
Shitori dan Zangetsu mulai menatap satu sama lain, ia bisa merasakan bahwa Zangetsu sekarang perlahan-lahan sudah terbiasa dengan tubuh asli-nya itu... akan sangat menyusahkan jika dia terus bertambah kuat dan terbiasa, peluang mereka untuk menang terus berkurang jika pertarungan berlanjut dengan sangat panjang. Shitori bisa merasakan banyak keberadaan ras di dalam diri-nya.
"Kau ini adalah Dewa yang memiliki DNA seluruh ras yang ada di Touri?" Tanya Shitori, Alvin hanya melihat mereka dari jauh karena ia dan Shitori sudah sepakat untuk melakukan serangan lain-nya dimana ia menyerang dan Alvin membantu dari jauh.
"Itu benar... lanjutkan apa yang kau ingin lakukan karena tubuh ini membutuhkan pertarungan yang sangat hebat agar aku bisa terbiasa dan menguasai yang ada di dalam tubuh, saat ini... tubuh ini masih dibilang lembek menurut-ku dan tunggu saja ketika aku sudah sangat terbiasa dan menyempurnakan-nya." Zangetsu tersenyum sehingga mereka berdua menghilang lalu muncul di atas langit, Zangetsu melayangkan beberapa pukulan dan Shitori dengan mudah menahan semua serangan-nya itu.
Shitori menginjak perut Zangetsu lalu ia melompat ke belakang dan meningkatkan aura-nya sangat besar sehingga ia sekarang berubah menjadi sinar matahari yang jauh lebih bersinar dari matahari tersebut. Shitori menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal sehingga urat mulai menonjol dari otot-nya yang mengartikan dia mengerahkan seluruh kekuatan-nya sampai menginjak kekuatan penuh untuk mengakhiri Zangetsu.
Shitori melebarkan mata-nya ketika melihat serangan tinju Zangetsu yang bertubi-tubi, ia berhasil menghindari semua serangan itu karena setiap serangan yang mengenai tubuh Shitori maka Zangetsu akan merasa seperti meninju udara atau cahaya matahari, tetapi kemampuan Shitori berakhir ketika Zangetsu mengangkat lengan kanan-nya ke atas dan menyerap seluruh Lenergy-nya.
"Apa---" Shitori menghantam leher bagian belakang Zangetsu menggunakan sikut-nya lalu ia terlempar ke belakang ketika Alvin melempar kedua sabit-nya yang mampu memberikan luka tusuk di perutnya, Zangetsu kembali bangkit sehingga tubuh-nya mulai kembali pulih, ia menarik rantai sabit itu sehingga Alvin tertarik dan terkena hantaman di wajah-nya sampai ia terlempar ke belakang.
"HAHAHAHAHAHA!!! TERUSLAH!!! BERIKAN AKU PERTARUNGAN YANG HEBAT!!!" Zangetsu melepaskan gelombang hitam besar ke atas angkasa sehingga Shitori langsung menahan dorongan yang mencoba untuk mendorong-nya mundur, "Sial... dia bertambah kuat lagi dan lagi!" Shitori melesat ke depan dan ia melancarkan satu pukulan sehingga pukulan-nya teradu dengan Zangetsu.
Shitori melesat ke depan dan Zangetsu mulai mengumpulkan satu kekuatan besar di tinju kanan-nya sehingga tinju-nya langsung diselimuti dengan aura hitam pekat, ia meluncurkan aura itu ke depan dan untungnya Shitori berhasil menghindari-nya karena aura hitam itu mampu menghancurkan apapun yang ada di belakang-nya sampai meninggalkan luka lubang besar di tubuh mereka.
"... ...!" Shitori langsung terbelah menjadi dua, memisahkan Shira dan Shinra. Zangetsu tersenyum lalu ia melayangkan serangan bertubi-tubi di udara sehingga menyambung dengan tubuh Shira dan Shinra, mereka mulai diserang dengan serangan bertubi-tubi sampai tidak sempat untuk menghindari serangan kasat mata tersebut.
__ADS_1
Serangan itu terus berlanjut selama beberapa menit sehingga mereka berdua sekarang berada di perbatasan Touri karena serangan tadi, Shinra terjatuh menuju asteroid lalu ia pingsan... berbeda dengan Shira yang masih bertahan karena ia masih berada di wujud terkuat-nya itu. Emosi-nya terbakar di dalam tubuh-nya karena ia tidak memiliki cara lain untuk bisa mengalahkan Zangetsu sebelum ia bertambah kuat.
Shira melesat ke depan dengan kecepatan cahaya sehingga ia langsung berubah menjadi cahaya, Zangetsu melebarkan kedua mata-nya ketika melihat berbagai jenis cahaya meluncur menuju arah-nya sehingga memberikan luka yang cukup menyakitkan. Entah dimana Shira sekarang tetapi saat ini dia telah menjadi cahaya yang dapat melukai musuh sedikit demi sedikit yang dapat memberikan hasil fatal.
Shira muncul kembali dengan wujud Legenda-nya lalu ia menendang wajah Zangetsu menggunakan kedua telapak kaki-nya sehingga tubuh Zangetsu mulai dipenuhi dengan cahaya bersinar yang mampu membuat diri-nya memuntahkan darah segar, "Keparat kau!!!" Tinju kanan Zangetsu terselimuti lagi dengan aura hitam yang pekat.
"Beyond Dark of Destruction!!!" Zangetsu melancarkan serangan lain-nya sehingga tubuh Shira terkena serangan bertubi-tubi itu lagi walaupun Zangetsu hanya melancarkan satu pukulan tetapi satu pukulan itu dapat menyebabkan serangan bertubi-tubi yang mampu membuat Shira terluka sampai tubuh-nya dipenuhi dengan darah yang mengalir deras.
Alvin meluncurkan Final Shine Attack menuju arah Zangetsu dan ia langsung menahan-nya dengan mudah sehingga Shira kembali menyerang dengan berubah menjadi cahaya lagi lalu melakukan serangan kombinasi yang mampu membuat Zangetsu mengerang kesakitan, entah kenapa Shira bisa bertambah kuat dan lebih bisa melukai Zangetsu sendirian tanpa membutuhkan bantuan pergabungan itu.
"Jangan-jangan...?!" Shira mulai melihat Shinra yang memindahkan seluruh kekuatan dan Lenergy-nya kepada Shira sehingga tubuh-nya terasa lebih ringan dan kekuatan-nya terus meningkat melewati semua tingkatan. Shira muncul kembali menjadi seorang Legenda lalu ia melancarkan satu pukulan emas yang mendorong-nya ke belakang.
"Hah... hah... hah...!!!" Shira mencoba untuk mengumpulkan nafas-nya sehingga tubuh-nya melepaskan asap emas, asap itu menandakan luka dan rasa lelah-nya telah hilang karena bantuan dari wujud dan juga kekuatan yang diberikan oleh Shinra.
Zangetsu muncul di hadapan Shira lalu ia mencekik leher-nya sehingga ia menyentuh perut-nya, "Kau tidak akan bisa menang... apapun itu, kau hanya membuat tubuh-ku makin terbiasa, ini adalah pemanasan yang sebenarnya dari-mu...!!! Power Ignite!!!" Tubuh Shira langsung diselimuti dengan aura hitam sehingga ia sekarang berada di dalam aura hitam yang membentuk seperti bola.
"AGGGHHHHHHH!!!" Shira menjerit kesakitan ketika semua aura itu masuk ke dalam tubuh-nya dan mulai melukai diri-nya sendiri, ia tidak bisa melakukan apapun di dalam sana... entah kenapa tubuh-nya terasa terbakar dengan kesakitan yang berbeda sampai Zangetsu menghantam bola tersebut sampai ia terlempar ke belakang dan mengenai beberapa asteroid di belakang-nya.
__ADS_1
"A... A... Ack..." Tubuh Shira mulai melepaskan asap emas lagi dan itu bukan pertanda yang baik bagi Zangetsu sehingga ia sekarang dihentikan oleh Shizen dengan sihir ledakan-nya yang mampu menghalangi pemandangan Zangetsu.
Zangetsu merasa kesal sehingga ia mengerang keras dan melepaskan dorongan besar disekitar-nya yang mampu membuat Shizen bersama Arata dan Haruki yang baru saja datang untuk membantu Shira mengalahkan Zangetsu tetapi sepertinya mereka terlambat karena Shira kalah dan ia dipenuhi dengan luka, Arata menatap Shira dari jauh dan ia langsung memberikan sebuah sinyal untuk melaksanakan rencana yang mereka rancang sebelum-nya.
"Haruki... sudah saatnya Shira memberitahu kita untuk melaksanakan rencana selanjut-nya..." Arata mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, Haruki mengerti apa yang dia maksud sehingga ia mulai bersiap.
"Shizen, bantu kami... kita akan bekerja sama untuk menahan Zangetsu, kalau kita sanggup maka bunuh saja dia!" Seru Haruki.
"Dimengerti!"
Zangetsu saat ini masih meningkatkan seluruh kemampuan dan kekuatan-nya itu, dorongan dan tekanan yang ia lepaskan itu sangat kuat sehingga mereka hampir saja terdorong ke belakang... kekuatan yang akan terus bertambah dan kemampuan unik dari setiap ras yang ada di Touri jika dia menguasai kedua inti semesta lain-nya maka kekuatannya adalah segala-nya.
Tubuh Zangetsu diselimuti dengan aura berwarna hitam pekat sehingga luar angkasa yang tadi-nya terlihat indah mulai dipenuhi dengan warna hitam dan juga gelap, yang terlihat mencolok sekarang Zangetsu dimana ia mengangkat kedua lengan-nya untuk membuka semua portal yang ada di Touri menjadi lebih besar agar ia bisa memanggil bala bantuan yang lebih banyak lagi.
"Pasukan Touriverse...!!! Ingatlah ini, aku akan memberikan kalian semua hukuman yang sangat sadis, perang ini sudah ada di genggaman-ku sekarang...!!! Aku jaminkan kalian semua akan terus hidup dan merasakan kesakitan yang akan aku berikan!!!" Seru Zangetsu keras sehingga ia mampu mendorong Arata, Haruki, dan Shizen ke belakang.
Zangetsu melayang berhadapan dengan mereka bertiga, kali ini aura-nya yang hitam itu berlapis-lapis sehingga Haruki bisa melihat sepuluh aura yang menyelimuti tubuh-nya itu, sungguh mengerikan sekali... kekuatan-nya sekarang tidak bisa mereka rasakan.
__ADS_1
"Bersiaplah...! Kalian harus bertahan!!!" Seru Haruki.
""Ya!!!""