Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1024 - Kitsuna


__ADS_3

Semua ras Myrmidon yang sedang melakukan meditasi lalu membuka kedua matanya yang memancarkan sinar cerah, "Kekuatan dari dalam... kekuatan dari dalam... kekuatan dari dalam..."


Mereka semua mengulurkan lengannya ke depan lalu mengangkat satu jari yang terbakar dengan api hitam, setelah itu mereka mulai bangkit dari atas lantai untuk mendekati kedua Zerdians itu.


"Jadi ini tradisi yang selalu mereka lakukan ya, meditasi dan melakukan kultivasi demi bisa mengimbangi musuh yang mereka coba lawan..."


"...kau perlu mengingat serangan Myrmidon bisa langsung menyebar ke dalam titik kelemahan kita, Zeindall."


"Apakah kau mengingat tradisi Gladiator of Death yang pernah terlaksanakan beberapa tahun yang lalu?" Tanya Brimgard.


"Ya... aku dapat mengingatnya dengan jelas, Ogun berhasil mengamankan peringkat pertama hanya dengan melakukan beberapa seni bela diri simpel tetapi sangat mematikan."


"Satu inci pukulan dapat mengeluarkan arwah seseorang dari dalam tubuhnya secara paksa bahkan serangannya juga akan selalu memfokuskan kepada inti kehidupannya."


"Ragnarok yang kedua, Myrmidon berhasil menjatuhkan beberapa Ancient Legend yang sulit untuk dibunuh walaupun anggota tubuh mereka hancur..."


"...kehidupan atau nyawa mereka aslinya berada di dalam arwah yang dilapisi dengan sesuatu yang menahannya tetapi Ogun berhasil menghancurkannya dengan satu jotos."


"Sebuah ketangguhan sejati yang selalu aku cari sejak dulu, mereka tetap berlatih sampai sekarang sampai aku yakin dengan jelas bahwa mereka menemukan kemampuan baru."


"Kemampuan berdasarkan seni bela diri yang cukup kuat hampir seperti kemampuan sihir yang memainkan konsep dan di luarnya..." Brimgard dan Zeindall tiba di hadapan pintu emas.


Di balik pintu bisa dibilang terdapat sebuah bangunan yang terlihat hampir seperti Dojo dimana Ogun saat ini sedang fokus melakukan kultivasi sampai ia mengetahui siapa yang sedang mencari dirinya.


"Apakah kau mengingat dengan Dewa kehancuran?" Tanya Brimgard.


"Ya, dia yang seharusnya menghancurkan Domain di luar Dountry tetapi tidak lagi terlihat ketika Ogun berurusan dengan dirinya."


"Kebanyakan Dewa memiliki inti kehidupan yang perlu dihancurkan agar bisa menghentikan tubuhnya itu,  anggap saja seperti jantung seseorang berpindah di tempat yang jauh."


"Dewa kehancuran itu menyimpan inti kehidupannya di dalam ketiadaan, tetapi Ogun berhasil memusnahkannya hanya dengan menghantam dadanya dengan satu inci pukulan."


"Sekali saja pukulan itu menyentuh musuhnya maka serangannya akan menyebar menuju inti kelemahan yang asli sehingga kau tidak bisa melarikan diri selain menerima serangan mematikan itu..."


"...Dewa kehancuran itu telah terbunuh juga di dalam alur waktu yang berbeda karena serangannya juga sempat sampai ke sama."


Zeindall hanya bisa memasang ekspresi serius ketika mendengar Ogun memanglah kuat sampai bisa dijadikan sebagai kunci untuk menaikkan kesempatan menang Kountraverse.


Pintu emas itu terbuka lebar lalu memperlihatkan Ogun yang baru saja selesai melakukan latihannya, ia mulai menyambut kedua Zerdians itu dengan menundukkan kepalanya.


"Kehormatan yang dapat saya terima melihat Anda datang ke dalam Dojo ini, leluhur." Ogun menempati kedua lengannya di belakang lalu ia melangkah menuju Brimgard.


"Ogun, apakah kau masih ingin menolak permintaanku untuk mengikuti tradisi Gladiator?" Tanya Brimgard yang ingin menantang dirinya untuk kedua kali.


"Apakah hasilnya bisa berubah, leluhur? Kau seharusnya memberikan diriku keringanan ketika mencoba untuk menghadapi kakek tua sepertiku..."

__ADS_1


"Ogun..."


"...menahan diri hanyalah untuk orang-orang lemah!"


"Menunjukkan kesakitan yang sebenarnya adalah tanda sebuah ketangguhan dimana kau selalu menghabisi musuhmu secara instan." Kata Brimgard selagi mengepalkan keempat tinjunya.


"Aku tahu itu, leluhur..."


"...soal kedatangan kali ini, apakah ingin membahas sesuatu yang berkaitan tentang Ragnarok lagi?" Tanya Ogun yang mulai mengajak mereka masuk ke dalam Dojo.


"Begitulah... Ragnarok telah kembali, kali ini untuk yang ketiga kalinya sampai kita memiliki kesempatan lain untuk bisa meraih kemenangan."


"Aku tidak begitu yakin soal itu, jutaan abad lamanya kita berkembang sampai titik ini dimana kita tidak tahu perubahan apa saja yang terjadi di antara kita..."


"...ternyata Zephyra memang gadis yang licik ya, dia tetap akan mengadakan Ragnarok secara mendadak sampai menyebabkan penghuni untuk terus berkurang lagi dan lagi."


"Tetapi aku bisa merasakannya dengan kekuatan dalamku bahwa Ragnarok yang ketiga ini pasti akan berjalan mematikan dan mengerikan karena sudah lama sekali kedua layer itu tidak bertemu."


"Aku tahu itu... dua kali kita kalah karena disebabkan oleh beberapa orang yang sangat tangguh, salah satunya adalah naga sialan yang dapat memperbesar ukurannya tanpa batas.


"Apakah kau tidak bisa menghancurkan inti kehidupan dari naga tersebut?"


"Aku tidak bisa menanggung risiko untuk dijadikan sebagai makan malam bagi dirinya, sekali saja dia memakan makhluk hidup maka kekuatannya akan meningkat pesat."


"Lagi pula bukan dia saja masalah namun karena terdapat ras lainnya yang mampu menekan bangsa Myrmidon untuk melawan Ancient Legend."


"...bahkan bisa dibayar dengan eksistensi mereka sendiri, itulah kenapa kami membutuhkan waktu untuk memukulnya." Kata Ogun.


"Tetapi aku dapat melihat kedua tinjumu yang diselimuti dengan garis hitam itu bahwa kau bisa menggunakan pukulan tersebut tanpa batasan sama sekali."


"Itu benar... Fist of Endless Path tidak dapat dihindari dan akan terus menyerang inti kehidupan seseorang yang berhasil terkena oleh hantamannya."


"Semua pertahanan yang berkaitan dengan fisik atau sihir mutlak tetap saja diabaikan karena pukulan ini memang tidak bisa diabaikan, sekali saja kena maka ia perlu menunggu proses kematiannya sendiri."


"Bagaimana proses latihan muridmu?" Tanya Brimgard.


"Semuanya berjalan lancar, kita hanya bisa berharap bahwa mereka dapat bertahan dan mengenai pukulan itu kepada musuhnya sendiri..."


"Kalau begitu urusan kita sudah selesai sampai titik ini karena seluruh Myrmidon yang aku bawa dari Domain di luar Dountry hanyalah muridmu sendiri."


"Kau ingin menjelaskannya secara langsung kepada mereka?" Tanya Brimgard yang mulai melangkah pergi.


"Tentu saja, leluhur..."


"...sebelum itu---" Ketika Ogun mencoba untuk mengambil secangkir teh mereka berdua sudah pergi meninggalkan Dojo itu karena tidak memiliki urusan apapun kecuali merekrut petarung tangguh lainnya.

__ADS_1


"Padahal kita bisa menikmati satu cangkir teh dulu sambil memotong pohon kecil." Ogun menghela nafasnya.


***


"Siapa sekarang?" Tanya Zeindall selagi menulis sesuatu di dalam catatan tentang perekrutan beberapa orang tangguh yang akan mengikuti rapat untuk membahas Ragnarok.


"Kita perlu melawan sesuatu yang besar dengan sesuatu yang lebih besar lagi... misalnya seperti ras Giant, Beast Neko Legenda, dan makhluk sihir itu."


"Ahh, yang dikatakan mirip dengan Neko Legend ya... Ras Kitsuna."


Kitsuna, ras Humanoid yang memiliki telinga dan ekor seperti rubah bahkan jumlahnya bisa menginjak tiga ekor, mereka dikenal sebagai ras mistis dan ajaib sampai cukup membantu Kountraverse di barisan tengah untuk melepaskan pertahanan kuat.


Kitsuna juga memiliki tiga jenis berbeda berdasarkan dengan ekor yang mereka miliki serta lambang di bagian kening atau sebelah matanya itu yang rata-rata memiliki warna merah.


Kitsuna yang bisa dianggap tangguh untuk Brimgard adalah mereka yang memiliki ekor tiga serta topeng tradisi yang mirip seperti rubah juga, tubuh mereka juga akan dilindungi dengan aura putih yang sangat mistis.


Kekuatan mereka berdasarkan sihir dan kemampuan yang cukup mistis juga sampai mereka hanya bisa bertarung dengan fisik ketika topeng itu memberikan kekuatan ganas dari rubah sebenarnya sehingga fisik mereka akan memuncak.


Topeng itu dapat melihat musuh yang dilawan oleh Kitsuna itu, jika ia lebih kuat maka fisik dari Kitsuna akan meningkat lebih tinggi sehingga kemampuannya juga akan membuka berbagai macam hal yang baru.


Topeng itu juga membantu mereka untuk berubah wujud menjadi Beast Kitsuna dimana mereka akan menjadi rubah putih yang berukuran sebesar Beast Neko Legenda, Ragnarok sebelumnya mereka selalu saja bertarung melawan satu sama lain sesuai dengan ukuran.


"Potensi mereka sampai sekarang tidak bisa aku ukur, tetapi ketangguhan yang aku rasakan tidak akan pernah bisa mengecewakan siapapun." Brimgard melihat banyak sekali bangunan mistis yang melayang di sekitar planet itu.


Planet dengan sebutan [Kitsugard] dimana para Kitsuna tinggal dengan melakukan kehidupan damai mereka, tetapi mereka juga sudah siap untuk menerima tantangan dan perang apapun.


Brimgard menunjuk sebuah istana emas yang melayang di atas langit, "Orihime pasti berada di sana..."


Zeindall melesat menuju istana emas itu lalu ia membukanya sampai menunjukkan banyak sekali Kitsuna yang sedang mengipas tubuh seseorang yang mereka cari bernama Orihime.


"Wah, wah, jarang sekali aku melihat seorang Zerdian datang tanpa peringatan apapun..." Orihime menepuk tangannya untuk membawa Brimgard dan Zeindall mendekat selagi menikmati sebuah kipasan angin.


"Orihime, kami membutuhkan ketangguhan dirimu untuk menghadapi Ragnarok yang ketiga..."


"...apakah kau sudah siap untuk melakukannya?" Tanya Brimgard.


"Wah, Ragnarok lagi ya... untuk ketiga kalinya kita akan mengalami pembantaian massal lagi, tetapi apakah kau yakin kita bisa meraih kemenangan itu sekarang juga?"


"Jutaan abad aku menunggu dengan menjadi seorang Dewa Kountraverse yang mengatur layer ini agar bisa mengalami perubahan ketika Ragnarok ketiga muncul..."


"...dan sekarang adalah waktunya kita bangkit dari kekalahan untuk pergi menuju kemenangan yang selalu kita inginkan agar Zephyra bisa mengangkat kita menuju dunia di atas layer itu."


"Begitu ya... wah, menarik sekali... tetapi aku masih belum bisa merasakan ketangguhan untuk memang."


"Memangnya kenapa kau berada di dalam Domain ini, Orihime...?"

__ADS_1


"Sudah jelas bukan?"


"Aku tangguh dalam segi sihir yang aku miliki untuk mendukung barisan depan..."


__ADS_2