
Minami mendarat di belakang Rokuro dan Hana yang baru saja menyelesaikan sebuah masalah untuk menghancurkan beberapa kubus hitam, Minami langsung merebut semua kubus yang sudah disucikan itu menggunakan rantai yang keluar dari kedua tapaknya. Rokuro melebarkan matanya lalu ia menoleh ke belakang dan melihat Minami yang terlihat baik-baik saja sekarang, "Minami? Apakah kau yakin sudah bisa untuk melanjutkan tugas? Kau sendiri masih terlihat kelelahan." Kata Rokuro.
"Tidak, istirahatku sudah cukup. Sudah saatnya kita bertindak secara agresif sekarang. Menghabiskan banyak waktu jika kita tetap diam seperti ini, kita harus melakukan tindakan agresif juga agar Kuharu terkecoh sampai ia tidak memiliki pilihan lain." Kata Minami sambil mengumpulkan semua kubus waktu yang ia kumpulkan, ia mulai menggabungkan semua itu menjadi satu secara bertahap.
"Agresif? Apa yang kau maksud dengan agresif? Apakah aku memiliki rencana...? Jangan bilang itu dari Honoka." Kata Rokuro sambil menyilangkan kedua lengannya, Hana mulai membantu Minami untuk mempersatukan semua kubus waktu itu, "Sedih sekali ya, aku sudah berpikir keras tidak dianggap sebagai seseorang yang merancang rencana tersebut. Yahhh... intinya Honoka memberitahu diriku tentang rahasia kubus waktu yang ia sembunyikan, ia benar-benar berbeda bukan?"
Rokuro dan Hana sendiri merasakan perubahan dan perbedaan dalam skala yang besar ketika melihat Minami yang terlihat dan terdengar lebih tegas dan serius sekarang, ia tidak terlihat seperti biasanya. Intinya ia sekarang adalah Minami yang waras dan benar-benar serius dalam menghadapi sesuatu, Honoka juga sama tetapi ia terlihat lebih tegas dan fokus dalam menghadapi sebuah masalah. Mereka tidak bisa mencurigakan teman-teman mereka tetapi Rokuro harus tetap waspada dengan Minami dan Honoka.
"Aku lupa memberitahu kalian, aku sekarang sudah bertambah dewasa sekarang... aku tidak akan mengganggu kalian dan membuat kalian menganggap diriku sebagai seorang gadis kecil yang tidak berguna, selalu saja berkhayal. Intinya semua orang berubah ketika melihat sesuatu yang mereka sayangi menghilang begitu saja, ehem--- kita masih tetap di bagi menjadi tiga kelompok tetapi aku mengubah rencananya." Minami bangkit dari atas tanah karena ia baru saja menyelesaikan kubus waktu itu yang sedang berputar di hadapan mereka.
"Minami, apakah kamu benar-benar Minami?"
"Hana, kamu memaksa diriku untuk menunjukkan hal itu lagi ya... Baiklah, namaku adalah Shiratori Minami, sang pengabdi---"
"Sudah cukup, kami tahu kau Minami." Kata Rokuro yang terlihat kesal karena ia tidak mau mendengar perkataan Minami yang benar-benar ambigu, setidaknya ia merasa lebih nyaman ketika bersama Minami yang sudah bersikap dewasa dan berpikir lebih kritis sekarang. Minami menatap mereka lalu tersenyum dan tertawa karena ia bisa dipercayai dengan cepat, "Intinya kita akan masuk ke dalam masa depan yang masih belum bisa diprediksi itu akan benar atau tidak."
__ADS_1
Rokuro dan Hana sontak kaget ketika mendengarnya, kubus waktu itu Minami ciptakan untuk melihat masa depan yang belum bisa disebut benar, "Apa yang kau maksud, Minami? Apakah ini benar-benar rencana yang baik? Bukannya cukup beresiko jika kita mencoba untuk melihat masa depan itu dengan kedua mata kita?" Tanya Rokuro.
"Kita gunakan cara ini untuk tidak menghancurkan masa depan, kita hanya perlu diam di sana sampai KUHARU sialan itu datang dan mencoba untuk menghentikan kita. Aku tahu dia saat ini ketakutan karena ia sendiri tidak ingin mengubah masa depan, sekali masa depan berubah maka Realm of Time akan terpengaruh. Itu yang aku tahu dari Kou, kalian percaya seorang gadis yang memiliki kekuatan The Mind 'kan?" Tanya Minami kepada mereka berdua, perkataan Minami mampu membuat mereka tidak bisa mengatakan apapun kecuali percaya.
Minami sengaja mengatakan nama Kuharu dengan suara yang besar karena selama ini ia terus memperhatikan mereka semua, Kuharu benar-benar panik ketika mereka mencoba untuk masuk ke dalam kubus waktu yang memperlihatkan prediksi masa depan. Jika Kuharu mencoba untuk menghancurkan kubus waktu itu maka Realm of Time akan tidak stabil karena sebuah prediksi dapat mengacaukan dunia yang asli seperti Realm of Time dan akan mempengaruhi dirinya.
Ia hanya bisa mengandalkan beberapa kubus hitam untuk menyingkirkan mereka semua dari dalam kubus tersebut, Minami memberitahu Rokuro dan Hana bahwa tujuan mereka pergi ke masa depan untuk mengumpulkan energi sebanyak-banyaknya, energi yang berwarna hijau itu melambangkan sumber tenaga untuk kubus waktu agar mereka bisa tiba kembali di Realm of Time. Minami mengetahui semua itu dari Honoka dan Kou karena dunia kubus waktu pasti akan memiliki energi hijau di dalamnya.
"Rencana yang cukup bagus, kita hanya perlu melakukan hal yang sama seperti Kuharu ya? Sejujurnya aku benar-benar benci hanya diam saja dan mengurus semua kubus hitam itu, sepertinya masuk ke dalam masa depan untuk mengumpulkan energi hijau itu adalah pilihan yang benar-benar tepat..." Kata Rokuro.
"Intinya, jangan sampai kalian mencoba untuk berbicara dengan satupun orang di dalam sana, jika ingin mengetahui sebuah kebenaran atau tidak sengaja mendengar sesuatu yang tidak seharusnya kita ketahui. Jangan beritahu siapapun, sekali saja kita berbicara untuk masa depan maka masa depan akan berubah... lebih baik kita melakukan ini dengan cepat sebelum Kuharu menjadi dewi agung waktu yang sempurna." Kata Minami dan mereka mengerti apa yang ia maksud sehingga kubus waktu itu mulai membesar, mereka masuk ke dalam kubus itu dan saling menatap satu sama lain dengan tatapan serius.
"Bukan kita saja yang menjalani misi ini tetapi kelompok lain juga, aku melepaskan dua Golden Minami untuk menemani mereka... kita akan masuk ke dalam kubus waktu yang menunjukkan prediksi masa depan, mari kita laksanakan dengan cepat... Ingat, prediksi bukan berarti semuanya benar. Ini hanya sementara dan setiap jalan pasti akan memiliki jalan lainnya." Kata Minami dan mereka semua mengangguk sehingga kubus waktu itu memancarkan cahaya hijau lalu menghilang dengan cepat.
Kubus waktu itu membawa mereka semua ke dalam ruangan waktu yang dipenuhi dengan gambaran masa depan yang bisa terjadi dan tidak terjadi, mungkin ini yang dimaksud dengan Honoka dan Kou tentang masa depan yang belum tentu akan terjadi. Haruka sendiri pernah melihatnya beberapa kali bersama Okaho ketika Zangetsu menyerang dan beruntungnya masa depan yang mereka lihat itu benar-benar akurat, semoga saja perjalanan ini membuat mereka sadar dan tahu tentang masa depan secara bertahap.
__ADS_1
Metode ini hampir sama seperti [Time Heist] yang memperlihatkan masa depan tetapi resiko-nya sama, jika mereka melakukan sesuatu yang dapat mengubahnya maka kubus waktu itu akan hancur. Kuharu mulai berkeringat ketika mereka mengetahui tentang pilihan tersebut, ia tidak bisa menanggung resiko dengan menghancurkan masa depan. Mereka semua masuk ke dalam lubang waktu itu yang membawa mereka menuju masa depan dengan prediksi yang berbeda-beda.
Semua kelompok tiba-tiba berpisah dan Minami sudah memperingati-nya dari awal, jika mereka sudah tiba di tempat maka lakukan rencana untuk mengumpulkan semua energi hijau itu menggunakan kubus waktu yang sudah diberikan. Minami melebarkan matanya ketika ia berada di atas lantai, sepertinya perpindahan berhasil dan ia bisa merasakan banyak sekali keberadaan yang berbeda-beda, "B-Berhasil...?"
"Minami, kau mendengar diriku...?" Tanya Rokuro melalui sihir telepatinya, "Ya... sepertinya aku berada di dalam tempat yang tidak terlalu bagus... ini benar-benar mimpi buruk untuk berada di dalam ruangan sempit seperti ini." Minami berubah menjadi cahaya lalu ia melewati beberapa tembok dan pintu sehingga ia melebarkan matanya ketika melihat kaca yang sangat besar di hadapannya dan jika ia melewati kaca itu maka ia akan jatuh.
"Dimana kau sekarang? Aku berada di semesta Zuusuatouri sedangkan Kakakku berada di Xuusuatouri, kita benar-benar berpisah... kau sekarang dimana?"
"Aku berada di Yuusuatouri, Comi's Corporation." Kata Minami dengan ekspresi yang terlihat datar karena ia tidak mau masuk ke dalam tempat itu, bisa saja ia mengetahui sesuatu yang seharusnya tidak ia ketahui, "Baiklah sudah saatnya kita melakukan tugas itu, jangan sampai kau mengacaukan semua ini, kau berada di tempat yang sangat berbahaya... bisa saja kau bertemu dengan seseorang yang kau kenal, seperti sahabatmu."
Minami tidak bisa berkata-kata lagi ketika melihat Shira dan Megumi baru saja melewati sebuah lorong, mereka terlihat masih sama seperti biasanya mungkin karena Legenda yang tidak akan pernah tumbuh sampai tua seperti nenek dan kakek, "Oh, syukurlah Ayah dan Ibuku masih hidup di masa ini..." Kata Minami, ia memutuskan hubungan Rokuro dan tidak lupa akan menjemput mereka semua menggunakan sihir waktunya.
"Kalau tidak salah... aku harus mencari Haruka untuk mengambil sesuatu yang berkaitan dengan waktu... lebih baik aku memeriksa ruang kerja, semoga saja gedung ini tidak bertambah be---" Minami menghela nafas panjang ketika ia melihat gedung Comi's Corporation sekarang memiliki 50 lantai.
"...bertambah panjang sepertinya, seperti cahaya keadilanku."
__ADS_1