
Shukaku menerima banyak sekali Legend's Boost karena berhasil bertahan menerima serangan mematikan Diablo, semua cahaya bintang yang melindungi dirinya bisa di sebut nyawa.
Semua bintang yang berada di galaksi adalah nyawa bagi dirinya dan Shukaku berhasil menggunakannya walaupun tenaga dan Lenergynya terus terserap secara drastis.
Satu-satunya kemampuan yang terus mempertahankan kehidupannya, nyawa melalui cahaya bintang [Star of Light Chance] dan potensi tersembunyi dari keturunan Shiratori yaitu [Last Stand].
Sesuatu yang membantu dirinya untuk terus berjuang dan mengembalikan kedamaian yang sudah di rebut, Shukaku bisa mati kapan pun tetapi semangatnya tidak akan pernah hancur terutama harga diri Legendanya.
Semua kekuatan dan Lenergy yang berjumlah besar mengalir di dalam tubuhnya, berkat bantuan dari Legend's Boost.
Shukaku melihat Diablo melepaskan beberapa gumpalan kegelapan ke arahnya tetapi Shukaku berhasil menghindari berkat bantuan dari kecepatan cahayanya itu.
Diablo langsung menyambut Shukaku dari depan dengan melancarkan beberapa pukulan tetapi Shukaku menahannya menggunakan kedua lengan emasnya.
Rasa sakit terus ia rasakan tetapi ia hanya akan terus mencoba dan mencari cara untuk melukainya.
Kali ini kedua tinju Diablo berhasil di tahan menggunakan kedua tapak Shukaku yang menyebabkan punggungnya mengalami tekanan tinggi sampai mengeluarkan banyak darah.
Shukaku masih bisa menahannya dan Diablo terkejut ketika melihat kedua lengannya yang bersinar juga diselimuti dengan rantai emas.
"Semua yang kau bicarakan tentang bangsa iblis akan menguasai segalanya dan merebut apapun adalah hal yang salah..."
"Semua ras memiliki kepemilikan mereka masing-masing dan kau merebutnya, dengan cara yang sangat salah..."
"Bukannya apa yang sudah kau dapatkan itu cukup...? Kekuatanmu dan kekuasaan yang kau miliki sebagai iblis dan mortal terkuat di seluruh alam semesta..."
"Aku tidak memiliki rasa kepuasan apapun, semuanya masih belum aku jadikan sebagai barang kekuasaan ku. Aku menginginkan semuanya agar masa depan bisa menunjukkan..."
"...kami sebagai bangsa iblis terutama aku, Diablo, adalah iblis yang mampu mengubah dunia dan menjadi dunia sebagai kekuasaan bangsa Iblis!"
"Iblis dapat melakukan apapun yang mereka mau, seharusnya Zangges tidak perlu menciptakan ras tidak berguna lainnya, hanya iblis...! Terutama Diablo!!!" Diablo menghantam wajah Shukaku lalu ia menunjuk satu planet.
Planet itu selimuti dengan kegelapan dan Diablo langsung melemparnya ke arah Shukaku seperti melempar sebuah bola ke arah sasaran tertentu.
Baagggggg!!!
"GUAAGGGGHHHHH!!!" Planet itu hancur menjadi kepingan kecil, menyebabkan Shukaku menerima kesakitan yang lebih besar lagi, ia terjatuh di atas asteroid dengan tubuh dipenuhi darah.
Seluruh tulangnya remuk dan nafasnya terasa lemah, jantungnya juga berdetak sangat pelan.
Peringatan terakhir untuk kehidupan Shukaku yang berusaha seumur hidup demi mengalahkan mereka yang mencoba membuat keributan.
Shukaku merasa menyesal karena tidak menyadari keributan besar yang di sebabkan oleh Diablo, jika saja ia melawannya sejak awal maka ia akan memiliki kesempatan.
Tetapi Shukaku berpikir lebih logis lagi, memangnya Iblis yang memiliki ratusan julukan di bandingkan dengan Legenda yang memiliki mimpi kedamaian itu apa.
"Kau bertarung dan terus bangkit seperti orang yang tidak sadar diri, seharusnya aku menyingkirkan bangsa Legenda lebih awal...!"
"Harga diri mereka yang begitu hebat terus membantu mereka menginjak tingkatan yang berbeda, tidak ada batasan yang menghentikan mereka kecuali kematian itu sendiri..."
"Aku, Diablo, akan mengurusi mimpimu sekarang, Shukaku. Jika kau menginginkan kedamaian maka jalan pintasnya adalah mati bersama seluruh orang yang kau percayai dan cintai...!"
"Kau pikir Legenda seperti dirimu... Tidak memiliki bakat atau pencapaian mampu berhadap dengan Diablo?!"
"Aku menghormati dirimu, Shukaku... Walaupun kau hanya lah Legenda biasa, semua Legenda Elit terutama raja-raja bahkan tidak bisa bertahan lama melawan diriku..."
__ADS_1
Diablo mengangkat jarinya, menciptakan sirkuit sihir yang besar di atasnya sehingga bola kegelapan yang dikelilingi dengan pusaran angin dan gelombang mulai muncul.
"Pada akhirnya, aku, Diablo, tidak akan bisa di kalahkan! Seorang Demon Lord, King, dan God! Itu julukan yang mereka berikan padaku...!" Diablo mengatakannya dengan penuh rasa bangga...
Shukaku menatap bola kegelapan itu dengan tatapan yang terlihat lemas, mungkin ini akhir baginya tetapi tubuhnya masih ingin maju juga jiwanya terus memaksa dirinya untuk berjuang.
"Terhapuslah Yuusuatouri terutama dirimu, Shiratori Shukaku. Kematianmu bukanlah hal yang sia-sia, aku akan terus mengingat dirimu pada saat kematianmu!' Diablo melempar sihirnya hanya menggunakan jarinya.
Bola kegelapan itu bergerak maju ke arah Shukaku dan menghapus apapun yang menghalangi, bukan hanya itu saja tetapi sebuah planet yang berada di jarak yang dekat akan tertarik dan menghilang menjadi debu hitam.
"Grrgghh..."
"Berani-beraninya kau menganggap semua perjuangan ini sebagai hal yang sepele..." Ungkap Shukaku sekali mencoba untuk bangkit dan menyerang serangan sihir mematikan itu.
"Aku bertarung untuk semesta ini... Masa depan... Terutama bangsa Legenda dan keluargaku sendiri... Aku berjuang untuk sumpahku sendiri terhadap bangsa Legenda lainnya..."
"Aku berjuang untuk memperbaiki kesalahanku... Untuk melindungi Shuri dan ketiga anakku..."
"TIDAK SEPERTI DIRIMU...!!! AKU TIDAK AKAN MENINGGALKAN SEMUA ITU HANYA UNTUK KEKUASAAN DAN MASA DEPAN YANG AKU TOLAK...!!!"
Shukaku melepaskan cahaya yang begitu cerah sehingga aura emas mulai membentuk bintang dan Shukaku berada di dalam bintang tersebut, berhasil menghancurkan sihir milik Diablo.
"Kau masih ingin melawan...? Sihir kiamat untuk Yuusuatouri, kau hancurkan begitu saja, Shukaku!?" Diablo terkejut ketika melihat tubuh Shukaku diselimuti dengan aura emas dan cahaya yang berbentuk bintang di sekitarnya.
Shukaku melesat ke arah Diablo dan melancarkan satu pukulan yang berhasil menembus kegelapannya itu, satu pukulan mengenai tepat sasaran sampai Diablo terlempar ke belakang.
Setelah itu, Shukaku melebarkan kedua lengannya lalu melempar beberapa serangan bintang yang mengenai tubuhnya, Shukaku masuk ke dalam salah satu bintang yang ia lempar.
Diablo menahan semua serangan itu tetapi di kejutkan dengan Shukaku yang melompat keluar lalu melancarkan beberapa pukulan dan tendangan yang melempar dirinya ke belakang sampai mendarat di dalam planet yang begitu besar.
"Kau terlalu membanggakan bangsa iblis tanpa memperlihatkan kekuranganmu itu, kekuatan bangsa kalian tidak ada bandingannya dengan kekuatan kami untuk tetap maju dan berjuang keras...!!!" Shukaku melakukan salto ke depan.
Menyebabkan Diablo terlempar ke atas langit, "Berani-beraninya kau menyentuh Diablo, sekarang kau akan aku hapus menjadi debu...!!!"
Diablo melepaskan bola kegelapan yang mampu menghapus apapun tetapi Shukaku berhasil menghancurkannya dengan mengorbankan lengan kanannya yang ikut terhapus.
"Apa...?!" Diablo melebarkan matanya ketika Shukaku selamat menerima satu serangan itu walaupun ia menggunakan lengan kanannya saja, ia masih memiliki kesempatan untuk terus maju.
Shukaku menendang wajah Diablo dengan kecepatan cahaya yang meningkat lagi dan lagi.
"Hanya seorang kegagalan yang meninggalkan harga diri dan tujuan utama mereka...! Terutama sebuah kebanggaan yang harus dianut dengan benar...!"
"Seberapa kuatnya dirimu...!!! Aku sebagai sang Legenda tidak akan pernah menyerah!!!" Diablo melepaskan jutaan sihir iblis lainnya dan Shukaku berhasil menghindarinya.
Aura bintangnya juga mampu menahan semua serangan itu sehingga perlahan-lahan auranya mengecil, ketika Diablo mencoba untuk melakukan serangan lainnya, ia hanya menerima satu pukulan emas tepat di dadanya.
Mereka berdua terdorong ke depan dan menghancurkan beberapa pohon serta gunung yang menghalangi, Diablo bangkit dan di sambut oleh beberapa tendangan dari Shukaku yang mampu melempar dirinya ke belakang.
"Sesuatu yang aku benci dari iblis... Terutama mereka yang memiliki julukan sebagai raja iblis adalah kesombongan dan ego mereka..."
"Hanya karena mendapatkan sesuatu melalui warisan dan kekuatan sebesar itu tidak menjadi kalian yang terhebat...!" Shukaku mengepalkan tinju kirinya.
"Aku akan melepaskan kekuatan yang aku simpan... Tidak ada sihir mutlak atau sihir yang berkaitan dengan iblis dapat menghentikannya..."
Shukaku mulai melepaskan semua cahaya terakhir di dalamnya sehingga beberapa bintang mulai terkumpul dan mengepung planet yang mereka tempati.
__ADS_1
"Harrrggghhhh...!!!" Beberapa urat menonjol di sekujur tubuh Shukaku bahkan kedua iris dan pupil matanya berubah menjadi cahaya yang terlepas kemana-mana.
Aura yang Shukaku lepaskan begitu besar bahkan sampai membentuk bintang emas yang sangat indah, bintang itu perlahan-lahan membesar dan mengubah semua yang menghalangi menjadi cahaya.
"Kunci untuk mengalahkan iblis seperti dirimu adalah mengunci apapun yang kalian memiliki..."
"...merasakan kehidupan terakhir kalian di tempat yang tidak semua ketahu terutama diriku."
"Terima kasih, Shuri... Shinra... Shiro..."
"...terutama dirimu nak, Shiratori Shira." Shukaku tersenyum serius, ia melihat Diablo bangkit lalu mengeluarkan jutaan sirkuit sihir yang mengeluarkan beberapa sihir kegelapan.
Sihir yang mengandung kerusakan besar di dalamnya, semua ras yang sedang berperang dikejutkan dengan sebuah planet yang memiliki lambang yin dan yang.
Sihir cahaya milik Shukaku dan sihir kegelapan milik Diablo saling beradu sehingga tidak sengaja menciptakan yin yang. Shuan menatap tajam Diablo lalu ia melepaskan seluruh kekuatan terakhirnya.
Aura bintang milik Shukaku mulai bertambah besar dan berhasil mengalahkan beberapa sihir kegelapan milik Diablo.
"AKU, DIABLO, AKAN TETAP BERADA DI PALING ATAS!!!" Tubuh Diablo menciptakan gelombang kegelapan yang begitu besar, sebuah gelombang kegelapan dan bintang cahaya mulai saling beradu.
Kedua sihir dahsyat itu saling menekan satu sama lain dan gelombang milik Diablo berhasil menyerap seluruh cahaya milik Shukaku.
Pada akhirnya, aura berbentuk bintang yang menyelimuti tubuh Shukaku mulai mengecil tetapi ia masih terus berjuang dengan melepaskan semuanya sampai habis.
"HAARRRRGGHHHHHHHHHHH!!!" Kulitnya mulai berubah menjadi warna emas dan aura bintangnya kembali bertambah besar, berhasil menghancurkan gelombang milik Diablo.
"Ahhhh...!!! AARRGGGGHHH!!!" Tubuh Diablo tertarik masuk ke dalam aura berbentuk bintang tersebut bahkan planet besar itu mulai berubah menjadi bintang yang sangat besar.
"Diablo...! Sihir ini... Bintang ini akan menjadi pelindung...! Untuk Touriverse dan seluruh penghuni yang menginginkan kedamaian di dalamnya...!"
"Aku memasukkan seluruh harapanku dan harapan semua orang ke dalam bintang ini...!"
"Dan ini adalah nasihat yang harus kau ketahu, jangan pernah sekali meremehkan mortal... Dan lebih parahnya lagi, jangan pernah sekalipun..."
"...meremehkan seorang Legenda!"
"LEGENDS NEVER DIEEEESSSS!!!" Shukaku mengeluarkan teriakan terakhirnya untuk melepaskan semua yang ia miliki, kekuatan terakhirnya membuat seluruh bintang yang berkumpul masuk ke dalam bintang emas itu.
"GRRRRGGGHHH...!!! AAAGGGHHHHH!!!"
"APA YANG AKAN KAU LAKUKAN KEPADAKU!? DIABLO...!!! DIABLO TIDAK AKAN PERNAH KALAH OLEH SIAPAPUN...!!!"
"AKU ABADI!!!"
"Agh...!"
Diablo tersenyum serius karena ia mengakui kekalahannya, "Hmph... Segel ya... Aku tidak memiliki rasa penyesalan apapun, pada akhirnya..."
"...Legenda memanglah rasa yang mematikan." Diablo memejamkan kedua matanya.
"Jika aku bertemu denganmu lagi... Lihatlah... Harga diriku tidak akan hancur seperti ini lagi--- UAAAAGGGGHHHHH!!!'
Bintang emas itu mulai membesar dan memancarkan cahaya kemana-mana, setelah itu mengecil sehingga menghilangkan Diablo begitu saja dari Touriverse.
Shukaku hanya bisa melayang di luar angkasa dengan kedua mata yang tertutup, "... ..."
__ADS_1
"...a... ku... ber... hasil..."