
Haruki maju ke depan lalu ia sudah tiba tepat di belakang Brimgard sampai mengejutkan dirinya ketika dadanya langsung terbuka cukup lebar karena menerima satu tebasan dari sebuah pedang yang tak biasa ia lihat.
Kecepatan dan kekuatannya meningkat pesat sampai menumbuhkan rasa waspada yang begitu besar kepada Brimgard agar dirinya bisa berhati-hati ketika mencoba untuk melawan Haruki.
Brimgard menoleh ke belakang hanya untuk menyerang Haruki, tetapi tubuhnya sudah menerima beberapa tebasan darinya yang memiliki keunggulan dalam segi kecepatan sekarang.
"True Abyss... Decapitate...!"
Haruki melakukan serangan tebasan non-tipe yang sangat kuat mampu untuk mengabaikan pertahanan, menyerap darah musuh, membatalkan sirkuit energi musuh, dan memberi efek 'hukuman mati' kepada musuh yang akan membuat musuh terbunuh seketika dalam jangka waktu tertentu.
Serangan ini juga tidak bisa diprediksi kedatangannya dengan menggunakan kekuatan dari Precognition dan Clairvoyance, "Aku cukup terkejut mengetahui dirimu memang kebal dengan hukuman kematian."
"Aku sudah mempelajarinya... dua perang Ragnarok yang menghasilkan kekalahan untuk layer Kountraverse, apakah kau pikir kami semua tidak akan pernah belajar dari kesalahan!?"
Brimgard melebarkan kedua matanya sampai melepaskan banyak sekali materi gelap menuju arah Haruki yang langsung memotong semuanya menjadi potongan kecil dengan sekali pergerakan menggunakan pedangnya yang bernama Duelist itu.
Ketika Brimgard mencoba untuk menyerang dirinya lagi, Haruki muncul tepat di belakangnya sampai meninggalkan banyak sekali luka tebasan dan tusukan yang sudah mengenai tubuhnya tanpa disadari.
"Hugghhh...!!!" Brimgard terpental ke arah lain sampai Shira terkejut ketika melihat Haruki memang bisa dijadikan sebagai lawan yang setara untuk Brimgard berbeda dengannya.
"Ya... masih ada kesempatan, kau pasti bisa melakukannya." Kata Shira yang sedang memulihkan dirinya di atas tanah selagi menyentuh dadanya sendiri yang terasa begitu sesak.
Haruki melangkah ke depan sampai melepaskan banyak sekali dorongan dan tekanan di sekitarnya karena ia sudah dalam perjalanan bergerak menuju arah Brimgard yang baru saja bangkit dari atas tanah.
Satu tebasan lainnya mengenai pipi Brimgard sampai ia sendiri tidak begitu bisa mengukur kecepatan yang dimiliki oleh Haruki untuk menekan dirinya sendiri, terjadi ledakan dahsyat di belakangnya yang disebabkan Haruki.
Mereka berdua mulai saling berhadapan sampai Haruki berpikir keras cara untuk menghentikan Brimgard secepat mungkin sebelum semua kekuatan yang ia terima menghilang karena tubuhnya tidak bisa menahan semua itu lebih lama lagi.
Brimgard masih terlihat tenang karena ia justru merasa lebih senang dari sebelumnya untuk menerima ketangguhan lain dari musuhnya yang ia anggap sebagai ancaman sekarang.
"Ayo, dengan ini aku masih bisa menikmati waktuku untuk melihat ketangguhan apa saja yang dimiliki oleh bangsa Legenda dengan harga diri mereka yang begitu kental!"
Brimgard melesat menuju arah Haruki lalu ia melancarkan banyak sekali pukulan dimana kedua lengan tambahannya memunculkan dua belati yang terbuat dari materi gelap untuk mencoba menebas tubuhnya itu.
__ADS_1
Setiap tebasan yang ia lakukan langsung memunculkan banyak sekali materi gelap di sekitar tubuh Brimgard yang akan terlepas hampir seperti pecah untuk menyebarkan serangan, tetapi Haruki berhasil menahan dan menghindarinya.
Haruki terus menghindarinya dengan melangkah ke belakang dimana ia memerlukan fokus yang kental untuk menghindari kedua pukulannya yang mengandung energi Null serta kedua belati di lengan tambahannya itu.
Haruki dan Brimgard langsung melancarkan banyak sekali tebasan yang saling berbenturan, kecepatan mereka bisa dibilang setara sekarang karena Haruki yang menurunkannya sebelum terjadi sesuatu yang buruk.
Brimgard menyatukan kedua belati itu tetapi lengannya langsung putus karena menerima tebasan dari pedangnya itu yang dilanjutkan dengan sebuah putaran dimana tapak kakinya langsung mengenai dada Brimgard.
Ia terpental ke belakang lalu menerima luka yang bisa dibilang cukup menyakitkan bagi dirinya, Brimgard langsung melompat ke atas langit hanya untuk memunculkan materi gelap yang membentuk Supernova di atasnya.
Sihir itu langsung Brimgard lempar menuju arah Haruki yang hanya perlu mengulurkan lengan kirinya ke depan sampai memunculkan pusaran lubang hitam yang mengisap sihir itu tanpa sisa.
Mereka berdua langsung melesat menuju arah satu sama lain dengan melancarkan banyak sekali pukulan serta tebasan yang saling berbenturan, Brimgard langsung tertekan dengan tebasan yang Haruki lancarkan.
Pada akhirnya, Brimgard menerima satu tendangan di bagian perutnya lalu Haruki menebas wajahnya, setelah itu melancarkan tendangan lainnya yang mengenai wajah Brimgard sampai ia terpental ke belakang.
Haruki melancarkan tebasan lainnya yang berhasil ditahan oleh Brimgard menggunakan dua belati yang ia pegang menggunakan kedua tangannya itu, setelah itu ia menembakkan banyak sekali gumpalan Nothingness menuju arah dirinya.
Haruki langsung menghindari semua tembakan kekosongan itu dengan melakukan putaran ke sebelah kanan yang dilanjutkan dengan beberapa backflip sampai ia terus menghindari semua serangan sihir yang dilakukan oleh Brimgard.
Haruki menghentikan pergerakan backflip itu lalu ia melesat maju menuju arah Brimgard yang terus menahan dirinya agar tidak mendekat karena serangan pedang yang ia lakukan cukup menyakitkan bagi dirinya.
Dua lengan tambahan Brimgard diselimuti dengan materi gelap dimana ia langsung melepaskan semuanya ke depan sehingga banyak sekali materi gelap yang mulai membentuk tajam untuk meninggalkan luka dalam.
Haruki sudah berada di hadapan Brimgard dimana ia langsung melancarkan satu tebasan yang berhasil ditahan menggunakan kedua belatinya itu, mereka kembali melangkah banyak sekali tebasan yang saling berbenturan.
Brimgard langsung mempersiapkan pertahanannya ketika Haruki mulai menyerang secara agresif menggunakan kedua pedang itu sehingga Brimgard terdorong ke belakang karena tekanan yang ia berikan.
Brimgard melompat ke atas langit lalu ia melangkah dua pukulan dan tebasan menuju arah Haruki yang menahannya dengan menyilangkan kedua pedang itu sehingga menciptakan suara yang begitu bising di sekelilingnya.
Haruki melepaskan pusaran lubang putih melalui kedua bilah pedang itu sehingga mendorong Brimgard ke arah lain, ia langsung menyerang lagi dan lagi sehingga akhirnya Haruki berhasil menusuk perut Brimgard.
"Hugghhh...!" Punggung Brimgard menerima tebasan lainnya dari Haruki lalu ia melepaskan tebasan yang dicampur dengan lubang putih sehingga mendorongnya ke depan.
__ADS_1
Brimgard menoleh ke belakang lalu ia menerima dua tusukan di dadanya oleh Haruki yang langsung mendorong dirinya ke depan sampai terpental ke belakang dengan luka dalam yang sudah tertera pada tubuhnya.
Haruki melompat ke belakang lalu ia melihat kedua pedangnya telah dikotori oleh darah yang dimiliki oleh Brimgard, "Apakah semua itu sudah cukup...? Tubuhku mulai runtuh sedikit demi sedikit karena ketidak stabilan."
Shira benar-benar tidak bisa mengatakan apapun ketika melihat Haruki yang meningkat pesat sampai memberikan kesulitan dan tekanan kepada Brimgard dimana ia tidak bisa menyerang sama sekali.
Tidak seperti sebelumnya dimana mereka bertiga mencoba untuk melakukan serangan koordinasi, Brimgard masih bisa menahannya tetapi sekarang ia terus menerima banyak tebasan efektif dari Haruki.
"Ternyata apa yang aku prediksi selama ini benar... justru memang aku sendiri yang tidak begitu siap dan cocok untuk menghadapi Brimgard karena masih kurang kekuatan dan pengalaman."
"Aku masih harus belajar... mungkin ide yang bagus untuk memberikan Touriverse's Hope kepada Haruki dimana ia masih bisa menstabilkan semua kekuatan itu lalu menggunakannya dengan baik..."
"...sejak aku pulang menuju dunia ini, sejak pertama kali aku bertemu dengan Arata dan Haruki. Sejak itu mereka memang berada di tingkatan yang berbeda dibandingkan diriku..."
"...dan sampai titik ini juga hasilnya tetap sama bahwa mereka berdua memang Legenda yang lebih layak dibandingkan diriku, aku sangat mengagumi mereka."
"Terutama lagi mereka berdua sudah membantu diriku mencapai berbagai macam tingkatan untuk tetap bisa bertambah kuat serta memenuhi harga diri sebagai bangsa Legenda yang layak."
Shira tersenyum serius ketika melihat Haruki berhasil mengimbangi dirinya, "Aku tidak percaya mereka berdua akan mencapai titik sejauh ini dimana aku merasa tertinggal..."
"...yah, wajar saja jika diukur dalam pengalaman dan lama bertarung karena aku dulunya hanya sekedar Legenda pengecut dan penakut."
"Hanya kau yang bisa melakukan ini, Haruki... bawalah tekad Arata sampai titik dimana kita bisa meraih kemenangan Touriverse untuk yang ketiga kalinya...!"
"Kaulah yang terbaik!"
Haruki melihat Brimgard yang bangkit selagi menepuk dadanya beberapa kali sehingga seluruh lukanya kembali sembuh, tetapi yang mengejutkan adalah dia sempat bernafas berat karena merasa kesakitan.
Brimgard hanya bisa tertawa dengan luas lalu ia mulai menepuk dadanya cukup keras sampai mengeluarkan suara yang begitu besar, "Ini adalah ketangguhan..."
"...Shichiro Haruki, semoga kau tidak akan mengecewakan diriku di pertarungan selanjutnya karena aku akan menaikkan persentase kekuatan itu."
Haruki dan Shira langsung terkejut ketika mengetahui Brimgard memang masih belum memperlihatkan keseriusan apapun karena ia hanya bertarung dengan persentase kekuatan dari satu persen.
__ADS_1
"Dua mungkin sudah cukup... itu juga jika aku dan kau masih bertahan sampai Zephyra mengumumkan akhir dari Ragnarok..."
"...bersiaplah!"