
Seluruh makhluk hidup yang terpengaruh dengan penghentian waktu Haruka tidak bisa bergerak, mereka akan kembali bergerak jika Haruka menyentuh mereka. Saat ini Haruka sudah menyentuh beberapa orang tertentu untuk berkumpul di dalam rumah Korrina.
Setelah semua yang Korrina ingin kumpulkan telah berkumpul, diskusi tentang perancangan rencana sempurna akan dimulai sebentar lagi. Haruka menghabiskan lima menit untuk mengumpulkan orang tertentu dan di wujud kecil-nya ia dapat memperlambat waktu dimana satu detik itu jadi terasa seperti satu menit.
Korrina saat ini sedang duduk di atas kursi selagi menatap jam yang bergerak cukup lama, Haruka setidaknya bisa memperlambat waktu lagi dimana satu detik itu satu jam tetapi di wujud kecil-nya, sihir waktu-nya sangat terbatas.
"Waktu kita cukup terbatas untuk merancang rencana ini ya... 55 menit, apakah itu cukup?" Tanya Arata.
"Tentu saja, dengan kekuatan Haruka... Semuanya bisa saja tepat waktu." Korrina sudah menulis sebuah rencana sempurna-nya di kertas besar yang terletak di atas meja, ia berharap bahwa mereka semua setuju dengan rencana Korrina.
Setelah semua orang yang penting telah berkumpul, Korrina segera memerintah Tech untuk mengakses seluruh layar virtual yang muncul di sekitar planet dan semesta. Layar virtual itu bisa muncul karena Korrina sudah memasang-nya dari awal dengan melepaskan beberapa robot dan pesawat yang memiliki teknologi.
Layar virtual itu menunjukkan wajah Korrina dimana seluruh penduduk Touri yang sudah dikembalikan oleh Haruka mulai menatap layar tersebut dan mencoba untuk mendengar informasi yang akan Korrina katakan, mereka semua sudah bisa mengerti dengan situasinya karena bukti dari Korrina yang langsung menjelaskan inti-nya.
Bukan hanya itu bukti-nya tetapi terdapat banyak sekali pasukan Rxeonal yang tidak bisa bergerak, mereka semua sempat terkejut sampai menyerang mereka tetapi Korrina ingin mereka untuk berhenti menyerang dan mendengar apa yang akan ia katakan. Ini semua demi masa depan Touri, jadi mereka harus menuruti rencana milik-nya.
"Aku mohon, seluruh penduduk Touri untuk berhenti menyerang dan dengar apa yang akan aku katakan...! Ini semua demi takdir masa depan tempat dimana kita tinggal dan selalu sayangi...! Kalian harus bisa mengikuti rencana yang akan aku buat bersama seluruh prajurit hebat ini!" Korrina mulai menunjukkan mereka semua yang penting.
"Kita hanya memiliki satu jam untuk merancang sebuah rencana dan segera melaksanakan-nya sebelum terlambat, kita harus segera bersiap-siap untuk berbaris dan pergi ke tempat dimana aku akan memberitahu kalian agar rencana bisa terus berjalan dengan sempurna...! Setelah satu jam telah berlalu maka pasukan Rxeonal akan kembali menyerang, ia tidak akan membiarkan siapapun hidup...!"
Seluruh penduduk Touri sebagiannya mulai terlihat kesal dan ketakutan, mereka benar-benar harus bertarung sampai mati demi melindungi tempat tinggal yang mereka sangat sayangi. Seluruh penduduk yang ketakutan segera memberanikan diri mereka sendiri dan mengingat atas kejadian penyerangan dimana seluruh pasukan Rxeonal mampu membunuh teman-temannya.
Seluruh penduduk Touri itu mulai mengangkat kedua tangan mereka ke atas dan meneriakkan suara yang terdengar bersemangat untuk berjuang dan melaksanakan perang demi meraih kedamaian yang sudah disediakan untuk penduduk Touri. Korrina langsung terkejut ketika mendengar seluruh teriakan penduduk Touri dari berbagai semesta.
__ADS_1
"Suara apa ini...? Entah kenapa ini memberiku kekuatan...!" Kata Megumi dimana ia menatap kedua lengan-nya yang mulai diselimuti dengan cahaya putih.
"Cahaya dan partikel apa itu...!?" Tanya Yuffie dimana ia mulai menunjuk langit-langit dan sebuah layar virtual yang menunjukkan seluruh semesta yang melepaskan beberapa cahaya putih serta partikel-partikel putih.
Korrina bersama yang lain kemudian diselimuti dan dilindungi dengan cahaya putih serta partikel putih yang mampu membuat diri mereka merasa bersemangat, kekuatan dan tenaga mereka tiba-tiba meningkat cukup drastis. Beberapa dari mereka tidak mengetahui cahaya dan partikel itu berasal darimana tetapi Korrina bisa mengetahui sampai ia sempat terkejut.
"Ibu...! Bukannya ini...!?" Korrina mulai menatap Koura dimana ia mengangguk, "Ya... Ini adalah kemampuan kita semua... Penduduk yang sudah mencintai Touri dengan penuh kasih sayang, [Touri's Hope]... Sebuah cahaya putih yang dapat kita lepaskan ketika kita bersemangat dan memiliki niat untuk benar-benar melindungi semesta ini...!"
"Jadi... Seluruh cahaya dan partikel yang muncul di sekitar angkasa dan melindungi kita ini berasal dari seluruh penduduk Touri dan kita semua...?" Tanya Ophilia.
"Tentu saja, Touri's Hope bisa dijadikan sebagai perlindungan dan juga sumber kekuatan yang hebat, tetapi sepertinya jenis Touri's Hope yang sedang menyelimuti kita adalah perlindungan yang dapat membuat kita kebal beberapa saat dan membuat pertahanan kita menjadi tebal..." Jawab Koura.
Korrina bersama yang lainnya mulai terlihat takjub ketika mendengar suara semangat dari seluruh penduduk Touri itu mulai terdengar dimana-mana, mereka mulai melakukan hal yang sama agar kekuatan dari Touri's Hope ini bisa meningkat lebih besar. Korrina segera memberitahu mereka semua untuk membuat sebuah pasukan yang dipimpin oleh pemimpin yang sedang berada di tempat yang sama dengannya.
Shira bersama yang lainnya sontak kaget melihat seluruh penduduk Touri bisa mengenali Korrina yang legendaris, para dewa dan dewi bahkan sampai tercengang melihat mereka semua yang terlihat seperti mengabdi Korrina. Sepertinya Korrina memang membuat proses yang baik ketika menjadi seorang Mortal sampai bisa dikenal oleh mereka semua dengan cara yang baik.
""Korrina...! Korrina...! Korrina...!!!"" Teriak seluruh penduduk Touri.
"Dengan ini kita akan segera menjalankan rencana kita untuk menciptakan sebuah pasukan yang akan dipimpin oleh dua orang... Wakil ketua dan ketua!" Korrina mulai memerintah Catherine untuk menciptakan beberapa dimensi untuk menyimpan seluruh pasukan yang sudah benar-benar siap untuk bertarung.
"Ketika seluruh pasukan sudah berkumpul di satu tempat maka kalian semua akan berlindung di sebuah dimensi dimana kalian bisa melihat perjuangan seorang Legenda yang bernama Shiratori Shira bersama pasukan cahaya-nya...!" Korrina mulai menunjuk Shira dimana diri-nya bersama pasukan cahayanya akan menyerang pasukan Rxeonal dan Mortem bersama tanpa bantuan pasukan lain.
"Kita semua hanya harus menunggu sampai Shira memberi kita sinyal untuk bergerak, tetapi... Akan ada dua pasukan yang akan membantu dirinya... Pasukan Legenda yang akan dipimpin oleh diriku dan Megumi serta pasukan Malaikat yang akan dipimpin oleh Akina dan Asuka...!"
__ADS_1
Korrina mulai membicarakan tentang pasukan sekarang, berbagai pasukan tidak disatukan... Mereka semua berpisah seperti pasukan Legenda, Malaikat, dan yang lain-lain. Korrina juga sempat memberitahu bahwa pasukan Iblis akan dipimpin oleh Selvia dan Karla, seluruh penduduk Touri segera mempercayai Korrina bahwa pasukan iblis yang ia pilih sudah pasti berhati murni.
Pasukan Elf yang akan dipimpin oleh Yuffie dan Mirai, pasukan Manusia yang akan dipimpin oleh Haruka dan Aditya serta pasukan Vampire yang akan dipimpin oleh Vania dan Elvano. Seluruh penduduk Touri semua mulai setuju dengan rencana Korrina tentang pasukan serta formasi yang ia ciptakan dimana Shira bersama pasukannya dan pasukan Malaikat serta Legenda yang akan bertarung duluan.
Korrina akan mencoba untuk menjebak seluruh pasukan Rxeonal dan Mortem untuk bertarung di satu tempat dimana seluruh pasukan mereka berkumpul di satu tempat sepertinya Haruka akan menggunakan nuklir-nya untuk menghancurkan seluruh semesta yang ada agar pasukan Rxeonal tidak bisa pergi kemana-mana kecuali bertarung dengan pasukan dari pihak yang baik.
Setelah semuanya menjadi debu angkasa, dewa kehidupan akan segera menciptakan sebuah planet datar dimana terdapat gravitasi yang besar di sekitarnya, planet itu sudah pasti akan berukuran besar agar pasukan Korrina dan pasukan Rxeonal bisa bertarung di satu tempat. Sepertinya pertarungan itu akan berjalan dengan sangat dahsyat dan dipenuhi dengan korban yang gugur.
"Aku akan berharap kepada kalian semua untuk mencoba untuk bertahan sampai akhir... Bertahan sampai kalian bisa merasakan kembali kedamaian yang kalian perjuangkan...!" Teriak Korrina dengan sangat keras sampai ia mulai merasakan keberadaan yang terasa tidak asing.
Korrina melirik ke belakang bersama yang lainnya dan ia segera melebarkan matanya, "Alvenisu...? Kau kembali...?"
"Ahhhh...!?" Arata melebarkan matanya ketika melihat Alvenius yang berada di belakang Korrina, dia mulai mengingat seseorang yang memiliki keberadaan dan kekuatan sama persis seperti dirinya.
Alvenius bisa merasakan kekuatan Arata yang tiba-tiba meningkat dengan sangat drastis, ia segera menatap dirinya dengan ekspresi yang terlihat kebingungan. Arata terlihat sangat kesal sampai ia mulai merapatkan giginya sambil mengepal keras tangannya.
"Dasar kau sialan...!!!" Arata melesat menuju arah Alvenisu lalu ia melancarkan sebuah serangan ke arah Alvenius, ia segera menahan tinju itu dengan melompat lalu menahannya menggunakan lutut-nya karena ia tidak mempunyai tangan sama sekali.
Semua orang yang berada di ruangan itu langsung tercengang ketika melihat Arata yang tiba-tiba menyerang Alvenius tanpa alasan apapun, seluruh penduduk Touri ikut terkejut ketika melihat kejadian itu.
"Kau akan membayarnya...!!!" Seru Arata.
"A-Apa...?" Raut wajah Alvenius mulai berubah, ia terlihat serius ketika Arata tiba-tiba menyerangnya dengan emosi amarah.
__ADS_1