Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 637 - Saling Merebut Grimoire


__ADS_3

Zoiru maju ke arah Kou untuk mengincar tujuan utamanya tetapi ia langsung melarikan diri selagi membuka buku tersebut dengan cepat untuk membaca halaman yang dapat menghancurkan buku itu.


Melihat keadaan bertambah buruk, Kou langsung melempar buku itu ke arah Kuro yang sudah siap untuk menerimanya dan membacakan halaman penghancuran itu demi Kou.


Seluruh pasukan Oather itu langsung menghentikan dirinya beberapa kali bahkan mereka Kuro sendiri sampai di ganggu oleh Zoiru menggunakan sihir laser yang keluar melalui jari-jarinya dan kedua matanya.


Kou muncul di hadapan Zoiru lalu ia mengayunkan Kerisnya itu sehingga Zoiru secara refleks menghindarinya sebelum ia menerima luka yang tidak dapat di sembuhkan lagi.


Kali ini Kou mulai bertarung, Shuan terlihat kaget melihatnya menghadapi Zoiru satu lawan satu tanpa bantuan apapun, ia mencoba untuk membantu dirinya tetapi Minami menghentikannya.


"Kau harus tetap fokus memulihkan semua orang dengan Golden Earth itu...! Aku yakin Kou dapat mengatasinya, kau harus bisa mempercayainya!" Seru Minami keras.


Kou berhasil menghancurkan lengan Zoiru yang terbuat dari tulang-tulang itu, semua pergerakannya mudah untuk di deteksi berkat bantuan dari Super Tech yang mampu melihat cara bertarungnya dengan jelas.


Bukan hanya itu saja tetapi zirah itu mengeluarkan banyak senjata dan sihir yang berbeda-beda untuk menekan Zoiru sampai ia lengah dengan serangan Keris itu.


Kou membuka kepala Zirahnya lalu ia melebarkan kedua matanya sehingga pikiran baru muncul di dalam otak Zoiru sampai ia segera merebut Keris itu lalu menusuk dirinya sendiri.


"Grrgggghhh...!!! Kou Comi!!!" Zoiru menghantam perut Kou sampai ia terhempas ke belakang dengan kerusakan yang diperingati oleh Tech bahwa zirah itu memiliki 76% durabilitas ketika menerima serangan tadi.


Keris itu mulai Zoiru lempar ke arah lain, ia ingin mencobanya tetapi tangannya terus terbakar dan terasa seperti di tusuk-tusuk oleh sihir yang tidak akan pernah habis.


Zoiru melihat Grimoire itu berhasil di rebut oleh salah satu prajuritnya tetapi Ophilia berhasil merebutnya kembali lalu ia mengeluarkan beberapa makhluk sihir yang menabrak tubuh Zoiru.


Zoiru terdorong ke belakang dan ia langsung menerima serangan lainnya, serangan yang berakhir cukup besar karena semua bangsa Legenda melepaskan sihir dengan kekuatan penuh ke arah Zoiru.


"Kalian bangsa Legenda tidak akan pernah bisa mengerti takdir dan sumpah...!!! Hraahhhh!!!" Zoiru melepaskan erangan besar sampai mengeluarkan dorongan yang mampu untuk mendorong mereka semua.


Ophilia bahkan melepas Grimoire itu karena tidak bisa menahannya lebih lama lagi, semua pasukan Oather berebutan mengambil Grimoire itu tetapi bangsa Legenda lainnya juga melakukan hal yang sama untuk mengambilnya.


Shira baru saja bangun dan ia segera menghampiri Grimoire itu lalu mengambilnya tetapi wajahnya menerima satu pukulan dari Zoiru sehingga ia terdorong ke belakang.


Minami melepaskan dua akar emas untuk menarik Grimoire itu tetapi Zoiru menariknya lalu menghantam wajah Minami sampai ia terdorong ke belakang.


Semua Legenda itu berhasil merebut Grimoire itu tetapi apa yang mereka dapatkan adalah serangan balik dari Zoiru yang terus mencoba untuk mengambil Grimoire itu demi membangkitkan Bamushigaru.


Shuan memeluk erat Grimoire itu tetapi Zoiru mencekik lehernya lalu mendorongnya mundur ke belakang, semua Legenda itu semakin lama menerima semakin banyak luka yang menghentikan mereka semua untuk mencoba merebut Grimoire.

__ADS_1


Shira berhasil menangkapnya kembali tetapi Zoiru menangkis Grimoire itu ke atas dan menghantam wajah Shira menggunakan sikutnya sampai ia pingsan.


Yuuna menggunakan semua arwahnya untuk mengambil Grimoire itu tetapi Zoiru menghapus semua arwah itu menggunakan laser yang ia lepaskan melalui telunjuknya.


Setelah itu ia menghantam perut Yuuna cukup dalam dan memukul tengkuknya sampai ia pingsan, Shizen mulai mengaktifkan semua ledakannya sampai tubuh Zoiru melepaskan ledakan besar.


Shizen awalnya merasa senang melihat serangan itu efektif tetapi ia melihat Zoiru memegang erat wajahnya lalu menghantam tubuhnya di atas daratan sampai seluruh kerangkanya hancur dan ia tidak bisa bergerak.


Zoiru muncul di belakang Ophilia lalu ia mencekik lehernya dari belakang dan menghancurkan tengkorak kepalanya menggunakan keningnya lalu ia melanjutkan serangannya ke arah Shuan dan Minami.


Shuan dan Minami mencoba untuk melawan juga bertahan tetapi kedua ekor mereka di tarik lalu Zoiru mengikat kedua ekor mereka dengan sangat ketat, Zoiru mulai menghantam kepala mereka lalu memegang erat kedua ekor itu.


"Keledai kampung seperti kalian berhak untuk diam di kandang dan bermain lumpur!!!" Zoiru melempar Minami dan Shuan sampai mereka menabrak daratan.


Kuro berhasil mendapatkan Grimoire itu tetapi Zoiru mulai memegang bahunya sehingga ia langsung menghindari serangan yang Kuro lakukan dengan cepat.


Kuro mencoba untuk melempar Grimoire itu kembali kepada Kou yang sudah mengetahui isi buku Grimoire itu dan ia sudah tidak memiliki kekuatan The Mind, hanya satu yang tersisa.


Haruki mulai mencekik Zoiru dari belakang tetapi apa yang ia dapatkan adalah tengkorak yang hancur ketika menerima serangan kepala belakangnya, Haruki terjatuh di atas tanah dan pingsan.


Setelah itu, Zoiru mulai memegang erat kepala Kuro dan menghancurkan kerangkanya lalu menghantam perutnya beberapa kali sampai ia membanting tubuh Kuro di atas daratan dengan kecepatan penuh.


Shira muncul di hadapan Zoiru lalu ia menendang perutnya dan melancarkan beberapa pukulan yang mengenai wajahnya itu, Zoiru masih bisa bertahan kali ini mereka semua sudah menginjak batasan amarahnya itu.


Zoiru berhasil mengambil buku itu tetapi Shira menghentikan dirinya dengan menendang buku itu ke arah Kou dan Kou segera mengambilnya lalu membuka halaman terakhir.


Zoiru mengangkat leher Shira lalu menghantam dirinya di atas daratan, setelah itu ia menghantam wajah Shira sampai dirinya pingsan lagi, tidak bisa bangkit dan mencegah kebangkitan Bamushigaru.


Harapan yang tersisa adalah Kou yang masih bisa bangkit dan saat ini sedang membuka halaman terakhir, semua bangsa Legenda sebagiannya terluka fatal, gugur, dan pingsan sampai tidak bisa mencegah Zoiru.


Zoiru muncul di hadapan Kou tetapi tubuhnya menerima beberapa serangan tembakan sihir oleh zirah Kou yang memunculkan banyak sekali senjata.


"Dengan buku sihir Grimoire of Oath... oh, dengarlah ucapan hati dan tekadku... juga sumpahku..." Kou mulai mengatakan mantra halaman terakhir sehingga buku sihir itu mulai terbuka lebar.


Zoiru menendang buku itu ke atas dan ia mulai melancarkan satu pukulan ke arah Kou tetapi ia berhasil menahannya menggunakan Keris itu sehingga ia terbang ke arah buku itu dengan tatapan kesal.


Zoiru mulai mengejar Kou tetapi ia menerima tembakan sihir dan serangan Keris tersebut, mengingat Kou yang sudah mengkhianati dirinya sampai menyebabkan luka fatal kepadanya membuat Zoiru merasa geram.

__ADS_1


Zoiru langsung mencabut zirah yang melindungi lengan kanan Kou sehingga Tech memperingati Kou bahwa Super Tech mengalami kondisi kritis menerima beberapa serangan dari Zoiru.


"Rewind...!" Seru Kou keras dengan menghancurkan kristal waktu untuk memundurkan waktu sampai Super Tech kembali pulih seperti biasanya.


Kou melebarkan kedua matanya dan ia menerima satu pukulan sampai ia terjatuh di atas tanah, Zoiru mengambil Grimoire itu tetapi Kou melepaskan lengan kanan zirahnya itu untuk mengambil Grimoire tersebut.


Tangan itu berhasil menangkapnya dan mulai terbang kembali ke arah Kou sampai ia berhasil menerimanya lagi tetapi Zoiru mendarat di atas tanah sampai membuat Kou terjatuh karena tekanannya itu.


"Walaupun kau dipenuhi banyak kekurangan.. dan tentunya penyakitan. Kau masih berjuang dengan zirah yang kau ciptakan itu..."


"...ternyata ilmu pengetahuan juga dapat di jadikan sebagai sumber kekuatan yang besar ya." Zoiru menghampiri Kou yang mencoba untuk membuka buku itu lagi.


Kou melepaskan gelombang emas melalui kedua tapak tangannya itu tetapi Zoiru tidak begitu peduli karena tubuhnya sudah kebal dengan serangan yang Kou keluarkan.


"Tekadmu mirip seperti Korrina tetapi kekuatanmu tidak..." Zoiru menghancurkan kedua tapak zirah itu sampai Kou disambut dengan satu serangan tetapi ia berhasil menahannya menggunakan kedua lengannya itu.


Kou mundur ke belakang lalu ia melancarkan satu serangan Keris tetapi Zoiru menendang tangan Kou sampai Keris itu terhempas ke belakang.


Kou mencoba cara lain dengan melancarkan beberapa pukulan karena kristal waktu dan realitasnya sudah habis karena menyelamatkan seluruh bangsa Legenda itu, ia juga menggunakannya pada saat keadaan darurat.


Hanya satu harapan tersisa yaitu zirah yang ia kenakan dan kemampuan The Mind yang dapat ia gunakan sekali lagi tetapi dia sendiri bingung harus melakukan apapun.


Semua bangsa Legenda terus mendukung Kou agar ia bisa berhasil menghancurkan Grimoire tersebut agar Bamushigaru tidak dapat di bangkitkan.


Kou melancarkan satu pukulan tetapi Zoiru berhasil menangkapnya lalu ia mencabut lengan kiri Kou sampai ia menjerit kesakitan, setelah itu Zoiru menyelimuti lengan kiri Kou menggunakan aura Oath yang membentuk sebuah pedang.


Setelah itu ia menusuk pinggang Kou sampai ia menerima serangan yang mematikan bagi tubuhnya yang lemah itu, semua Legenda mampu melihatnya dan mereka terkejut ketika Kou menerima serangan itu.


"KOUUUU!!!" Teriak Ophilia keras melihat Kou mulai kesulitan untuk berdiri, tusukan itu membuat kedua air matanya mengalir keluar bahwa ia pertama kalinya merasa kesakitan yang dahsyat.


"Ingatlah kesakitan ini, Kou... kesakitan dari perjuangan..." Kata Zoiru, ia melihat Kou menangis dan berlutut di hadapannya dengan tatapan yang mencoba untuk menahan rasa sakit itu.


"Ma... Mama... sakit..." Ucap Kou pelan dengan air matanya yang mengalir deras.


"Aku... kehilangan... kesadaranku..." Kedua penglihatan Kou buram seketika.


"Mama..."

__ADS_1


"...maafkan aku."


__ADS_2