
Shinobu melepaskan banyak sekali cahaya emas di sekitarnya lalu ia melesat ke depan sehingga memukul wajahnya itu dengan sekuat tenaga sampai ia terpental ke belakang.
Tubuh Keith menabrak semua gunung itu lalu menerima beberapa tembakan emas yang meninggalkan beberapa lubang, tetapi ia langsung berubah menjadi angin yang menyerang kembali tubuhnya itu.
Keith menciptakan pusaran angin besar melalui kedua tapaknya tetapi perutnya menerima satu pukulan dari Shinobu sampai cahaya yang ia lepaskan bertambah semakin cerah hingga memunculkan lapisan Crimson.
Keith mencoba untuk menyerang dirinya tetapi ia berhasil menghindar sehingga ia melancarkan banyak pukulan yang mengenai wajahnya, setelah itu ia menarik keluar Kerisnya lalu menebas dadanya.
"Arrrggghhhhh...!!!" Keith menerima luka fatal itu sampai ia melepaskan angin lainnya tetapi semua serangan itu malah mengenai daun emas yang ia jadikan sebagai tumbal.
Shinobu memancarkan cahaya emas melalui kedua tinjunya lalu ia memukul punggungnya sampai ia terpental ke depan lalu menerima satu tendangan lutut dari Shinobu yang sudah berada di depannya.
Kecepatan cahayanya membantu dirinya untuk menyerang Keith tanpa henti karena ia tidak memiliki kesempatan apapun, mengubah tubuhnya menjadi angin saja sudah bisa dibilang telat.
"HARRGGGHHH!!! LIGHT OF HOPE TINGKATAN SEPULUH RIBU!!!" Shinobu melesat maju menuju arah Keith lalu melancarkan banyak sekali serangan pukulan emas dan tebasan Keris tanpa henti sehingga menerima banyak luka dalam.
Shinobu menghantam dada Keith menggunakan lututnya lalu ia menendang perutnya sampai ia melepaskan banyak tendangan lainnya yang diakhiri dengan satu hantaman melalui sikutnya.
Pergerakan Keith berhenti ketika menerima hantaman sikut itu, ia muncul di atasnya lalu menendang puncak kepalanya menggunakan kedua tapaknya sampai ia terpental menuju daratan.
"Kecepatan cahayaku tidak bisa kau tandingkan, Keith!!!" Shinobu melesat ke depan, melawan semua serangan angin itu tanpa menerima luka apapun.
Shinobu muncul di sebelah Keith yang mulai melancarkan banyak sekali serangan, ia mulai bermunculan di sekitar Keith yang mencoba untuk melancarkan banyak serangan kepada dirinya yang terus menghindar.
Keith awalnya ingin memanggil angin ****** beliung yang besar tetapi punggungnya menerima satu tendangan dari Shinobu yang menjatuhkan dirinya di atas tanah.
Mereka mulai menghilang lalu bermunculan di langit-langit yang berbeda saling melancarkan banyak serangan yang terus beradu tanpa henti.
"Sialan...! Aku adalah seorang Saint yang melampaui Dewa... seharusnya aku tidak menerima luka sebanyak ini, dendamku... berikan diriku kekuatan yang besar!!!"
Shinobu dan Keith mulai saling memegang tangan mereka masing-masing selagi memasang tatapan yang mengancam, setelah itu Shinobu menghantam kepala Keith sampai ia terjatuh di atas tanah.
Shinobu mendarat di atas tanah sehingga tubuhnya langsung bergetar sampai kekuatan cahayanya mendadak menghilang, ia berlutut di atas tanah lalu memuntahkan banyak darah.
Keith tersenyum jahat karena ia melihat sebuah celah, ternyata ia hanya perlu mengulur waktu sebanyak-banyaknya sampai Shinobu kehilangan semua kekuatan itu.
"Hahaha... sungguh menyedihkan, ini yang kau dapatkan, Shinobu. Apakah kau percaya terhadap karma bahwa kau akan menerima kesialan yang lebih besar dariku!?"
Keith melangkah ke depan lalu menendang wajah Shinobu cukup keras sampai ia terdorong ke belakang, tidak bisa melakukan apapun kecuali menerima semua serangan itu.
"Ternyata... aku memang tidak berdaya... kamu sudah bertambah kuat, Keith..." Shinobu tersenyum polos sehingga lehernya langsung tercekik lalu tubuhnya terangkat ke atas.
Setelah itu, Keith memukul dadanya cukup dalam sampai mengambil jantung di dalamnya, "Senyuman itu... senyuman yang dulunya aku anggap sebagai penyelamat tidak akan bisa mempengaruhi diriku lagi!"
Shinobu hanya tersisa satu nyawa sekarang, "Keith... mungkin aku terlalu menyakitkan dirimu sampai kamu memiliki dendam yang besar kepada diriku."
__ADS_1
"Kau sadar sekarang...? Dua dunia yang berbeda itu... memperlakukan diriku seperti sampah, awalnya aku yang lahir buta tanpa penglihatan..."
"...ketika menerima mata ini... aku pikir kau adalah harapan emas yang akan mengubah diriku dan memberiku motivasi bahwa dunia tidak begitu kejam yang aku pikirkan."
"Ternyata semua itu salah... semua orang tidak bisa aku percayai begitu saja! Pada akhirnya, apa yang mereka lakukan hanya akan memberi diriku kesakitan di dalam hatiku ini...!!!"
Keith mulai meneteskan banyak air dari kedua matanya sampai ia mengingat semua kesakitan dan penderitaan yang dirinya rasakan dari kecil sampai sekarang.
Kedua dunia, dimulai dari dunia yang jauh di luar sana sampai dunia ini yang terjebak dalam labirin masalah, ia mulai berlutut di hadapan Shinobu selagi menghantam wajahnya itu di atas daratan.
"Apakah kau tidak menyadarinya, Shinobu!? Penderitaan yang aku rasakan sejak itu sudah menghilang ketika kau membantu diriku...!!!"
"Tetapi semua itu hilang begitu saja...!!! Hancur menjadi benda yang tidak bisa diperbaiki, hatiku ini tidak bisa disembuhkan lagi oleh siapa pun karena semua orang..."
"...aku tidak mempercayai mereka sampai aku hanya memutuskan untuk berjuang sendirian agar bisa mengubah dunia ini...! Melampiaskan dendam yang aku miliki kepada dunia kejam ini!!!"
"Jika semuanya memberikan diriku penderitaan yang terasa menyakitkan maka akan aku balas balik dengan dendam yang pendam...!!! Sialan!!!"
"Semua ini muncul seketika kepercayaan terakhirku hancur oleh gadis kerdil seperti dirimu...!!! KENAPA KAU MENYAKITI HATIKU, SHINOBU KONEKO!?"
Keith terus menghantam wajahnya di atas tanah beberapa kali sampai ia tidak melakukan apapun kecuali menerimanya karena tubuhnya menerima efek samping dari penggunaan Light of Hope yang terlalu berlebihan.
"Sialan!!! Sialan!!! Sialan!!!" Keith mulai menangis sampai ia terus menghantam wajah Shinobu di atas tanah itu tanpa henti.
"Mungkin aku memang salah... sepertinya... aku terlalu melukai dirimu sampai kau... kau... kau menyimpan dendam sebesar itu..."
"Maafkan aku, Keith... sepertinya aku salah... mengkhianati dirimu itu---"
"TUTUP MULUTMU ITU!!! Aku tidak ingin mendengar ucapan yang mencoba untuk membangkitkan kembali rasa belas kasihan kepada seseorang..."
"...kau pikir siapa yang sudah membuatku seperti ini, hah!? Jika bukan karena dirimu maka kekuatan yang aku peroleh tidak sebesar ini sampai aku mencapai Saint Beyond God!!!"
"Rasanya frustrasi sekali...!!! Orang yang sudah bersikap baik tetapi kenaikannya itu selalu di sia-siakan sampai aku... aku sangat... sangat... sangat membenci dunia termasuk dirimu!!!" Keith menendang wajah Shinobu.
Shinobu terpental ke belakang lalu menerima banyak pukulan dari Keith yang sudah lama sekali menunggu waktu dimana ia akan membalas semua perbuatan Shinobu yang menyakiti dirinya.
Shinobu terus menerima serangan itu sampai ia tidak bisa melakukan apapun selain menerima hukuman itu, Keith terus menyiksa dirinya dengan tatapan penuh rasa dendam kepada seseorang yang mengubah dirinya.
Dengan semua penyiksaan yang ia berikan sampai Shinobu sudah tidak bisa bertahan, banyak sekali darah yang sudah habis sampai pukulan yang dilakukan oleh Keith membekas.
Shinobu memejamkan kedua matanya dengan rasa penyesalan besar bahwa dirinya sudah mengubah seorang Saint Legenda menjadi sesosok pejuang yang menyeramkan.
"Hahhhh..." Keith menghela nafasnya panjang lalu ia melihat Shinobu yang sudah kehabisan nyawa terakhirnya, ia mulai menatap ke atas langit yang berubah menjadi hitam.
"Hm...?" Keith melihat ke sekeliling lalu punggungnya menerima satu sentuhan dari seseorang yang mengejutkan dirinya, ia mulai melirik ke belakang lalu melancarkan serangan.
__ADS_1
"Aku belum mati..." Kata Shinobu.
"Ayo... bertarung lagi..."
"Lanjutkan... siksa aku terus..."
Keith melebarkan matanya ketika melihat banyak sekali Shinobu yang keluar dari dalam daratan sehingga ia mulai mendekati dirinya dari semua orang.
Entah kenapa Keith terlihat sangat kaget dan ketakutan ketika melihat banyak sekali Shinobu yang bermunculan di sekitarnya, mencoba untuk mendekati dirinya untuk memberikannya semangat.
"Ayo... bunuh lagi..."
"Katanya ingin membalas dendam..."
"Kekuatan Dewa itu... lampiaskan padaku..."
"Apa yang!?" Keith langsung melepaskan banyak sekali sihir angin ke depan sampai semuanya menerima banyak serangan tebasan yang menjatuhkan kepala mereka.
Hanya saja mereka semua tetap bertahan sampai jumlahnya bertambah lebih besar, setelah itu mereka menerima banyak sekali serangan angin dari Keith.
"Apa yang...!? Kenapa!? Kenapa kalian masih hidup!?" Teriak Keith keras yang terus melakukan banyak sekali serangan kepada Shinobu tetapi mereka semua terus bermunculan dan mendekati dirinya.
...
...
"Pelajaran yang sungguh bermanfaat, sekarang aku bisa melihat celah itu." Kata Shinobu yang sedang berdiri di sebelah Keith.
Yang sebenarnya terjadi adalah... ketika Shinobu kehilangan satu nyawa karena sengaja menurunkan semua kekuatan dan sihir itu demi bisa menggunakan The Mind.
"Memanfaatkan dirimu ternyata mudah... semakin besar dendam dan amarah itu maka semakin efektif kemampuan yang aku gunakan yaitu [Mind Manipulation: Hallucination]."
Sejak awal, Shinobu berhasil mempengaruhi pikiran Keith sampai tubuhnya yang asli itu berhenti menyerang dirinya, ia berlutut di sebelah Shinobu yang sedang memperhatikan peristiwa di dalam pikirannya.
Keith mengalami halusinasi total sampai ia pikir bahwa dirinya berhasil mengalahkan Shinobu dengan menyiksa dirinya beberapa kali.
Namun semua itu hanya halusinasi belaka sampai ia menyangka semua itu nyata karena alam sadarnya masuk ke dalam dunia halusinasi disebabkan oleh Shinobu untuk memanfaatkan dirinya.
Jika ia bertarung secara asli maka dirinya bisa menang, hanya saja halusinasi yang dialami Keith akan berjalan sesuai dengan harapan dan keinginan dirinya untuk mengalahkan Shinobu.
Pada akhirnya, kemenangan yang ia dapatkan hanya sekedar halusinasi sehingga ia sendiri sadar dengan keanehan itu, ia terjebak di dalam dunia itu dan menerima teror dari Shinobu yang berjumlah banyak sekali.
"Percuma saja... jika daya tahanku lemah sampai kau pikir dirimu berhasil mengalahkan diriku maka kau salah..."
"...daya tahanku dan kekuatan yang aku miliki melemah maka itu artinya bahwa aku sedang melakukan sedikit proses dalam menggunakan..."
__ADS_1
"...The Mind!"