
"Light of Hope!!!" Shinobu memunculkan kembali semua aura emas itu sampai ia berhasil mengejutkan Leon seketika karena ia mengenal jelas kemampuan tradisi Shiratori ini.
Kemampuan penumpukan yang dapat meningkatkan apapun sesuai dengan tingkatan yang di tempuh, Leon bisa merasakan seluruh atributnya meningkatkan sangat drastis.
Hanya tingkatan satu yang Shinobu gunakan tetapi ia tetap bisa meningkatkannya lebih tinggi lagi sampai Tech mencoba untuk menghentikannya tetapi ia bisa merasakan niat dan tekad besar di dalam tubuhnya.
Tech telah menyelesaikan kedua lengan dan kaki Shinobu yang baru, semuanya itu gabungan dari lengan dan kaki yang sama tetapi memiliki ketahanan tinggi sampai semua tubuh ciptaan itu datang dari atas langit.
Shinobu langsung mengenakan semua itu sampai warna dari logam yang asalnya perak berubah seketika menjadi emas karena mendapatkan lindungan dari cahaya matahari.
"Aku tidak menyangka kau sudah bisa menggunakan kemampuan penumpukan seperti itu..." Leon merasa kagum dan puas karena bisa menjadi yang pertama untuk melihat semua kekuatan Shinobu lalu menantangnya.
"Jika saja aku gagal dalam menggunakannya maka tubuhku pasti akan hancur... setidaknya sekarang aku mengerti..."
"...semua orang berkembang dan belajar melalui kesalahan, setiap percobaan harus di coba, ketika gagal maka perbaiki, ketika berhasil maka tingkatkan." Kata Shinobu selagi menatap kedua tapak tangannya.
"Golden Sunshine di campur dengan Light of Hope... Nenekku bilang bahwa aku dapat menggunakannya di keadaan tertentu!"
"Light of Hope... sebuah kemampuan penumpukan cahaya berdasarkan harapan takdir yang mereka miliki, hanya bisa di gunakan kepada mereka yang memiliki banyak harapan dalam sudut pandang takdir." Kata Leon.
"Peningkatannya tidak bisa di bilang biasa melainkan tingkatan satu saja sudah cukup mengerikan, semua atribut akan meningkatkan dan di kali lipatkan sesuai dengan tingkatan tersebut."
"Bersiaplah!"
Shinobu maju ke depan lalu berubah menjadi cahaya seketika yang menipis sampai mengejutkan Leon seketika karena kecepatannya telah melebihi kecepatan cahaya biasa sampai ia mulai melihat sekeliling.
Dirinya masih bisa merasakan Shinobu tetapi keberadaannya terus mengelilingi tubuhnya sampai ia bisa merasakan tantangan yang asli dari Shinobu.
"Risiko itu... aku harus merasakannya agar diriku dapat belajar dari kesalahan... setidaknya aku ingin memperbaiki semuanya..." Kata Shinobu yang berhasil meningkatkan tingkatan Light of Hope lagi dan lagi.
Shinobu merapatkan giginya sampai ia melepaskan lebih banyak aura emas dan perak yang mampu mengundangkan daratan, tubuhnya juga mengeluarkan kilat perak di sekelilingnya.
"Kekuatan... Lenergy... Tenaga... semuanya... meningkat tanpa batas?!" Kata Leon yang terlihat kaget.
"Kekuatan melebihi 1000%... 2500%... 5000%... 10000%...!!!"
Tech terus memperingati Shinobu bahwa kedua lengan dan kakinya tidak akan bisa menahan kekuatan yang di hasilkan oleh Golden Sunshine dengan penumpukan kali lipat dari Light of Hope.
Shinobu terus meningkat semua Kekuatannya dengan menaikkan tingkatan dari Light of Hope, ia tidak melepaskan teriakan apapun melainkan ekspresinya terlihat sangat tenang.
Ia mencoba cara alternatif, cara yang selalu Kou sarankan kepada dirinya bahwa ketenangan adalah salah satu cara bertarung yang efektif bagi dirinya dengan kemampuan cahaya dan alam.
Pikiran Shinobu dipenuhi dengan tetesan air yang berjatuhan pelan di tambah dengan aliran sungai yang begitu tenang sampai aura cahayanya bertambah semakin besar lagi dan lagi.
"Tingkatan 30...!? 70...!? T-Tidak...!!!"
Shinobu melebarkan kedua matanya sampai memancarkan cahaya ilahi berwarna putih, "TINGKATAN SERATUS!!!"
Shinobu telah melanggar peringatan Megumi untuk tidak menembus tingkatan lima puluh tetapi ia tetap melanjutkannya sampai menginjak batasan yang ia tempuh yaitu tingkatan seratus.
"Light of Hope...!!! Tingkatan seratus...!!!" Shinobu melesat maju ke depan lalu menghantam wajahnya sehingga pukulan itu berhasil meretakkan tulang kepalanya.
"Hugghhh...!?"
Leon mengerutkan dahinya lalu ia melancarkan dua serangan melalui pedangnya tetapi Shinobu berhasil menghancurkannya menggunakan Keris yang ia pegang di tapak kirinya.
"Huh---"
Shinobu langsung melepaskan pembakaran besar melalui tapak kirinya sehingga lutut kirinya langsung menghantam perut Leon cukup dalam dengan tenaga dan kekuatan penuh sampai memuntahkan banyak darah.
"Ini adalah kekuatanku...! Aku tidak akan... kalah sebelum mencoba percobaan dan tantangan itu...!!!" Pergelangan tangan dan sikut Shinobu mengeluarkan pembakaran yang begitu banyak.
Serangan tinju dan tebasannya bertambah semakin cepat lagi dan lagi karena bantuan dari pembakaran roket, peningkatan Golden Sunshine serta tingkatan seratus dari Light of Hope sampai kecepatannya telah melampaui cahaya itu sendiri.
Shinobu mengakhiri serangan dengan menebas wajahnya sampai Leon terpental ke atas langit, Shinobu meluncur ke atas lalu ia menebas perutnya dua kali sampai melempar dirinya ke belakang.
__ADS_1
Shinobu membuka mulutnya lebar, memunculkan sirkuit sihir emas yang begitu besar sampai mengumpulkan cahaya bulan dan mengubah cahaya tersebut menjadi sinar matahari yang sangat cerah.
Leon tercengang seketika melihat langit-langit hitam karena malam hari mulai berubah menjadi langit biru karena peningkatan Shinobu yang mampu mengubah sinar bulan menjadi sinar matahari yang memancarkan cahaya itu kepada dirinya.
"Sistem Overload...! Putri kecil, hentikan sekarang juga...!" Tech melihat beberapa kendala terhadap sistemnya sendiri yang tidak dapat menahan semua peningkatan itu.
"Shining...!!!"
"...SUNSHINE!!!" Shinobu melepaskan gelombang sinar matahari yang begitu cerah ke arah Leon.
Leon memasang tatapan serius lalu ia memunculkan dua belas lambang zodiak yang maju ke depan sampai menahan serangan itu, gelombang sihir Shinobu tidak mampu menerobosnya.
Pada akhirnya, sihir itu menghilang seketika sampai Leon menyambut Shinobu dari belakang dengan menghantam tubuh kecilnya menggunakan tiga ekor kalajengking yang berhasil merobek kulit dan dagingnya.
Shinobu terjatuh lalu ia kembali bangkit, kali ini mulut dan hidungnya mengeluarkan darah karena peningkatan Light of Hope mulai melukai dirinya dari dalam.
"Tidak bertahan terlalu lama... sungguh mengecewakan, aku mengharapkan banyak darimu." Leon mendarat lalu meludah beberapa giginya yang hancur karena pukulan tadi.
"Fuuuuuuuu..." Shinobu menarik nafas dalam-dalam sampai tubuhnya mengeluarkan sinar matahari yang berwarna merah darah seketika.
Leon melebarkan matanya ketika Shinobu berencana untuk menggunakan kemampuan peningkatan lainnya sampai ia dapat merasakan dengan jelas bahwa atributnya meningkat lebih tinggi.
"Crimson Bloodlust...!!!" Shinobu langsung melepaskan dorongan dan tekanan besar di sekelilingnya sampai menghempas Leon ke belakang.
Bulan yang awalnya mengeluarkan sinar matahari mulai kembali semula tetapi warna dari bukan yang asalnya putih berubah seketika menjadi warna merah Crimson dengan lambangnya sendiri.
"D-Dia gila...!!!" Seru Leon keras.
Shinobu dapat menggunakan semua itu tanpa terpengaruh karena pikirannya tetap tenang tanpa mengalami gangguan apapun, ketenangan benar-benar cocok bagi dirinya.
Terdapat garis merah Crimson yang mulai menyelimuti tubuhnya seperti tato sehingga Shinobu sekarang memiliki tiga lapisan aura yaitu berwarna merah, emas, dan perak serta kilat merah besar yang bermunculan di sekitarnya.
Rambut Shinobu sekarang memiliki campuran warna merah juga, sistem Tech mulai tak terkendali sampai dirinya tidak dapat berbicara dengan jelas karena peningkatan kekuatan itu.
Dorongan yang ia lepaskan mampu menciptakan badai besar sampai dirinya langsung menatap Leon dengan serius bahwa ia akan mendapatkan kepercayaan semua orang di dekatnya.
Shinobu muncul tepat di hadapan Leon dengan tinju kanan yang sudah masuk ke dalam perutnya.
"HUAAAAAGGHHHHHHHH!!!"
Pukulan tadi jauh lebih kuat di bandingkan sebelumnya bahkan apa yang Tech katakan saat ini adalah peringatan sistem yang mulai kacau karena terlalu berlebihan.
"Overload! Overload! Overload!"
Shinobu menebas dada Leon sampai ia terpental ke belakang, semua luka yang ia terima tetap terlindungi oleh konstelasi yang ia dapatkan sampai semua rasi bintang itu memberikan dirinya kekuatan besar.
Shinobu melancarkan satu tendangan yang berhasil melempar dirinya ke depan sampai mengenai beberapa gunung, Shinobu muncul di sebelahnya lalu ia menghantam perut dan wajah Leon menggunakan sikut dan kerisnya.
Shinobu melancarkan satu tebasan dimana bilah keris itu mengeluarkan aura Crimson yang membentuk bila lebih panjang sampai ia berhasil menebas kepala Leon sampai ia terjatuh di atas daratan.
BAAAAMMMMM!!!
"Hah...!!! Hah...!!! Hah...!!!"
Shinobu terlihat kelelahan bahkan mata buatannya yang berada di bagian kiri mulai berkedip merah dan kuning sedikit demi sedikit, itu adalah sebuah peringatan.
"Keturunan satu ini... dia benar-benar gila...!" Ungkap Leon yang melihat Shinobu maju ke depan lalu menusuk perutnya sangat dalam menggunakan Keris itu.
Shinobu menghantam wajah Leon menggunakan sikutnya lalu ia berputar dan menendang pinggangnya sampai ia terlempar ke depan.
Shinobu mulai menyerang Leon tanpa hati dari arah yang berbeda dengan kecepatan berlebihan, Leon sendiri tidak bisa melihat dirinya lagi karena ia jelas terlihat seperti cahaya tipis yang terus berpindah.
Leon tercengang ketika melihat Shinobu muncul di belakangnya, kedua lengannya mengeluarkan banyak asap sampai suhunya meningkatkan sangat panas.
Satu pukulan yang mengenai punggung Leon sudah cukup untuk meretakkan tulangnya sampai ia sendiri merasa panas, Shinobu mulai mendorongnya ke depan menggunakan tendangan sampai Leon terjatuh di atas tanah.
__ADS_1
"OVERLOAD! OVERLOAD! OVERLOAD!"
"Aku mohon... tahanlah lebih lama lagi..." Kata Shinobu yang masih bisa melanjutkan pertarungannya, ia saat ini mencoba untuk memancing Leon agar ia mengeluarkan konstelasi itu.
Leon mencoba untuk menyerang tetapi Shinobu menghindari semua serangan itu dengan bermunculan di sekelilingnya sampai ia terlihat kebingungan seketika.
Shinobu menyerang balik dengan menendang perutnya cukup dalam lalu ia melancarkan satu tebasan yang menebas perut Leon sehingga satu pukulan ia lancarkan sampai mengenai wajahnya.
Shinobu melancarkan satu pukulan lainnya yang berhasil menembus perutnya sampai menerobos punggungnya sehingga ia memuntahkan banyak darah yang langsung menodai tubuhnya.
Shinobu mengangkat Kerisnya lalu menusuk matanya cukup dalam sehingga ia terjatuh di atas daratan dan melihat Shinobu mendarat di atas daratan selagi memunculkan sirkuit sihir besar melalui mulutnya.
Shinobu memancing Leon untuk mengeluarkan perlindungan terkuatnya yaitu konstelasi dari dua belas lambang tersebut, ia kembali bangkit lalu bersiap untuk menahan serangan sihir lainnya.
"Shining...!!!"
"BAANNGGGSAAAATTTT---"
"...SUNSHINEEEE!!!" Shinobu melepaskan gelombang sinar matahari yang tebal dan besar ke arah Leon sampai ia memunculkan lingkaran dengan dua belas lambang zodiak.
"Haaarrggghhh!!!" Leon berhasil menahan gelombang itu menggunakan lambangnya sendiri sehingga ia tidak bisa melihat apa yang sedang Shinobu lakukan.
"Fuuuuuhhhhh..." Shinobu menarik nafas dalam-dalam sampai mata buatannya berubah menjadi merah seketika karena sistem telah menginjak kekacauan besar.
Tech sendiri yang berada di dalam matanya mendadak mati, "Hahhhh..."
Shinobu melepaskan embusan nafas terakhir, tinju kanannya memancarkan sinar matahari yang begitu cerah dengan kilat merah di sekelilingnya sehingga ia mulai terbang maju ke depan dengan campuran dari pembakaran.
"GOLDEN...!!!"
"..OVERDRIVEEEEEE!!!"
Shinobu langsung menghantam pertahanan Leon dengan kekuatan penuh sehingga terjadi suara menggema yang begitu keras di sekelilingnya.
"SYSTEM OVERLOAD..."
Baterai bertenaga atom dan nuklir yang berjumlah sangat besar di dalam kedua lengan dan kaki Shinobu bocor seketika, hantaman tadi yang mengenai pertahanan Shinobu sudah cukup untuk mengaktifkan ledakan nuklir yang sangat dahsyat.
BAAAAAAMMMMMMMM!!!
...
...
"... ...!!!" Koizumi tercengang ketika melihat ledakan nuklir yang biasa ia lihat dengan jelas di depan.
Ledakan tersebut sudah pasti akan di sadari oleh semua Legenda yang berada di Legenia bahkan radiasinya sudah cukup untuk menghapus beberapa kerajaan yang dekat.
Suara ledakan yang begitu dahsyat bahkan planet yang dekat dan bertetangga dapat mendengarnya dengan jelas sampai mereka semua terkejut dan berpikir bahwa di awal pagi hari ini terjadi penyerangan.
Ledakan tersebut berpengaruh kepada beberapa planet yang tidak berpenghuni sedangkan planet yang terisi menerima sisa lindungan terakhir dari sihir cahayanya itu.
Kekuatan zodiak Leon hancur seketika karena menerima hantaman dan ledakan nuklir itu dari jarak yang dekat, untungnya ia masih mendapatkan keberkahan dari kemampuan zodiak Capricorn yaitu kekebalan.
Di sisi lainnya, Shinobu sendiri sudah pasti mati sampai nyawa keduanya telah berakhir, ia terjatuh di atas tanah dengan nyawa terakhirnya sampai ia sekarang merasa sangat lemah dan menerima banyak gangguan di dalam tubuhnya itu.
Kebangkitan nyawa terakhirnya tidak sempurna, tubuhnya dipenuhi dengan darah dan luka bahkan pipi bagian kirinya memiliki luka bakar yang terus mengeluarkan banyak darah.
Alatnya juga telah hancur, kacamata dan kerisnya terlempar ke arah lain sampai Shinobu tidak bisa bergerak sama sekali melainkan diam lalu melihat Leon yang berjalan di depan lalu terjatuh karena ledakan tadi benar-benar melukai dirinya.
Semua kekuatan dari Zodiak Emperor telah hilang karena Shinobu yang berhasil menghancurkannya menggunakan Golden Overdrive, tetapi di kondisi Leon yang sedikit utuh ia bisa mengakhiri nyawa terakhir.
"Shinobu Koneko..."
"...kau benar-benar gila."
__ADS_1