Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 182 - Formulir Pendapatan


__ADS_3

Haruka sekarang sudah berteman dengan anak dari Arata yang bernama Shimatsu Mizuhana, dengan hanya menghabiskan beberapa menit saja Haruka dan Hana sudah terlihat sangat akrab, berbeda dengan Minami dimana Haruka kadang suka bercanda dengan dirinya ditambah lagi iseng.


Hana mulai mengajak Asriel dan seorang gadis lain-nya yang sedang berbicara dengan Yuuna, ya... itu adalah anak dari Yuuna, Hayami Mitsuki... Itu adalah nama dari anak-nya, rambutnya yang berwarna biru tua dan mata yang berwarna emas. Ketika Hana mencoba untuk mengajak mereka, Haruka malah mundur ke belakang dan mencoba untuk mengajak Korrina pulang.


"Mama, ayo pulang... Sepertinya aku sudah mengumpulkan---"


"Masih ada dua anak yang belum berkenalan dengan-mu! Ditambah lagi, tolong bantu Mama untuk menyemangati Honoka agar ia mau berkenalan dengan mereka semua!" Kata Korrina dengan ekspresi yang terlihat panik karena saat ini Honoka sedang bersembunyi di dalam rok panjang Korrina.


"Honoka memang begitu 'kan? Jika dipaksa maka dia akan menangis dan sembunyi di dalam belahan dada Mama." Haruka terkekeh.


"Sudah tidak muat! Sekarang dia bersembunyi di balik rok ini, sebagai Kakak-nya kau harus bisa mengajak-nya kepada hal-hal yang baik termasuk bertemu dengan teman pertama-nya itu...!" Hana mulai menghampiri Korrina dengan ekspresi yang terlihat ceria, dia mulai menundukkan kepala-nya sampai Korrina mulai berpikir bahwa sikap-nya sopan juga.


"Selamat siang, ibu... Apakah boleh saya berteman baik dengan Haruka dan adik-nya?" Tanya Hana.


"Ahh, tentu saja, tentu saja. Ngomong-ngomong, jangan terlalu bersikap sopan seperti itu untuk memanggil-ku, panggil Korrina saja sudah cukup ya. Sekarang kamu mau 'kan ajak adik Haruka yang sedang bersembunyi di balik rok ini?" Korrina tersenyum canggung kepada Hana dan Hana dengan senang hati akan membantu Honoka agar ia mau berteman dengan diri-nya.


"Baiklah, Haruru, ayo kita ajak adik-mu." Hana mulai menatap Haruka, "Apakah kau yakin...? Dia pemalu sekali loh, dia juga bahkan kejam dan menakutkan di waktu yang tertentu." Kata Haruka sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.


"Kalau begitu aku juga ingin membuat adik-ku bisa bersikap lebih ceria seperti Kakak-nya yang cantik dan hebat ini." Haruka mulai membanggakan dirinya sambil perlahan-lahan menaikkan rok Korrina lalu melihat Honoka yang sedang memeluk kedua kaki Korrina sambil menatap Haruka dengan ekspresi yang terlihat malu dan ketakutan.


"Ayo, Honoka. Hanacchi tidak akan menyakiti-mu loh, dia baik dan juga... Dia pasti akan membuat nyaman seperti Mama dan aku memperlakukan dirimu----" Wajah Haruka langsung terkena cipratan air yang dikeluarkan oleh Honoka melalui kedua telapak tangannya hingga Haruka terdorong ke belakang dan terjatuh.


"Wahh... Ternyata kau sudah berani melawan kepada kakak-mu ya. Hanacchi...! Ayo bantu aku untuk menarik Honoka keluar dari dalam rok Mama!" Kata Haruka yang mulai kembali bangkit, Hana mengangguk lalu mereka bersama-sama menghampiri rok Korrina dan mencoba untuk menaikkan-nya.


"T-Tunggu!" Korrina melebarkan matanya ketika merasa sebuah genggaman keras milik Honoka yang mulai menarik celana dalam Korrina.

__ADS_1


"Hiiii!!! Kyaaaaaaaaaaaa.....!!!!!!"


***


Pada akhirnya Hana dan Haruka berhenti untuk mengajak Honoka berkenalan dengan yang lainnya sampai dia benar-benar tidak mau keluar dari rok Korrina, Korrina juga mengubah pikiran-nya karena dia ingin Haruka untuk berkenalan dengan yang lainnya yaitu Asriel dan Mitsuki, Haruka sempat menolak tetapi Korrina langsung menatap-nya tajam.


Kali ini Asriel memberanikan diri untuk menghampiri Haruka yang sedang iseng bersama Minami, ia terus menarik ekor dan kedua telinga-nya itu sampai Minami terjatuh di atas tanah dengan ekor yang bergerak cepat, walaupun cara yang Haruka lakukan itu lumayan kasar... Minami sangat suka jika teman-nya mau memperlakukan ekor dan kedua telinga-nya dengan baik.


"Halo, namaku Shichiro Asriel, senang bertemu dengan-mu, Haruka." 


"Bagaimana kau bisa mengetahui namaku?" Haruka mulai menatap Asriel dengan ekspresi yang terlihat bingung.


"Yahhh, Ayah-ku pernah menceritakan tentang dirimu, kau ternyata hebat juga... Apalagi sihir waktu-mu itu yang dapat kau gunakan semau mungkin." Apa yang dikatakan oleh Asriel cukup menyindir harga dirinya karena sihir waktu-nya itu di batas oleh wujud-nya sendiri.


"Ck... Namaku Haruka Comi. Haruka Comi!" Seru Haruka merasa kesal karena Asriel baru saja menyindir dirinya tanpa sengaja, Hana dan Minami sudah mengenal dirinya jadi mereka tidak perlu lagi berkenalan. Mitsuki datang menghampiri Haruka dengan ekspresi yang terlihat senang.


Haruka hanya harus bermain alur dan tersenyum lebar sambil memejamkan kedua matanya, "Aku sangat senang bisa bertemu dengan kalian semua, aku sangat menantikan pertemanan kita nanti di akademi~"


"Akademi...?" Beberapa dari mereka mulai tidak mengerti apa yang Haruka bicarakan tentang akademi, sudah saatnya Korrina datang menghampiri mereka sambil memegang beberapa formulir untuk pendaftaran masuk ke akademi Yuzu.


"Halo, anak-anak." Korrina tersenyum kepada mereka semua dan mereka semua bisa melihat dua kaki kecil di dalam rok-nya, Honoka masih belum memberanikan diri untuk berkenalan dengan mereka, bahkan dia sampai terus bersembunyi di belakang-nya.


"Ahh, ada kaki disana." Kata Mitsuki sambil menunjuk kedua kaki Honoka, Korrina segera menggelengkan kepala-nya, "Jangan menghiraukan itu dulu ya, lebih baik kita langsung membahas tentang akademi Yuzu, kalian pasti sudah diceritakan tentang akademi itu oleh orang tua kalian 'kan?"


"Hm! Aku sangat tertarik dengan akademi itu, aku ingin menjadi murid disana dan mencari ilmu yang bermanfaat...!" Hana mengacungkan tangan-nya dan mereka semua perlahan-lahan mengacungkan tangan mereka kecuali Haruka yang diam sambil memainkan poni-nya.

__ADS_1


"Haruka... ikut ya?" Korrina tersenyum kepada Haruka dan dia secara refleks langsung mengangguk cepat, "T-Tentu, aku akan belajar di ruang kelas A-10 bersama kalian semua. Jadi aku harap kita bisa berteman dengan baik ya~"


""Ya!!!""


Diam-diam Honoka mengintip mereka semua yang mulai tersenyum dan terlihat bahagia sambil menatap formulir itu, Korrina sudah menjelaskan semua formulir itu kepada mereka semua... Cara mengisi-nya cukup mudah, hanya perlu nama dan juga kekuatan yang dimiliki serta mengisi tentang apa yang murid inginkan ketika masuk di akademi itu.


Korrina memberi mereka semua 10 menit untuk mengisi formulir tersebut, ketika 10 menit sudah terlalu... Korrina mengumpulkan semua formulir itu dan membaca tujuan apa yang mereka tulis di dalam kertas tersebut dan dia langsung tersenyum lebar ketika membaca semua-nya.


"Hanya untuk bersenang-senang dan menjadi lebih kuat." Itu yang ditulis oleh Hana.


"Ingin menambah ilmu dan membuat banyak teman." Itu yang ditulis oleh Asriel.


"Ingin mengasah kemampuan-ku lebih jauh agar menjadi lebih baik." Itu yang ditulis oleh Mitsuki.


"Nyahahaha! Aku ingin bisa menjadi seorang Neko Legenda yang dapat mengejutkan teman-temanku dengan kekuatan hebat-ku, Shining Light Flash!" Itu yang ditulis oleh Minami sampai ekspresi Korrina mulai terlihat seperti menahan rasa tawa ternyata sikap tukang khayal Minami masih ada di dalam dirinya.


"Aku hanya dipaksa..." Itu yang ditulis oleh Haruka hingga Korrina mulai menatap Haruka dengan tatapan yang terlihat tajam, "Haruka..."


"Mama tidak pernah mengatakan bahwa berbohong itu baik jadi aku jujur saja." Haruka tersenyum tidak berdosa kepada Korrina sampai ia mengampuni dirinya ketika dia berbicara seperti itu, sekarang kertas yang terakhir adalah Honoka dimana dia harus mengambil-nya dari belakang.


"Aku ingin bisa menjadi Legenda sehebat Kakak dan Mama... Tapi aku pemalu... dan takut..." Itu yang ditulis oleh Korrina sampai ia mulai tersenyum. Mereka semua benar-benar sudah siap untuk menjadi murid baru di akademi Yuzu yang akan belajar di kelas A-10 yaitu spesial.


Hari esok adalah hari dimana mereka memulai hari pertama mereka untuk belajar di akademi, seragam untuk akademi-nya sudah Korrina siapkan karena dia sebelumnya menghubungi Tech untuk membuatkan sebuah seragam secepatnya, ukuran tubuh mereka sudah bisa Korrina ketahui berkat lensa mata-nya yang dapat mengukur ukuran tubuh dengan cepat.


"Kalau begitu, besok pagi kalian harus bangun dengan penuh semangat ya, ingat... Jam delapan kalian sudah harus ada di akademi dan kelas kalian masing-masing ya, jangan sampai terlambat~" 

__ADS_1


"Aku akan menjemput kalian semua nanti, intinya kalian harus bisa menjadi generasi selanjut yang sangat bermanfaat!"


""Yaaaa!!!""


__ADS_2