
Satori bersama yang lainnya muncul di dalam kuil Saint itu yang cukup tersembunyi, mereka bahkan tidak bisa melihat cahaya apapun karena semuanya di tutup dengan tanah, batu, dan kristal yang begitu keras.
"HAHAHAHAHA!!! Mungkin penyiksa yang diberikan oleh gadis bernama Koizumi itu tidak buruk juga...!!!"
"Aku terus mendapatkan Legend's Ultra Boost!!!" Regulus mulai tertawa terbahak-bahak sampai menyebabkan getaran dahsyat di dalam gua itu.
"Bisakah kau kecilkan suaramu itu...? Kau bisa menyebabkan gempa yang besar karena tawa itu yang mengandung banyak kekuatan tanpa pengontrolan apapun."
"Maaf, Satori... hanya saja kau tidak akan pernah bisa merasakan Legend's Boost yang terus aktif secara bertumpuk-tumpuk!" Seru Regulus yang mulai maju ke depan sampai menginjak sebuah perangkap.
Satori mulai menendang Regulus mundur lalu menghilangkan semua perangkap itu tanpa melakukan apapun, Diablo hanya bisa diam selagi memperhatikan dirinya.
"Aku tidak begitu mengerti kemampuan barumu ini, kau tidak melakukan apapun tetapi semua perangkap cahaya itu sudah menghilang tanpa tanda apapun."
"Kemampuanku berjalan dengan sendirinya, seseorang yang mencoba untuk menyerang atau menyebabkan masalah denganku akan mengaktifkan kemampuan itu secara pasif." Jawab Satori.
Satori mulai menyentuh topengnya sampai kedua mata yang berada di topeng tersebut mulai memancarkan cahaya oranye yang dapat menerangkan isi ruangan itu.
"Kau sudah mendapatkan jantung Saint yang berbeda, Diablo?" Tanya Satori.
"Sudah... kau tidak perlu menanyakannya lagi, Satori." Diablo menyentuh dadanya yang mulai terbuka sampai mengeluarkan sepuluh jantung Saint yang masih suci dan murni.
"Bagus lah, kita harus bergegas langsung ke kuil paling atas karena isi ruangan ini hanya dipenuhi dengan sejarah Ancient Legenda yang menciptakan para Saint Legenda."
Satori maju ke depan selagi mengangkat semua jantung itu menggunakan sihirnya, Diablo dan Regulus mulai mengikutinya dari belakang.
"Bangsa Legenda memang tidak terbatas... dalam hal apapun, sekarang aku mengerti kenapa kalian selalu menciptakan sejarah dan mitos." Kata Diablo.
"Kita bangsa Legenda ada ras petarung yang cukup membanggakan dalam peperangan yang berkaitan dengan sejarah..."
"...hanya saja, kita memiliki ideal dan pola pikiran yang berbeda. Tentunya raja sepertiku berkarisma seperti diriku dapat menarik banyak bangsa Legenda untuk meraih kemenangan."
"Hmph, aku tidak peduli dengan pandangan kerajaan bagi bangsa Legenda seperti kalian, aku hanya ingin tahu Legenda memiliki beberapa julukan dan tipe."
"Sudah ku bilang, Diablo. Legenda itu dapat melakukan apapun yang mereka inginkan jika berusaha dengan keras sampai mencari jalan yang mereka inginkan."
"Tidak ada yang mustahil bagi kita sang penulis sejarah dengan menjadi seorang petarung yang membanggakan, kita juga dapat menjadi seorang Legenda dengan mudah."
"Aku sendiri bahkan tidak tahu seberapa banyak julukan dan tipe Legenda di luar sana, banyak sekali sampai aku hanya mengetahui yang lebih menonjol saja..." Kata Satori
"Ancient Legenda... satu-satunya Legenda yang terkuat bahkan dapat melakukan apapun dengan usaha dan kerja keras mereka, kita tidak akan menginjak tingkatan apapun tanpa kerja keras."
"Mereka sudah punah karena mengorbankan diri demi masa depan... demi sejarah yang akan terjadi di masa depan nanti, sebagian dari mereka punah."
"Dewa dan ras lain juga bahkan sampai takut karena Ancient Legenda bisa menciptakan tingkatan [Boundless] jika mereka terus berusaha lebih keras." Satori menendang tembok emas di hadapannya.
"Boundless ya...? Hmph, kalau begitu... aku hanya perlu menerima semua kesakitan dan kondisi sekarat agar bisa mendapatkan lebih banyak peningkatan."
"Jangan menggunakan cara seperti itu... kau tidak bisa menginjaknya jika dirimu hanya mementingkan kemampuan alami dari bangsa Legenda." Satori mulai mencari jalan di dalam kuil itu.
"Dasar bodoh, raja seperti dirimu hanya mementingkan kekuatan saja." Diablo menatap Regulus dengan tatapan serius karena ia sudah mengetahui semua pola pikiran raja Legenda yang tidak menarik baginya.
"Satori, sebagai seorang Iblis yang sudah terbiasa berada di dalam tubuh Legenda ini... aku ingin tahu julukan Legenda yang penting." Diablo memintanya dengan sopan.
"Bukannya terdengar cukup langka perkataan sopan itu keluar melalui mulut busukmu---" Satori menangkap pukulan Diablo lalu ia mengangkat tubuhnya dan membantingnya di atas tanah.
"Kerja yang bagus, Diablo. Kau mempermainkan dirimu sendiri..." Satori berhenti berjalan menuju tujuannya karena ia melihat Diablo masih memiliki rasa dendam kepadanya.
"Dengar, Diablo. Pertarungan kita sejak itu sudah selesai, kau tidak perlu menyimpan dendam apapun di dalam tubuhmu yang sudah di jadikan pion oleh Zenzaku."
"Kita mengalami reinkarnasi... ke dalam tubuh Ancient Legenda hanya untuk memenuhinya, sejak awal kita harus bekerja sama." Satori mengulurkan lengan kanannya.
Diablo mulai meraih tangannya itu lalu ia berdiri tegak dengan tatapan serius, "Ck, setidaknya biarkan aku melihat wajah itu untuk sekali lagi."
Satori memegang topeng itu sampai terdengar suara ketika ia mencoba untuk membukanya, Diablo dan Regulus tercengang ketika melihat wajah di balik topeng tersebut.
__ADS_1
"Ternyata memang kau..." Diablo mulai memukul dada Satori pelan dengan tatapan serius karena rasa hormatnya muncul kembali.
"Sebuah janji harus di tepati... aku kalah sejak itu, itulah kenapa rasa hormatku kepadamu masih kuat, tetapi aku tetap raja Iblis terkuat sampai kau tidak pernah mengalahkan diriku."
"Ya, terserah. Intinya aku berhasil sejak itu..." Satori memasang kembali topeng itu sampai memancarkan cahaya merah melalui kedua kata
"Aku tidak menyangka... wajah itu, aku mengenalnya dengan jelas." Regulus memasang tatapan kesal ketika melihat wajah asli Satori.
"Kau mengenalku?"
"Tentu saja... kau dulunya adalah salah satu prajurit elite yang aku miliki tetapi kau malah berkhianat sampai menjadi seorang pemberontak!" Regulus merapatkan giginya kesal.
"Aku merasa cukup terhormat mendengarnya, kalau begitu mari kita lanjutkan. Musuh dari musuhku adalah rekan dan temanku..." Satori berjalan maju ke depan.
"Aku akan menjawab pertanyaanmu sebelumnya Diablo, soal Saint Legenda saja yang berhasil di ciptakan karena Ancient Legenda."
"Keberadaan mereka muncul melalui sebuah jantung yang di masukkan oleh berbagai macam inti sihir yang bernama [Origin's Magic], jantung yang sudah di masukan dengan hal tersebut akan menciptakan Saint Jantung dengan elemen berbeda."
"Setelah di masukkan dengan beberapa sihir yang kuat... kalau tidak salah jantung itu di sucikan sampai murni agar menerima kemurnian dalam segi apapun seperti keburukan dan kebajikan."
"Seseorang yang memasang jantung Saint ke dalam dadanya untuk menggantikan jantung yang asli akan mengubah dirinya menjadi seorang Saint Legenda..."
"...tetapi jantung itu hanya memilih melalui kelayakan kalian dan seberapa mampunya kalian menyimpan kekuatan murni dari Saint Legenda."
"Walaupun jantung itu masuk ke dalam tubuh yang bukan ras Legenda maka mereka tetap akan menjadi seorang Saint Legenda dengan jiwa ras mereka masing-masing."
"Saint Legenda itu cukup langka karena berdasarkan sihir yang berbeda... kebetulan sepuluh saja sudah cukup untuk di cari karena kita membutuhkan jantung Saint yang begitu murni."
Satori melihat beberapa pintu di hadapannya mulai menghalangi tetapi ia mulai menghindari semua perangkap sampai menyelesaikan teka-teki tanpa masalah apapun karena ia pernah masuk ke dalam.
"Tujuan Saint Legenda di ciptakan oleh Ancient Legenda... bisa di bilang mereka itu pelindung untuk wilayah sihir tersendiri tetapi terdapat konflik yang memecahkan semua itu."
"Jantung murni yang aku maksud itu seperti jantung Saint yang sudah memiliki kekuatan atau elemen di dalamnya sedangkan jantung Saint yang kosong maka itu tidak bisa di bilang murni."
"Ancient Legenda terlalu rakus soal kekuatan dan potensi dari Saint Legenda sampai mereka terus menciptakan jantung Saint tanpa sihir atau kekuatan apapun di dalamnya..."
"Saint Legenda juga masih memiliki potensi yang tersembunyi karena mereka terus tinggal secara berdiam diri agar tidak diketahui oleh yang lainnya..."
"...intinya, kita akan melakukan sebuah ritual yang bernama [Saintly Heaven] dimana seseorang dapat menanggung kekuatan penuh dari Saint itu dengan 10 jantung dan 10 mayat Saint Legenda."
"Menjadikan dirinya sebagai Saint Legenda yang begitu sempurna sampai potensinya terbuka secara keseluruhan, menjadikan dirinya lebih agung di bandingkan dewa itu sendiri!"
Mereka berhenti tepat di hadapan pintu besar yang memancarkan cahaya putih melalui celah-celah, Diablo sekarang sudah mengerti tentang Saint Legenda dan Ancient Legenda.
"Yang membedakan Saint Legenda hanya kesucian dan kemurnian ya... mereka juga bahkan bisa membuka potensi penuh dengan membunuh satu sama lain." Kata Diablo sambil menatap kedua tapaknya.
"Kita sudah sampai... dengan mendapatkan kekuatan dari Saintly Heaven maka kau akan menjadi raja berkarisma tinggi, Regulus." Kata Satori.
"Apa...? Aku kelinci percobaannya?" Tanya Regulus.
"Jika kau tidak maka semua penduduk yang mempercayai dirimu akan menganggap Saintly Heaven sebagai kaisar yang lebih hebat---"
"Baiklah, demi mendapatkan lebih banyak penduduk dan pasukan, aku, raja Regulus Khan, membutuhkan karisma yang begitu tinggi!" Regulus mulai menepuk dadanya beberapa kali.
Satori membuka pintu emas itu dengan lebar sama isi dari ruangan begitu luas sampai mereka mulai berjalan mengelilingi ruangan itu, terdapat banyak sekali tulisan kuno dan artefak tertera di tembok.
"Jadi ini sejarah yang terjadi selama triliun tahun yang lalu ya...? Bahkan aku masih belum lahir." Diablo menyilangkan kedua lengannya.
Mereka juga sempat dikejutkan dengan cahaya putih yang mengalami pancaran melalui kristal emas sampai memancarkan sebuah tembok yang berwarna emas, cahaya putih itu mulai menunjukkan gambaran para Saint Legenda satu per satu.
"Tadi... lambang jantung cahaya itu adalah Shiratori Shira, seorang Saint Legenda yang tidak mementingkan potensi Saintnya." Kata Satori.
"Ternyata tampangnya seperti itu ya... Hmph, memang mirip dengan seseorang ku kenal."
"Sejarah ini..." Regulus melihat banyak sekali artefak dan gambar yang menggambarkan sejarah di masa lalu.
__ADS_1
"Peperangan melawan Diablo terlihat begitu detail dan penuh informasi di dalam kuil ini cukup hebat..." Kata Regulus selagi memperhatikan semua gambaran dan artefak itu.
"Konflik Diablo... kegugurannya Zangges... pengangkatan para dewa agung... ayah dari segala Legenda... semua sejarah bisa terlihat jelas di dalam ruangan ini." Ucap Satori.
"...bahkan, kalian perlu melihat ini." Satori menunjuk ke arah barat sampai mereka tercengang karena terdapat gambaran yang menunjukkan Satori bersama kedua rekannya itu selagi menatap ke depan.
"Kedatangan kita bahkan bisa di sebut sejarah karena kita akan membangkitkan sesuatu yang terjadi di masa kuno." Diablo tersenyum serius.
"Bagaimana bisa kita berada di dalam gambaran itu..."
"Takdir." Jawab Satori sampai ia mulai memasukkan semua jantung itu ke dalam pilar yang memiliki bentuk seperti jantung.
"Sekarang apa? Bagaimana caranya kita mengumpulkan sepuluh mayat itu---"
Satori mengangkat lengan kanannya ke atas sampai membangkitkan sebuah pilar yang memancarkan cahaya putih ke atas sampai menjatuhkan sepuluh Saint Legenda yang masih hidup.
"Bunuh mereka..." Kata Satori sehingga Diablo dan Regulus mulai berebutan membunuh mereka semua satu per satu, semua Saint Legenda itu tidak memiliki kesempatan apapun.
Semua pilar yang sudah dimasukkan jantung mulai masuk ke dalam daratan sampai memunculkan 10 pet emas, Satori mulai memasukkan semua mayat dan darah mereka dalam peti tersebut sampai lambang dari kekuatan dan sihir mereka muncul di penutup peti itu.
Semua peti itu mulai berubah menjadi partikel cahaya yang berkumpul telat di tengah ruangan sampai menciptakan bel emas yang begitu besar.
"Ritual sudah berjalan dengan baik, kalau begitu, Regulus... apa yang kau tunggu sekarang juga?" Tanya Satori.
"Hmph... kalau begitu, biarkan aku merasakan kekuatan dari Saintly Heaven!" Regulus berjalan menuju tengah ruangan sampai ia menoleh ke atas untuk melihat bel emas itu.
"Apa harus kita lakukan sekarang, Satori?" Tanya Diablo sehingga ia dikejutkan dengan Satori yang melepaskan laser oranye melalui telunjuknya yang mengenai bel itu sampai menyebabkan bunyi yang begitu keras.
"AGGGGGGHHHHHHHH...!!!" Regulus menjerit keras karena suara itu sempat meledakkan kedua gendang telinganya sampai ia terjatuh di atas lantai dengan tubuhnya yang disinari oleh pancaran putih di dalam bel tersebut.
"Oi, Satori!!! Apa yang terjadi...!? Kuil ini... semuanya dipenuhi dengan cahaya putih yang sangat menyilaukan!!!" Seru Diablo keras karena ia tidak bisa melihat apapun.
Kuil yang berada di dalam tanah itu mulai melesat keluar sampai menyebabkan getaran besar di planet yang berada di sebelah Legenia, kuil itu mulai berputar 360° setiap detik berlalu.
Cahaya putih yang memancarkan tubuh Regulus mulai mengangkat dirinya sampai mengubah pakaian yang ia kenakan menjadi zirah yang berwarna perak bahwa ia telah dipilih menjadi Saint Legenda dengan potensi penuh.
Tubuh Regulus terus menerima cahaya itu sampai dirinya mulai memantulkan cahaya itu kepada sampai terjadi pantulan yang cukup banyak sampai keluar dari dalam kuil itu lalu menciptakan pilar perak yang besar.
Satori menatap ke depan, melihat tubuh Regulus berputar cukup cepat sampai rambutnya mulai memanjang sampai berubah menjadi warna merah bersamaan dengan kedua warna matanya juga.
ZWOOOOSSSSHHHHH!!!
Satori tersenyum serius ketika mimpi yang selalu incar telah sepenuhnya dipenuhi karena ia telah menyaksikan Saint Legenda dengan potensi dan wujud yang paling kuat.
Diablo membuka kedua matanya lalu ia melihat tubuh Regulus yang diselimuti dengan bongkah perak sampai perlahan-lahan mulai pecah lalu menunjukkan penampilan barunya.
Pakaiannya telah berubah menjadi zirah dengan warna perak bahkan terdapat sebuah cincin putih di belakang yang mengandung lambang dari Saint di cincin tersebut.
Kedua tapak tangannya memiliki lambang Saint juga, rambutnya bertambah panjang dan terus melayang di atas langit dengan bantuan dari cahaya perak itu.
Partikel perak terus bermunculan dari dalam tubuhnya sampai ritual itu telah mengubah Regulus menjadi seorang Saint Legenda dengan wujud Saintly Heaven, terdapat sebuah mahkota indah berwarna perak yang melayang di atas kepalanya.
Sebuah mantel kaisar yang berwarna perak juga bahkan sampai muncul, "Ritual telah berhasil... dengan ini, kerajaan Legetsu akan kembali berjaya."
Regulus merentangkan kedua lengannya sampai ia melepaskan karisma yang begitu besar bahkan sampai membuat Satori dan Diablo bersujud di hadapannya.
"Wujudku adalah keadilan..."
"...eksistensiku adalah dunia..."
"...sembah dan akuilah aku sebagai seorang kaisar Legenda...! Aku, seorang kaisar yang begitu indah dan berkarisma tinggi untuk membawa seluruh pengikutnya menuju puncak kemenangan."
"Aku, sang kaisar tak terkalahkan... aku, sang kaisar yang maha kuasa melebihi dewa...!"
"Maha kuasa dan maha suci..." Regulus membuka kedua matanya.
__ADS_1
"...kaisar Regulus."