
"Kali ini jangan mengharapkan kemenangan lainnya, Shiratori Shuan!!!" Rokuro melesat ke arah Shuan dengan tinjunya yang mengandung tato Greed, tato itu mulai menyerap seluruh cahaya Shuan.
Mengubahnya menjadi sumber kekuatan bagi dirinya, Shuan menyambut serangan Rokuro dengan menahannya menggunakan kedua lengannya sehingga terjadi tekanan yang teradu.
Tekanan dari kedua lengan mereka mampu menciptakan dorongan besar sampai aura merah dan emas mereka mulai tersebar di sekeliling area sampai menghembus rambut semua penonton.
Rokuro melancarkan satu pukulan tetapi Shuan berhasil menangkap tinjunya dan ia melihat Rokuro melakukan serangan lainnya.
Shuan mulai menahan kedua tinjunya itu menggunakan tapaknya lalu ia menghantam wajahnya menggunakan keningnya.
"Ck!!!" Rokuro menghantam wajah Shuan dengan penuh tenaga dan Shuan membalasnya dua kali lipat dengan menendang wajahnya lalu menghantam dadanya.
Mereka terhempas ke belakang lalu menatap satu sama lain selagi menunjukkan senyuman yang begitu lebar, pertarungan awal sudah cukup menyenangkan bagi mereka.
Rokuro muncul tepat di belakang Shuan lalu ia melancarkan satu tendangan yang langsung tertahan oleh Shuan, mereka mulai melompat ke belakang dan mencoba untuk mengumpulkan kekuatan lainnya.
"Ini... ini jauh lebih hebat dari harapanku, terdapat sebuah pembatas di antara kekuatan kita."
"Walaupun aku sudah menyerap cahayamu itu, kita masih bisa di bilang setara." Kata Rokuro.
"Jika soal sihir, kau jauh lebih kuat dariku tetapi aku dapat meningkat dan berkembang begitu cepat..." Rokuro tersenyum serius.
"Aku harus mengakuinya, Rokuro, kau bertambah jauh lebih kuat dari sebelumnya. Mungkin karena rasa cemburu ketika melihat diriku bertarung dengan Oskadon bukan...?"
"Aku bahkan berhasil mengalahkan dirinya dengan kekuatan cahayaku yang baru..." Shuan mulai mengepalkan kedua tinjunya, menyebabkan otot-ototnya bertambah besar.
"Setidaknya kau sudah menghormati diriku dan mengakuiku sebagai Legenda layak, dulunya aku hanya Legenda bodoh yang terus mengeluh soal kegagalan dan kelemahan..."
"...tetapi sekarang, aku akan menunjukkannya kepadamu dan seluruh orang yang menonton pertarungan ini bahwa aku, Shiratori Shuan, akan memenangkan Final ini!!!" Aura emas Shuan mulai bertambah sangat besar sampai membuat para penonton merasa silau.
"Aku telah menghadapi latihan yang setara dengan kematian... berlatih di atas dan dalam korona matahari yang begitu besar, aku mengorbankan semuanya demi bertambah kuat, demi mencetak satu kemenangan melawanmu!"
Rasa kesal Shuan mulai meningkat drastis bahkan Rokuro bisa merasakan dosa amarah yang berada di dalam tubuh Shuan sangat kuat karena faktor dari amarah Neko Legenda.
Walaupun Shuan sudah menguasai penuh terhadap amarahnya itu, Rokuro bisa merasakan situasi yang berbahaya melawan Shuan, kali ini ia bukan lagi Legenda lemah yang keras kepala.
"Sepertinya aku tidak harus membiarkan tubuhmu mengalami adaptasi atas insting hewanmu itu, kau bisa saja mengeluarkan sesuatu yang mungkin membuat diriku kewalahan..." Rokuro melepaskan Forest of Darkness.
Pohon itu mulai memberikan Rokuro kekuatan dan Lenergy dalam jumlah yang begitu besar sampai membuat Shuan merinding seketika, pertandingan final ini sepertinya akan berjalan panjang baginya.
__ADS_1
"Maukah kau menunjukkan kekuatan yang kau gunakan ketika melawan Oskadon? Tekanan kekuatan dari dalam Neutron itu, aku tidak ingin menghabiskan banyak waktu menunggu." Rokuro memberi Shuan kesempatan untuk menunjukkannya.
"Aku tidak membutuhkannya... lebih baik kau lihat dan perhatian sendiri, sialan!" Shuan membuka mulutnya lebar sehingga bola emas mulai muncul di dalam mulutnya itu.
"Shining Justice!!!" Shuan melepaskan gelombang emas melalui mulutnya dan Rokuro mulai menunjuk ke depan selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.
Rokuro berhasil menyerapnya, mendapatkan kekuatan lainnya sehingga tubuhnya sempat memancarkan cahaya yang sama dengan Shuan.
Melihatnya saja membuat Shuan tersenyum serius karena ia sendiri yakin bahwa kerakusannya bisa saja menjadi sumber kelemahan Rokuro sendiri.
"Seberapa kali aku bertambah kuat dan menggunakan sihir kepadamu, aku tidak memiliki cara untuk melawan balik Greed mu itu, cukup menyebalkan juga."
"Kalau begitu, biarkan aku memperkenalkan dirimu dengan cara yang aku temukan sejak itu..." Shuan tersenyum serius lalu ia mengepalkan kedua tinjunya, menyebabkan tubuhnya melepaskan cahaya yang begitu cerah.
Rokuro melebarkan kedua matanya ketika kekuatan Shuan meningkat drastis, ia langsung melepaskan beberapa serangan ke arahnya tetapi semua serangan itu mampu tertahan oleh cahaya yang Rokuro lepaskan.
"Light of Hope... Tingkatkan 1 juta...!!!" Tubuh Shuan langsung memancarkan cahaya yang sangat silau, mampu membuat semua orang kecuali Shira dan Minami menutup mata mereka masing-masing.
Rokuro tidak dapat menahan kecerahan dari cahaya itu bahkan ia sampai dikejutkan dengan kecepatan dan kekuatan Shuan yang terus meningkat secara drastis tanpa pembatas yang menghalanginya.
"Aku telah menunggu hari-hari ini, Rokuro!!! Berikan aku pertarungan yang hebat!!!" Seru Shuan keras sehingga di dalam suaranya terdapat suara Beast yang menggema.
Rokuro sekarang bisa melihat tubuh Shuan yang diselimuti dengan aura berlapis-lapis, warna putih dan emas yang terus memancarkan cahaya yang mengandung banyak kekuatan di dalamnya.
Sirkuit sihir emasnya mulai bermunculan dimana-mana dan ia melihat Shuan melepaskan satu cincin Golden Saturnus ke arahnya tetapi Rokuro berhasil menghindarinya.
Sihir yang Shuan lepaskan tadi menyebabkan ledakan sangat besar di belakangnya sampai mengejutkan seluruh penonton, Rokuro dikejutkan dengan Shuan yang menghilang tepat di hadapannya.
Tengkuknya langsung terkena pukul oleh Shuan yang bergerak begitu cepat, Rokuro menoleh ke belakang dan ia tidak melihat siapa pun kecuali para penonton yang menjerit penuh semangat.
"D-Dia cepat sekali...!" Tubuh Shuan diselimuti dengan emas sehingga semua orang sekarang hanya melihat Shuan seperti berlindung di dalam matahari yang bergerak begitu cepat.
Kecepatan Shuan ia gunakan untuk melakukan sebuah pergerakan lincah untuk menabrak tubuh Rokuro beberapa kali sampai ia sempat melihat Shuan berada di sebelahnya, dengan senyuman arogannya itu.
Shuan menunjuk Rokuro lalu ia melepaskan Shining Hope tepat di hadapan Rokuro, untungnya Rokuro langsung menahan sihir gelombang itu menggunakan kedua lengannya.
Rokuro merasakan tekanan kekuatan yang begitu besar, gelombang itu bahkan menyebabkan ledakan yang begitu besar sampai membuat semua penonton bersorak keras.
"Shuan... kekuatan murni yang begitu kuat, aku masih bisa merasakannya, terus meningkat tanpa pembatas yang menghalang peningkatan itu!" Bakuzen tercengang ketika merasakannya.
__ADS_1
"Dia bahkan sampai meninggalkan Rokuro di tingkatan yang jauh lebih berbeda..." Kata Shou.
Rokuro mencoba untuk menjaga jarak dengan Shuan agar ia dapat melakukan serangan jarak jauh tetapi ia sudah terlambat karena Shuan berada tepat di atasnya selagi melancarkan dua pukulan yang menghantam puncak kepalanya.
Rokuro terjatuh di atas arena, menyebabkan arena itu langsung retak dan mengeluarkan gelombang lahar yang begitu panas.
"Sialan... serangan tadi ia mampu tahan dengan kekuatan penuh---" Shuan melebarkan matanya ketika melihat Rokuro berada tepat di hadapannya.
Rokuro mulai melancarkan beberapa serangan menggunakan tinju dan tendangannya lalu ia melanjutkan serangan lain dengan memunculkan sabitnya, Shuan berhasil menghindari semua serangan itu tanpa harus mencoba.
Tinju kanan Shuan mulai mengandung pusaran Golden Neptunus, ia melancarkan serangan tersebut sampai mengenai wajah Rokuro, menyebabkan dirinya terhempas ke belakang.
Pergerakan Shuan mulai bertambah cepat sekarang, ia mengeliling tubuh Rokuro lalu menabrak dirinya beberapa kali, Rokuro terus menerima kerusakan dari serangan cepat itu.
Bahkan kedua pandangannya sampai melihat Shuan yang bermunculan di sekeliling arena dan langit-langit, Rokuro mulai mengangkat sabitnya lalu melepaskan beberapa gelombang tebasan di sekelilingnya.
Semua serangan itu tidak mampu mengenai Shuan sehingga ia mulai membalikkan serangan dengan mengepalkan tinju kanannya yang mengandung kemampuan Golden Jupiter lalu ia menghantam wajah Rokuro.
BAMMMMM!!!
Kerangka Rokuro mulai retak karena pukulan yang ia terima mengandung banyak sekali kekuatan dan tekanan yang tercampur menjadi satu, Rokuro mencoba untuk menyerang balik tetapi Shuan berada di belakangnya.
"Rokuro..." Shuan mulai mengisi sumber cahaya besar di tapak yang saat ini sedang menyentuh punggungnya.
"Jika kau menerima serangan ini dari jarak yang begitu dekat... kau pasti tidak akan selamat jika kekuatanmu sekecil ini, cepatlah memasuki kekuatan penuhmu itu!" Shuan melepaskan Shining Hope tepat di belakang punggung Rokuro.
Menyebabkan ledakan yang begitu besar bahkan sampai meretakkan pelindung arena, semua penonton mulai ketakutan dan mencoba untuk melarikan diri tetapi Morgan mulai melapisi pelindung itu beberapa kali lipat.
"Harap tenang! Jangan takut...! Kedua Legenda ini masih bisa mengontrol kekuatan mereka!" Kata Morgan, mencoba untuk memenangkan seluruh penonton yang panik.
Ledakan tadi cukup besar bahkan Kisetsu milik Shuan bagian atas sampai hancur, ia melepaskan sihirnya terlalu berlebihan sampai lupa untuk mengontrolnya.
Beberapa urat mulai menonjol melalui ototnya, memperingati Shuan bahwa ia terus mengumpulkan banyak kekuatan dan Lenergy yang dapat menyebabkan tubuhnya meledak.
Shuan melebarkan matanya ketika ia melihat Rokuro berada di atas arena sudah hancur dengan pakaian yang robek juga, ia sempat menerima serangan tadi tetapi daya kekuatannya ia serap secara setengah.
"Serangan yang kau lepaskan tadi mengandung banyak amarah dan kekuatan, Shuan." Rokuro tersenyum serius, tato di lehernya mulai berdenyut-denyut.
Membuat tubuh Rokuro mengalami Legend's Boost karena menerima serangan yang mematikan tadi, kali ini ia tidak akan bermain-main lagi dengan Shuan.
__ADS_1
"Insting dirimu sebagai bangsa Neko Legenda juga cahaya tata surya di campur dengan peningkatan cahaya harapan, aku mengakuinya, Shuan..."
"...kau nomor satu!"