya mereka dapat mengurusi bangsa Legenda yang berjumlah banyak sekali karena perkembangan biak mereka bisa dibilang cepat sampai jumlahnya melebihi kita semua."
"Perkembangan biak adalah untuk yang lemah..."
"...ketangguhan sejati adalah mengandalkan diri sendiri untuk terus memperbesar arti dari kekuatan yang dapat membawa kita menuju puncak kemenangan!"
Mereka mulai mendarat di planet selanjutnya yang berdekatan dengan Serpengard yaitu Karmacogard dengan para penghuni yang bisa disebut sebagai Karmacoma.
Tempat tinggal mereka bisa dibilang tidak seaneh dan seunik dari planet lainnya karena bangunannya terlihat begitu rapi termasuk dengan desa kecil dengan arena Gladiator yang saat ini sedang terjadi untuk melatih ketangguhan mereka.
Para warga dapat melihat Brimgard telah datang dengan ekspresi seriusnya itu, tidak ada rasa takut yang terlihat karena sekali saja menunjukkan kelemahan yang berlebihan akan diusir menuju ketiadaan.
Paksaan untuk mengikuti Ragnarok juga sama, semua itu adalah kelemahan yang dapat menghambat mereka menuju puncak kemenangan yang sebenarnya.
__ADS_1
"Karmacoma..."
"...dimana Raja kalian?"